CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
PERTEMUAN


__ADS_3

Dua tahun setelah kejadian itu, kini Laila sudah hidup lebih baik


Berkat bantuan pak Martin dan istrinya


Laila diberikan pekerjaan, membantu pak Martin di perkebunan sayurnya dan diberikan gubuk kecil di dekat kebun sayur untuk Laila dan keluarganya berteduh


Lula juga bisa melanjutkan sekolahnya lagi dengan dibantu biaya juga dari pak Martin


Sebentar lagi Lula akan tamat sekolah menengah


Laila mulai berpikir, tidak mungkin dia terus menerus bergantung dari kebaikan pak Martin dan istrinya


Bagaimana pun juga, Laila bukan orang yang ingin menjadi beban, apalagi pak Martin terlampau sangat baik


Tidak enak rasanya Laila terus bergantung hidup dari kebaikan orang lain


Akhirnya Laila memutuskan untuk pergi merantau ke ibukota,  bu Lastri pun dengan berat hati mengijinkan kepergian Laila


Karena meskipun tak rela membuat Laila pergi jauh, namun benar yang dikatakan Laila


Bahwa mereka tidak mungkin terus mengharapkan kebaikan dari pak Martin terlebih lagi Lula yang ingin melanjutkan pendidikannya dan itu membutuhkan biaya yang besar


Laila menumpang mobil yang biasa membawa sayur ke ibukota, dengan berbekal uang tabungannya


Ketika sampai di ibukota Laila mulai menyisir daerah pinggiran, terik matahari sama sekali tidak mengurungkan niatnya untuk terus berjuang


Sampai dia menemukan sebuah rumah petakan kecil di daerah pinggiran dan memutuskan untuk menyewa tempat tersebut


" Uuhh Laila, baik lah hari ini kamu istirahat dulu besok hari yang lebih berat akan menyambut mu" ucap Laila pada diri nya sendiri


Keesokan harinya Laila mulai mencari pekerjaan, dia bertanya dari satu tempat ke tempat lain


Hingga akhirnya sebuah rumah makan yang cukup ramai di daerah itu, mau menerima Laila sebagai tenaga cuci piring dan bersih-bersih


" Yaa Laila memangnya apa yang mau kamu harapkan dari pendidikan mu yang hanya tamat sekolah menengah ini " ucap Laila tersenyum getir pada dirinya sendiri


Hari terus berganti, Laila bekerja dengan giat dan rajin...


Untunglah orang-orang yang bekerja dengan Laila semuanya baik

__ADS_1


Tidak seperti yang Laila pikirkan sebelum dia pergi ke ibukota.


Dalam pikirannya, hidup di ibukota itu keras dan semua orang disini sangatlah kejam


Mungkin berkat doa dari ibunya Laila di ibukota dipertemukan dengan orang yang baik


Laila sebenarnya pribadi yang tertutup apalagi ditambah pengalaman buruknya yang pernah dilecehkan membuat ia enggan berdekatan dengan banyak orang


Di tempat ia bekerja saat ini pun yang menjadi teman Laila cuma Saras dan Ilham


" Laa gue balik dulu yaa, loe gak balik laa" ucap Saras


" Iyaa, bentar lagi tanggung mau membereskan meja disana dulu" ucap Laila lagi


" Iiih rajin banget sih loe laa, besok ajaa ngapa " ucap Saras


" Gak papa ras, tanggung dikit lagi "


" Yaa udah ntar loe minta diantar sama Ilham ajaa, ni udah malam, gak baik anak perawan pulang malam sendirian "


"Iyaa laa, entar loe pulang bareng gue ajaa " ucap Ilham ikut bicara


Laila hanya mengangguk dan tersenyum


" Appaaa, ibu pingsan " ucap Ilham saat menerima telpon


Ilham yang mendengar kabar bahwa ibunya pingsan dan dibawa ke rumah sakit, langsung bergegas pergi meninggalkan Laila" loe gak papa kan laa gue tinggal sendiri "


" Udah gak papa, santai ajaa..


Buruan kamu susul ibu kamu " ucap Laila


Ilham lalu pergi meninggalkan Laila


Tak lama pekerjaan Laila beres dan setelah menutup tokonya Laila mulai menyusuri pinggiran jalan dengan sepeda tua yang dibelinya saat sampai di ibukota


Baru beberapa meter Laila mengayuh sepedanya, tiba-tiba terdengar bunyi keras yang memekikan telinga


Bruuuukkk

__ADS_1


Byaaaarrrr


Duuuuuaaarr


" Astagfirullah " ucapa Laila kaget


Karena terkejut mendengar bunyi sesuatu yang meledak Laila terjatuh dari sepedanya dan kakinya pun terluka


Laila menengok ke arah sumber suara itu berada


Alangkah terkejutnya Laila di belakanngnya ternyata ada sebuah mobil yang menabrak pembatas jalan dan mobil itu juga mengeluarkan api


Laila panik, berlari ke arah mobil tersebut dan batapa terkejutnya Laila


Ternyata di kursi pengemudi ada seorang laki-laki yang terhimpit body mobil dan pingsan


" Tolong..... tooloong.... " Laila berteriak sekuat tenaganya namun naas karena tempat itu sepi tidak satu pun yang mendengar teriakannya


Laila meraih batu besar dan mencoba memecahkan kaca mobil tersebut


Praaakkk praaakkk praaakkk


Seluruh tenaga Laila usahakan untuk memecahkan kaca mobil itu sampai tangannya pun berdarah tak Laila pedulikan yang Laila tau, dia harus segera mengeluarkan laki-laki malang ini karena apinya pun sudah mulai membesar


Dan braaak Laila berhasil membuka pintu mobil


Dengan cepat Laila mengeluarkan laki-laki itu dari sana dan menjauh


Tepat saat Laila sudah beberapa langkah menjauh dengan membopong laki-laki itu


Ddduuuuuuaaaarrrr


Mobil itu meledak


Aaa   aaaa  aaaa


Laila dan laki-laki itu terpental akibat ledakan yang kuat


Warga yang mendengar ada suara ledakan, segera menolong Laila dan laki-laki itu

__ADS_1


Warga pun bergegas membawa mereka ke rumah sakit


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2