Cinta Raka Buat Riri

Cinta Raka Buat Riri
Jatuh cinta padanya?


__ADS_3

Itu memang benar jika anak laki-laki yang selalu menunggu Riri mendapat jemputannya adalah Raka. Namun selepas Riri lulus dari SD , gadis itu sudah tidak mengikuti bimbingan belajar disana. Rupanya Riri berpindah cabang bimbel yang dekat dengan sekolah SMP nya sehingga ia tidak perlu bolak balik. Raka tidak mengetahui sama sekali sehingga ketika dirinya sudah tidak pernah menjumpai Riri. Ia berfikir tidak akan pernah bertemu dengan gadis kecil itu lagi. Takdir tuhan memang lucu, kini gadis kecil yang diam-diam ia kagumi dan sukai menjadi istrinya sendiri.


“Apa kau masih menyukainya?” goda Elang saat melihat ekspresi Raka yang tidak bisa menyembunyikan keterkejutanya.


“Lain dulu lain sekarang lah kak, semuanya sudah berbeda. Apalagi Riri melarang agar kita tidak saling jatuh cinta.” Sangkal Raka yang masih belum bisa mengerti bagaimana perasaannya yang sebenarnya untuk Riri. Meskipun terbesit rasa bahagia saat tahu Riri adalah Lingling masa kecilnya.

__ADS_1


“Perasaan itu akan muncul jika kita terus menggalinya, dan kau tahu tanpa sadar kau sudah jatuh cinta padanya. Apa salahnya jatuh cinta pada istri sendiri? Lagipula yang melarangmu adalah manusia, bukan Tuhan. Berusahalah jika kau benar-benar ingin bersama dan menjalani pernikahan dengannya. Cintai dia terlebih dahulu lalu buat dia mencintaimu dengan cinta yang kau berikan padanya.” Elang membelai kepala Raka dengan sayang. Meskipun usia Raka sudah dua puluh tujuh tahun tapi baginya ia selalu menjadi adik kecil kesayangannya.


“Apa benar begitu kak? Apa benar aku sudah jatuh cinta padanya?” Raka menatap kakaknya, meminta jawaban atas perasaanya sendiri.


“Yang aku lihat seperti itu, tapi untuk lebih yakin lagi kau bisa tanyakan pada dirimu sendiri.” Elang tersenyum hangat pada Raka. Terkadang memang susah untuk menyadari jika kita sudah jatuh cinta pada orang lain. Diri sendiri belum tentu tahu dan sadar dengan perasaannya sendiri tapi orang disekitar kita bisa melihatnya dengan jelas tahu kalau kita sedang jatuh cinta.

__ADS_1


Raka dan Elang berbincang cukup lama, hampir tengah malam barulah Raka kembali ke kamarnya dan disana kosong. Istrinya tidak ada diranjangnya, mungkin dia tidur bersama kak Lin. Monolog Raka dalam hatinya. Tidak ingin mengganggu kedua wanita itu, Raka memilih untuk tidur sendiri dan membiarkan Riri tidur bersama Arlin.


“Kak, dimana kau akan menghadiri acara Conference itu? Biar aku yang mengantarkanmu.” Riri menawarkan diri pada kakak iparnya. Saat ini mereka tengah sarapan bersama, selera Elang tidak jauh berbeda dengannya, mungkin karna Elang sudah lama tinggal diluar negri. Pemuda itu hanya memakan sereal dan susu sama seperti milik Riri, bedanya dia juga memakan overnight oat yang malamnnya ia minta dibuatkan oleh Mbok Ila. Porsi makan Elang memang tergolong cukup banyak namun sehat. Tidak mengandung minyak sama sekali.


“Di daerah Seminyak. Apa tidak merepotkanmu? Bukankah kau bekerja?” Elang balik bertanya pada adik iparnya. Jujur saja ia tidak ingin merepotkan siapapun. Dia bisa memesan taxi onlen atau ojek onlen.

__ADS_1


“Dia bekerja dari rumah kak, biasanya kak Lin yang memeriksa ke cabang sementara Riri hanya bekeja memantau laporan dari rumah. Sesekali ia turun ke lapangan jika ada urusan urgent atau jika memang sedang ingin jalan-jalan.” Raka yang menjawab mewakili Riri karna istrinya itu sedang mengunyah sarapannya.


“Wah, kau benar-benar bos sejati Lynx, bolehkah aku memanggilmu seperti itu atau harus Riri seperti yang lain?” tanya Elang sejenak sambil melirik Raka, ingin tahu bagaimana ekspresi adiknya. Dan benar saja dugaannya, Raka merubah mimik wajahnya menjadi datar.


__ADS_2