CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
HARI PERNIKAHAN


__ADS_3

Lula selalu saja mengawasi Grace dan bila sedang tidak ada yang menjaga Grace atau ketika para pengawal nya sedang lengah, Lula selalu menyelinap dan membisikan sesuatu di telinga Grace hingga membuat Grace kembali berteriak histeris.


Austin pun betambah binggung dengan apa yang sebenarnya terjadi. Bahkan dokter Nina pun kini memvonis bahwa Grace memang sudah menderita sakit jiwa yang parah. Grace sudah benar-benar gila dan kehilangan akal sehingga peluang Grace untuk bisa kembali sehat dan normal seperti manusia pada umum nya sudah tidak ada


Austin pun sudah pasrah, segala usaha untuk memperjuangkan kesembuhan Grace sudah Austin lakukan semaksimal mungkin, namun Grace seperti tidak mau kembali pada dirinya


Tepat satu hari sebelum pernikahan Austin dan Ratu, Lula kembali datang pada Grace tapi kali ini dia datang dengan sebuah layar proyektor. Layar itu menampilkan rekaman video adegan dimana Grace diikat dan Lula bercinta dengan Austin...


Yaa dulu Lula memang diam-diam merekam kejadian itu melalui kamera ponselnya tanpa diketahui oleh Austin. Lula pun bahkan membisikan pada Grace kalau Austin benar-benar akan membuangnya dan menikah dengan orang lain lagi


Sontak saja hal itu membuat Grace berteriak hebat... Grace bahkan mampu memecahkan dinding kaca dengan kedua tangannya dan menodong pecahan beling pada semua perawat seolah dia ingin membunuh siapa saja yang ada dihadapannya saat ini. Ini adalah hal yang terekstrem yang dilakukan Grace selama kondisi kejiwaanya terganggu, kondisi ini juga membuat dokter Nina terpaksa menyuntikan obat penenang 2 kali lebih banyak dari biasanya agar Grace bisa tertidur lebih lama.


Dokter Nina sengaja tidak memberi tahu Austin kejadian ini karena dokter Nina tidak mau mengganggu persiapan pernikahan Austin dan Ratu terlebih lagi Ratu itu adalah sahabat Nina. Nina tidak mau acara bahagia Ratu menjadi kacau karena hati dan pikiran Austin yang terbagi itulah sebabnya Nina membuat Grace tidur lebih lama agar Austin tidak perlu menghawatirkan kondisi Grace


Dan akhirnya hari ini pun tiba. Saat dimana Ratu benar-benar menjadi seorang Ratu dan Austin yang akan menjadi seorang Raja.


Acara pernikahan digelar secara mewah di kediaman keluarga Horrison dan hanya di hadari oleh keluarga inti dan kerabat dekat dari kedua belah pihak saja


Nyonya Novia dan nyonya Alexsandra pun tidak bisa berhenti untuk bergibah ria karena keinginan mereka untuk menjodohkan Austin dan Ratu terkabul dan mereka menjadi the best sosialita di komununitas mereka.


Axel, Laila dan Cella pun terlihat sangat serasi karena mereka memakai baju yang senada berwarna biru osean. Walau pun sedang hamil Laila justru terlihat sangat cantik karena pada dasar nya Laila memang sangat cantik natural bahkan sebelum dia menjadi kaya seperti sekarang terlebih lagi Axel memperlakukan Laila dengan sangat baik dan membuat Laila selalu bahagia hingga  inner beauty dari Laila semakin terpancar keluar


"Bundaa.... Selamat yaa bun"


"Makasih Cella sayang muuaahhh muuaahhh" Ratu mencium pipi kanan dan kiri Cella


"Bunda jangan lama-lama ngasih adik buat Cella"


Seketika muka Ratu berubah menjadi merah membuat Austin tertawa kecil.


"Waahh ponakan om ternyata senang sekali menggoda tante yaa" ucap Austin menimpali


"Hehhehe gak koq om.. Tapi Cella serius jangan lama-lama kasih adik buat Cella


"Cella kan bentar lagi juga punya adik, kan mama Laila lagi hamil Cel"


"Kan seru bun kalau Cella punya banyak adik hehehe"


Setelah acara pernikahan selesai, Austin dan Ratu juga para rombongannya langsung berangkat ke hotel. Resepsi pernikahan Austin dan Ratu diselenggarakan hari ini juga di sebuah hotel mewah milik keluarga Artawijaya.

__ADS_1


Semua kolega bisnis dari kedua belah pihak pun hadir dan jangan lupakan penjagaan ketat dari Rendra. Rendra tidak mau pesta pernikahan adiknya kacau hingga dia benar-benar menurunkan semua pengawal terbaiknya dengan tinggat keamanan level tinggi bahkan Lula dengan bantuan geng mafia pun tidak bisa menyelinap masuk


"Ciihh kurang ajar kau Austin. Lihat saja walau pun aku tidak bisa mengacaukan acara pernikahan mu tapi aku akan tetap mengacaukan hidup mu... Kita lihat saja nanti" Lula bergumam kesal di sebuah kamar yang ia sewa di hotel tersebut


Pesta pernikahan itu digelar pada pukul 7 malam sedangkan sekarang baru menunjukan pukul 3 sore. Karena itulah Axel memutuskan untuk beristirahat sebentar di manshion agar istrinya Laila punya waktu untuk merebahkan diri dan menghilangkan lelah


"Sayang, kalau kau lelah istirahat lah... Aku sudah menyiapakan kamar untuk mu" ucap Axel pada Laila


"Tidak apa Axel aku ingin melihat Ratu bersanding... Aku belum lelah"


"Pesta pernikahan itu digelar pukul 7 malam sayang kita akan berangkat pukul 6 saja... Sekarang kau pergilah ke kamar... Aku tidak mau kau dan anak kita lelah"


"Hhhmm baiklah aku akan naik ke kamar" ucap Laila patuh


Laila pun merebahkan diri di atas tempat tidur dan benar saja tiba-tiba rasa kantuk melanda Laila hingga ia tertidur bahkan tanpa melepas gaun yang melekat di tubuhnya


Tak lama setelah itu Axel datang dan ia melihat Laila nya sudah tertidur sangat pulas membuat Axel mengembangkan sebuah senyum


Axel pun berjalan pelan mendekati Laila, membenarkan posisi tidur sang istri dan menarik selimut untuk Laila setelah itu Axel mengecup puncak kepala sang istri dan keluar lagi dari kamar. Axel menemui Lucas di ruang kerja miliknya dan mengerjakan sedikit pekerjaan yang mendesak


Ratu dan Austin pun kini sudah berada di salah satu kamar hotel.


"Iyaa seperti nya aku akan berendam sebentar karena tubuh ku terasa sangat lengket"


"Yaa mandi lah aku akan keluar sebentar"


"Kau mau kemana?"


"Aku mau menemuai asisten ku seharusnya dia sudah sampai kesini"


"Memangnya dia kemana?"


"Aku menugaskannya pergi ke Jepang beberapa waktu yang lalu dan kemaren aku menyuruhnya untuk pulang"


"Wahhh apa dia asisten handal seperti yang di punya Axel"


"Hahaha kurang lebih seperti itu"


"Okee baik lah... Kau bisa meninggalkan aku"

__ADS_1


"Hheehhe kenapa sepertinya kau tidak rela aku pergi?"


"Hey apa maksudnya aku tidak rela?" jawab Ratu sedikit binggung


Austin tidak menjawab dia melangkah pelan mendekati Ratu dengan sebuah senyum nakal terbit di bibir Austin


Tiba-tiba jantung Ratu berdegup sangat kencang dug dug dug dug sampai Ratu seperti kesulitan untuk bernafas. Langkah Austin kini hampir sampai dan Ratu pun refleks mundur kebelakang sampai langkah Ratu terhalang sebuah tembok dan Ratu pun sudah tidak dapat melangkah mundur


Sedetik, dua detik, tiga detik tatapan Ratu dan Austin bertemu dan saling menguci. Ratu luar biasa dibuat tak berdaya dan dia pun menjadi salah tingkah tidak tau harus berbuat apa


Awalnya Austin hanya berniat untuk menggoda Ratu tapi karena melihat wajah Ratu yang teramat cantik iman Austin pun runtuh dan setan-setan mulai berbisik di telinganya


"Memang apa salahnya toh Ratu juga sudah sah menjadi istrinya"


Begitulah kira-kira bisikan goib yang Austin dapatkan. Austin pun langsung melakukan serangan fajar dan mencium lembut bibir Ratu


Ratu yang tidak siap pun awalnya hanya diam tapi lama-lama Ratu pun terbuai dan memejamkan mata menikmati bahkan membalas cumbu×aan mesra dari Austin. Ahh sungguh indah dan mesra mungkin inilah definisi pacaran setelah menikah begitu menggairahkan tanpa takut dengan dosa pikir Ratu


Sadar bahwa masih ada resepsi pernikahan yang mununggu. Austin memilih untuk menyudahi aktifitasnya sebelum dia benar-benar kalap mata. Austin melepaskan pag×utan bibir nya dan menghapus sisa air liur yang menempel di dagu Ratu.


"Kita lanjutkan nanti malam, sekarang kau mandilah" ucap Austin dengan nada yang sangat lembut


Begitu lembut terdengar di telinga Ratu hingga Ratu merasa dia adalah wanita yang sangat beruntung karena mendapat laki-laki baik seperti Austin. Ratu pun menjadi heran mengapa istri pertama Austin tidak bisa melihat itu


Setelah mengecup sekali lagi bibir Ratu secara singgat Austin kembali menunjukan senyum yang sangat manis membuat jantung Ratu ingin terjatuh ke lantai saat itu juga setelah itu Austin benar-benar menghilang dari balik pintu


"Tuan" ucap Bayu


Ternyata Bayu ada di depan kamar Austin dan baru saja Bayu ingin mengetuk pintu ternyata Austin malah keluar terlebih dahulu


Dari dalam kamar samar-samar Ratu mendengar suara Bayu


"Ehh itu seperti suaaraaa.... Ahh sudah lah mungkin itu hanya halusinasi ku saja"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...


Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻

__ADS_1


__ADS_2