
“Kapan kalian pulang? Kenapa kami tidak mendengarnya?” tanya Arlin penasaran dengan kedatangan dua makhluk berjenis kelamin pria tersebut secara tiba-tiba yang membuatnya terkejut. Riri pun mengangguk cepat menyetujui ucapan Arlin.
“Bagaimana kalian bisa mendengar kedatanganku jika suara karaokenya saja terdengar sampai jalan. Aku tidak menyangka kau memiliki bakat terpendam Ri, kenapa kau tidak jadi penyanyi saja?” canda Eric sambil tertawa lebar.
“Jadi dokter saja tidak bisa apalagi jadi Penyanyi yang harus kesana kemari.” Riri mencebikkan bibirnya malas.
Ericpun bernyanyi dengan begitu semangatnya. Ia dan Arlin bahkan sering berduet, sedangkan Riri kini memilih untuk diam dan dan menonton mereka. hingga akhirnya Eric kelelahan dan menyuruh Raka untuk gantian bernyanyi.
“Ka, giliranmu. Atau berduetlah dengan Riri karna suara kalian itu bagus.” Eric menyodorkan microphone dan juga karoke geisler untuk Raka agar lelaki itu memilih lagu yang akan ia nyanyikan. Tanpa banyak bicara, Raka menerima dan mengetikkan judul lagu yang akan dia bawakan.
Riri menatap Raka saat suara suaminya terdengar mulai mengalunkan sebuah melodi. Rupanya sang suami lebih memilih untuk bernyanyi solo daripada harus berduet dengan dirinya.
Have I ever told you
I want you to the bone
Have I ever called you
When you are all alone
And if I ever forget
To tell you how I feel
Listen to me now, babe
I want you to the bone
I want you to the bone, oh
I want you to the bone, oh
Oh, maybe if you can see
What I feel through my bones
And every corner in me, oh
That's your presence that grown
Maybe I nurture it more
__ADS_1
By saying how I feel
But I did mean it before
I want you to the bone
I want you to
Take me home, I'm fallin'
Love me long, I'm rollin'
Losing control, body and soul
Mind too for sure, I'm already yours
Walk you down, I'm all in
Hold you tight, you call
I'll take control, your body and soul
Mind too for sure, I'm already yours
Hey, would that be alright?
I want you to the bone, yeah
So bad I can't breathe, no
I want you to the bone
Of all the ones that begged to stay
I'm still longing for you
Of all the ones that cried their way
I'm still waiting on you
Maybe we seek for something that
__ADS_1
We couldn't ever have
Maybe we choose the only love
We know we won't accept
Or maybe we're taking all the risks
For something that is real
'Cause maybe the greatest love of all
Is who the eyes can't see, yeah
Take me home, I'm fallin'
Love me long, I'm rollin'
Losing control, body and soul
Mind too for sure, I'm already yours
Walk you down, I'm all in
And hold you tight, you callin'
I'll take control, your body and soul
Mind too for sure, I'm already yours, no, yeah, yeah, yeah
Oh yeah
Hey, I want you to the bone, oh
I want you to the bone, oh, bone, ooh yeah, yeah, yeah, yeah, mm
I want you to the bone, bone, bone, bone
I want you to the moon and back, hey
Raka menyanyikan lagu itu tanpa melepas pandangannya pada Riri. Yang mana justru membuat sang istri menjadi salah tingkah dan bingung harus berbuat apa. Laki-laki itu begitu menghayati dan meresapi setiap lirik yang ia nyanyikan.
__ADS_1
Raka membawakan lagu tersebut hingga usai dengan sangat apik. Selesai berkaraoke Riri langsung buru-buru kembali ke kamarnya dan meminta Raka untuk segera menyusulnya karna ada hal yang harus ia bicarakan.