CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
TERTANGKAP


__ADS_3

Malam ini Axel dan Alea sedang duduk bersama di ruangan kantor Axel Coperation. Pertemuan ini tidak lain adalah membahas masalah perjanjian kontrak pernikahan mereka yang akan digelar esok hari


Banyak aturan dalam pasal itu salah satunya adalah Alea dan Axel tidak boleh saling mencampuri urusan masing-masing dan masing-masing pihak juga wajib harus menjaga nama baik keluarga kedua belah pihak


Alea dilarang keras menghalangi Axel untuk mencari Laila, jika suatu saat Laila berhasil ditemukan maka Axel akan menceraikan Alea. Selama pernikahan juga dilarang melakukan hubungan badan dan Alea juga akan tinggal terpisah dengan Axel


Banyak sekali perjanjian yang dibuat oleh Axel dan itu semua wajib ditaati oleh Alea. Perjanjian itu bahkan sudah seperti tumpukan skripsi mahasiswa saking detailnya Axel membuat perjanjian itu agar Alea tau batasannya terhadap Axel


Alea patuh dan tidak perduli dengan isi perjanjian itu karena yang terpenting bagi Alea sekarang adalah menikah dengan Axel.


Hari ini pun tiba, hari pernikahan Axel dan Alea. Awalnya Axel cukup kaget karena acara pernikahan ini digelar di sebuah hotel mewah dan dihadari banyak wartawan. Axel pikir ini hanya akan diselenggarakan secara sederhana dan hanya dihadari oleh keluarga inti saja juga teman-teman Alea. Axel bahkan tidak memberitahu nyonya besar Alexsandra kalau dia akan menikah hari ini tapi pada kenyataannya ternyata nyonya Alexsandra sudah datang diacara tersebut dengan para teman-teman sosialitanya


Yaa memang setelah dari kantor Axel tadi malam Alea bertandang ke kediaman Horrison dan mengatakan bahwa dia adalah calon menantu di keluarga Horrison. Awalnya nyonya besar hanya menganggap ini sebagai omong kosong tapi setelah melihat sebuah undangan yang Alea tunjukan, nyonya Alexsandra mencoba untuk percaya. Resepsi pun akan digelar di hotel mewah dan akan ada banyak wartawan disana ucap Alea pada nyonya besar


Nyonya besar lalu mencari tau siapa Alea dan ternyata Alea dulu adalah seorang model. Ini membuat nyonya besar sedikit lega karena menantunya kali ini walau pun juga bukan dari kalangan konglomerat tapi dia cukup terkenal dan kaya tidak seperti istri Axel yang sebelumnya memalukan keluarga bagi nyonya besar karena berasal dari kalangan bawah


Axel ternyata telah salah menilai Alea, Alea lebih licik dari apa yang Axel pikirkan selama ini bahkan undangan pernikahan pun tersedia disana. Bagaimana mungkin undangan pernikahan dan resepsi di hotel mewah ini bisa disiiapkan Alea dalam waktu satu malam... " Huh kau sepertinya termasuk ke dalam golongan siluman Alea " Axel bermonolog dalam hati


Saat rombongan Axel akan memasuki ruangan yang telah disiapkan oleh pihak hotel untuk Axel dan Alea menggelar acara pernikahan mereka, tiba-tiba radar di dada Axel berdetak dengan keras.


Dari sudut lain tempat Axel berdiri saat ini dia mendengar ada sebuah suara yang sangat ia rindukan. Axel lalu membalik tubuhnya dan mencari dimana gerangan asal dari suara itu. Netra mata Axel menangkap ada seorang wanita yang posisinya sedang membelakangi Axel, wanita itu memakai gaun malam berwarna hitam, dari belakang terlihat tubuhnya sedikit berisi namun seksi dalam ingatan Axel itu bukan bentuk tubuh Laila tapi suara wanita itu adalah suara yang Axel cari selama ini


Axel berjalan perlahan mendekati wanita itu dan memperhatikan dalam diam setiap gerakan yang dibuat oleh wanita yang kini ada dihadapan matanya


" Sayaang... Mama sudah disini Cella dimana ? " ucap wanita itu masih sibuk dengan obrolannya melalui telpon


Yaa wanita itu benar Laila namun Axel tidak menyadarinya... Laila kini 100 kali lebih cantik, seksi, semok dan berbobot... Kalau dulu saat bersama Axel Laila sangat kurus bahkan bu×ah dada dan bokongnya tidak menonjol seperti sekarang


Dulu Laila menikah dengan Axel saat berusia 22 tahun dan sekarang Laila sudah berusia 28 tahun. Kini Laila telah menjelma menjadi wanita dewasa yang tidak polos seperti dulu lagi.


Axel masih berdiri mematung dibelakang wanita yang masih sibuk dengan ponsel yang menempel di pipinya.


Sedetik kemudian


Jeng jeng jeng


Dug dug dug tiba-tiba jantung Axel berdetak dengan kencang, seluruh aliran darahnya naik ke ubun-ubun, tubuhnya kaku, lidahnya kelu dan Axel merasa kini nyawanya telah terbang dari raganya


Wanita yang tadi membelakangi Axel tiba-tiba berbalik dan ceklek pandangan mereka terkunci satu sama lain.

__ADS_1


Laila pun merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan Axel namun ada naluri dari dalam dirinya yang berteriak untuk lari. Saat Axel masih mematung di tempat Laila pelan-pelan melepaskan sepatu high heels yang melakat di kakinya lalu Laila mengangkat bawahan gaunnya tinggi


1 2 3 Laila lari secepat kilat... Dia tidak memperdulikan pandangan sekitar yang Laila tau dia harus lari sejauh mungkin dari sini


Saat sudah berada diseberang jalan Laila menghentikan sebuah taksi dengan memasang tubuhnya


Ciiiiiitttt ( supir taksi itu langsung ngerem mendadak )


" Woyy mbak mau mati yaa " teriak supir taksi marah


Tapi Laila tidak perduli, dia membuka pintu belakang dan masuk dengan nafas yang masih ngos ngosan


" Cepat jalan pak... Jalaan... Dibelekang ada begal "


" Hah begal " supir itu kaget lalu langsung tancap gas


" Huh akhirnya selamat " Laila bergumam pelan


Lain halnya dengan Axel, begitu melihat Laila lari terbirit birit Axel ingin mencegahnya tapi tubuhnya masih tidak dapat bergerak... Lucas menepuk Tuan Axel beberapa kali sampai akhirnya Axel sadar kalau ini nyata dan bukan mimpi, hampir saja tubuh Axel tumbang untung saja Lucas selalu siaga di sisi Axel dan dengan cepat memapah tubuh Axel yang sudah hilang keseimbangan


" Lucas... Benarkah itu ? "


" Benar Tuan itu nyonya Laila "


Pokoknya kali ini dia harus mendapatkan Laila, Laila tidak Axel ijinkan pergi menjauh dari Axel walau hanya dengan jarak sejengkal


Mobil Axel lalu mengikuti taksi yang membawa Laila hingga tepat di jalan yang sedikit sepi 4 buah mobil pengawal Axel mencegat taksi yang dinaiki Laila


" Astagfirullah ternyata benar ada begal " ucap supir taksi yang termakan hasutan Laila


" Buka pintunya " ucap salah satu pengawal pada supir taksi


Supir taksi yang menyangka ini memang pembegalan tidak berani membuka pintu, dia malah mengunci rapat semua pintu taksinya


" Tenang mbak... Mbak jangan panik... Saya akan telpon polisi " ucap supir taksi pada Laila


" Huh " Laila menarik nafas lemah


Rasanya percuma lari dari Axel, dia bahkan kini telah terkepung... Kali ini mau tidak mau Laila akan berhadapan lagi dengan Axel... Laila sudah tidak bisa lari lagi

__ADS_1


Karena supir taksi itu tidak mau membuka pintu mobil dengan sangat terpaksa beberapa pengawal Axel memecahkan kaca mobil lalu memaksa supir itu keluar


" Ampun Tuaan ampun jangan sakiti Saya, Saya ini hanya orang miskin yang mencari nafkah untuk keluarga Saya " ucap supir taksi gugup


Para pengawal Axel tidak peduli dengan ocehan ketakutan dari sang supir taksi. Salah satu dari mereka lalu membuka pintu belakang tempat dimana Laila duduk


Setelah pintu terbuka muncullah Lucas sang Asisten...


" Selamat malam nyonya Laila "


Lucas membungkuk dan memberi salam


" Lu..luu..cas " ucap Laila terbata


Lucas mengeluarkan sapu tangan yang telah ia berikan obat bius lalu tak lama setelah itu perlahan-lahan Laila mulai kehilangan kesadaran dan hoooppp dengan cepat Axel menangkap tubuh Laila yang sudah tak sadarkan diri


Axel menggendong Laila menaiki mobil mewah miliknya dan kini dia memeluk tubuh itu dengan sangat posesif.


" Kau takkan bisa lari lagi sayang karena kali ini aku akan memenjarakan mu " Axel bicara pelan sambil mengecup puncak kepala Laila


" Maaf atas ketidak nyamanan ini pak " ucap Lucas pada supir taksi


Lucas lalu menyerahkan 3 tumpukan uang pecahan 100 ribu pada sang supir taksi


" Ambillah ini untuk mengganti kerugian bapak " lanjut Lucas


Supir taksi itu hanya bengong kerena melihat tumpukan uang yang menyilaukan mata. Lucas dan para pengawalnya pun kembali ketempatnya masing-masing dan pergi dari lokasi kejadian saat ini


" Wahh ini teh beneran uang ? Aduuhh aku kaya mendadak " supir itu girang sendiri


Lucas kini telah berada di depan kemudi bersiap untuk menunggu perintah selanjutnya dari Tuan Axel


" Lucas... Siapkan pesawat kita akan pergi ke negara XxxxX sekarang juga "


" Baik Tuan "


" Kali ini aku benar-benar akan memenjarakan mu sayang agar kau tidak bisa kabur lagi dari ku... Kau tertangkap sekarang " batin Axel


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...


Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻


__ADS_2