CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
FIRASAT


__ADS_3

" Bagaimana keadaan putra ku Malvin "


" Luka di kepalanya tidak terlalu parah nyonya dan Saya sudah memberikan obat nyeri dan antibiotik pada Tuan muda... Paling lambat besok beliau akan bangun nyonya "


" Baik... Kalau begitu kau pulang lah... Tapi tempatkan dua orang perawat untuk menjaga putra ku "


" Baik nyonya "


Dokter Malvin pun pamit dari Mashion megah milik keluarga Horrison


Setelah mendengar bahwa keadaan Axel baik-baik saja nyonya besar pun juga kembali ke kamarnya untuk beristirahat...


Bagi seorang nyonya besar Horrison, hari ini adalah hari yang sangat menyebalkan dan melelahkan


Lain halnya dengan nyonya besar yang dapat beristirahat dengan tenang, Autin justru kini tengah cemas kalau ibunya mengetahui bahwa dialah penyebab mengapa Axel selama ini tidak dapat ditemukan


Yaa... Austin sebenarnya tau kalau Axel kecelakaan dan amnesia... Dia jugalah yang menutup akses agar Axel tidak dapat ditemukan...


Hal ini Austin lakukan karena dia ingin membuktikan pada ibunya bahwa dia juga pasti bisa mengelola perusahaan tanpa bantuan dari Axel dan yang lebih penting adalah Austin ingin menjauhkan Axel dari Grace karena sungguh dari hati yang terdalam Austin sangat mencintai Grace


Flasback on


Setelah Axel puas memukuli Austin, Axel pergi meninggalkan Austin dan Grace begitu saja... Karena takut Axel akan mengadukan perbuatannya pada ibunya, Austin menyuruh orang kepercayaannya untuk menghambat perjalanan Axel...


Namun naas, saat Austin memerintahkan untuk menyabotase kecil mobil Axel. Mobil itu malah menabrak pembatas jalan dan terjadilah kecelakaan yang tidak diharapkan oleh Austin


Austin sama sekali tidak berniat untuk mencelakai kakaknya namun nasi sudah menjadi bubur...


Austin kemudian mengikuti Axel yang dibawa kerumah sakit dan saat dokter menerangkan kalau Axel mengalami Amnesia rencana jahat pun muncul di otak Austin

__ADS_1


Saat tau kalau kakaknya tidak ingat apa-apa Austin memerintahkan anak buahnya untuk menghapus jejak kecelakaan Axel, mulai dari cctv, saksi mata dan yang lainnya dibungkam bahkan dimusnahkan oleh anak buah Austin


Karena itulah anak buah nyonya besar tidak dapat menemukan dimana keberadaan Axel


Austin mulai menikmati perannya dan memimpin perusahaan yang selama ini dijalankan oleh Axel... Namun memang karena kemampuan berbisnis Austin yang jauh di bawah Axel dalam beberapa bulan terakhir perusahaan Keluarga Horrison mengalami kerugian yang sangat besar bahkan ada beberapa investor yang menarik kerjasamanya dengan perusahaan Keluarga Horrison tersebut.


Bahkan Grace pun tetap tidak mau bersama dengan Austin... Walaupun Axel sudah menyatakan dengan tegas bahwa Axel tidak mau hidup bersama dengan Grace namun Grace tak pernah patah aral... Dia selalu menunggu kedatangan Axel... Grace yakin dia tetap akan mendapatkan cintanya Axel sekali pun Axel sudah menyakitinya berkali-kali namun hatinya tetap mencintai Axel dan bukan Austin


Hal ini membuat Austin frustasi... Mengapa Axel Axel Axel dan hanya selalu Axel... Mengapa semua orang selalu mencari dan membutuhkan Axel... Mengapa bukan dirinya... Begitu pikir Austin


Flashback off


Di tempat lain saat ini Laila tengah cemas, menangis tak tau harus berbuat apa... Begitu mendapat kabar dari Sazad kalau Dion dibawa oleh seorang wanita paruh baya yang membawa banyak pengawal...


Saat ini Laila tengah menangis tersedu-sedu sambil berdoa berharap suaminya baik-baik saja...


" Ya Allah... Dimana pun suami hamba berada, hamba mohon jaga dan lindungi dia ya Allah " hiks hiks Laila menangis pilu dengan mukena yang masih melekat sempurna di tubuhnya


Laila bahkan tak ingat apakah dia sudah makan atau tidak... Sejak tadi siang saat Sazad bilang Dion dibawa pergi Laila terus menangis dan menangis sampai matanya saat ini terlihat bengkak


Tanpa sadar Laila tidur dalam doanya diatas sajadah dengan menyebut nama suami tercintanya


Kreeekkk ( suara pintu terbuka )


Dion melihat Laila tertidur di atas sajadah dengan masih memakai mukena


Dion mendekati Laila dan membelai pipinya, terlihat jelas bahwa mata Laila membengkak karena terlalu banyak menangis dan hal ini membuat hati Dion sedih


" Sayang... Bangun lah " Dion membangunkan Laila dengan lembut

__ADS_1


Laila mendengar suaminya memanggil namanya merasa bahwa itu hanya sebuah mimpi... Tapi tak lama Laila merasakan ada sentuhan hangat di pipinya membuat dia segera membuka matanya


" Dioonnn " hiks hiks hiks


Melihat kalau itu benar adalah suaminya... Laila langsung bangkit dan memeluk suaminya secara implusif... " Diioon... hiks... hiikkss.." ucap Laila menangis tersedu dengan tetap memeluk erat Dion


" Aku disini sayang... Mengapa kau menangis ? "


" Hiikk hikkss ( Laila sesegukan ) Sazad bilang kau tadi dibawa pergi oleh orang tidak dikenal... Kau tidak apa-apakan Dion.. Apa kau terluka " ucap Laila cemas


" Aku tidak apa-apa sayang... Orang yang membawa ku tadi adalah ibu ku.. "


" Apaahh... Ibu mu !!! "


" Yaa sayang... "


" Dion kau sudah ingat masa lalu mu ? "


Dion mengangguk sambil tersenyum


" Lalu... Apakah ibu mu tau tentang pernikahan kita..? "


" Aku akan memberitahunya... Kau tenanglah sayang "


Dion kemudian mengecup dahi Laila mencoba memberi ketenangan lewat sentuhan bibir untuk Laila


Saat ini hati Laila semakin tidak tenang seolah hati kecilnya mengatakan bahwa akan ada hal buruk yang terjadi


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2