CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
PENOLAKAN AUSTIN


__ADS_3

" Grace cepat kau katakan siapa ayah dari anak itu "


" Ayah dari anak ini adalah Austin dad "


" Apaaa... Kau benar-banar sudah gila Grace... Kau merengek ingin dijodohkan dengan Axel tapi kau hamil anak Austin adik dari Axel... Kau benar-benar memalukan Grace... Mau ditaruh dimana muka daddy heh "


" Ampun dad... ampun... " ucap Grace sambil bersimpuh di kedua kaki Tuan Durrel


" Aaahhhh " Tuan Durrel berteriak frustasi dan pergi meninggalkan Grace diikuti oleh langkah kaki nyonya Samantha mommy  Grace


" Hiikkkss hiikkks " Grace manangis sejadi jadinya


" Aku harus bertemu dengan Austin "


Grace lalu melajukan mobilnya menuju ke apartemen Austin... Sampai disana Grace langsung menuju ke unit 109 tempat dimana Austin berada


Grace menekan password apartemen Austin namun selalu salah...


" Apa Austin mengganti passwordnya ? " batin Grace


Yaa Grace memang sudah terbiasa keluar masuk dari apartemen Austin, semata-mata untuk bercinta dan mencari kesenangan


Karena password yang dimasukan Grace selalu salah, akhirnya mau tidak mau Grace terpaksa membunyikan bel...


Namun setelah beberapa kali menekan tak kunjung ada yang membukakan pintu. Akhirnya Grace mengedor-gedor pintu apartemen Austin dan berteriak


" Austin... Buka pintunya Austin "


" Isshh siapa sih berisik sekali " ucap Lula yang terbangun dari tidurnya karena mendengar suara berisik dari luar


Lula lalu memakai kemeja Austin tanpa mengenakan dalam apapun...


" Kreeett " Lula membuka pintu


Alangkah terkejutnya Grace ternyata yang membuka pintu bukan Austin melainkan seorang wanita muda, dangan penampilan yang berantakan dan memakai kemeja yang tentu itu dikenali oleh Grace... Itu adalah kemeja milik Austin


" Anda cari siapa nona ? " ucap Lula


Namun Grace sama sekali tidak perduli, Grace langsung masuk dan berteriak memanggil nama Austin sampai yang dicari pun menampakan batang hidungnya


" Ada apa kau kesini Grace ? "


" Austin... Siapa perempuan ini " ucap Grace sambil menunjuk ke arah Lula


" Dia calon istri ku "

__ADS_1


" Apaa... Kau bercanda kan Austin "


" Aku tidak bercanda "


" Austin aku tau kau mencintai ku... Kau bersamanya hanya untuk pelarian kan ? "


" Tidak... Aku bersungguh-sungguh mencintainya "


Mendengar ucapan Austin Lula menaikan  sudut bibirnya " heh sepertinya Austin sudah masuk dalam perangkap ku " batin Lula


" Tapi... Aku mengandung anak mu Austin "


" Apaa... Hahahahha " Austin tertawa mendengar ucapan Grace


" Austiinnn... Maaf membuat mu menunggu selama ini... Sekarang ayo kita menikah "


" Apaa... Kau bilang apa..? Menikah !!! Apa kau sedang berhalusinansi Grace ? "


" Austin, anak yang aku kandung ini adalah anak mu... Oke baiklah tak apa jika kau marah pada ku, tapi setidaknya pikirkan lah anak ini "


" Hahaha kau bilang itu adalah anak ku ? Tapi tadi kau bilang itu adalah anak Axel "


" Tidak Austin, ini adalah anak mu "


" Grace aku tidak percaya lagi dengan apa yang kau katakan, baru saja beberapa jam yang lalu kau mengatakan itu adalah anak Axel dan setelah Axel kembali menolak mu untuk yang kesekian ribu kali, kau bilang itu adalah anak ku... Hahahaha kau sungguh lucu Grace ada berapa banyak laki-laki yang bercinta dengan mu... Temui lah mereka semua siapa tau ada yang mau mengakui anak itu "


Bagaimana mungkin laki-laki yang dulu tergila-gila dan bahkan memujanya kita tak lagi menginginkannya


Mengapa secepat itu hati orang berubah ( batin Grace )


" Kau menganggap aku murahan Austin ? "


" Tidak "


" Lalu apa artinya aku untuk mu ? "


" Tidak ada, aku tidak perduli pada mu "


" Tapi kau mencintai ku Austin "


" Yaa... Itu dulu... Sebelum aku sadar bahwa kau hanya menjadi kan ku sebagai pelepas  kesepian "


" Apa yang harus aku lakukan Austin ? kau bahkan tidak ingat bahwa kau mencintai ku ? "


" Pergilah Grace sebelum aku berbuat kasar pada mu "

__ADS_1


Terlihat Austin saat ini menyimpan amarah yang begitu besar... Grace melihat itu, namun Grace tidak perduli... Yang Grace inginkan saat ini adalah pengakuan dari Austin


" Ingat Grace sebelum kau bisa membuktikan,  anak itu adalah anak ku..


Maka aku tidak akan pernah mau mengakuinya "


" Kau jahaat Austin... Kau jahat " Teriak Grace marah "


Austin tidak mau lagi perduli dengan Grace itu sudah menjadi keputusan Austin saat Austin yang begitu tulus mencintai Grace, Grace malah mati- matian ingin bersama dengan Axel


Saat Grace mengatakan bahwa ingin menjelaskan semuanya pada Axel dengan melimpahkam seluruh kesalahan padanya... Austin sudah mengubur jauh perasaan untuk Grace


Austin menyerat Grace keluar dari apartemennya dan " braakkk " Austin menutup pintu dengan kasar  sampai membuat jantung Lula ingin pergi


" Austiin.... Austin... Austin..." Grace berteriak sambil menggedor-gedor pintu aparteman Austin


Namun sang empunya sama sekali tidak terganggu dengan keonaran yang dibuat oleh Grace...


Ke esokan paginya di Manshion keluarga Horrison, Axel, Lula dan nyonya besar sudah duduk di meja makan...


Hening... Tak ada satu pun diantara mereka yang membuka suara... Hanya alunan garpu dan sendok yang saling beradu


" Sayang... Aku pergi bekerja dulu... Kau baik-baik lah di rumah "


Laila tersenyum dan mengangguk patuh. Sesekali Laila melirik ke arah nyonya besar namun nyonya besar seolah tidak perduli dengan kehadiran Laila... Nyonya besar sama sekali tidak terganggu akan kedatangannya ( pikir Laila )


Axel mengecup puncak kepala Laila dan mencium punggung tangan mommy Alexsandra... Setelah itu Axel menghilang seiring dengan menjauhinya mobil yang di tumpangi oleh Axel


Setelah kepergian Axel, Laila memberanikan diri untuk menyapa ibu Axel terlebih dahulu


" Selamat pagi nyonya " ucap Laila sambil menunjukan senyum termanisnya


Namun nyonya Alexsandra sama sekali tidak mananggapi ucapan Laila... Nyonya besar berlalu pergi meninggalkan Laila sendiri


Laila merasa dirinya ini seperti udara, ada namun tidak terlihat


" Hummmfff " Laila menarik nafasnya dalam


Sepertinya akan sulit untuk Laila bisa dekat dengan mommy nya Axel... Tapi Laila bertekad untuk berjuang agar mommy Axel mau menerimanya


" Ayo Laila semangat... " ucap Laila pada dirinya sendiri


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...

__ADS_1


Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻


__ADS_2