CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
SIAPA DIA ?


__ADS_3

Matahari bersinar seperti biasa, Laila masih setia di petak kamar kecilnya yang sederhana


Beralas matras tipis dan selimut alakadarnya, Laila masih terlena dalam mimpinya


Karena kecelakan tadi malam, dia baru pulang ke rumah tepat pukul 3 pagi


Krriing... kriing... kriiing


Dering ponsel membangunkan Laila


" La loe gak masuk hari ini " ucap Saras


Yaa siapa lagi orang yang akan mengganggu Laila dipagi indahnya kalau bukan teman bawelnya ini


" Iyaa ras, aku gak masuk...


tadi malam ada sedikit musibah "


" Apaaa ... musibah... loe dirampok laa " pekik Saras dari seberang sana


" Yaa engga laah, tadi malam tu aku nemuian orang kecelakan


trus aku tolongin trus mobil nya meledak


dan aku sama orang itu terpental yaa jadi deh kita berdua dibawa ke rumah sakit "


" Trus sekarang loe dirumah sakit mana "


" Aku di kost ras, karena gak ada luka parah jadi aku boleh pulang "


" Hhhuuff syukur lah loe gak papa, trus orang yang loe tolongin gimana? "


" Kondisinya sih cukup parah, kakinya cidera trus dia juga hilang ingatan, kata dokter sih gitu, ehh tapi tau gak ras, waktu aku jengukkin dia di kamar dia uuhh sumpah tu cowok sombong nya gak ketulungan "


" Sombong gimana maksud loe laa? "


" Yaa sombong, masa udah aku tolong bukannya terimakasih malah aku diusir "


" Hahahah nasib loe laa, yaa udah ntar habis pulang kerja gue ke kost loe "


" Iyaa, jangan lupa bawa makanan buat aku... heheh "


" Ahh lu giliran makan ajaa cepet "


Tutt tut tutt sambungan telpon di putus oleh Saras


" Okee Laila lanjut mimpi indah " ucap Laila pada diri sendiri


2 hari berlalu, Laila sudah beraktifitas seperti biasa


saat Laila membersihkan kedai dipagi hari, pandangan Laila tertuju pada seseorang yang duduk di seberang jalan


" Ihh koq kayak pernah liat tu orang, tapi dimana " pikir Laila

__ADS_1


" Ahh sudah laa " ucap Laila pada dirinya sendiri


Hari ini rumah makan itu tergolong sangat ramai sehingga para karyawan sedikit kewalahan


setelah lama berkutat dengan pekerjaannya mereka masing-masing


Tiba waktu untuk para karyawan beristirahat, yaa karena hari ini rumah makan itu sangat ramai sehingga menu dan lauk pauk habis tak berbekas dan rumah makan ini tutup lebih awal tepat pukul 5 sore


Saat Laila duduk disalah satu meja, Laila masih melihat orang yang sama seperti yang pagi tadi Laila lihat


" Ehh orang itu sedari pagi duduk disana " pikir Laila


" Doooorrr "


" Ehhh malang malang malang "


" Hahaha makanya jangan bengong lu laa "


" Kamu tu ras, kalau gak jahilin aku kayaknya hidup kamu gak sempurna "


" Hahah yaa eluu habisnya lucu laa kalau lagi latah, mau pulang bereng gak? "


" Gak, kamu duluan ajaa "


" Yaa udah... bye ...."


Laila mulai memberes kan barang-barangnya dan bergegas untuk pulang


Laila berjalan perlahan melewati laki-laki itu, tapi laki-laki itu hanya diam seolah dia adalah seorang mayat hidup


Kreeeeetttttt


Ahhhhhhhhh " Laila terjatuh


tolong toong tolong jambrett ( teriak Laila )


Yaa tepat saat Laila sibuk dengan pemikirannya datang seorang jambret yang menarik paksa tas Laila


Karena memang sedang melamun, Laila tidak menyadari kedatangan jambret tersebut


Bruuuukkk


Jambret itu terjatuh


Yaa laki-laki yang sedari tadi berwara-wiri dipikiran Laila tadi sontak berdiri dan menghadang lari laju jambret tersebut


Dengan langkah kaki yang pincang dan dengan berbekal tongkat


Laki-laki itu menghajar jambret tersebut


Ssttt


Buuukk

__ADS_1


Taaakk


Pertarungan pun tak dapat terhindarkan


Meski laki-laki yang menolong Laila dalam keadaan pincang tapi ilmu bela dirinya sangat bagus


Dengan langkah pincang, laki-laki itu cukup piawai hanya dengan berbekal tongkat dan kedua tangannya....


Walau kakinya pincang laki-laki itu dengan mudah menangkis serangan-serangan yang datang padanya hingga jambret itu terdesak dan mengeluarkan sebilah pisau


" Awaaaaaasssss " teriak Laila


Laila menghadang pisau yang melayang ke arah jantung laki-laki itu dengan tubuhnya


Laila mendorong tubuh laki-laki itu dan treeeekkk sebilah pisau menancap tepat di lengan kanan Laila


" Auuuuuhhh " pekik Laila


Tak lama, karena mendengar suara ribut-ribut warga mulai berkumpul


Jambret itu pun langsung lari dengan langkah seribu


Warga yang melihat jambret ingin kabur segera mengejar jambret tersebut dan meninggalkan Laila bersama laki-laki yang menolongnya


Merasa tak tega, laki-laki itu menolong Laila untuk bangun dan memberikan pertolongan pertama pada luka Laila


" Tahan lah sebentar ini mungkin akan sedikit sakit "


Laila mengangguk patuh


Ssstttt ( suara pisau yang di tarik dari tangan Laila)


" Aauuuhh " rintih Laila


Laki-laki itu merobek sedikit ujung baju Laila dan membalut luka Laila dengan itu


Balutan luka yang dilakukan laki-laki itu cukup sempurna sampai lengan Laila tidak lagi mengeluarkan darah


" Ehh ini mengapa balutannya rapi sekali, apa dia seorang dokter " pikir Laila


" Eehhhmm dokter " pikir Laila linglung mencoba mengingat sesuatu


" Ahh iyaa, bukankah ia laki-laki yang kecelakaan kemaren


lalu sedang apa dia disini " pikir Laila lagi. Laki-laki itu mengembalikan  tas Laila dan hendak berlalu pergi


" Ehh tunggu dulu " ucap Laila


" Kamu orang yang dua hari lalu kecelakaan kan terus amnesia " ucap Laila lagi


Laki-laki itu tidak menggubris perkataan Laila dan berlalu pergi


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2