Cinta Raka Buat Riri

Cinta Raka Buat Riri
Sepadan


__ADS_3

“Jika hal itu tidak terjadi apa kau tetap tidak akan datang kemari lagi?” Tanya Arlin yang kini sudah berhenti dari tangisannya.


“Aku yakinkan kalian pasti akan menikah. Jangan terlambat menyadari perasaan kalian sendiri, ingat kejadian Raka dan Riri yang justru membuat pusing semua orang.” Kenang Gerry yang membuat Riri dan Raka tertawa. Sementara Eric dan Arlin saling membuang muka.


Perpisahan sore ini menjadi perpisahan paling menyedihkan bagi Riri. Ia amat beruntung bertemu dan mengenal sosok seorang pria asing sebaik Gerry. Mungkin jika ia tidak menikah dengan Raka, bisa jadi dirinya benar-benar menjalin hubungan dengan Gerry. Namun takdir hanya menggariskan mereka untuk mejadi teman, bukan menjadi pasangan.


Raka mengusap lembut lengan istrinya saat melihat pesawat Gerry sudah lepas landas. Ia tahu rasanya berpisah sangatlah menyesakkan, karna ia pernah merasakan saat harus berpisah sekian lama dengan Elang.

__ADS_1


“Kita pasti akan bertemu dengannya lagi atau bagaimana jika kita bulan madu ke Rusia? Bukankah selama menikah kita belum pernah pergi untuk berbulan madu?” Hibur Raka agar Riri tidak sedih karna harus melepas kepergian Gerry.


“Tidak perlu, bersamamu setiap waktu sama saja seperti berbulan madu. Maafkan aku Ka, tapi aku sungguh benar-benar sedih harus berpisah dengan Gerry. Bagiku dia seperti sosok kakak laki-laki yang selalu ada untukku. Menasehatiku dengan cara yang berbeda dan tidak pernah menghakimiku. Aku harap dia segera menemukan gadis yang baik karna dia pemuda yang sangat baik.” Ucap Riri merebahkan kepalanya pada dada suaminya.


“Tentu saja Gerry pasti akan mendapatkan gadis yang amat baik sayang. Aku yakin itu, ayo kita pulang.” Ajak Raka yang langsung dituruti oleh Riri.


“Sebenarnya ada hubungan apa antara kau dan Gerry? Kenapa kau menangis terus saat berpisah dengannya.” Tanya Eric yang sudah tidak bisa menyembunyikan lagi rasa penasarannya.

__ADS_1


Arlin memukul bahu Eric dengan keras. Ia tidak terima dengan tuduhan yang Eric berikan. “Kenapa pikiranmu padaku jelek sekali? Aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Gerry. Aku hanya merasa sedih berpisah dengan pria sebaik dia. Gerry banyak membantuku untuk menyadarkan perasan Riri. Aku sedih pria sebaik dia mengalami kisah percintaan yang menyedihkan.” Ucap Arlin dengan jujur. Ia sendiri merasa sedih karna kini sudah tidak akan ada lagi sosok pria asing yang baik hati dan selalu ramah pada siapapun. Dia juga sedih saat mengingat cerita kisah cinta Gerry yang tidak berakhir bahagia. Pengorbanan yang dilakukan pria itu sia-sia.


“Kalau begitu kau saja yang menjadi kekasih Gerry, buatlah cerita cinta yang tidak menyedihkan.” Timpal Eric dengan santai lalu menyeret Arlin untuk segera kembali karna ia melihat Raka dan Riri juga sudah mulai berjalan pulang.


“Aku tidak ada perasaan apapun padanya. Aku dan Riri sama-sama menganggap Gerry sebagai kakak. Lagipula aku tidak sepadan dengannya.”


“Ya sudah kalau begitu denganku saja, bukankah kita ini pasangan yang sepadan?” Goda Eric yang lagi-lagi mendapat pukulan dari Arlin. Pemuda itu hanya terbahak sambil terus menggoda Arlin disepanjang perjalanan pulang.

__ADS_1


Analogi Rasa aku update 2 part loh, happy reading yah 💕💕💕


__ADS_2