CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
SEBUAH PEMBICARAAN


__ADS_3

" Hiks hiks apa yang harus aku lakukan sekarang, Austin tidak mau mengakui anak ini... Apa aku harus menggugurkannya " pikir Grace


Lalu Grace pun teringat walau bagaimana pun juga, anak yang di kandung Grace adalah keturunan keluarga Horrison...


Yaa benar dalam darah anak ini ada darah dari Horrison. Akhirnya Grace memutuskan untuk bicara dengan mommy Samantha agar mau membujuk nyonya Alexsandra mengakui anak dalam kandungan Grace sebagai cucunya


Sesuai dengan pembicaraan Grace dan mommy Samantha, pagi ini Grace benar-benar bertandang ke kediaman keluarga Horrison


" Sandra... Bagaimana pun ini adalah anak Austin keturunan langsung dari keluarga Horrison "


" Apa kalian yakin kalau itu adalah cucu ku ? " ucap nyonya Alexsandra


" Apa maksud pertanyaan mu itu Sandra... Kau menuduh anak ku berbohong ? "


" Hahahaha Grace ini memang sudah sering membohongi ku... Lalu mengapa sekarang aku harus percaya ? "


Hati nyonya Samantha bagai diceburkan ke lahar panas gunung berapi... Yaa Samantha sangat marah mendengar apa yang diucapka Alexsandra sahabatnya ini... Tapi ia mencoba meredam amarahnya


Kalau dia saat ini tidak bisa membujuk Alexsandra untuk menikahkan Grace dan Austin maka nama baik keluarga William akan hancur, Samantha tentu saja tidak ingin itu terjadi


Samantha menarik nafas dalam mencoba mencari ketenangan agar bisa menghadapi keangkuhan nyonya besar Alexsandra


Tepat saat perbincangan berlangsung, Laila datang dengan nampan berisi air dan cemilan...


" Loh ini bukannya wanita yang dibawa Axel malam itu ? " pikir Grace


" Mommy... Dia ini... ? " ucap Grace bertanya pada nyonya Alexsandra


" Yaa benar... Dia adalah istri Axel "


" Kenapa dia memakai seragam pelayan ? "


" Karena dia memang pelayan "


" Eheeemm Grace " ucap nyonya Samantha menjeda


Samantha berbisik pada Grace " focus Grace kau tidak perlu membicarakan hal lain, pikirkan cara bagaimana kau bisa membujuk Sandra supaya dia mau menikahkan mu dengan Austin "


Grace kemudian tertunduk mendengar ucapan dari mommy nya...


" Mom... ini benar-benar anak Austin... Selama ini aku tidak berhubungan badan, kecuali dengan Austin "


" Tapi anak-anak ku bilang, kau bahkan bukan yang pertama untuk Austin... Itu artinya kau wanita murahan kan ? "


Deg jantung Grace seakan berhenti mendengar perkataan nyonya Alexsandra... Grace tak lagi bisa membendung air matanya... Kini buliran bening itu jatuh membasahi pipi indah Grace


" Sandra... Okee baiklah jika itu yang kau pikirkan... Anak ku ini memang bodoh karena mau terbujuk dengan laki-laki... Tapi Sandra kali ini aku minta tolong demi persahabatan kita... Terlepas ini adalah anak Austin atau bukan, tapi tolong nikahkan saja Grace dengan Austin... Toh aku yakin Austin itu mendekati Grace karena dia juga menyukai Grace kalau tidak mana mungkin Austin menghianati kakaknya sendiri kalau tidak ada rasa dengan Grace. Masalah anak ini anak siapa nanti akan kita buktikan setelah anak ini lahir dan jika anak ini bukan anak Austin maka aku akan memberikan 50% saham keluarga William pada mu "


Nyonya Alexsandra mendengar Samantha mengatakan akan membagi 50% saham perusahaannya mulai tertarik


Tidak ada ruginya juga menikahkan Grace dengan Austin, karena memang nyonya Alexsandra pun tau bahwa Austin menyukai Grace sedari kecil

__ADS_1


Masih lekat diingatan nyonya Alexsandra tentang bagaimana Austin dihukum oleh suamianya Rolland karena Austin memukul salah satu  anak pejabat dan berakhir di rumah sakit


Saat Axel, Austin dan Grace masih duduk di bangku SMP. Austin berkelahi dan memukul kepala anak pejabat itu hingga cidera hanya karena Grace mangadu bahwa dia diganggu... Hal itu membuat Austin dihukum oleh Tuan Rolland dan seluruh fasilitas mewah Austin dicabut oleh Tuan Rolland selama 1 bulan


" Baiklah Samantha aku akan mencoba membicarakan ini dengan Austin "


" Baiklah aku harap kau bisa membujuk anak mu itu demi kabaikan keluarga kita, kalau begitu aku pamit dulu "


Tanpa banyak basa-basi lagi, Samantha dan Grace berlalu pergi dari kediaman keluarga Horrison. Bukan karena apa, Samantha sangat mengenal Alexsandra, jika dia sudah berjanji dia pasti akan menepati janjinya... Begitu lah Alexsandra yang sejak muda dia kenal dan tak lama setelah itu nyonya Alexsandra benar-benar menelpon Austin dan memintanya untuk datang ke Manshion


Segera setelah nyonya Alexsandra menelpon Austin langsung datang ke Manshion


" Mau apa mommy mencari ku ? "


" Nikahi Grace Austin !!! "


" Apa maksud mommy ? "


" Nikahi Grace karena dia mengandung anak mu "


" Apa mommy yakin itu anak ku "


" Aku tidak tau "


" Kalau mommy tidak tau siapa ayah dari anak itu, lalu mengapa mommy meminta ku untuk menikahi Grace "


" Austin kau nikahi saja dia tidak ada tugi nya juga untuk mu "


" Mengapa mommy tidak meminta Axel menikahi Grace ? "


" Apaaahh jadi wanita kemaren itu benar-banar istri Axel ? "


" Iyaa... Dia benar-benar istri yang memalukan "


" memalukan apa maksud mommy ? "


" Sudahlah kau tidak perlu tau... Biarkan ini menjadi urusan mommy... Urusan mu hanya Grace... Nikahi dia secepatnya "


" Aku tidak mau "


" Austin " ucap nonya Alexsandra sedikit membentak


" Kenapa harus aku yang menikahinya "


" Karena jika terbukti anak yang di kandung oleh Grace bukan anak mu, maka 50% saham keluarga William akan menjadi milik kita "


Austin kaget mendengar penuturan mommynya....


" Jadi semua ini tentang harta... Mommy mengorbankan aku hanya untuk saham 50% ? "


" Mommy tidak mengorbankan mu, mommy hanya meminta mu menikahi dia sampai anak itu lahir... Setelah itu terserah pada mu... Mau kau apakan pernikahan mu itu, itu urusan mu "

__ADS_1


" Hahahaha " Austin tertawa pedih


Nyonya Aleksandra lebih mementingkan harta dari pada kebahagian anaknya


" Mommy aku mencintai wanita lain "


" Tidak masalah... Kau boleh tetap berhubungan dengan wanita mu tapi kau tetap harus menikahi Grace... "


" Mommy benar-benar keterlaluan "


Austin tak mau lagi berdebat dengan mommy nya... Sekarang dia memilih untuk pergi dan kembali ke apartemen


Satu-satunya yang Austin pikirkan saat ini adalah Lula... Saat ini entah mengapa dia begitu rindu dengan wanitanya itu... Hanya Lula yang mampu memberi Austin ketenangan, Lula sekarang adalah Tempat Austin untuk pulang, tempat untuk bersandar dan melepas penat


Tanpa Austin tau, kalau apa yang diberikan Lula  adalah kebohongan... Yang Austin lihat Lula adalah orang yang tulus dan mengerti dirinya


Austin memasukan password apartemen dan masuk... Namun sosok yang Austin harapkan ada dirumah menyambut kedatangannya tidak ada disana


Austin mencari di kamar dan di setiap sudut namun nihil, Lula tak kunjung Austin temukan.


Austin mengambil hanphone nya dan menghubungi Lula


" Hallo "


" Lula kau dimana ? "


" Aku sedang ada kuliah tambahan, sekarang aku masih di kampus "


" Benarkah ? Kalau begitu aku jemput "


" Jangaaannn "


" Kenapa... ? "


" Anuu... Itu tadi teman ku meminta tolong untuk menemaninya sebentar membeli beberapa obat... Kasian orang tuanya sedang sakit "


" Oke baiklah kalau begitu aku tunggu kau di apartemen "


" Kau sudah pulang "


" Yaa dan aku mencari mu "


" Baiklah aku pulang sekarang "


Lula bergegas pulang ke apartemen Austin dengan menenteng beberapa tas belanjaanya


Yaa, Lula memang berbohong mengatakan kalau dia ada di kampus. Kenyataannya saat ini Lula sedang ada di mall untuk shoping dan menghamburkan uang Austin.


Lula bergegas untuk pulang ke apartemen, tapi sebelum masuk... Lula terlebih dahulu menitipkan belanjaannya di bagian keamanan. Lula mengatakan untuk menjaga barang-barangnya karena itu barang mahal dan dia besok akan mengambilnya kembali


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...


Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻


__ADS_2