Cinta Raka Buat Riri

Cinta Raka Buat Riri
Ingin ganti suasana


__ADS_3

WARNING !!


Ada adegan 18+


Bocil harap menyingkir ❌❌❌


Saat wanita itu hendak keluar dari kamar, kini dirinya baru menyadari jika Raka sudah menculiknya. Ditengah dirinya yang sedang berfikir keras bagiamana caranya untuk pergi karna Raka menyembunyikan kunci kamarnya, Raka justru sudah keluar dari bathroom hanya dengan mengunakan bathrobe yang disediakan oleh pihak hotel.


“Mandilah, bersihkan dirimu.” Titah Raka pada istrinya namun Riri tidak bergeming, ia tetap duduk diam ditempatnya.

__ADS_1


“Kau tidak perlu khawatir, aku tidak akan macam-macam padamu. Bukankah selama ini kita tidur dikamar dan ranjang yang sama dan aku tidak pernah berbuat macam-macam padamu? Aku hanya ingin kita memiliki kenangan tidur dihotel selayaknya pasangan suami istri yang sedang berbulan madu sebelum kita bercerai.” Jelas Raka yang membuat Riri sedikit lega.


“Tapi aku tidak membawa baju ganti Ka, bahkan ponsel dan dompetku pun ketinggalan karna kau buru-buru menarikku.” Protes Riri yang membuat Raka tersenyum tipis.


“Pakailah bathrobe yang ada di kamar mandi. Nanti aku akan meminta kak Lin untuk mengantarkan pakaian kita.” Jawab Raka menenangkan Riri yang membuat istrinya itu akhirnya menuruti perintahnya untuk mandi karna sejujurnya Riri juga sudah gerah dan ingin membersihkan tubuhnya.


“Kemarilah, aku akan membantumu untuk mengeringkannya.” Titah Raka yang entah kenapa Riri menurutinya dengan mudah. Suami istri itu kini berada disatu ranjang yang sama hanya menggunakan bathrobe tanpa dalaman sama sekali. Raka sibuk membantu mengeringkan rambut Riri yang setengah basah tersebut.


Setelah rambut tadi cukup kering, Raka melempar handuk itu kesembarang arah dan menarik Riri untuk masuk kedalam dekapannya. Laki-laki itu membelai rambut Riri seperti dulu yang sering ia lakukan. Diam-diam Riri mengulum senyuman saat mendapat perlakuan manis dari Raka. Perlakuan yang sangat ia sukai saat Raka membelai dan memainkan rambutnya. Namun sudah lama suaminya tidak melakukan hal tersebut.

__ADS_1


“Kenapa kau warnai seperti ini hmm?” tanya Raka sambil terus membelai rambut yang sangat ia sukai.


“Hanya ingin ganti suasana, apa kau tidak menyukainya?” tanya Riri sambil mendongakkan kepalanya. Hal itu membuat wajahnya sangat dekat dengan wajah Raka bahkan mereka bisa saling merasakan hembusan nafas masing-masing.


Dan entah setan dari mana yang merasukinya, Raka mulai mendekat dan mencium bibir Riri. Ciuman yang awalnya lembut gini berganti dengan ciuman bergairah saat Riri ikut membalas ciumannya. Rasanya tidak ingin sampai disitu, ciuman Raka turun ke leher jenjang milik Riri, me-nye-sap-nya, men-ji-la-ti-nya dan memberi gigitan kecil hingga menyisakan tanda merah yang cukup banyak dan hal itu membuat Riri men-de-sah tidak karuan saat merasakan gelenyar aneh kembali menyerangnya setiap Raka menyentuh tubuhnya.


Dengan perlahan Raka menarik simpul bathrobe yang Riri gunakan hingga dengan satu kali sentakan, bathrobe itu terbuka dengan sempurna yang menampilkan tubuh polos Riri.


“Kaa—“ Riri yang hendak mengeluarkan protesannya kini justru berubah menjadi suara de-sa-han karna Raka kembali me-nye-sap dan me-ngu-lum bibirnya. Sementara tanganya sibuk memainkan dua aset kembar milik Riri yang sudah sejak lama ingin ia sentuh. Raka me-re-mas-nya dengan gemas secara bergantian, memijat, me-mi-lin dan menarik ujung pu-ting Riri yang sudah menegak. Sementara bagian inti tubuhnya yang sudah mengeras ia gesekkan ke kewanitaan istrinya tesebut.

__ADS_1


__ADS_2