
Axel saat ini sedang tidur dengan nyenyak sambil memeluk sang istri tercinta. Hal yang hampir tidak pernah Axel rasakan lagi selama hampir 6 tahun belakangan ini adalah bisa tidur dengan kualitas tidur yang sangat baik dan nyaman
Drrrtttt drrttt drrrttt
Ponsel Axel berdering berulang kali, awalnya Axel mengabaikan itu. Dia tau pasti kalau itu pasti panggilan dari Lucas. Saat Axel membawa Laila ke negara XxxxX Lucas kembali terbang ke Indonesia untuk mengurus perusahaan. Axel mempercayakan perusahaannya di urus oleh Lucas selama dia tidak ada disana, jadi Axel sangat yakin jika itu panggilan telpon dari Lucas pasti itu karena masalah pekerjaan
Axel terus mengabaikan panggilan itu tapi tetap saja ponsel Axel kembali berdering. Akhirnya mau tidak mau Axel bangkit dari tidurnya... Perlahan-lahan dia menggeser tubuh Laila yang juga memeluknya dengan erat, Axel tak ingin mengganggu tidur sang istri
" Maaf mengganggu waktu istirahat Anda Tuan " ucap Lucas saat Axel mengangkat telponnya
" Aku tidak akan mengampuni mu Lucas jika kau menelpon ku untuk hal yang tidak penting "
" Maaf Tuan, tapi Saya membawa kabar yang genting "
" Apa... Cepat katakan "
" Nyonya besar Alexsandra membawa nona Cella secara paksa dari kediaman Artawijaya "
" Apaaa.... Kalau begitu kau aturkan penerbangan untuk ku... Aku akan pulang saat ini juga "
" Baik Tuan "
Axel bergegas menyiapkan diri untuk kembali ke Indonesia. Dia sengaja tidak membangun kan Laila... Kali ini Axel betekad harus bisa melindungi Laila dan putrinya dari gangguan sang mommy.
Untuk sementara biarlah dulu Laila berada di villa ini. Ini Axel lakukan semata-mata hanya untuk melindungi sang istri. Selama Axel pergi Laila dilarang untuk keluar dari villa sekalipun hanya untuk jalan-jalan di pantai. Axel menambah armada pengawalan untuk Laila seolah benar Laila adalah seorang tawanan yang melakukan kejahatan yang sangat besar.
Cup
Axel mengucup singkat puncak kepala sang istri
__ADS_1
" Tunggulah aku sayang, aku pasti akan melindungi mu " gumam Axel pelan
Setelah mengatakan itu Axel keluar dan menaiki pesawat jet yang sudah di atur oleh Lucas. Kini Axel tidak boleh salah langkah, bagaimana pun Laila dan Cella adalah bagian dari hidupnya dan Axel harus bisa menjaga itu meski itu artinya harus berhadapan dengan sang mommy tercinta
Berbanding terbalik dengan apa yang dikhawatirkan oleh Axel. Jika saat ini Axel sedang cemas takut sang mommy akan menyakiti anak yang bahkan baru dia tau beberapa hari ini kalau itu adalah anaknya akan disakiti oleh sang mommy
Di Manshion keluarga Horrison nyonya besar Alexsandra kini tengah pusing tujuh keliling. Terdakwanya tentu saja tidak lain dan tidak bukan adalah Cella. Bahkan sebelum Cella menginjakan kakinya di Manshion, sepanjang perjalanan Cella tak pernah berhenti untuk tidak membuka mulut nya itu
" Grandma... Benar grandma dulu cantik, memangnya secantik apa ? apa waktu menikah dengan grandpa, grandma masih perawan ? apa dulu grandma seorang model ? apa dulu tubuh grandma tidak keriput ? apa grandma dari dulu memang sudah galak ? dan bla bla bla bla Cella mengeluarkan pertanyaan beruntun seolah sedang mengintrogasi seorang penjahat di kantor polisi
Sangat aneh sekali, nyonya besar Alexsandra sama sekali tidak marah dengan ocehan Cella yang tidak berbobot dan non manfaat itu. Entah mengapa nyonya besar Alexsandra justru merasa terhibur dan menganggap tingkah Cella ini sungguh sangat menggemaskan
Nyonya besar Alexsandra pun tidak keberatan membongkar kembali barang-barangnya yang tersimpan di gudang... Satu persatu bukti ditunjukan oleh nyonya besar Alexsandra kalau dia itu waktu muda sangat cantik dan banyak pria mengantri mendapatkan cintanya. Bahkan ada yang rela naik pohon kelapa yang sangat tinggi dan memetik buah kelapa muda hanya untuk sekedar menyapa sang grandma
" Waahh grandma hebat sekali kalau bisa membuat semua mata laki-laki hanya di ciptakan untuk menatap oma... Boleh Cella panggil oma saja "
" Hahahaha tentu sayang... Panggil oma saja... "
" Hahahaha benar sekali sayang, kau itu cantik dan pintar karena kau adalah cucu ku seorang nyonya besar Alexsandra istri dari pengusaha kaya raya Rolland Harold Horrison wahahahahah "
Tanpa nyonya besar Alexsandra ketahui saat ini Cella menunjukan ekspresi ingin muntah karena mendengar sang oma memuji dirinya sendiri.
Tentu saja apa yang dikatakan Cella pada sang oma hanyalah bualan belaka. Cella sungguh betmulut manis, dia sengaja membuat sang oma merasa hebat dan Cella pun menyanjung sang oma bahkan lebih tinggi dari langit
" Cih dasar nenek tua keriput... Kecantikan mu itu sudah keriput, mata laki-laki yang melihat mu itu pasti matanya ketutupan kantong kresek... Kalau lelaki itu normal dia tidak akan mau mengatakan kalau oma itu cantik, sungguh malang sekali nasib grandpa punya istri keriput gila sanjungan seperti grandma " batin Cella
Apa yang keluar dari mulut Cella tentang betapa Cella memuji dan mengagumi sang oma justru malah kebalikan dari dalam hati nya jika mulut Cella mengatakan " oma cantik " maka hatinya berkata " oma keriput " 🤭✌
Jika mulut Cella bilang " oma awet muda " maka hatinya berkata " oma nenek tua ". Maaf oma bukan maksud hati Cella menghina oma Cella cuma berkata jujur walaupun kejujuan Cella cuma Cella katakan dalam hati. Suatu saat nanti juga akan Cella katakan yang sebenarnya kalau oma itu memang nenek tua keriput
__ADS_1
Cella terus saja membatin sambil terus berceloteh hal-hal yang tidak penting. Sebenarnya Cella punya tujuan tersendiri mengapa dia mau mengikuti sang oma untuk dibawa ke Manshion keluarga Horrison. Tujuan Cella tidak lain adalah untuk mengambil hati sang oma agar sang oma mau mengakui keberadaan mamanya Laila sebagai menanti dari keluarha Horrison istri dari Axel Harold Horrison
Karena misi inilah Cella merelakan diri untuk mati-matian ngerem mulutnya yang kadang tak berfilter itu untuk menyaring semua kejujuran tentang kondisi sang oma dan mengatakan kebohongan yang indah di dengar di telinga nyonya besar Alexsandra
Sementara di sebuah villa di negara XxxxX Laila kini tengah kebingungan. Saat terbangun dari tidur Laila tidak mendapati Axel ada di sisinya. Sejenak tiba-tiba ada ruang kosong di hati Laila mendapati kenyataan bahwa sang suami tidak ada saat dia membuka mata
Laila mencari Axel di kamar mandi namun kamar mandi itu kosong, Laila lalu mencari di dalam walk in closet namun juga tidak ada siapa-siapa disana
" Apa Axel di ruang kerjanya " pikir Laila
Laila pun mengenakan sebuah jubah tidur miliknya dan berjalan ke luar dari kamar. Laila langsung menuju ke ruangan dimana biasa Axel menyelesaikan pekerjaan kantornya. Tapi ruangan itu juga kosong bahkan tak ada tanda-tanda kehidupan disana
" Mbaak... Mas Axel pergi kemana ? " tanya Laila kepada salah seorang pelayan
" Tuan sudah berangkat dini hari tadi nyonya "
" Loh berangkat kemana ? "
" Maaf nyonya kalau itu Saya kurang tau "
" Kalau begitu apa boleh aku meminjam handphone mu ? "
" Maaf nyonya, selama ada di villa ini Tuan melarang nyonya untuk menggunakan handphone atau alat komunikasi yang lainnya " ucap sang pelayan tegas
Karena memang begitu lah perintah Axel bahwa selama Laila ada di villa ini dia dilarang untuk menggukan handphone. Tujuan Axel tentu sudah jelas, dia tidak ingin Laila mendengar berita-berita simpang siur tentang dirinya. Axel tidak mau nanti Laila salah paham dan pergi lagi dari hidupnya
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...
__ADS_1
Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻