CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
KEMBALINYA SANG PEWARIS


__ADS_3

Tok tok tok


" Siapa yang bertamu pagi-pagi seperti ini " ucap Laila


" Itu adalah teman ku Lucas " jawab Axel sambil tersenyum


Laila kemudian membuka pintu


Laila memperhatikan penampilan Lucas dari atas sampai bawah... Terlihat jika Lucas bukanlah orang biasa karena dia mengenakan pakaian yang bagus dan Laila yakin pasti itu harganya sangat mahal


Laila mempersilahkan Lucas untuk masuk dan mengajaknya sarapan bersama...


Sebelum Lucas menjawab ajakan sarapan dari Laila terlebih dahulu Lucas melihat ke arah Axel untuk meminta ijin lalu Axel mengedipkan matanya tanda bahwa tak masalah jika Lucas ikut makan bersama


Laila kemudian menghidangkan makanan yang sama seperti apa yang dia dan Axel makan... Awalnya Lucas heran sejak kapan Tuannya ini sarapan dengan nasi... Biasanya juga cuma dengan sepotong roti dan segelas susu... Tapi saat melihat Tuannya makan dengan Lahap Lucas pun juga tak ragu untuk memakan itu...


" Emm lumayan juga masakannya " pikir Lucas


Lucas memperhatikan Tuannya yang makan dengan ceria sambil bersenda gurau dengan wanita yang baru dia tau tadi malam kalau ini adalah istri dari Tuannya


Yaa... Tadi malam Axel memang menelpon Lucas... Axel menceritakan apa yang terjadi pada dirinya selama ini dan Lucas pun juga sama menceritakan apa yang terjadi dengan perusahaan saat kehilangan sosok Axel


Karena itulah Axel memutuskan untuk kembali memimpin perusahaan dengan membawa misi apabila Axel berhasil memulihkan kondisi perusahaan menjadi lebih baik maka ibunya harus merestui hubungannya dengan Laila


Untuk sementara Axel akan merahasiakan keberadaan Laila dari keluarganya, tidak lain semata-mata hanya untuk melindungi Laila


Axel sangat paham bagaimana perangai ibunya yang sangat mementingkan bebet, bibit dan bobot, sedangkan Laila jauh dari 3 kosa kata itu semua... Bagi nyonya besar status sosial adalah segalanya


Setelah Axel berhasil membawa perusahaan Keluarga Horrison menjadi lebih baik, saat itulah dia akan membawa Laila ke manshion dan ibunya harus menerima keputusam Axel


Lucas melihat Tuannya tak lagi berwajah dingin... Wajah tegas dan angkuh dari Tuannya menghilang saat Tuan Muda kesayangannya ini bersama dengan istrinya


" Hebat juga wanita ini bisa melelehkan batu karang " pikir Lucas


Dan karena pikiran ini membuat Lucas menahan senyum karena dia juga melihat Tuannya berubah menjadi kucing imut dihadapan istrinya

__ADS_1


Selesai sarapan Laila membereskan meja makan dan mencuci piring... Laila memperhatikan suaminya yang sedang bicara serius dengan Lucas


" Sebenarnya apa yang mereka bicarakan, mengapa serius sekali gumam Laila "


" Saaayyyaaang " Axel memanggil Laila


" Iya sebentar " Jawab Laila


Laila kemudian menghentikan aktifitas mencuci piringnya dan dia pun berjalan mendekati Axel


" Sayang... Aku harus pergi ke luar kota dengan Lucas... Kau ingatkan apa yang aku katakan tadi ? "


" Iyaaa... "


" Iyaa apa ? "


" Iya aku ingat "


" Ingat apa ? "


" Hehehe " Axel tertawa cekikikan


" Ingat sayang aku katakan sekali lagi, selama aku tidak ada dirumah kau dilarang melirik laki-laki lain... Kau jika keluar rumah harus memberi ku kabar dan yang paling penting adalah apa pun yang tejadi dan apa pun yang kau dengar tetap percaya lah pada ku "


" Iya aku mengerti "


" Setelah urusan ku selesai... Aku akan pulang dan menjemput mu "


Cup


Axel mendaratakan kecupan di bibir Laila


" Mas... Malu ada teman kamu "


" Hehehe dia tidak melihat kita sayang "

__ADS_1


" Isshh apa-apa'an itu " ucap Laila geram


Tapi di mata Axel saat ini Laila sedang dalam mode imut... Seandainya tidak ada hal penting dan mendesak Axel akan dengan senang hati mengusir Lucas dan pergi ke atas ranjang bersama Laila


Namun sayang, Axel saat ini hanya bisa membayangkan hal itu saja... Karena mulai sekarang dia harus menjaga jarak dengan istrinya


" Ayo kita berangkat Lucas "


Lucas mengangguk dan keluar terlebih dahulu... Lucas paham sepertinya Tuannya perlu waktu untuk melepas rindu karena mungkin dalam beberapa bulan ke depan akan sulit untuk Tuannya bertemu dengan sang istri


" Sayang aku pergi dulu, kau jaga diri baik-baik dan ingat jangan nakal "


Cup


Axel mencium kening Laila dengan lembut dan Laila pun hanya bisa tersenyum untuk melepaskan kepergian suaminya yang entah untuk apa Laila tidak tau


Laila tidak tau siapa Dion suaminya... Laila rasa ini bukan waktu yang tepat untuk bertanya... 100 ribu pertanyaan di hati Laila tentang siapa, apa yang dilakukan, dan mengapa dia harus berpisah dengan suaminya hanya bisa Laila pendam dalam hati


Laila 100% percaya kalau Dion suaminya tulus mencintai dan tulus menyanyangi Laila apa adanya... Laila percaya dengan semua ucapan yang dikatakan suaminya karena saat menatap mata Dion Laila tak sedikit pun menemukan kebohongan disana... Hingga Laila meutuskan untuk percaya tanpa bertanya ada apa...


Perlahan-lahan mobil yang ditumpangi oleh Dion menghilang meninggalkan Laila yang masih termenung di depan pintu


" Tuan... Ini pakaian Anda sudah Saya siapkan.. " ucap Lucas


" Nanti saja di kantor... Sekarang mana laporan perusahan beberapa bulan terakhir ? "


Lucas kemudian menyodorkan sebuah Tablet kepada Axel dan Axel mulai dengan serius membaca setiap kata dan angka yang tertera dalam laporan tersebut


Hingga mobil yang ditumpangi oleh Axel telah sampai di perusahaan induk Horrison Axel masih sibuk dengan Tabletnya


Axel melangkahkan kakinya masuk ke perusahaan di ikuti oleh Lucas dari belakang...


Awalnya para pegawai di kantor Horrison tidak menyadari keberadaan sang pewaris tahta Horrison karena Axel masih mengenakan pakaian yang sederhana... Namun setelah melihat Lucas berjalan di belakangnya para pegawai pun menyadari bahwa itu adalah Tuan Muda Axel sang jenius pewaris tahta Horrison lalu mereka pun mulai menunduk dan membungkuk


Dalam hati mereka senang karena sang ahli waris yang jenius telah kembali... Itu artinya perusahaan Horrison bisa terselamatkan dari kebangkrutan

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2