CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
MENGGODA DION


__ADS_3

Took took tookk


" Ka ilaa... Ibu memanggil "


" Iiisshh berisik sekali " ucap Dion geram karena dia terpaksa menghentikan aktifitas panasnya


" Emm ibu memanggil aku mas, aku liat ibu dulu... Mas mandi aja dulu ... " ucap Laila sambil membetulkan kembali bajunya yang berantakan


" Apaa, kamu manggil aku apa tadi "


" Eemm mas gak suka kalau aku panggil gitu "


" Sukaaa " dalam hati Dion sekarang sedang tumbuh bunga yang seketika langsung bermekaran mendengar kata manis dari Laila šŸ˜‹


" Baiklah aku akan melepaskan mu kali ini, tapi nanti malam aku akan melahap mu habis "


Laila menjadi salah tingkah mendengar kata-kata Dion, tentu saja Laila bukan orang bodoh dia sangat paham dengan apa yang dimaksut Dion


Wajah Laila pun menjadi memerah seketika dan itu membuat senyum devil terbit dibibir Dion


Sebelum serangan fajar kembali terjadi Laila dengan cepat berdiri dan langsung berlariĀ  meninggalkan Dion sendiri


Dion yang melihat tingkah Laila yang sangat lucu menurutnya semakin tidak sabar ingin menghabiskan malam panjang dengannya


" Oohh Laila kau menggemaskan sekali "


Laila menemui ibunya di ruang keluarga dan bu Lastri kaget ternyata Laila belum mengganti bajunya


" Loh laa koq belum ganti baju ? "


" Laila mau mandi dulu bu tapi sekarangĀ  mas Dion yang duluan mandi "


" Kalian sudah makan ? "


" Sudah bu "


Obrolan ibu anak itu pun berlanjut, bu Lastri memberikan nasehat kepada Laila bagaimana menjadi istri yang baik dan melayani suami dengan benar... Laila pun diam dengan khusuk mendengarkan apa yang dikatakan oleh ibunya


Sedangkan Dion saat ini baru saja keluar dari kamar mandi dan tanpa sengaja bertemu dengan Lula


Lula yang melihat Dion pun takjub dan terpesona dengan ketampanan dan kegagahan Dion...

__ADS_1


Dengan tinggi 180cm, rahang tegas, alis tebal dan mata hazel serta perut kotak memang membuat Dion tampan paripurna


" Ciihh beruntung sekali kakak ku itu mendapatkan bule tampan gini " Lula bergumam pelan


Lula merasa kalau Laila benar-benar beruntung mendapatkan Dion tapi Lula merasa kalau dia juga menyukai Dion dan saat menatap Dion dia mengeluarkan senyuman aneh


Lula membuka 2 kancing atas bajunya dan mengangkat tinggi belahan rok yang dikenakannya....


Lula berlenggak lenggok menghampiri Dion dan mencoba menggoda Dion


" Iishh ini adik Laila kenapa, apa dia cacingan kenapa jalannya seperti itu " batin Dion


Dion tak perduli dia terus berjalan menuju kamar Laila tapi tiba-tiba Lula menghalangi langkahnya


" Eemm kak Dion baru mandi, kakak wangi sekali " ucap Lula basa basi


Dion tak perduli, dia melangkahkan kakinya kesamping guna menghindari Lula


Tapi Lula tiba-tiba memegang perut Dion yang terbuka, karena memang Dion hanya menggunakan handuk yang ia lilitkan di pinggang


" Iissh apa-apa'n ini... Apa yang kau lakukan !!!"


" Ahh kakak ipar aku hanya ingin tau, apakah perut mu itu asli "


Dion berbalik lagi dan pergi tapi Lula justru malah memegang handuk yang dikenakan Dion dan membuat handuk itu melorot seketika untung saja Dion sudah menggunakan boxer...


" Suuuitt suuiitt kau sexyhhh sekali kakak ipar "


Lula kemudian menjatuhkan tubuhnya ke dalam pelukan Dion tapi Dion dengan cepat memundurkan langkahnya sehingga Lula jatuh terjerembab...


" Aaauuuu " Lula meringis kesakitan karena tubuhnya mendarat sempurna di lantai


Niat hati masuk ke pelukan pangeran tapi kenyataan malah ubin lantai yang Lula dapatkan


Lula mengerucutkan bibirnya dan melirik tajam ke arah Dion


Melihat itu Dion malah mengeluarkan senyuman sinisnya dan wajah angkuhnya pun diaktifkan


Melihat wajah angkuh Dion seketika Lula menjadi takut apalagi tatapan nyalang Dion mengisyaratkan kalau dia sedang tidak dalam mode bersahabat


Tanpa berniat membantu Lula untuk bangun Dion malah melangkahkan kakinya melewati tubuh Lula

__ADS_1


Dion mengambil handuk yang terjatuh dan berlalu


" Kau, jagalah sikap mu... Jangan sampai kakak mu tau bahwa kau mencoba merayu ku... Karena itu akan menyakiti perasaannya "


Mendengar kata-kata Dion Lula menjadi geram, dia mengepalkan kedua tangannya...


" Kurang ajaar kau Dion... Lihat saja nanti aku pasti akan mendapatkan mu "


Di kamar Laila baru saja selesai mengganti baju dan dia pun ingin pergi ke kamar mandi


Laila memegang handel pintu tapi bersamaan dengan itu, ceklek pintu tiba-tiba dibuka dan terlihat Dion di depan mata Laila


" Eehh kenapa mukanya begitu, padahal tadi dia baik-baik saja kenapa sekarang mukanya menyeramkan sekali " pikir Laila


" Kau ingin mandi " ucap Dion


" Iyaa " ucap Laila lembut


" Kalau begitu pergilah "


" Baik "


" Aneh sekali tadi dia ngotot tak ingin aku keluar dari kamar ini... Sekarang dia mempersilahkan aku mandi dengan mudah tanpa ada drama-drama kolosal... Apakah tubuh ku sudah sangat bau " pikir Laila


Laila pun berjalan ke arah kamar mandi sambil mencium ketiaknya


Di kamar mandi Laila melihat Lula yang baru saja keluar...


" Lula kau baru mandi ? "


" Ciiihh, jangan sok basa-basi " ucap Lulaa ketus


" Kau ini kenapa Lula "


" Ehh gak usah sok cantik deh loe... Baru juga dapet bule gadungan gitu udah berasa diatas angin banget "


" Maksut kamu apa sih Lula "


Lula tak lagi menjawab dan pergi berlalu meninggalkan Laila.


Laila pun tak ambil pusing, baginya sudah biasa melihat lula bersikap egois, berkata kasar dan menghina dirinya

__ADS_1


Entah rasa sayang yang begitu besar Laila tak pernah sekali pun membalas perbuatan Lula, baginya Lula hanyalah adik kecil yang ingin dimanja dan disayang sehingga Laila tak pernah mempersalahkan bagaimana pun sikap Lula terhadap dirinya


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2