Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
24


__ADS_3

‘’Selamat pagi kak.’’Sapa Daniel


‘’Selamat pagi.’’Balas Davian


‘’Oh yah kak! Apa  semalam kakak sudah memakan kuenya?’’tanya Daniel


‘’Sudah.’’Jawab Davian


‘’Lalu bagaimana dengan rasanya.’’Kata Daniel antusias


‘’Tidak terlalu buruk rasanya lumayan enak.’’Kata Davian


‘’Benarkah ,baguslah kalau begitu.’’Kata Daniel lega


‘’Sepertinya benar.’’Kata Davian


‘’Apa yang benar kak?’’tanya Daniel penasaran


‘’Adel bilang kalau kamu yang jadi jaminan kalau kue itu tak


beracun.’’Kata Davian


‘’Itu benar, tak terhitung berapa banyak aku mencicipi kue


gosong dan bantet yang dia buat,agar kue yang akan di berikan ke kakak itu tak


akan membuat sakit perut.’’Kata Daniel sedikit prustasi saat mengingatnya


‘’Terima kasih.’’Davian mengacak acak rambut Daniel


‘’Ih kakak rambut ku jadi kusut lagi kan.’’Daniel merapikan


rambutnya lagi


‘’Hahaha…’’Davian tertawa geli melihat adiknya


‘’Daniel apa menurutmu kak seperti kakek- kakek?’’Tanya


Davian


‘’Tidak! siapa yang bilang kakak seperti kakek-


kakek?’’Tanya Daniel


‘’Dia bilang kalau sikap dan prilaku kakak itu seperti


kakek-kakek yang bosan hidup karna sudah melihat bermacam –macam hal.’’Kata


Davian.


‘’Pasti Adel kan yang bilang! kakak jangan dengerin


dia.’’Kata Daniel


‘’Kalian berdua jangan ngobrol terus,cepat turun tante


Marisa sudah nunggu.’’Teriak Adel di bawah tangga.


Davian dan Daniel pun menghentikan obrolan mereka  dan segera turun dari tangga menuju ruang


makan untuk sarapan.Mereka pun makan dengan hening hanya dentingan sendok dan


piring yang terdengar.


‘’Uh gue udah enggak sabar lagi .’’Kata Tia sambil menata


rambut Adel


‘’Gue juga udah enggak sabar.’’Balas Lili


‘’Sabar kali .’’Kata Adel


‘’AKHIRNYA BESOK ACARA KELULUSAN’’Teriak mereka  gembira


‘’Hahahahah’’


‘’Hari baru….’’Kata Lili


‘’Tempat baru…’’Kata Adel


‘’Gebetan baru…’’Teriak Tia,Adel dan Lili menatap dirinya


‘’Apa.’’Kata Tia


‘’Emang enggak boleh .’’Kata Tia


‘’Boleh.’’Kata Adel dan Lili


‘’Senang amat kalian.’’Kata Mia yang terganggu


‘’Iyah dong.’’Kata Tia senang


‘’Lo masih belajar Mia,besokkan kita akan wisuda.’’Kata Lili


‘’Tau rajin amat lo.’’Kata Tia


‘’Bukan rajin gue cuman mempersiapkan untuk ujian masuk biar


gue bisa lolos.’’Kata Mia


Mereka bertiga mengangguk bersama karna setau mereka Mia


kuliah di kampus yang cukup  ternama dan


kemungkina bisa lolos itu sedikit,tiba tiba telepon Adel berdering.


Kudarizaka fumikiri


made atashi wa muchuu de hashita


‘’Halo’’Adel langsung mengangkatnya

__ADS_1


‘’……’’


‘’Tidak gue bebas.’’Kata Adel


‘’……….’’


‘’Iyah bisa,gue ke sana sekarang.’’Adel menutup teleponnya


dan merapihkan tasnya lalu berlari pergi


‘’Gue duluan yah bay.’’Kata Adel melarikan diri


‘’Adel angkat telepon dari siapa kok buru-buru banget.’’Tanya


Tia pada Lili dan Mia ,Lili mengangkat bahunya lalu menatap Mia.


‘’Kalau lo tanya gue ,geu tanya sama siapa.’’Kata Mia


Adel pergi ke halte menunggu bis dia pergi ke sebuah kafe


yang lumayan dekat dengan sekolahannya sekitar 9menit Adel sampai ke sana.


Kring


Adel membuka pintu kafe dan langsung menghampiri salah satu


karyawan di sana.


‘’Lo udah datang Del.’’Katanya


‘’Iyah Kak.’’Kata Adel


‘’ Cepat ganti baju sana ,hari ini kafe sangat sibuk banget


.’’Katanya


‘’Kalau gitu gue langsung ganti baju dulu.’’Adel pergi


mengganti baju dan menyimpan tasnya.


‘’ Kita ke kafe yuh,lagian di sekolah juga enggak ada


kegiatan apa pun.’’Ajak Diki


‘’Boleh juga tuh, gue juga lagi bosen nih.’’Kata Rafa yang


duduk di sebelah Davian


‘’Gue ikut  dong.’’Kata Semi


‘’Lo mau ikut Dav.’’Tanya Diki.


‘’Ya udah yuk.’’Kata Davian


Mereka berempat keluar menuju parkiran mengambil kendaraan


meraka masing masing dan pergi ke kafe yang dekat sekolah. Dan kebetulan kafe


Setelah mereka masuk dan mencari tempat untuk mereka duduki


dan langsung memesan minuman dan makanan, mereka mengobrol menunggu pesanan


mereka datang.


‘’Dav lo belum memutuskan kuliah dimana?’’Tanya Diki


‘’Lo masih belum memutuskan.’’Kata Semi


‘’Kurasa udah.’’Kata Davian


‘’Sebenarnya udah apa belum sih ,terus lo mau kemana.’’Kata


Rafa dia penasaran


‘’Mungkin BIMA DARMA.’’Kata Davian


‘’Apa.’’Kata mereka kaget


‘’Kenapa lo mau ke sana setau gue kampus itu kan biasa-biasa


aja ,apa lagi untuk lo yang bisa di bilang jenius .’’Tanya Rafa tambah


penasaran dengan si jenius satu ini.


‘’Karna di sana ada sesuatu yang menarik.’’Kata Davian ’Lebih


tepatnya seseorang yang menarik dan gue juga mau mencari jawaban dari apa yang


membuat gue resahselama ini.’Lanjutnya dalam hati.


‘’Sesuatu yang menarik! Apa?’’Tanya Diki yang penasaran juga


‘’Lo jangan bikin gue tambah penasaran .’’Kata Diki lagi.


‘’Del ,tolong lo berikan pesanan ini ke meja yang di


sana.’’Kata Roni menunjuk ke meja yang di maksudnya


‘’Oke.’’Adel mengambil nampannya.


Adel berjalan ke arah meja tersebut  saat dia berada cukup dekat dia mendengar


suara Davian dan menghentikan langkahnya.


‘’Gimana nih ,itu kan Davian dan teman-temannya .’’Kata Adel


pelan


‘’Bisa gawat kalau Davian tau gue kerja di sini.’’Kata Adel


gugup

__ADS_1


‘’Gimana caranya yah biar enggak ketauan.’’Adel celingukan


mencari sesuatu yang bisa dia pakai untuk menutupi wajahnya,dia melihat sebuah


topeng yang tertinggal di meja dia menggambilnya dan memakai topeng tersebut.


‘Dengan begini semoga Davian tidak mengelali gue.’Batin Adel


,dia melanjutkan langkahnya


‘’Ini tuan pesanan kalian.’’Adel berusaha merubah suaranya


‘’HUWAAAAA……’’


Mereka berempat teriak karna terkejut melihat Adel yang


mengenakan topeng yang cukup seram berdiri di samping mereka.


‘’Silahkan ,selamat menikmati makanannya.’’Kata Adel setelah


menyajikan pesanan mereka lalu langsung meninggalkan mereka takut nanti ketauan


kalau kelamaan.


‘’Gila tuh pelayan bikin gue kaget aja.’’Rafa mengusap-usap


dadanya


‘’Jantung gue rasanya mau copot.’’Kata Diki melakukan hal


yang sama dengan Rafa.


‘’Lo sih Fa pesan yang gituan kan dapat bonus


kegituan.’’Kata Semi yang mengatur nafasnya


‘’Kok lo nyalahin gue,lagian apa hubungannya coba sama


pesanan gue.’’Kata Rafa yang tak terima di salahkan.


‘’Ya elo kan pesan ayam jerit  jadinya kaya gini.’’Jelas Semi


‘’Seumur-umur gue pesan ayam jerit baru kali ini gue


dapet  yang kaya ginian.’’Kata Rafa


‘’Sebaiknya kalian minum dulu  .’’Kata Davian pada teman-teman yang masih


mengusap dada mereka.


Mereka meminum minuman mereka setelah tenang mereka memakan makanannya


sekalian untuk melampiaskan kekesalan mereka.


‘’Hhem.’’


Adel  berhenti saat


dia menabrak seseorang lalu dia  melepaskan topeng yang di kenakannya dia terkejut  saat tau siapa yang dia tabrak tadi.


‘’Eh ,bapak ada apa yah?’’Tanya Adel gugup


‘’Ada  apa,ada


apa.’’Katanya sedikit marah


‘’Kamu pikir saya tidak lihat apa yang kamu lakukan tadi


pada pelangan.’’Kata pak menejer


‘’Itu …tadi…’’Adel menundukkan kepalanya


‘’Kalau sampai kamu lakukan itu lagi kamu saya pecat.’’Kata


pak menejer lalu pergi meninggalkan Adel


‘’Maaf pak tidak akan saya ulangi lagi.’’Kata Adel yang


masih memunduk


‘’Lagian lo sih aneh aneh aja jadi kena marahkan.’’Kata Roni


yang menghampiri Adel


‘’Maaf enggak sengaja.’’Kata Adel


‘’Emang kenapa sih lo sampe pakai topeng segala.’’Tanya Roni


‘’Ada gebetan kak,jadi pakai topeng biar enggak


ketauan.’’Kata Adel sambil menaruh topengnya.


‘’Gebetan apa mantan.’’Kata Roni mengoda


‘’Gebetan.’’Kata Adel


‘’Masa sih gue sih percaya kalau itu mantan lo,terus lo mau


balas dendam mangkanya lo pake topeng serem kaya gini.’’Kata Roni menggambil


topengnya dan memakainya


‘’Yang ada cuman itu doang.’’Kata Adel kesal


‘’Beneran bukan karna balas dendam nih.’’Goda Roni


‘’Au ah gelap.’’Kata Adel kesal lalu pergi


‘’Kalau gelau pasang lampu Del.’’Kata Roni saat Adel pergi


lalu dia tertawa puas setelah melihat Adel yang kesal.

__ADS_1


‘’Hahahahah.’’


__ADS_2