Cinta Raka Buat Riri

Cinta Raka Buat Riri
Kau harus bertanggung jawab


__ADS_3

“Aku tidak peduli dengan omongan orang. Meskipun kau tidak mencintaiku saat menikah denganku tapi aku berhasil mendapatkan keperawananmu bukan? Dan sekarang Raka justru mendapat bekasku.” Balas Dewa tak kalah sengit. Seketika itu Raka mengepalkan tangannya hendak menghajar Dewa tapi Riri dan Eric menghalangi Raka.


“Tenanglah sayang, kau tidak perlu meladeni orang gila seperti dia.” Ujar Riri sambil melirik Dewa sekilas saat menenangkan Raka. “Tidak masalah aku kehilangan keperawananku. Setidaknya aku kehilangan keperawananku dengan seseorang yang berstatus suamiku. Itu artinya aku bisa menjaga kehormatanku untuk suami sahku. Aku rasa hal itu cukup adil jika ditukar dengan kompensasi perceraian yang orang tuamu berikan padaku.” lanjut Riri dengan senyum angkuhnya.


“Kau—“ Dewa tidak bisa meneruskan perkataannya karena ia baru tau jika Riri mendapatkan kompensasi atas perceraian mereka dari kedua orang tuanya.


“Kau bisa tanyakan sebanyak apa kompensasi yang orang tuamu berikan padaku.” Ucap Riri lagi yang memicu kemarahan Dewa semakin jadi.

__ADS_1


“Aku benar-benar bersyukur bisa terlepas dari wanita sepertimu. Kau lihatlah Lin, begitulah kelakuan Riri yang sebenarnya. Terimalah aku sebagi suamimu, aku berjanji akan memperlakukanmu dengan baik. Dari dulu hanya kau yang kucintai.” Dewa kembali memohon pada Arlin namun gadis itu justru menarik tangan Eric dan menggandengnya dengan erat.


“Tidak usah menjelekkan saudariku, aku sudah hapal Riri luar dalam. Sampai kapanpun aku tidak akan menikah denganmu. Aku tidak pernah mencintaimu dan sebentar lagi aku akan menikah dengan kak Eric.” Jawab Arlin singkat lalu sedetik kemudian ia memberanikan diri untuk mengecup bibir Eric sekilas tepat dihapadan Dewa, Riri dan juga Raka. Membuat ketiganya benar-benar terkejut dengan tindakan Arlin.


Eric bahkan sampai memaku beberapa saat ketika Arlin sudah selesai mengecup bibirnya. Pemuda itu benar-benar shock dengan tindakan Arlin yang sangat tiba-tiba.


“Lin, buka matamu lebar-lebar! Aku jauh lebih segalanya dari Eric. Kau tidak pantas bersanding dengan seorang pesuruh sepertinya.” Seru Dewa yang merasa tidak terima jika Arlin lebih memilih Eric, seseorang yang selalu menjadi rivalnya semenjak kuliah.

__ADS_1


Raka berjalan mendekat ketemapt dimana Dewa terjatuh. Riri pikir jika Raka akan membantu Dewa untuk bangkit namun dugaannya salah karna ternyata Raka ikut melayangkan pukulan diwajah Dewa “Ini sebagai ganti karna kau mencemooh istriku.” Ucap Raka ketika selesai memberi pukulan untuk Dewa.


Riri menghampiri Raka lalu mengajak suaminya itu untuk pulang dan meninggalkan Dewa disana. Ia takut jika Raka akan memukul Dewa lagi jika dia tidak segera mengajaknya untuk pulang. Bukan takut kalau Dewa terluka semakin parah tapi Riri takut jika Raka akan terkena masalah jika ia kembali memukuli Dewa.


*


*

__ADS_1


“Kau harus bertanggung jawab padaku,” ucap Eric memecah keheningan yang terjadi antara dirinya dan Arlin yang sudah terjadi beberapa menit.


Kini mereka berdua sedang berada di pantai tempat mereka sering menghabiskan waktu saat membahas masalah hubungan Raka dan Riri dulu. Arlin menoleh untuk menatap wajah Eric namun pemuda itu justru sedang memandang hamparan laut lepas dihapadannya.


__ADS_2