Cinta Raka Buat Riri

Cinta Raka Buat Riri
Bekerjasamalah denganku


__ADS_3

“Aku tidak suka modelnya, terlalu mencolok. Benar-benar selera Jessi.” Jelas Riri yang membuat Arlin mengerti ternyata itu alasannya dibalik penolakan Riri.


“Mintalah untuk kau tukar dengan yang lebih sederhana dan simple.” Usul Arlin


“Kasihan Raka, aku sudah memintanya untuk membelikan Range Rover. Biarkan saja ia jual cincin itu untuk menambah uang yang akan digunakan untuk membeli mobil impianku itu. Apalah arti cincin, hanya simbol pengikat. Toh aku dengan Raka tidak akan terikat selamanya.”


“Ternyata kau bisa berbaik hati juga pada Raka. Tidak sejahat yang aku pikirkan” Goda Arlin yang langsung mendapat pelototan dari Riri.


“Aku jahat begini saja sudah menikah dua kali, lalu bagaimana denganmu? Sekalipun kau belum pernah menikah bahkan belum pernah berkencan. Carilah pendamping hidup Lin, kelak aku akan meninggalkanmu dan fokus hidup dengan suami dan anak-anak buleku. Keburu kau menjadi perawan tua.” Ejek Riri yang membuat Arlin mencubit pipi bosnya tersebut.


“Aku menjadi seperti ini juga karena sibuk menjagamu. Kau tidak perlu menyuruhku, nanti juga akan kucari atau kutemukan sendiri jika sudah waktunya. Sekarang tugasku hanya menjagamu sampai kau bertemu dan berbahagia dengan lelaki yang akan mendampingi hidupmu Ri.”


“Setelah aku memastikan kau hidup dengan baik dan bahagia, maka barulah aku memikirkan diriku sendiri. Lagipula menurutku sendiri itu enak, tidak terikat dengan siapapun dan tidak harus melalui banyak drama sepertimu.” Arlin membalas ejekan Riri, namun baru saja wanita itu mau membalasnya lagi-lagi Raka sudah mencegahnya.


“Kalian ini seperti anak kecil saja. Apa begini tingkahmu yang sebenarnya? Kenapa sangat berbeda dengan kau saat masih tinggal di Solo?” Raka memakaikan helm untuk istrinya lalu menyuruh istrinya untuk naik ke tempat duduk penumpang. Raka yang akan menyetir motor sport milik Riri, sedangkan Eric akan mengendarai motor matic milik Arlin bersama gadis itu.

__ADS_1


“Ya aku memang begini Ka. Aku dengan Arlin saja, kau dengan kak Eric.” Riri menolak untuk dibonceng Raka karna ia sendiri memang sangat suka mengendarai motor sport tapi ia tidak suka dibonceng menggunakan motor tersebut. Posisinya yang sedikit menungging membuatnya harus merapatkan tubuhnya pada Raka. Dan ia tidak mau hal itu terjadi.


“Bagaimana jika aku dan kak Eric kehilangan jejakmu dan kak Lin? Aku tidak tahu kemana kau akan pergi. Menurutlah, lagipula yang memboncengmu adalah suamimu sendiri. Aku tahu apa yang ada di pikiranmu, anggap saja kau membonceng adik lelakimu jadi kau tidak perlu canggung.” Raka menarik pergelangan tangan Riri, menyuruh istrinya tersebut untuk menurutinya.


“Iya benar apa yang Raka katakan Ri, kau sendiri kan juga belum tau mau ke Beach Club yang mana. Jika tempatnya terlalu ramai atau tidak mendapatkan spot yang bagus untuk duduk kau juga langsung mengajakku pindah. Lagipula aku capek menyetir hari ini, jadi biarkan aku membonceng kak Eric.” Arlin menimpali ucapan Raka yang membuat laki-laki itu tersenyum miring. Jelas Riri kalah telak dan mau tidak mau ia harus rela untuk dibonceng raka.


“Ya baiklah” sahut Riri pada akhirnya lalu mulai membonceng Raka. Mereka berempat berjalan beriringan dengan posisi Raka dan Riri didepan sementara Eric dan Arlin dibelakang.


*


*


*


“Tapi Riri mempunyai impian untuk memiliki bayi bermata abu-abu kak. Ia memiliki obsesi jika suami selanjutnya haruslah seorang bule tapi malah dinikahkan dengan Raka” Arlin memberitahu Eric.

__ADS_1


“Cinta bisa mengubah segalanya Lin. Bantulah aku agar Riri bisa jatuh cinta dengan Raka, oh tidak tepatnya mereka berdua saling jatuh cinta. Dengan begitu kau bisa mendapatkan keponakan lucu dari Raka dan Riri.”


“Bukannya aku tidak mau membantu kak, tapi Riri takut dibayang-bayangi oleh Jessi. Ia takut jika sudah menjatuhkan hatinya untuk Raka tapi justru Raka masih stuck dengan adiknya. Pastikan dulu Raka sudah melupakan dan menghilangkan perasaannya untuk Jessi, setelah itu barulah aku mau membantumu kak. Aku hanya tidak ingin Riri terluka.” Jelas Arlin yang membuat Eric sadar betul yang gadis itu ucapkan adalah sebuah kebenaran.


Tentu saja Riri tidak mau hidup dan menjalani pernikahan dengan Raka dibayang-bayangi oleh Jessi. Apalagi Raka dan Jessi menjalani hubungan yang tidak sebentar dan disini posisi Riri adalah sebagai pengantin pengganti.


“Ya kau benar, aku akan berusaha membuat Raka mencintai Riri tanpa bayang-bayang Jessi. Setelah itu kau harus berjanji untuk membantuku menyatukan mereka.” Eric memastikan jika Arlin mau membantunya kelak.


“Iya aku janji akan membantu, tapi jangan terlalu lama kau buat Raka untuk mencintai Riri. Aku takut Riri akan menemukan suami bulenya lebih cepat daripada membuat Raka jatuh cinta padanya.” Arlin menyampaikan kegusarannya.


“Ya kau benar, aku harus bergerak cepat. Kau juga bantu agar Riri tidak secepat itu menemukan lelaki bule impiannya. Kita tetap harus bekerja sama Lin.” Eric setengah memaksa. Ia tidak ingin Raka menjadi duda dan Riri menjadi janda kembali. Pernikahan ini harus bisa bertahan selamanya.


“Ya ya ya baiklah, akan kuusahakan semampuku kak.” Arlin pasrah mengiyakan. Disatu sisi ia setuju dengan Eric yang menginginkan pernikahan Raka dan Riri menjadi pernikahan yang nyata dan bertahan selamanya. Tapi disatu sisi ia juga mengingat impian Riri yang begitu ingin memiliki anak dan suami bule.


“Nah bagus, sudah jangan banyak pikiran. Aku yakin Raka bisa membahagiakan Riri. Aku tahu betul bagaimana sifat Raka, sama seperti kau tahu betul sifat Riri. Kita dibesarkan dan dipersiapkan untuk mendampingi kedua penerus Janitra dan Huleeo Grup. Meskipun Raka sedikit acuh dan dingin, tapi ia sosok yang penyayang.”

__ADS_1


“Ya kak, mari kita berusaha bersama. Fighting!!” Arlin mengepalkan tangannya memberi semangat untuk dirinya dan juga Eric


“FIGHTING!!!!” sahut Eric cukup lantang dan keras yang membuat Riri menoleh kebelakang dan menatap keduanya dengan tatapan aneh. Eric dan Arlin hanya tertawa kaku saat Riri menoleh ke arahnya dan memandang mereka dengan tatapan aneh.


__ADS_2