CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
SKENARIO TERBALIK


__ADS_3

Akhirnya Lucas menuruti keinginan Cella dan kembali ke markas rahasia clan mafia perak.


Segera setelah sampai disana Cella masuk tanpa permisi.


"Astagaa Cella... Kebiasaan mu itu selalu saja masuk tanpa permisi" ucap Rendra kaget


"Hehehe maaf yaa om Rendra"


"Gadis cantik, kenapa kau kesini lagi? Ini sudah malam loh.... Bukan kah besok kau sekolah" ucap Veldo sembari sedikit menahan kesal


Bukan tanpa alasan Valdo, Rendra dan Axel kesal dengan kedatangan Cella. Pasalnya mereka bertiga sedang membahas hal yang serius dan sangat rahasia. Kedatangan Cella yang secara mendadak seperti ini membuat konsentrasi mereka bertiga menjadi buyar dan ambyar


"Iissh apa saja pekerjaan Lucas, kenapa dia tidak mengantar Cella pulang" gumam Axel


Lucas sendiri pun tidak ikut masuk, Lucas menunggu di tempat pertama dia menunggu tuan Axel tadi dan hanya Cella yang masuk ke dalam ruangan bawah tanah tersebut


"Paman... Apa kau benar seorang ketua mafia?"


Valdo menyerngitkan sedikit alis nya mendengar pertanyaan dari Cella


"Apa aku tidak terlihat begitu?" jawab Valdo


"Tidak juga, jika kau seorang ketua aku punya sesuatu yang bagus dan menarik untuk mu"


"Cella sayang berhenti lah bermain... Pulang lah nak, oma pasti mencari mu sekarang"


"Aku akan pulang setelah menunjukan ini" ucap Cella sembari menenteng sebuah flashdisk"


Cella pun maju ke depan lalu mengambil laptop milik Rendra. Cella pun mencolok flashdisk yang dia bawa di laptop tersebut


Seketika mata Valdo, Rendra dan Axel pun terbelalak karena flashdisk tersebut berisi data-data rahasia perusahaan Tuan Anderson serta rahasia tentang jaringan clan mafia hitam.


"Tunggu dulu mengapa ini mudah sekali. Apa ini sebuah jebakan ? Tidak mungkin rasa nya seorang ketua clan mafia bisa teledor seperti ini. Kalau itu cuma sebatas data tentang perusahaan masuk akal jika hanya berada di dalam laptop tapi untuk jaringan rahasia apa mungkin?" ucap Valdo


Axel dan Rendra pun juga berpikir hal yang sama. Tidak mungkin jaringam rahasia menaruh semua data mereka hanya di dalam sebuah laptop yang bahkan bisa diakses oleh seorang anak kecil


"Kenapa ribut paman? Ini memang jebakan, karena itu kalian ikuti saja permainan mereka"


"Maksudnya??" ucap Rendra tak paham


"Clan mafia hitam itu sedang memancing kalian untuk muncul ke permukaan. Karena itulah mereka menabur umpan dan berharap salah satu dari kalian memakan umpan tersebut lalu melumpuhkan kalian perlahan-lahan. Karena itu makan lah umpan nya dan ikuti permainan nya setelah itu ubah lah skenario cerita nya"


Pok pok pok


Valdo, Rendra dan Axel bertepuk tangan. Apalagi Axel yang sangat bangga karena Cella ternyata sangat pintar


"Wow amazing" ucap Valdo

__ADS_1


"Jadi maksud mu kita semua harus membuat skenario terbalik" ucap Axel


"Tepat sekali" ucap Valdo


"Aku serah kan ini pada kalian tuan-tuan dan bereskan mereka sampai ke akar agar mereka tidak lagi membuat onar"


"Tanpa kau minta pun kami akan melakukan nya gadis kecil" ucap Valdo


Setelah yakin semua akan baik-baik saja akhirnya Cella pun bisa pulang ke Manshion Horrison dengan hati yang sudah lebih tenang


Di Manshion sendiri Laila palsu alias Keyla tengah kebingungan kerena Axel tidak pulang semalaman dan hari ini pun Axel sama sekali tidak nampak batang hidung nya. Apa benar Axel bekerja begitu pikir Keyla


Keyla ingin pergi ke kantor Axel namun dia tidak tau dimana.


"Aahh istri macam apa aku ini masa kantor suami ku sendiri tidak tau"


Tepat saat itu Cella baru saja sampai di manshion dan melewati Keyla begitu saja.


"Cella kamu dari mana nak?"


"Bukan urusam tante"


"Tante apa... Kamu koq gak ada sopan-sopan nya sama mama"


"Udah lah tante Cella capek... Cella mau istirahat"


"Nona muda" sapa pak Mun


"Baik nona muda"


"Cella.. Mama ini lagi ngomong loh sama kamu"


"Ngomong nya besok ajaa tante. Cella capek mau mandi dulu"


"Astaga anak itu... Eehh tunggu dulu kenapa dia memanggil ku tante? Apa dia tau kalau yang kemaren itu bukan mama kandung nya dan sekarang dia masih menganggap aku adalah si Keyla kembaran ku itu"


Begitu lah isi pikiran Laila palsu, bukan nya sadar kalau dia itu bukan Laila yang asli malah dia berpikir kalau Cella tau sejak lama kalau yang dulu ada dirumah ini adalah Keyla dan dia adalah Laila yang asli mama kandung dari Cella


Laila palsu mencoba menghubungi Axel berulang kali namun panggilan itu sama sekali tidak tersambung. Laila palsu juga mencoba menghubungi Lula namun sama tidak ada tanda-tanda ponsel Lula dalam keadaan aktif


"Iissh mereka semua ini kemana sih sebenarnya?"


Laila palsu pun mengunjungi kamar nyonya Alexsandra. Nyonya Alexsandra yang belum tau betul apa yang terjadi pun membukakan pintu untuk si Laila palsu


"Mom maaf mangganggu, tapi aku sama sekali tidak bisa menghubungi Axel"


"Benarkah..??? Mungkin Axel sedang sibuk"

__ADS_1


"Tapi Axel tidak pulang semalam dan hari ini pun dia sama sekali belum pulang"


Nyonya Alexsandra sebenarnya sudah punya firasat kalau ada yang tidak beres. Hanya saja dia tidak tau itu apa, karena itulah nyonya Alexsandra juga tidak mau bertindak gegabah


Kecurigaan nyonya Alexsandra di mulai saat Axel menitipkan Ello pada nya. Juga bukan pribadi Axel yang bisa berjauhan dengan Laila. Axel dulu bahkan rela menentang dia demi membela Laila, tapi sekarang Axel bahkan tidak ada disamping istri nya ini. Pasti ada yang salah begitu pikir nyonya Alexsandra


"Sudahlah Laila, pergilah ke kamar mu dan tunggu saja Axel disana... Kau jangan buat keributan disini Ello sedang tidur"


Mendengar nama Ello disebut, bibir Laila palsu manyun lima centi meter.


Mata nyonya Alexsandra menangkap ekspresi itu. Sangat aneh, jelas itu bukan lah menantu nya. Menantu nya itu berhati lembut dan sangat sayang pada anak-anak nya lalu kenapa wanita yang ada dihadapan nya ini justru terkesan tidak perduli


"Baiklah mom, aku akan menunggu Axel di kamar ku"


"Heeemmm"


Saat Laila palsu menjauh, nyonya Alexsandra pun menutup pintu kamar nya dan memasang kunci ganda


"Tidak beres... Ini tidak beres"


Nyonya Alexsandra pun menelpon Axel namun tidak diangkat. Akhirnya nyonya Alexsandra memutuskan untuk menelpon Lucas dan beruntung panggilan itu dijawab oleh Lucas


"Yaa nyonya besar"


"Lucas... Dimana Axel?"


"Tuan Axel saat ini sedang melakukan pekerjaan penting nyonya. Mungkin Tuan akan sibuk untuk beberapa hari yang akan datang"


"Benar kah? Lalu bagaimana dengan Laila dan juga anak-anak nya"


"Nyonya berhati-hati lah dan tolong jaga nona muda dan tuan muda"


"Kenapa... Kenapa aku harus menjaga mereka?"


"Yaa karena mereka cucu Anda"


"Astaga bukan itu maksud ku... Aku harus menjaga mereka dari apa?"


"Biarkan Tuan Axel nanti yang akan menjelaskan nyonya. Saat ini tolong Anda lebih waspada dan berhati hati"


"Apa Axel bertengkar dengan Laila"


"Itu tidak mungkin nyonya, karena Tuan Axel sangat mencintai nyonya Laila"


"Lalu kenapa ?? kau jangan buat aku pusing"


"Nyonya Laila saat ini sedang terbaring di rumah sakit dan orang yang berada di Manshion Horrison itu adalah palsu, tetap lah bersikap biasa nyonya sampai TuanĀ  Axel datang"

__ADS_1


Nyonya Alexsandra pun shock mendengar penjelasan dari Lucas dan dia pun langsung mumutuskan panggilan telpon tersebut


"Astagaa Tuhan, masalah apa lagi ini" gumam nyonya Alexsandra sembari memijit pelipis nya


__ADS_2