CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
MENERIMA MASA LALU


__ADS_3

Austin membawa Ratu ke apartemen milik nya, setelah Ratu sudah mulai tenang dia pun tertidur. Austin lalu menelpon Rendra dan menceritakan semua apa yang terjadi dengan Ratu, tentu saja Rendra yang mendengar adiknya mengalami tindakan kekerasan se××su××al meradang.


Rendra bertindak dengan cepat mencari keberadaan setiap orang yang terlibat baik besar maupun kecil semua tidak luput dari amarah Rendra.


Rendra tidak memasukam mereka semua ke penjara karena menurut Rendra penjara adalah hukuman yang sangat ringan bagi perusak bangsa seperti mereka.


Sebagai seorang pembisnis yang bertangan dingin tentu saja Rendra sudah akrab dengan dunia hitam. Dunia mafia bukan dunia baru bagi Rendra, Rendra menghancurkan semua produksi film po××no dan semua yang bernaung di agensi yang digawangi oleh Tuan Jalal tanpa ada jejak dan bekas sedikit pun. Semua rapi dan bersih terhapus tanpa sisa sedikit pun, termasuk villa yang menjadi saksi dimana Ratu mengalami insiden itu, semuanya rata menjadi tanah


Tuan Jalal dan semua orang yang telah membuat Ratu terluka malam itu telah Rendra masukan ke dalam sebuah tahanan di dalam dunia hitam dimana mereka mati segan hidup pun enggan. Hukuman apa yang di terima oleh Tuan Jalal dan para konconya, hanya Rendra yang mengetahui itu.


Karena alasan psikologi Ratu, Rendra pun setuju agar Austin menikahinya. Ini lebih baik menurut Rendra dari pada Ratu tenggelam sendiri dalam kesedihannya, setidaknya jika bersama Austin, Ratu bisa bercerita dan membagi perasaannya.


Flashback on


Siang itu Austin baru saja keluar dari salah satu hotel mewah karena baru saja selesai meeting dengan kolega bisnisnya dari luar


Kali ini Austin hanya pergi bersama Nindy sekretarisnya karena Bayu masih berada di Jepang.


"Nindy, kau tidak usah kembali ke kantor. Pulang lah dan terimakasih atas kerja keras mu hari ini"


"Ahh beneran pak Saya boleh pulang cepat ?"


"Ya"


"Aaaaa makasih pak" Nindy berjingkrak senang


"Kamu kirimkan saja laporan tadi di email Saya"


"Siaaap pak"


Austin menyetir sendiri mobilnya saat dalam perjalanan dari kejauhan Austin melihat perempuan sedang menunggu di tepi jalan


"Itu seperti Ratu" pikir Austin


Dan saat mobil Austin mencoba mendekat, sebuah mobil Ava××za menyalib dari arah kiri dan membuat Austin terpaksa harus banting stir hingga Austin menabrak pembatas jalan


"Tolong... Tolong... Tolong.."


Wanita itu berteriak dan terdengar oleh Austin. Kali ini Austin sangat yakin kalau itu adalah Ratu. Austin ingat dengan nada suara lembut dari bibir Ratu.


Austin memasang kembali sabuk pengaman dan segera tancap gas mengikuti ke kamana mobil Ava××nza hitam itu pergi. Namun saat setengah jalan mobil Austin tidak lagi bisa bergerak, mobil itu tiba-tiba mogok. Mungkin karena kecelakaan kecil tadi dan mobil yang dipaksa untuk jalan ngebut hingga membuat mobil itu tidak lagi bisa bergerak


"Siaal... Siiaall... Siaaal"


Austin merutuk berulang kali, dia lalu menepon anak buahnya dan memeriksa cctv kemana mobil yang ia ikuti berhenti. Austin menunggu dengan gelisah hingga setelah 15 menit menunggu sebuah mobil sport dan beberapa mobil pengawal lain datang

__ADS_1


Dengan berbekal cctv jalanan anak buah Austin bisa melacak dimana keberadaan mobil yang membawa Ratu. Mereka membawa Ratu ke sebuah villa yang ada di daerah bukit.


Perjalanan Austin sedikit terhambat karena tiba-tiba hujan turun sangat deras hingga membuat mobil sport Austin kesulitan untuk menempuh medan jalan yang berbatu hingga akhirnya Austin menemukan mobil yang membawa Ratu terparkir di sebuah villa dan dengan bantuan anak buahnya Austin berhasil masuk dengan membongkar pintu secara paksa


Flashback off


Ratu kini sudah bangun dari tidurnya, sesaat dia mencium sebuah aroma lezat menyapa indra penciumannya. Ratu pun bangun dari tempat tidur mencari asal aroma lezat yang membuat semua cacing di perutnya berdemo


"Wow cool" gumam Ratu pelan karena melihat Austin yang terampil menggunakan alat masak


"Hey kau sudah bangun"


"Hemm yaa"


"Duduk lah kau pasti lapar"


Austin lalu menarik kursi yang ada di meja makan dan mempersilahkan Ratu untuk duduk, Ratu pun patuh dengan perlakuan manis Austin.


Austin mulai menghidangkan makanan di atas meja dan menatanya dengan rapi. Austin meletakan satu sendok nasi dan beberapa lauk serta sayur ke dalam piring dan ia serahkan kepada Ratu.


"Makan lah, kau lapan kan ?" ucap Austin sambil tersenyum manis


Ratu memasukan makanan itu dengan pelan ke mulut nya dan menguyahnya dengan perlahan lahan juga


"Hey makanan ini enak" ucap Ratu


"Pelan-pelan Ratu kau bisa tersedak"


"Hhhmm sumpah ini enak banget, kau belajar masak dimana ?"


"Tidak ada, aku belajar sendiri"


"Benarkah ?"


"Tentu saja, aku selalu hidup sendiri dan aku selalu memasak makanan ku sendiri"


"Oke baik lah itu masuk akal"


Ratu dan Austin pun saling melempar senyum


"Ahh kenyang sekali"


"Kau mau tambah ?"


"Tidak... Aku sudah tidak sanggup, lihat lah perut ku sudah membuncit seperti orang hamil"

__ADS_1


"Hahaha" Austin kini tertawa renyah


"Ratu, sebelum kita menikah... Aku ingin jujur tentang masa lalu ku" kini wajah Austin berubah menjadi serius


Melihat Austin yang mulai serius, Ratu pun membenarkan duduknya dan menatap Austin dalam diam.


"Mau kah kau mendengarkan aku ?"


"Tentu saja, ceritakan lah"


Austin pun menceritakan tentang kisah cinta segitiga antara ia, Axel dan Grace juga tentang bagaimana Grace berakhir di rumah sakit dan juga tentang Lula. Austin menceritakan semuanya tanpa ada yang di tutup tutupi. Austin tidak ingin menyimpan masa lalu dan menyembunyikannya dari Ratu. Austin ingin pernikahannya kali ini di dasari oleh kejujuran dan saling percaya


Mendengar cerita Austin entah mengapa hati Ratu menjadi sakit. Ternyata di dunia ini ada banyak sekali orang yang malang karena cinta. Ratu pun juga menceritakan masa lalu nya dengan laki-laki yang hampir saja dia nikahi


"Hikks hiikkss hiikks"


"Sudah lah jangan menangis lagi"


"Tidak bisa, air mata ini keluar begitu saja... Mengapa kisah cinta kita malang sekali huaa huuaa huua"


Austin lalu mendekati Ratu dan membawanya ke dalam pelukan Austin. Austin membelai lembut rambut Ratu dan tidak dapat di pungkiri oleh Ratu kalau dia sangat menyukai sentuhan Austin ini


"Jadi Ratu apakah kau menerima ku apa adanya... Mau kah kau menerima ku dengan semua masa lalu ku ?"


"Yaa aku mau, kita mulai semuanya dari awal" ucap Ratu sambil tersenyum


Tapi Ratu, ada satu hal lagi yang ingin aku minta pada mu


"Apa itu katakan lah"


"Aku tidak bisa menceraikan Grace, rasa bersalah ku padanya terlalu dalam... Apa kau juga bisa menerima itu"


Ratu diam, dia berpikir sejenak... Bagaimana pun Grace adalah masa lalu Austin. Ratu tidak mungkin bersikap egois dengan meminta Austin untuk memilih antara dia atau Grace. Austin juga berhak bahagia, dia berhak mendapatkan cinta sedangkan Grace telah lama berada di RSJ, Grace tidak mungkin memberikan cinta itu kepada Austin begitu pikir Ratu


"Austin, bukan kah tadi aku bilang aku bersedia untuk menerima masa lalu mu... Bukan kah itu juga termasuk keadaan mu sekarang dengan status mu yang juga masih sebagai suami sah dari Grace William"


"Jadi maksud mu kau tidak masalah menjadi istri kedua"


Ratu tersenyum dan berkata "tidak apa, aku menerima mu dengan semua masa lalu mu"


Austin lalu memeluk Ratu dengan posesif, dia tidak pernah menyangka Ratu akan  mengatakan hal itu, ternyata nalurinya kali ini benar kalau Ratu adalah wanita yang baik


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...

__ADS_1


Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻


__ADS_2