CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
TAKDIR CINTA AUSTIN


__ADS_3

Austin terbangun ketika waktu sudah menunjukan pukul 8 pagi


"Astaga sudah jam 8, emm tidur ku nyenyak sekali tadi malam sudah lama aku tidak tidur senyenyak ini" Austin bermonolog pada dirinya sendiri


Austin pun mengambil ponsel dan mencoba untuk menghubungi Bayu namun ponsel Bayu tidak aktif.


"Astaga kemana anak ini, tadi malam juga dia tidak terlihat di pesta... Apa terjadi sesuatu?"


Austin pun menelpon sekretarisnya Nindy dan Nindy pun mengatakan kalau Bayu juga tidak ada di kantor.


"Aneh sekali tidak biasanya Bayu menghilang seperti ini?"


"Eeeuuu uuuhhh" suara Ratu melengkuh


Ratu baru saja terbangun dan dia mencoba untuk meregangkan otot-ototnya. Jelas Ratu merasa kalau tubuhnya saat ini seperti remuk tak berbentuk karena Austin terus menghajarnya tanpa ampun.


"Pagi baby" ucap Austin


"Pagi" ucap Ratu sambil tersenyum


Singkat cerita dua insan ini pun mandi bersama dengan romantis setelah itu keluar untuk mengisi perut yang kosong.


"Baby, besok kita akan berangkat bulan madu tapi sebelum itu kita pulang sebentar ke apartemen ku yaa... Ada beberapa pekerjaan yang harus aku bereskan"


"Baiklah aku paham"


"Anak baik" ucap Austin sambil mengacak rambut Ratu


Ratu tidak marah atau takut tatanan rambutnya menjadi rusak. Karena pada dasarnya Ratu itu adalah seorang yang manja terlebih Rendra selalu menuruti semua permintaan Ratu dan Rendra pun sering mengacak-acak rambut Ratu. Sehingga ketika Austin melakukan itu Ratu tidak marah melainkan senang karena itu artinya Austin juga sangat sayang padanya


Dan kemudian disinilah Ratu dan Austin berada di dalam sebuah unit apertemen milik Austin.


"Baby, istrirahatlah... Kalau kau butuh sesuatu kau panggil saja aku di ruang kerja ku" ucap Austin sambil menunjuk sebuah ruangan


"Kenapa kelihatannya kau sibuk sekali"


"Entahlah tiba-tiba asisten ku menghilang hari ini jadi ada beberapa hal yang harus aku urus sebentar sebelum kita pergi berbulan madu"


"Iish apa-apan asisten mu itu masa kerja saja tidak becus, kau pecat saja dia mana ada asisten menghilang tanpa jejak seperti itu... Eh tapi tunggu dulu apa asisten mu wanita?"


"Kenapa kau bertanya seperti itu?"

__ADS_1


"Yaa kali asisten mu itu wanita, lalu dia itu menaruh hati pada mu kemudian dia marah karena kau menikah dengan aku"


"Hahahahah" Austin tertawa nyaring


"Apanya yang lucu? Atau benar ternyata asisten mu itu seorang perempuan"


"Hahah baby, aku tertawa karena kau lucu... Asisten ku itu laki-laki dan namanya Bayu... Apa tadi kau cemburu baby?"


"Idiih apa'an" wajah Ratu memerah


Ratu pun langsung pergi berlalu dan masuk ke kamar utama. Membuat Austin tersenyum melihat tingkah Ratu, karena ada sebuah perasaan yang hangat saat tadi Ratu curiga padanya. Ini adalah kali pertama Austin merasa ada wanita yang cemburu padanya sungguh Austin kali ini merasa mencintai dan juga dicintai sehingga cintanya kini tidak lagi bertepuk sebelah tangan seperti dulu


Tok tok tok


"Loh siapa yang mengetuk pintu, apa itu Bayu" pikir Austin


Austin pun berjalan ke depan, lalu saat pintu dibuka Austin menjadi bengong dan tubuhnya mematung. Austin seperti merasa kalau saat ini nyawanya sedang tidak berada pada tempatnya kerena melihat sebuah sosok yang berdiri tegak di depan matanya


"Kenapa kau menatap ku seperti itu? Apa kau merindukan aku"


Suara lembut menyapa indra pendengaran Austin dan menyadarkannya dari rasa keterkejutan yang ia rasa kan saat ini.


"Grace sedang apa kau disini?"


"Astagaa... Jal××ang siapa yang dimaksud Grace dengan jalan××g" pikir Austin


Yaa... Wanita yang saat ini ada dihadapan Austin adalah Grace... Grace tiba-tiba muncul entah apa yang terjadi membuat Austin merasa kalau kisah cintanya kali ini akan kembali mendapatkan kesialan


Flashback on


"Austin hahaha ayo kejar aku Austin kejar aku hahahha"


"Grace nanti jika sudah besar kau mau tidak jadi istri ku?"


"Aku tidak mau... Aku mau jadi istri Axel"


"Baiklah kalau begitu akan aku buktikan kalau aku bisa lebih baik dari Axel sehingga ketika kita besar nanti kau akan memilih ku untuk menjadi suami mu"


"Hahah kau ini kita ini masih kecil weeeeekkk"


Austin dan Grace saat ini baru berusia 6 tahun sedangkan Axel sudah berusia 8 tahun. Axel kecil sudah diajak oleh sang ayah untuk mempelajari cara berbisnis sedangkan Austin terlihat jauh lebih bahagia karena dia sangat menikmati masa kecilnya dengan berlari kesana kemari, bermain dan tertawa. Ini adalah kenangan yang indah untuk Grace saat dia dan Austin bermain petak umpet dan kejar-kejaran

__ADS_1


"Aahh ternyata hanya mimpi" ucap Grace terbangun dari tidur panjangnya


Grace memperhatikan sekitarnya lalu merasa kalau ada yang aneh. Ingatan terakhir yang Grace ingat adalah dia sedang makan di cafe setelah itu Lula datang dan mereka pun bertengkar


"Iissh awas saja jal××ang itu aku akan membalasnya"


Grace turun dari tempat tidurnya dan keluar dari dalam ruangan tersebut. Grace pun melewati sebuah kamar yang biasa digunakan para perawat untuk mengganti baju. Grace saat ini sangat ingin pergi ke apartemen Austin karena dia yakin Lula pasti ada disana. Grace ingin membalas perbuatan Lula karena telah membuatnya malu kemaren begitu pikir Grace


"Tenang saja nak, mommy pasti akan mengusir perempuan itu dan membuat papa jatuh cinta lagi pada mommy" ucap Grace sambil mengelus perutnya


Yaa Grace tidak tau kalau dia telah keguguran 6 tahun yang lalu bahkan Grace merasa kalau kejadian itu baru saja terjadi kemaren


Grace pun masuk ke dalam ruang ganti perawat lalu memasang salah satu baju mereka. Tidak mungkin bagi Grace keluar dari rumah sakit dengan menggunakan pakaian pasien. Bahkan saat ini Grace tidak tau kalau rumah sakit ini adalah rumah sakit jiwa. Grace pikir ini rumah sakit biasa seperti pada umumnya mengingat semua orang gila yang ada disana punya kamar masing-masing sehingga pergerakan mereka cukup diawasi secara ketat dan tidak dibiarkan berkeliaran dengan bebas


Perbuatan Lula yang menghadapkan Grace dengan masa lalunya ternyata menjadi terapi untuk Grace untuk menuju jalan kesembuhan. Perbuatan Lula dimana niat hatinya ingin membuat Grace tersiksa dan terus histeris ketika dia melihat masa lalu yang pahit bersama Austin ternyata tanpa sengaja hal ini malah menjadi obat penyembuh mujarab untuk Grace.


Benar kata orang obat untuk menyembuhkan rasa takut adalah berhadapan langsung dengan ketakutan itu dan itulah yang Grace alami


Flashback off


Grace mencoba untuk menerobos masuk ke dalam apartemen Austin tapi langkahnya terhalang oleh tubuh Austin


"Minggir Austin, aku ini istri mu... Aku berhak mengusir siapa saja yang mencoba untuk merebut suami ku" ucap Grace mulai kesal


Austin yang tidak tau apa yang sebenarnya terjadi menggandeng tangan Grace dan membawanya menjauh dari sana. Austin tidak ingin Ratu melihat ini sungguh Austin belum siap melihat Ratu bersedih


Grace yang melihat Austin menggenggam tangannya erat merasa sangat bahagia. Grace pikir kalau Austin kali ini pasti akan memilih dia dari pada Lula


Austin pun  membawa Grace ke rumah sakit dengan mengendarai mobil miliknya. Austin ingin tau apa yang sebenarnya terjadi hingga Grace bisa pergi dari RSJ dan datang padanya


Austin membawa Grace untuk menemui dokter Nina. Sebelum kedatangan Austin dokter Nina juga tengah bingung karena Grace tidak ada di kamarnya dan saat Austin datang bersama Grace dokter Nina pun menarik nafas lega karena ternyata Grace ada bersama Austin.


Singkat cerita dokter Nina melakukan pemeriksaan mendalam pada Grace lalu dokter Nina mengatakan kalau Grace sudah mengingat masa lalu nya tapi ingatannya hanya sampai pada saat ia betengkar dengan seorang wanita dan Grace masih merasa kalau saat ini dia tengah mengandung. Dokter Nina mengatakan kalau kondisi kejiwaan Grace belum sembuh sepenuhnya, jiwanya bisa saja tergoncang lagi jika dia mengalami shock.


Untuk itu dokter Nina menyarankan agar Grace jangan diberi tahukan dulu tentang apa yang terjadi selama dia dirawat di RSJ 6 tahun ini.


Kini Austin dilanda petaka yang sangat besar. Saat Austin ingin menjadikan Ratu satu-satunya wanita di dalam hidupnya kali ini ternyata istri pertamanya malah sembuh dari sakit dan kini dia harus membagi hatinya lagi untuk dua wanita. Walaupun Austin sudah sejak lama tidak memiliki perasaan pada Grace namun rasa bersalahnya membuat Austin tidak bisa melepaskan Grace begitu saja karena itulah Austin merasa bertanggung jawab dengan kondisi kejiwaan Grace.


Jujur Ratu adalah satu-satunya wanita yang ada di hati Austin. Austin ingin setia dan tidak ingin membagi hati itu tapi apa sekarang takdir mempermainkannya lagi. Kenapa kisah cinta perjalanan CEO ini selalu saja sial. Begitu pikir Austin


Austin tidak mungkin membawa Grace ke apartemen karena disana ada Ratu. Karena itulah Austin menempatkan Grace di manshion Horrison dan meminta mommy Alexsandra untuk menjaganya.

__ADS_1


Nyonya Alexsandra pun tidak kalah terkejut ketika melihat Austin membawa Grace ke manshion. Mau tidak mau mommy Alexsandra harus menjaga Grace karena nyonya Alexsandra pun tidak ingin melihat Austin menjadi duda dan kesepian lagi, untuk itu kali ini nyonya Alexsandra pun mau berkorban


__ADS_2