CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
PENYESALAN GRACE


__ADS_3

Axel benar-benar membuktikan kata-katanya... Hari ini dia dan Lucas telah pindah ke Amerika...


Axel ternyata memang sudah punya perusahaan sendiri atas nama dirinya tanpa embel-embel nama Horrison


Perusahaan itu masih bergerak dalam skala kecil dan sekarang Axel akan berjuang untuk membuatnya menjadi besar


Axel telah mengerahkan seluruh harta dan uang miliknya yang tersisa saat ini untuk membangun kerajaan bisnisnya sendiri


Axel juga mengerahkan orang-orang ahli untuk mencari keberadaan istrinya di Amerika


Informasi terakhir yang Axel dapatkan adalah nyonya besar telah menjemput Laila di kampung halamanya dan membawa Laila pergi lalu mengasingkannya ke Amerika. Karena itulah Axel memilih Amerika untuk dia menetap dan mendirikan kerajaan bisnisnya


Sementara di perusahaan Horrison, Austin dibuat terkejut saat tiba di kantor Horrison tiba-tiba jabatannya adalah seorang CEO... Kemana kakaknya Axel yang selama ini memegang jabatan itu... Pergi kemana Axel ???


Austin pergi ke Manshion, dia ingin minta penjelasan dari mommy Alexsandra tentang apa yang sebenarnya terjadi


" Mommy, dimana Axel... Kenapa dia tidak ada di kantor ? "


Mommy Alexsandra memegang kepalanya yang terasa berdenyut, nyonya Alexsandra sama sekali tidak menyangka kalau Axel benar-benar keluar dari perusahaan dan memilih wanita yatim miskin itu


" Axel telah pergi "


" Pergi... Pergi kemana maksud mommy ? "


" Sudahlah Austin kau jangan pikirkan hal itu, kau focuslah pada pernikahan mu dan uruslah perusahaan dengan baik... Axel takkan datang lagi membantu mu jadi kali ini kau harus benar-benar serius mengurus perusahaan keluarga Horrison "


Austin menaikan sebelah alisnya heran, kenapa Axel tiba-tiba pergi, kemana dia sebenarnya dan apa yang sudah Austin lewatkan di Manshion ini ?


Nyonya besar pergi ke kamarnya untuk istirahat meninggalkan Austin dengan semua rasa penasaran di hati


" Ini minuman Anda Tuan muda "


" Pak Mun, apa yang terjadi apa kau bisa menjelaskan pada ku ? "


" Maaf Tuan, Saya hanya pelayan disini Saya tidak punya hak untuk bicara "


" Pak Mun kau sudah lama bekerja disini bukan, tentu kau sudah tau perangai ku dengan Axel kan, aku tidak mungkin bisa menjalankan perusahaan sendiri kalau Axel tidak membantu ku... Kau tau persis itu... "


" Maaf Tuan, tapi sepertinya Tuan Axel memang tidak akan kembali "


" Kenapa ?? "

__ADS_1


" Karena Tuan muda Axel akan membangun perusahaannya sendiri di Amerika "


" HAH... ( Austin kaget ) Axel pergi dari perusahaan Horrison dan membangun perusahaannya sendiri ? Mengapa mendadak ? "


" Maaf Tuan Saya sudah terlalu banyak bicara "


Pak Mun pun lalu pamit undur diri dari hadapan Austin


Austin bertambah binggung, kenapa Axel tiba-tiba memutuskan untuk pergi... Apa yang terjadi antara Axel dengan mommy


Tepat saat Austin akan beranjak Grace datang ke Manshion dan bertemu tatap dengan Austin... Austin tidak perduli dengan kehadiran Grace dia tetap melangkah pergi


" Austin " Grace memanggil Austin yang melewatinya begitu saja


Austin menengok ke arah Grace saat mendengar namanya di panggil.


" Apa kau punya waktu ? Kita akan fitting baju pengantin "


" Kau atur sajaa lah, kau tau apa ukuran ku "


" Tapi kita juga harus melakukan pemotretan Austin "


" Kita akan melakukan itu di tempat terpisah "


Apa perasaan seperti ini yang dulu dirasakan oleh Austin saat Grace dengan terang-terangan menginginkan Axel dan mengabaikan perasaan Austin... Apa benar rasa sakitnya seperti ini ??


Grace terduduk lemas dengan air mata yang jatuh dengan sendirinya...


Dulu saat Grece, Axel dan Austin masih sama-sama duduk di bangku SMA, tak pernah sekali pun Austin mengabaikan keberadaan Grace


Kehadiran Grace selalu mendapatkan penolakan dari Axel, dan Austin adalah orang yang selalu memeluk Grace dan berada di sisinya saat dia merasakan sakit... Austin akan selalu memasang badan jika Grace membuat masalah, Austin akan selalu membelanya. Tidak perduli Grace dalam posisi benar atau tidak Austin akan tetap membelanya


Tapi apa sekarang, jangankan mendapat cinta dari Axel... Austin pun sekarang juga mengabaikannya, bahkan anak yang ada di dalam kandungan Grace saat ini pun Austin tidak mau mengakuinya


" Mengapa semua menjadi serumit ini ? hikkss hhhiikkss " Grace meratapi nasibnya sendiri


Akhirnya saat itu pun tiba, hari ini adalah hari pernikahan Grace dan Austin.... Pesta pernikahan itu digelar di sebuah hotel mewah milik keluarga William.


Semua orang menanyakan dimana keberadaan Axel, nyonya Alexsandra hanya menjawab kalau Axel punya urusan bisnis yang sangat mendesak


" Keterlaluan kau Axel, bahkan di hari pernikahan adik mu pun kau tidak juga kembali " nyonya Alexsandra menggerutu pada dirinya sendiri

__ADS_1


Pesta pernikahan Grace dan Austin digelar dengan sangat meriah, banyak kolega bisnis dari keluarga Horrison dan keluarga William berdatangan dari dalam bahkan dari luar negeri...


Pesta ini digelar dengan 2 sesi di mulai dari jam 9 pagi dan di lanjutkan pada pukul 7 malam. Grace yang tengah hamil sebenarnya sangat kelelahan dengan pesta yang tidak usai ini


Ingin rasanya Grace mengatakan pada Austin kalau dia lelah dan ingin beristirahat.. Tapi selama pesta, Austin hanya duduk bersanding dengannya tanpa bicara sedikit pun pada Grace... Austin bersikap ramah pada semua tamu nya tapi tidak pada Grace


" Apakah Austin benar-benar sudah mati rasa padanya... Tidak... Aku akan berusaha merebut hati mu kembali Austin " Grace berteked dari dalam hatinya


Dari kejauhan nyonya Alexsandra melihat Grace memukul-mukul betisnya sendiri... Itu menandakan kalau Grace saat ini sudah sangat kelelahan... Nyonya Alexsandra lalu menghampiri kedua mempelai


" Kalian beristirahat lah... Biar aku dan orang tua Grace yang akan melayani para tamu "


Grace tersenyum senang mendengar kata-kata nyonya Alexsandra. Tapi Austin menanggapi itu dengan muka biasa


Austin dan Grace berjalan perlahan meninggalkan altar pernikahan mereka, menuju sebuah kamar yang sudah dipesan khusus sebagai kamar pengantin mereka berdua


Kamar pengantin itu di dekor dengan sangat indah... Taburan kelopak bunga mawar ada dimana-mana mulai dari lantai tempat Austin dan Grace berpijak sampai kasur tempat mereka tidur semua dihias dengan begitu indah dan memukau


" Aahhh akhirnya bisa istirahat " ucap Grace sambil mendaratkan bokong nya di kursi sofa


Austin tidak perduli dengan keluhan Grace, Austin masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri. Setelah itu Austin mengganti baju lalu menyambar kunci mobil miliknya


" Kau mau kemana Austin ? "


" Pulang "


" Tapi ini malam pernikahan kita "


" Memangnya kenapa ? Bukan kah sejak awal aku sudah bilang kalau pernikahan ini hanya sebuah status. Kenapa sekarang kau protes ? "


Deg


Hati Grace bagai tersambar petir, sakit sangat sakit rasanya saat Austin menolak kehadirannya


Kini Grace hanya bisa menagis pilu di kamar pengantin yang sangat indah. Keindahan ini sangat tidak ada artinya dibandingkan dengan luka yang saat ini Grace rasakan


Austin telah pergi meninggalkan dia tepat di malam pengantin... Apa ini yang namanya air mata pengantin ???


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...

__ADS_1


Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻


__ADS_2