
" Uuhh kepala ku pusing " ucap nyonya Alexsandra saat baru tersadar dari pingsannya
" Nyonya sebaiknya Anda istirahat, kesehatan Anda bisa menurun jika Anda tidak banyak istirahat nyonya " ucap Dokter Malvin
Dokter Malvin langsung datang ke Manshion keluarga Horrison begitu Jack menelpon bahwa nyonya besar Alexsandra pingsan
Nyonya Alexsandra memegangi kepalanya yang sedikit terasa sakit, dia mengingat-ingat kembali kejadian sebelum dia pingsan
" JACKKKKKK " nyonya Alexsandra berteriak nyaring hingga orang disekitarnya kaget
" Saya nyonya " ucap Jack yang memang masih setia berada di kamar nyonya Alexsandra bersama dokter Malvin dan bebepara pelayan
" Kau keterlaluan Jack, bagaimana bisa kau seceroboh ini heh... "
" Maafkan Saya nyonya "
" Maaf kau bilang... Apa maaf mu bisa membuat putra ku kembali heh "
Jack terdiam, lalu sedetik kemudian terlintas sebuah ide di kepalanya
" Nyonya... Saya punya ide "
" Ide apa... Apa itu bisa membuat putra ku kembali ? "
" Sebaiknya kita coba saja nyonya "
" Katakan... "
Jack lalu mendekati nyonya besar dan membisikan sesuatu padanya...
" Hahahah ide bagus Jack, kalau begitu aku sendiri yang akan pergi ke Amerika, cepat kau siapkan semuanya "
" Baik nyonya "
Tak perlu menunggu lama nyonya besar langsung bertandang ke Amerika menuju tempat dimana Axel tinggal. Dengan sebuah kacamata hitam bertengger di atas hidungnya nyonya besar berjalan dengan angkuh
" Mama, malam ini mama pulang jam berapa ? " Cella sedang bicara dengan Laila melalui sambungan telpon
" Maaf sayang, mama lembur malam ini... Kau tidur lah dulu jangan menunggu mama "
" Tapi maa, Cella kangen mama "
" Maaf sayang, mama janji minggu depan mama akan bawa Cella jalan-jalan "
" Baiklah "
__ADS_1
Cella lalu menutup telponnya secara sepihak. Mama Laila terlalu sibuk bekerja membuat Cella merasa kesepian
Cella kadang bertanya dalam hati kenapa ia tidak pernah tau siapa papanya. Saat Cella bertanya tentang papa, Laila akan menjawab kalau papanya bernama Dion dan dia sudah tenang di surga
Cella tentu saja tidak akan percaya begitu saja. Selama ini bahkan dia tidak pernah melihat foto papanya, sekalipun papanya telah di surga tidak mungkin tidak ada satu pun foto yang Laila miliki
Cella mulai mencari tau sendiri keberadaan papanya, karena percuma jika bertanya pada mama Laila atau bundaย Ratu karena mereka tidak akan pernah menjawab jujur. Cella tau kalau dia tengah dibohongi tapi dia memilih diam agar tidak menyakiti perasaan mama Laila
Cella pikir pasti ada alasan kenapa mama Laila pergi dan tidak membiarkan Cella tau siapa papanya kerena itulah Cella tak pernah mau mengungkit tetang papa yang sangat ingin dia temui dihadapan mama Laila
Sampai pada suatu hari Cella menemukan sebuah kalung permata yang sangat indah. Cella yang memang bergelut di dunia model dan fashion tentu bisa membedakan bahwa itu adalah kalung permata asli... Itu sangatlah indah dan hanya ada satu di dunia... Di dalam kalung itu bertulis Axel ๐ค Laila membuat Cella yakin bahwa nama asli papanya adalah Axel dan bukan Dion
Cella mulai berselancar di dunia maya mengumpulkan setiap laki-laki yang umurnya tidak jauh berbeda dari mama Laila.. Mengingat kalung permata itu benda yang sangat mahal Cella pun mencari dari kalangan atas, pengusaha dan konglomerat
Ada banyak nama Axel disana, namun yang sangat kaya hanya ada nama Axel Harrold Horison. Cella mengamati baik-baik wajah laki-laki yang menjadi salah satu raja bisnis dunia dan betapa terkejutnya Cella 99% wajahnya adalah fotocopy sempurna dari Axel
Mulai saat itulah Cella mencari tau dimana keberadaan papanya kini bahkan dia sampai mengikuti majalah bisnis online, bukan karena tertarik dengan isinya tapi hanya ingin tau sepak terjang papanya di luar sana
" Papa...Apa yang sebenarnya terjadi ? Apa kau membuang ku dan mama ? Jika benar kau sudah menyakiti mama maka aku akan membalas mu " gumam Cella pada dirinya sendiri
Nyonya besar Alexsandra kini telah menginjakan kakinya di salah satu perusahaan besar dan berpengaruh di Amerika. Ini adalah perusahaan yang Axel bangun sendiri tanpa embel-embel Horrison.
Nyonya Alexsandra sangat takjub dengan keberhasilan anaknya Axel. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa Axel memang sangat jenius dalam bisnis, setiap keputusan yang Axel ambil selalu tepat dan setiap detik yang berdentang di kehidupan Axel adalah pundi-pundi rupiah
Axel terus menyibukkan dirinya untuk bekerja karena jika tidak Axel akan memilih mengurung diri di kamar lalu meminum minuman beralkohol agar dia bisa sedikit melupakan bayanga Laila
Tapi mau bagaimana lagi, Axel tidak dapat melupakan Laila hingga nyonya besar terpaksa harus mengalah kali ini
" Axel "
" Mau apa mommy kesini ? "
" Begitu kah cara mu menyambut mommy yang sudah datang dari jauh ? "
" Aku tidak meminta mommy datang "
" Hahahaha baiklah jika mommy tidak diterima disini maka mommy akan pulang dengan informasi tentang wanita yatim miskin itu "
Praaaankkk ( Axel menggeprak meja kerjanya )
" Apa maksud mommy ? "
Nyonya Alexsandra menaikan satu sudut bibirnya melihat Axel yang sudah tersulut emosi begitu mendengar nyonya Alexsandra menyinggung tentang Laila
" Mommy akan mengatakan satu fakta yang tidak kau tau tapi dengan satu syarat "
__ADS_1
" Fakta apa maksud mommy ? "
" Fakta tentang wanita yatim miskin itu "
" Berhenti menghinanya mom dia istriku, namanya Laila " ucap Axel nyalang
" Baiklah... Namanya Laila, oke Laila kan, jadi bagaimana apa kau mau tau fakta itu ? "
" Apa syaratnya ? "
" Pulang lah ke Manshion "
" Tidak akan " ucap Axel tegas
" Hahaha terserah jika kau tidak ingin pulang tapi kau tidak akan mendapatkan apa-apa disini karena Laila tidak pernah pergi ke Amerika "
" Bukan kah mommy yang sudah membuang Laila kesini ? "
" Siapa yang mengatakan itu pada mu ? istri mu ada di Indodesia dia tidak kemana-mana... Jadi pulang lah ke Manshion sebelum kau benar-benar kehilangan dia "
Nyonya besar lalu pergi dari ruangan Axel.. Nyonya besar memutuskan untuk sedikit jalan-jalan dulu di Amerika baru dia akan pulang... Dengan mengatakan ini nyonya besar sudah yakin Axel pasti akan pulang lagi ke Indonesi
" Ahhh aku harus lebih menikmati hari tua ku sebulum mata ku ternoda karena melihat wanita yatim miskin itu nanti " ucap nyonya Alexsandra pada dirinya sendiri
" Shiiitt... Lucas... Kau bodoh... Jadi selama ini aku di Amerika mencari orang yang tidak pernah ada "
Axel baru saja mendapat laporan dari Lucas kalau Laila masih berada di Indonesia. Anak buah nyonya besar salah mengenali orang dan membawa orang yang salah 5 tahun yang lalu
Buuukkk
Buukkk
Buuukkkk
Axel memukul Lucas dan beberapa pengawal yang lain, sungguh ini kesalahan yang sangat fatal bagi Axel. Lucas pun hanya diam menerima bogem mentah dari Axel karena ia tau ini memang salahnya yang tidak teliti dalam mencari tau kejadian 5 tahun yang lalu
Axel pergi meninggalkan kantor dan menuju club mewah di Amerika
Axel duduk di depan meja bartender dan memesan minuman beralkohol hingga kini dirinya hanya setengah sadar
" Kau mabuk Tuan ? " ucap seorang wanita yang duduk di samping Axel
Wanita ini memperhatikan Axel bahkan sejak Axel baru datang, ketampanan Axel benar-benar memikat hati nya
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Hay Readers terkasih ๐ jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...
Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat ๐ป๐ป๐ป