CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
AKU BERSEDIA


__ADS_3

Marcello Kenrich Horrison adalah nama yang telah Axel sematkan untuk putranya yang berarti dalam budaya orang Inggris artinya anak laki-laki pemimpin yang bijaksana, sedangkan Horrison adalah nama keturunan dari keluarga Axel


Cella tidak mau nama Horrison disematkan di belakang namanya. Bukan apa-apa Cella bilang tidak mau menodai nama yang telah diberikan oleh Laila


Nama Cella saja sudah terdiri dari tiga suku kata Marcella Nur Alhaya kalau ditambah lagi Horrison bakalan jadi jalan tol bebas hambatan itu namanya


Setelah tiga hari mendapatkan perawatam di rumah sakit juga setelah baby Ello mendapatkan imunisasi, kini Laila dan baby Ello sudah di izinkan untuk pulang


Berita kelahiran baby Ello ini pun tersebar dikalangan kolega bisnis Axel sehingga ucapan selamat dan hadiah terus berdatangan untuk baby Ello sampai ruangan di rumah sakit itu pun penuh dengan sesak


Manshion Axel pun telah dihias sedemikian rupa untuk menyambut kedatangan baby Ello. Bahkan oma dan Cella pun memutuskan untuk menginap di manshion Axel karena tidak rela berpisah dengan bayi mungil tersebut


"Selamat yaa laa... Ihh imut banget sih kamu bunda jadi gemezzz"


"Makasih yaa Ratu, kamu juga jaga kesehatan... Ini perut udah gede ajaa... Emang udah berapa bulan?"


"Baru dua bulan laa"


"Whaattt... dua bulan udah sebesar ini, jangan-jangan bayi kembar loh ini"


"Gak ahh... Gak mungkin, kita kan gak ada turunan kembar"


"Kalau kembarnya sepasang cewek sama cowok gak mesti harus punya turunan kembar... Barang kali emang Austin yang top cer"


"Iihh apa'an sih Laa"


"Whahaha gak usah malu-malu Ratu orang kita sama-sama udah bobol ini"


"Dasar teman tak berakhlak"


"Hahaha"


Hari minggu ini oma akan mengadakan pesta besar-besaran untuk menyambut cucu baru nya ini. Prosesi pesta akan diawali dengan acara aqiqahan dan potong rambut selanjut nya akan diadakan pesta terbuka untuk memperkenalkan Laila dan seluruh anggota keluarga besar Horrison


Acara ini sendiri akan diadakan di manshion milik Axel karena manshion ini lebih besar dan lebih megah dari pada manshion yang ditinggali oleh oma Alexsandra dan Cella


Kolega bisnis Axel dari dalam maupun luar negeri pun datang memenuhi undangan Axel. Axel kini telah menjadi raja bisnis nomer satu di dunia bahkan kekayaan milik nya tak akan bisa dihitung dengan isapan jari


Akan banyak para penjilat dan orang yang bermuka dua yang hadir disana karena itulah kewaspadaan seorang pembisnis harus diatas rata-rata orang normal


Lain oma lain Cella, Cella tetap bersikeras tidak mau tampil di depan publik sebagai bagian dari keluarga Horrison karena itu akan membuat citra nya buruk. Sebagai model Cella tidak mau jika suatu saat ada yang memberikan lebel pada Cella bahwa apa yang dia dapatkan bukan karena prestasi melainkan karena dia adalah anak dari seorang keturunan Horrison


Laila pun demikian, dia sebenarnya satu pemikiran dengan Cella namun karena oma memaksa akhirnya Laila pun patuh. Dari pada oma ngambek dan hubungan mereka jadi merenggang lagi yaa lebih baik Laila turuti saja apa mau nya oma


Saat pesta dimulai Cella selalu berada disamping adik nya. Dimata Cella adiknya ini seperti gelas porselen yang rapuh dan mudah pecah. Cella benar-benar ingin membuktikan diri bahwa dia bisa menjadi kakak yang baik untuk adik nya

__ADS_1


Ini membuat Cella bahkan lebih posesif dari pada Laila dan  Axel. Apalagi si Axel kalau sudah bertemu dengan teman bisnis nya dah lah lupa tuh sama anak istri yang diomongin harga saham mulu dah gak ada topik lain


"Yaa ampun Laa, baby Ello lucu banget"


"Maksih Ras, maka nya buruan nikah biar dapat yang kayak gini juga... Btw kamu masih utang cerita loh sama aku"


"Cerita apa?"


"Itu loh... Gimana acara liburan nya dengan babang Lucas?"


"Iidiih apa'an sih malu tau" ucap Saras dengan muka memerah


"Ahh jangan bilang... Emmm"


"Please tolong jangan aktifkan otak mesum mu"


"Jadi apa donk aku penasaran"


Ooeeekk ooeekk ooeekkk


Baby Ello tiba-tiba menangis


"Loh koq baby Ello nangis?"


Laila dan Saras pun naik ke lantai dua namun sebelum nya Laila sudah bicara pada Axel kalau dia ingin istirahat di kamar karena mau menyusui baby Ello


Axel pun tidak mempermasalahkan itu, wajar bagi Axel jika Laila butuh istrirahat. Apalagi Laila belakangan sering begadang karena baby Ello selalu bangun di tengah malam


"Udah ayoo cerita" ucap Laila sembari menyusui baby Ello yang ternyata benar lapar


"Jadi gini Laa"


Flashback on


Saras saat ini benar-benar menikmati hidup dan berusaha untuk melupaka Ciko. Saras mewujudkan impian nya dengan menjemur diri di pantai, berbaring dengan menggunakan pakain hotpants dan topi bundar sembari menatap matahari terbit yang sebantar lagi akan naik ke puncak


Tiba-tiba datang seseorang yang mengahalangi sinar matahari Saras. Awalnya Saras acuh dan tak perduli tapi sedetik kemudian ada goncangan dari tempat Saras berbaring tanda bahwa ada seseorang yang duduk di tempat Saras


Akhirnya mau tidak mau Saras membuka kacamata hitam nya dan membuka mata. Alangkah terkejut nya Saras ternyata yang ada di hadapan nya saat ini adalah Lucas yang menggunakan pakaian pantai yang santai


Lucas terlihat lebih cool dan macho karena berpakaian modis seperti ini tidak seperti biasa dia hanya menggunakan kemeja yang berbalut dengan jas


"Sedang apa kau disini Lucas?"


"Menyusul calon istri ku"

__ADS_1


"Hah calon istri mu... Kalau begitu menjauh lah dari ku nanti calon istri mu salah paham"


"Gak mau.. Orang calon nya ada disini"


Saras bingung dan tak mengerti dengan arah pembicaraan Lucas sampai pada akhirnya Lucas kembali mendaratkan sebuah ciuman


Kali ini ciuman yang diberikan oleh Lucas benar-benar teramat sangat menuntut dan memaksa Saras untuk membalas


Lucas memaksa Saras untuk terhanyut dan terbuai dalam pa**gutan dan lum**atan serta gigitan-gigitan kecil nakal dari Lucas. Jujur Lucas sangat ber**gairah sekarang namun dia tidak ingin menjadi laki-laki brengsek


Lucas ingin membawa Saras ke pelaminan dan melakukan itu secara sah dan suka rela tanpa ada paksaan dari pihak mana pun


Merasakan Saras yang mulai kehabisan nafas barulah Lucas melepaskan apa yang dia pa*gut sejak tadi


"Luucaaaaasss... Apa yang kau lakukan" ucap Saras geram sembari menyeka air liur nya yang belepotan


"Aku melakukan kata hati ku... Saras kau belum menjawab pertanyaan ku waktu itu .. Apa kau mau menjadi kekasih ku... Tidak maksud ku istri ku dan ibu dari anak-anak ku"


"Wahh ngaco banget nih anak"


Saras pun pergi dari sana namun bukan Lucas namanya kalau diam. Lucas terus mengikuti Saras dan berusaha berjalan sejajar sambil mengandeng tangan Saras. Walau terus mendapatkan penolakan tapi Lucas pantang menyerah hingga akhirnya Saras juga lah yang harus mengalah dan mengikuti apa mau nya Lucas


Lucas pun  membawa Saras berlayar menikamati hamparan biru nya laut. Saras sangat bahagia karena ini adalah moment paling langka yang bisa Saras nikmati


Lucas pun mengajak Saras untuk berenang dan melihat indah nya terumbu karang. Luar biasa servis kebahagiaan yang diberikan oleh Lucas hingga dalam sekejab Saras mampu melupakan luka hati nya karena Ciko


Saras pun akhirnya melemah dan bicara baik-baik dengan Lucas


"Apa yang sebenar nya kau ingin kan Lucas... Mengapa kau mau bersusah payah seperti ini"


"Aku ingin kamu... Itu adalah satu-satu nya keinginan ku"


"Apa kau benar suka aku?"


"Tentu saja, setelah semua yang aku lakukan apa menurut mu aku bercanda"


"Tapi Lucas a-kuuu"


Sebelum Saras menyelesaikan kalimat nya Lucas sudah terlebih dahulu membawa Saras ke dalam pelukannya dan mendekap nya erat


"Aku tidak perduli apa yang terjadi dengan masa lalu mu, aku juga bukan laki-laki suci... Jadi maukah kau beri aku kesempatan untuk tetap membuat mu bahagia dan melihat senyum mu setiap hari"


Saras menatap mata Lucas sebetar, tanpa terasa air mata Saras pun mengalir. Hal yang tidak Saras duga pun terjadi, tanpa jijik Lucas mengecup air mata yang keluar dari mata Saras hingga kini air mata itu tersapu bersih oleh Lucas


"Jika kau mau menerima segala kekurangan ku aku bersedia menjadi istri mu Lucas" jawab Saras dengan tanpa keraguan

__ADS_1


__ADS_2