
Axel kini telah menginjakkan kakinya di negara kelahiran sang mommy. Kini dia bergegas untuk segera menuju ke Manshion keluarga Horrison.
Disepanjang perjalanan Axel tidak mengucapkan satu kata pun, muka dinginnya kembali di aktifkan, wajah tegasnya begitu sangat menakutkan sehingga Lucas pun tak berani bicara banyak pada sang Tuan.
Jika Axel sudah dalam mode seperti ini Lucas hanya akan menjawab apabila Axel bertanya. Dan jawaban Lucas harus lah jawaban yang singkat padat dan jelas, jika tidak seperti itu maka mood seorang Axel akan bertambah lebih buruk
Saat Axel telah sampai di Manshion, Axel dibuat melongo dan tidak bisa berkata-kata. Axel dan Lucas pun saling pandang dan bertanya di dalam hati masing-masing apakah ini ilusi optik yang diciptakan oleh nyonya besar Alexsandra.
Nyonya besar Alexsandra menyulap ruang tengah menjadi sebuah catwalk yang disana digelar dengan karpet merah bak dalam sebuah peragaan busana para bintang ternama. Nyonya besar Alexsandra pun memakai busana bikini dan berpose seolah dia berada di tengah pantai
Para pelayan pun diperintahkan oleh nyonya besar Alexsandra sebagai penonton dan duduk rapi bersusun juga harus wajib bersorak jika sang nyonya besar sedang melakukan pose
Sumber : by goggle
Begitu lah kira-kira ilustrasi nyonya besar Alexsandra memakai bikini ✌😋
Ooh sungguh pemandangan ini sangat mencederai pemandangan Axel dan Lucas, pemandangan ini bagai sebuah ancaman virus yang merusak kornea mata milik Axel dan Lucas. Lucas jangan ditanya saat ini dia sangat ingin tertawa terbahak bahak, jika saja dia tidak sedang berhadapan dengan keluarga Horrison tentu Lucas akan langsung tertawa terpingkal pingkal
" Mommy, apa-apa'an ini ? "
" Axel kebetulan sekali kau datang, lihatlah apa mommy cantik dan seksiiihhh " ucap nyonya besar dengan suara yang sedikit mendesis
" Iiihh mommy memalukan "
" Memalukan bagaimana sih, Cella bilang mommy ini sangat cantik dan cocok sekali bila menjadi seorang model "
" What the hell " gumam Axel sambil memijit pelipisnya yang berdenyut
Bagaimana tidak pusing, baru saja Axel datang dengan semua rasa cemasnya terhadap Cella tapi ketika telah sampai di Manshion dia malah disuguhkan dengan pemandangan menjijikan ini
Axel lalu menatap Cella dalam, Cella yang ditatap pun hanya nyengir dan mengangkat jari telunjuk dan tengahnya ✌ ke atas. Axel pun lalu mengangkat satu sudut bibirnya sambil menggeleng-gelangkan kepala. Ini pasti ulah Cella gumam Axel bicara pada dirinya sendiri.
" Axel anak mu ini memang hebat, dia sangat tau kalau mommy ini masih sangat muda dan sangat cantik... Seprtinya mommy masih bisa bersaing dengan para model papan atas. Bukan begitu kan Cella ?? "
" NO " Axel dan Lucas menjawab secara bersamaan
" Iissh kalian ini benar-benar buta. Apa kalian tidak bisa membedakan mana permata dan mana batu bara ? " kawab nyonya Alexsandra sedikit kesal
__ADS_1
Sedangkan Cella kini tertawa cekikikan. Axel pun kini menatap Cella dalam, racun apa yang sudah diberikan oleh anaknya ini sehingga sang mommy bisa berubah menjadi siluman nyentrik seperti ini.
" Wah nona kecil, sepertinya kau ini sangat berbahaya... Sepertinya Tuan Axel pun akan kalah dengan mu nona, mulai sekarang aku harus mendekati mu hehehe " batin Lucas
" Cella, ayo ikut papa pulang "
" Enak sajaa... Tidak bisa... Kau itu sudah tenang bersama istri mu itu kan, jadi Cella biarkan tinggal dengan ku "
" Hah istri " Axel melongo
" Apa maksud mommy istri, apa mommy sudah merestui pernikahan ku dengan Laila ? "
" Hhhhmmmm " nyonya Alexsandra bergumam
" Apa maksudnya hhhhmmm itu ? "
" Isshh kau ini... Yaa mommy merestui wanita itu sebagai istri mu... Kau puas sekarang ? "
" Benarkah " jawab Axel antusias
" Apa sekarang kau tuli Axel ? "
" Ya "
" Yee yee yee... Mommy yang terbaik "
Axel lalu mendekati mommy Alexsandra dan memeluknya erat, Axel mengangkat tubuh sang mommy dan memutarnya seolah sedang berdansa
" Kalau begitu, mommy lakukan lah lagi acara fashion show ini... Apa yang mommy butuhkan... Cepat katakan aku akan memberikannya untuk mommy... Apa mommy butuh karpet baru yang lebih tebal dan lembut, eemm atau atau mommy perlu juru kamera ternama, atau bikini yang lebih seksi... Aku akan memberikan semuanya untuk mommy "
Cup cup cup Axel mengecup pipi mommy Alexsandra bertubi tubi sebagai tanda kalau hatinya sangat senang saat ini
" Aku tidak butuh itu semua "
" Jadi mommy mau apa ? "
" Aku mau kau mengijinkan Cella untuk tinggal bersama ku "
" Tapi bagaimana jika aku dan Laila merindukan Cella "
__ADS_1
Buuukkk
Mommy Alexsandra memukul lengan Axel pelan
" Mommy ini hanya meminta anak mu untuk tinggal bersama ku, bukan melarang mu untuk menemuinya "
" Jadi aku dan Laila boleh kapan saja datang kesini ? "
" Yaaa "
" Apa mommy akan memperlakukan Laila dengan baik ? "
" Yaa... Mommy akan memperlakukan istri mu dengan baik. Mulai hari ini mommy mengakui kalau Laila merupakan bagian dari keluarga Horrison karena dia adalah menantu Horrison istri dari Axel Harold Horrison "
Axel senang bukan kepalang, sebuah pengakuan yang sudah sangat lama Axel nantikan dari mulut sang mommy
" Kenapa mommy tiba-tiba menerima Laila sebagai menantu di keluarga ini ? "
" Yaa anggap saja ini sebagai hadiah karena dia telah melahirkan cucu yang sangat manis dan pintar seperti Cella "
Axel lalu mengedipkan sebelah matanya pada Cella. Cella menatap Axel dalam seolah bicara lewat tatapan mata " kau berhutang banyak pada ku papa "
" Momny boleh kah aku bicara sebentar dengan anak ku "
" Yaaa baiklah tapi jangan lama-lama... Kau ini mengganggu acara fashion show ku saja "
Axel lalu mengahampiri Cella, lalu Axel berjongkok mensejajarkan tinggi tubuhnya dengan Cella. Sesaat tatapan Axel dan Cella saling mengunci seolah saling menilai satu sama lain. Ini adalah moment pertama bagi Axel berhadapan langsung dengan sang anak. Tidak tau kapan dia membuat Cella tiba-tiba Cella sudah ada dihadapannya dengan usia 5 tahun.
Ada rasa sakit di hati Axel ketika berhadapan dengan Cella. Axel menyalahkan dirinya sendiri, seandainya dulu dia bisa datang lebih cepat, seandainya Axel bisa menemukan Laila waktu itu pasti Laila dan Cella tidak akan mengalami hal yang sulit
Axel mengingat kembali laporan tentang Laila yang diberikan oleh Lucas. Saat membaca itu hati Axel hancur lebur, saat kandungan Laila berusia 7 bulan Laila mengalami pendarahan hebat karena terlalu lelah. Laila harus melanjutkan sekolah dan bekerja di toko kue yang dia sewa di tengah kondisi perut yang hamil besar.
Akhirnya hal naas itu pun terjadi, Laila mengalami pendarahan yang sangat hebat dan Cella terpaksa dilahirkan secara prematur. Cella kecil pun terpaksa di rawat serius di dalam inkubator bayi dengan semua alat-alat medis yang terpasang mulai dari kepala, hidung, dada tangan dan kakinya agar Cella kecil mampu bertahan hidup
Axel tidak bisa membayangkan bagaimana keadaan Laila menghadapi itu semua, pasti Lailanya sangat terluka. Axel memegang pundak Cella dan berkata " Terimaksih karena telah bertahan dan hidup dengan baik, terimaksih karena kau telah menjaga mama selama ini " ucap Axel dengan nada suara yang bergetar
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...
__ADS_1
Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻