
" Kebetulan sekali kau mengunjungi ku ? "
" Cih... Mulai sekarang aku akan setiap hari mengunjungi mu " ucap Axel pada Sazad
Saat ini Axel dan Sazad sedang duduk santai diruangan Sazad dengan secangkir kopi menemani perbincangan mereka.
Sazad kini juga menjalankan bisnis perhotelan mewah, tentu saja ini juga berkat sokongan dana dari Axel.
Axel juga punya sebuah hotel mewah tapi hotel itu dikelola oleh Sazad. Suatu berkah berlimpah bagi Sazad karena waktu itu dapat bertemu dengan Axel kini dia benar-benar menjadi kaya raya walaupun tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Axel atau perusahaan Horrison
" Kau masih mencarinya ? "
" Tentu saja, tidak ada alasan untuk ku berhenti "
" Lalu kenapa kau kembali ke Indonesia, aku baca berita tadi pagi kau mendirikan sebuah perusahaan baru disini "
" Cih... Itu karena sebuah kesalahan konyol, aku mencari di tempat yang tidak pernah ada "
" Apa maksud mu ? "
" Laila ku... Dia masih ada disini... Dia tidak pergi kemana-mana "
" Bukan kah kau bilang, ibu mu telah membawanya pergi ke Amerika ? " ucap Sazad bingung
Axel tak lagi menjawab, matanya menatap nyalang pada Lucas. Sazad melihat tatapan dingin itu menjurus langsung pada asisten kepercayaan Axel, sekarang Sazad paham mungkin dulu Lucas telah melakukan kesalahan
" Hahahaha " Sazad tertawa nyaring
" Apa yang kau tertawakan ? "
" Kau jauh-jauh ke Amerika untuk mencari istri mu tapi istri mu ternyata ada disini. HAHAHAHAHAHA "
Buuuukkk
Axel melempar Sazad dengan sebuah buku karena kesal di tertawakan oleh Sazad
Kita lihat apa kau masih bisa tertawa seperti itu jika aku menarik saham milik ku juga mengambil kembali hotel mewah milik ku
Deg
Sazad langsung terdiam seketika mendengar ancaman dari Axel. Ini membuat Axel sedikit menaikan sudut bibirnya melihat ekspresi panik dari Sazad
" Isshh... Kau ini kejam sekali... Aku cuma bercanda tau "
Tok tok tok
Ada yang mengetuk pintu ruangan Sazad, setelah itu masuk 2 orang wanita berparas cantik. Satu menggunakan kerudung yang tersemat indah di kepalanya itu adalah istri Sazad Nazwa dan yang satu lagi wanita dengan pakain sopan namun cukup seksi dia adalah teman Nazwa namanya Aleandara Malik
" Maaf mengganggu, aku tidak tau kalau kau ada tamu " ucap Nazwa pada Sazad
__ADS_1
" Tidak apa sayang, kau kesini mau mengambil ini kan " ucap Sazad sambil memberikan sebuah kartu berwarna hitam untuk istrinya pergi jalan-jalan
Alea memperhatikan Axel dalam, Axel tau kalau wanita itu sedang menatap nya dan Axel tidak perduli itu
" Tuan Axel... Kita bertemu lagi "
Axel menaikan satu alisnya heran, apa maksudnya bertemu lagi ? Memangnya kapan Axel mengenalnya begitu pikir Axel
Axel tidak menjawab sapaan dari Alea, Alea sama sekali tidak kesal malahan ia menaikan sudut bibirnya tersenyum
" Kau tidak ingat dengan ku Tuan, bukan kah kau bilang jika kita berjodoh kita akan bertemu lagi... Hmmm sepertinya kita berjodoh, buktinya kita bertemu lagi " Alea tersenyum nyengir
Deg... Tiba-tiba jantung Axel berdetak dengan kencang melihat senyum itu... Itu adalah sebuah senyum yang indah sangat mirip dengan senyum Laila. Axel menatap dalam pada Alea
" Memangnya kapan kita bertemu ? " kini Axel membuka suara setelah melihat sebuah senyum indah yang ia rindukan
" Di Amerika, waktu itu kau mabuk berat bukan ? Akulah yang menemani mu saat itu sampai para pengawal mu datang menjemput "
Ahh yaa, Axel ingat sekarang kalau saat mabuk samar-samar Axel merasa kalau ada wanita yang menemaninya saat itu. Sekarang Axel tau kalau wanita ini mungkin adalah pemilik anting yang tersangkut di kerah jas Axel
" Maaf Tuan, apa malam itu anting ku ada pada mu ? aku kehilangan anting ku setalah kau pergi, apa mungkin kah itu ada pada mu ? "
" Ciihh... Benar benda itu miliknya " Axel bergumam pelan tapi masih bisa di dengar oleh orang yang ada di ruangan itu
" Besok kau datanglah ke kantor ku dan temui Lucas... Dia akan memberikan barang mu yang tertinggal "
Setelah mengatakan itu Axel beranjak pergi tanpa berpamitan pada Sazad... Sazad sudah terbisa dengan tingkah Axel yang seperti ini... Bagi Sazad Axel itu mungkin sedikit sombong, angkuh dan menyebalkan... Tapi Sazad tau kalau Axel itu penyayang dan setia kawan
" Ketemu... Itu adalah perusahaan baru milik papa... Wah besar juga ternyata gedung ini... Kau benar-benar hebat pa " Cella bermonolog di dalam hati
Ratu membawa Cella jalan-jalan ke monas, lalu ke wahana bermain yang lain... Cella sama seperti anak-anak pada umumnya dia senang bermain, tertawa dan merengek seperti prilaku anak seusianya.. Hari ini Cella benar-benar bahagia karena Ratu mengajaknya melakukan hal-hal yang menyenangkan bagi Cella meskipun mama Laila tidak ikut tapi Cella sudah sangat terhibur hari ini
Cella menggerai rambut coklat panjang miliknya, memakai sebuah bando bermotif bunga dan memakai dres anggun berwarna pink. Ini tentu saja menarik perhatian banyak orang karena paras cantik, lucu dan menggemaskan dari Cella dia jadi mudah mendapatkan banyak teman
" Bunda Cella lapar... "
" Baiklah kita akan cari tempat makan, kau ingin makan apa ? "
" Kita makan ayam goreng ajaa bunda tapi di mall yang itu " Cella menunjuk sebuah mall besar yang tidak jauh dari tempat ia bermain "
" Okee girl... lets go... "
Ratu menggandeng tangan Cella sambil tertawa bersama menuju salah satu mall besar di ibukota
" Tunggu sebentar disini sayang, bunda akan memesan makannya "
Cella mengangguk dan mengangkat 2 jempolnya ke atas tanda dia mengerti apa yang dikatakan Ratu padanya
Saat Ratu masih mengantri untuk memesan makanan, dari luar restoran Cella melihat seokor kucing kecil sedang melintas di tengah ramainya pengunjung mall... Cella takut kucing itu akan terinjak akhirnya Cella refleks berlari ke arah kucing kecil itu
__ADS_1
" Happ dapat... Hei kucing kecil, bagaimana kau bisa masuk ke mall ini. Ayo pulang nanti mama mu mencari "
Cella membawa kucing kecil itu dalam pangkuannya sambil membelai kucing kecil itu
Buuuukk
" Auuuuu, kucing kecil jangan lari kucing kecil "
Cella tanpa sadar menabrak seseorang karena terlalu focus pada kucing yang ia bawa. Kerena tabrakan itu Cella tidak sengaja melepaskan kucing kecil yang ia temukan hingga kucing itu lari dengan cepat, Cella ingin mengejar kucing kecil itu tapi sebuah tangan menarik pundak Cella
Cella membalikan tubuhnya seketika ketika langkah kaki kecilnya di tahan oleh seseorang
" Hei mau kemana kau anak kecil ? "
Cella menatap orang yang menghalangi langkah kakinya, tatapan Cella nyalang mengisyartakan kalau Cella tidak suka dia perlakukan seperti ini
Deg
Seketika hati nyonya Alexsandra seperti jatuh luluh lantah ke lantai... Wajah itu.. Tatapan itu... Mengapa ia seperti berhadapan dengan putranya Axel
Yaaa... Orang yang tanpa sengaja Cella tabrak adalah nyonya besar Alexsandra.
Nyonya Alexsandra tidak mampu lagi membuka mulut nya setelah melihat sosok yang saat ini tepat ada di hadapannya
" Hei nenek tua... Maaf kalau aku menabrak mu tapi apa kau tidak bisa sedikit lebih ramah pada anak kecil ? "
Nyonya besar Alexsandra masih bengong dan diam di tempat.. " oh Tuhan, bahkan caranya bicara pun sama seperti Axel " batin nyonya Alexsandra
Cella yang melihat orang di depannya hanya diam tidak mau ambil pusing
" Cih dasar nenek tua, membuang waktu ku saja "
Setelah berkata seperti itu Cella berlari dengan cepat ke restoran tadi dimana Ratu masih mengantri untuk mengambil makanan... Cella pun duduk dengan manis di salah satu meja di restoran tersebut
" Nyoonyaa... Nyonyaaa " ucap salah satu pengawal nyonya Alexsandra
Pengawal itu mengguncang tubuh nyonya Alexsandra karena dia hanya bengong dan diam di tempat
" Katakan apa aku tadi bermimpi ? "
" Apa maksud nyonya ? "
" Apa disini tadi ada anak kecil.. Kemana.. kemana dia pergi ? " ucap nyonya besar menggebu
" Anak kecil itu sudah pergi nyonya "
" Hah... Yeaayyy... Yeeaayy.... ( nyonya besar berjingkrak-jingkrak senang ) benar aku melihatnya anak kecil itu, dia seperti Axel, yaa aku melihatnya aku tidak salah... Eh tapi tunggu dulu apa tadi dia menyebutku NENEK TUA 😱 "
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...
Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻