Cinta Raka Buat Riri

Cinta Raka Buat Riri
Jodoh Riri


__ADS_3

Raka membulatkan matanya. Bagaimana bisa Papi mertuanya mengetahui hal itu tersebut? Setahunya hanya dirinya dan Elang saja yang tahu. Ditambah dengan Arlin, Eric dan juga istrinya sendiri. Tidak mungkin dari keempat orang itu ada yang memberi tahu hal tersebut pada Papa mertuanya bukan. “Papi tahu mengenai hal itu?” tanyanya penasaran.


Papi Gruno pun menceritakan semuanya sedari awal. Dan hal itu benar-benar diluar dugaan Raka. Ia tidak tahu sama sekali jika kedua orang tuanya dan kedua mertuanya sudah mengetahui perihal dirinya yang menyukai Riri saat masih kecil.


“Kini Papi benar-benar yakin jika kau memang ditakdirkan untuk menjadi jodoh Riri. Apa kau tahu Ko, dulu hampir setiap pulang bimbel Riri selalu menceritakanmu. Bahkan sampai Riri menikah dengan Dewa, dia selalu bercerita pada Papi jika ingin memiliki seorang anak seperti bocah lelaki kecil yang selalu menungguinya saat jemputan untuk Riri belum datang.”


“Tidak Papi sangka impian Riri justru mejadi kenyataan yang lebih indah. Dia justru mendapatkan benih langsung dari bocah lelaki yang ia impikan itu. Berarti kemungkinannya akan lebih besar untuk memiliki anak seperti bocah laki-laki kecil impian Riri yang tidak lain dan tidak bukan adalah kau. Karena kau sendiri yang menanam sahamnya.” Oceh Papi Gun sedikit vulgar. Membuat Raka sedikit malu dan terkejut secara bersamaan saat mengetahui sedikit fakta yang baru ia tahu dari Papi mertunya.

__ADS_1


Istrinya itu belum mengatakan hal tersebut padanya. Entah Riri malu atau lupa. Yang jelas tentu saja ia juga bahagia mendengarnya. Tidak menyangka jika dirinya waktu kecil bisa membekas di ingatan Riri hingga wanita itu menginginkan seorang anak yang mirip dengannya semasa ia kecil. Dan benar kata Papi Gun, Riri tentu saja akan memiliki anak seperti itu karna dia yang menanam sahamnya.


“Kau harus lebih sabar dalam menghadapi Riri. Dia memang pemaaf tapi jika sekali saja dia tersakiti akan susah baginya untuk bersikap baik kembali. Hal itulah yang terjadi antara dirinya dan Jessi. Papi menyesal saat terlambat mengetahui fakta jika Jessi mengancam Riri agar segera menikah agar Jessi dia bisa menikah muda denganmu. Hingga akhirnya Riri memutuskan untuk menikah dengan Dewa secara buru-buru.”


“Riri mungkin sudah memaafkan Jessi. Tapi dia tidak ingin bersinggungan dengan adiknya itu terlalu dekat. Dalam hati kecilnya pasti ia merasa dijebak oleh Jessi agar segera menikah dengan Dewa saat itu, karna pada kenyataannya kau dan Jessi juga tidak jadi menikah muda.”


Yang Papi Gun katakan memang benar. Riri adalah sosok yang pemaaf tapi jika dikecewakan maka ia lebih memilih untuk menjauh dan tidak berurusan dengan orang tersebut sama sekali. “Tentu Pi, aku akan mengingat selalu nasehat Papi.” Raka mengusap lembut punggung sang mertua. Keduanya sama-sama tersenyum lalu berjalan kembali memasuki villa saat mendengar Jika Riri mencari suami tercintanya.

__ADS_1


*


*


Arlin tengah memandang muak seorang pria yang ada dihadapannya.Pria yang dengan tidak tahu malunya mengajaknya menikah setelah menyakiti seseorang yang begitu berharga didalam hidup Arlin.


“Jadi bagaimana? Kenapa kau diam saja Lin?” tanya si pria karna tidak mendapatkan jawaban apapun dari Arlin.

__ADS_1


“Apa kau sudah gila, hah?” ketus Arlin dengan lantang. Ia tidak habis pikir bagaimana pria itu bisa mengajaknya menikah dengan begitu mudah.


__ADS_2