Cinta Raka Buat Riri

Cinta Raka Buat Riri
Rambut barumu menarik


__ADS_3

“Rambut barumu sungguh sangat menarik perhatian orang.” Ucap Raka saat kini berada dihadapan Riri. Dihadapan istri yang sudah satu mingu lebih tidak bertemu. Ada rindu yang hinggap dihatinya namun ia tak kuasa untuk sekedar mengatakan dan mengungkapkannya.


“Terimakasih.” Jawab Riri santai lalu mendorong kopernya. Dengan sigap Raka mengambil alih barang-barang tersebut dan membiarkan istrinya untuk berjalan mendahului. Keduanya memasuki kamar mereka yang sebenarnya sudah sangat Riri rindukan namun juga ia takutkan.


Sepertinya mengikuti Gerry bukan hal yang buruk, dengan begitu ia bisa terlepas dari bayang-bayang Raka. Apalagi villa yang ia tempati kini hanya berisi kenangan antara dirinya dan Raka, terlebih kamar mereka. Dan Riri tidak ingin terus dibayang-bayangi oleh Raka dengan tetap tinggal disana namun hubungan keduanya sudah berakhir.


*

__ADS_1


*


*


Riri belum sempat berbicara pada Raka mengenai keinginannya untuk segera berpisah dan ikut Gerry ke negara pria tersebut. Karna tepat keesokan harinya setelah kepulangan Riri dari Solo, Raka harus meninjau proyek di Lombok yang mengalami sedikit masalah. Dan suaminya itu pergi selama sepuluh hari.


Dan selama itu juga Riri memikirkan keputusan yang akan ia ambil. Dia sendiri juga sudah menyiapkan Paspor untuk pergi bersama Gerry. Hanya saja Gerry mengatakan untuk tiket pesawat dan visa tidak perlu Riri risaukan. Gerry yang akan mengaturnya. Kata pemuda itu tempo lalu sehingga Riri hanya menurut dan mengurusi sisanya.

__ADS_1


“Lin, ayo kita melakukan sesuatu yang sudah lama tidak kita lakukan?” ajak Riri yang membuat dahi Arlin berkerut. Dan selanjutnya mereka berdua tengah larut dengan kegiatan yang benar-benar sudah lama mereka tidak lakukan. Bahkan semenjak mereka menginjakkan kaki di Bali, mereka sama sekali belum menggunakan fasilitas tersebut yang ada di villa Riri.


Seorang wanita dan seorang gadis kini tengah bersantai menggunakan pakaian rumahan yang cukup minim. Sang wanita menggunakan hotpant jeans longgar dengan kemeja over size berwarna putih, sementara si gadis menggunakan strappy short dengan kaos oversize berwarna pink. Keduanya sedang asyik berkaraoke, lebih tepatnya sang wanita yang sedang bernyanyi sedangkan si gadis hanya menjadi backing vokals dan tim hore-hore.


Ya seorang wanita itu adalah Riri, dan si gadis adalah Arlin. Mereka berani berpakaian sedikit terbuka karna tidak ada Eric dan Raka disana. Sehingga dengan tidak adanya dua orang laki-laki itu mereka sedikit bebas.


Riri bernyanyi sambil berjoget dengan lepas, sudah lama ia tidak melakukan hal itu. Lebih tepatnya saat Raka dan Eric mulai tinggal bersama dengan mereka. Riri dan Arlin sudah tidak pernah berkaraoke lagi padahal fasilitas tersebut ada di villanya.

__ADS_1


Wanita singa itu menyanyikan lagu berjudul cidro 2 dengan begitu syahdunya. Mbok Ila yang mendengarnya dan pak Saryo sang tukang kebun juga ikut berjoget. Suara majikannya ternyata bagus bahkan cocok jika menjadi seorang penyanyi.


Dia makhluk berjenis kelamin perempuan itu tidak sadar jika Eric dan Raka sudah pulang dan menyaksikan apa yang mereka lakukan. Bahkan Raka sampai terdiam karna begitu terkejut mendengar suara Riri yang begitu merdu. Ia tidak menyangka istrinya memiliki bakat terpendam dalam hal tarik suara.


__ADS_2