
“Apa kau tidak masalah jika harus mengubur mimpimu? Kau jadi tidak bisa meraih impian untuk memiliki bayi bule bermata abu-abu.” Raka membelai lembut wajah istrinya. Menyelipkan helaian rambut sang istri kebelakang telinga.
“Aku rasa memiliki bayi bermata hazel seperti Daddy-nya akan lebih menarik.” Jawab Riri sambil mengecup bibir Raka. Hal baru yang amat ia sukai, mengecupi wajah Raka dan ia tidak pernah bosan melakukannya.
“Sayang, kau jangan memancingku.” Rengek Raka yang tangannya sudah tidak bisa dikondisikan. Menjamah bagian tubuh sang istri yang kini mejadi arena bermain favoritnya.
“Ck, kau ini mudah sekali terpancing. Padahal kemarin-kemarin kau tidak semesum ini saat tidur bersamaku meskipun kau kadang memelukku,” Riri mencibir suaminya dan menghentikkan aktifitasnya untuk menciumi Raka.
“Kau tidak tahu jika aku menahannya mati-matian.” Kini gantian Raka yang mengecupi bibir milik Riri dan sesekali ia *****. “Sayang, gantilah warna rambutmu. Kau tahu bukan kalau aku tidak suka jika kau mewarnainya seperti ini.” Rengeknya manja pada sang istri. Riri tertawa geli melihat sisi lain dari Raka yang tidak pernah dilihatnya selama ini.
“Aku sengaja mewarnainya untuk melihat responmu, tapi sepertinya kemarin kau biasa saja.” Ledek Riri pada Raka. Sang suami kini terlihat sibuk dengan menenggelamkan wajahnya pada ceruk leher sang istri. Saat ini hal itu adalah tempat favorit terbarunya.
__ADS_1
“Aku sudah sedikit menyindirmu dan tidak berani secara terang-terangan takut kau marah.” Jawabnya jujur. Riri memeluk lelaki yang amat dicintainya itu. Kini ia tahu kalau manusia tidak akan pernah bisa membangun benteng pertahanan untuk tidak jatuh cinta pada orang lain, karna jika Tuhan sudah berkehendak maka semuanya bisa terjadi
“Baiklah, besok aku akan menggantinya. Kau ingin aku menggantinya dengan warna apa?” Riri bertanya dengan nada lembut. Tangannya sibuk mengusap dan membelai kepala Raka, karna itu merupakan hal yang sangat disukai suaminya.
“Nanti aku akan melihat instagrammu dulu. Oh ya sayang kenapa warna rambut kemarin tidak kau posting di instagram?” pertanyaan Raka membuat Riri terkejut. Bagaimana mungkin suaminya tahu jika ia memang tidak memposting warna rambutnya kini ke akun instagramnya? Padahal jelas-jelas aku instragram miliknya dikunci dari publik.
“Bagaimana kau tahu?” Riri menyelidik.
“Sayang, apa passwordnya?” Riri bertanya pada Raka karna tidak tahu password suaminya. Ia berniat untuk login ke akun instagramnya melalui ponsel milik Raka.
“121121” Raka menjawab dan Riri mengikutinya. Ia membuka akun instagram dan langsung login ke akun miliknya.
__ADS_1
“Apa nama akunmu? Biar aku mengikutimu kembali.“ Riri bertanya tanpa menatap Raka karna tangannya sibuk pada ponsel suaminya.
“Arshjanitra. Ingat, menggunakan huruf H.” Raka mendikte istrinya dan tentu saja dengan mudah istrinya menemukan akun suaminya itu ada kolom followersnya. Dengan cepat ia menekan tombol follow back. Dan kini ia sudah resmi mengikuti akun suaminya.
Notifikasi jika akun Riri mengikuti Raka pun muncul di ponsel Raka. Dengan cepat Riri mengusapnya. Ia ingin tahu apa isi instagram suaminya. Wajahnya memerah, mulutnya menganga saat melihat dua postingan Raka yang ia tahu jika itu adalah foto dirinya.
Kalo aku update novel ini berarti novel yang satunya juga ku update ya 🥳🤩
Enjoy, happy reading dears 🥰😘
Stay save, stay healthy yah 😍
__ADS_1
Love banyak banyaaaaak untuk kalian yang bikin aku semangat buat nulis ❤️❤️❤️❤️❤️