CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
LAILA & LULA


__ADS_3

Axel dan Lucas menunggu Laila selesai berpakaian sembari menunggu Axel dan Lucas kembali membicarakan tentang penyelidikannya pada bayi yang dibuang di panti asuhan HARAPAN BARU


Dari hasil cctv yang berhasil Lucas dapat kan, bayi itu diletakan oleh seorang wanita muda dan bekerja sebagai perawat di salah satu rumah sakit swasta. Perawat itu hamil di luar nikah sehingga ia terpaksa membuang bayi nya. Tapi Axel merasa ada yang ganjil disini, Axel pun menyelidiki lebih dalam tentang perawat itu. Kini Axel tidak ingin melewatkan hal sekecil apa pun terlebih lagi Laila menginginkan bayi itu tinggal bersama mereka


Tap


Tap


Tap


Itu adalah langkah kaki Laila yang menuruni anak tangga, Laila memakai gaun berwarna peach karena itu adalah warna kesukaan Laila dan gaun itu pun senada dengan yang dikenakan oleh Axel juga Cella. Tentu saja Cella saat ini sudah ada di hotel bersama dengan nyonya Alexsandra.


Axel memberikan Laila sepatu flat shoes yang di desain langsung oleh desainer ternama, dimana bagian bawahnya di buat dari bahan karet kualitas premium hingga alas kaki itu begitu empuk, tidak licin dan bisa bermanuver dengan baik dengan setiap gerakan yang akan dibuat oleh Laila tidak lupa hiasan dari batu permata asli yang langsung Axel datang kan dari berbagai belahan dunia


Sesaat Axel tepana dengan kecantikan sang istri begitu pun juga dengan Lucas. Lucas bahkan menganga secara sempurna karena terpikat dengan kecantikan sang nyonya membuat Axel naik pitam.


"Lucaaassss berani nya kau menatap istri ku"


Dug Lucas langsung tersadar dari kekagumannya dan menyadari bahwa saat ini nyawa nya dalam bahaya


"Ampun Tuan Saya salah"


"Push up 500 kali dan jangan coba tinggalkan manshion ini jika kau belum menyelesaikan nya"


Ahhh kusut lah sudah hati Lucas. Kini ia harus menjalankan perintah dari sang Tuan jika masih ingin selamat


"Lucaaaasss"


"Baik Tuan"


Lucas langsung menjalankan perintah Axel tanpa berani membantah


"Mas kenapa Lucas kau suruh push up?"


"Karena tadi dia berani menatap mu sayang"


"Ahh mas yang benar saja, masa cuma karena Lucas melihat aku mas hukum dia kayak gini"


"Sayaaang, kau jangan membela dia... Dia pantas mendapat kan itu.... Lebih baik sekarang kita pergi nanti kita terlambat"


"Tapi bagaimana dengan Lucas"


"Biarkan saja dia..."


"Astaga kau kejam sekali"


"Benar nyonya Tuan itu kejam..." batin Lucas


Axel pun menggandeng tangan Laila memasuki sebuah mobil mewah milik Axel dan mereka pun langsung berangkat ke pesta pernikahan Austin dan Ratu


"Nah kan pestanya sudah dimulai, kau sih tadi pakai acara menghukum Lucas segala"


"Iyaa sayang maafkan aku, tapi kau kan tetap bisa menyapa Ratu di atas panggung"


"Iissh menyebalkan sekali"

__ADS_1


Axel turun dengan menggandeng tangan Laila. Semua orang pun bertanya siapa gerangan yang di gandeng oleh Axel karena mereka tidak pernah sekali pun melihat Raja bisnis ini menggandeng seorang wanita terlebih lagi wanita itu sangat cantik walau pun dengan perut yang sedikit membuncit


"Hallo Tuan Axel"


"Hallo juga Tuan Agam"


"Wow apa ini istri Anda?"


"Benar dia istri Saya"


"Wah pantas saja kami tidak pernah melihat kau menggandeng wanita Tuan ternyata kau sudah punya istri, ohh yaa apa istri Anda sedang hamil ?"


"Iyaa, ini adalah anak ke dua kami"


Ngeeeekkk semua orang yang ada disana dan mendengar Axel bicara sungguh sangat kaget dan terheran heran. Pasalnya mereka tidak pernah tau kalau Axel sudah menikah tiba-tiba Axel mengatakan kalau istrinya tengah mengandung anak kedua


"Wowwowowo Anda luar biasa Tuan Axel, Anda menyembunyikan istri Anda dengan sangat baik sampai kami pun tidak pernah tau kalau Anda sudah memiliki keluarga"


"Cciih" Axel pun tersenyum kecut


Bagi nya semua pembicaraan ini sungguh tidak berbobot dan tidak ada nilai rupiah atau pun dollar di dalamnya


"Mas, aku mau nengokin Ratu dulu... Sepertinya Ratu masih di dalam" Laial berbisik di telinga Axel


Axel pun mengangguk tanda bahwa dia tidak melarang Laila pergi


"Kamu hati-hati"


Laila pun pergi meninggalkan gerombolan pembisnis haus uang itu dengan sebuah senyuman manis tanda bahwa dia menyapa semua yang ada disana


"Laila, kamu baru datang?"


"Iyaa, maaf yaa telat..." ucap Laila sambil memeluk Ratu


"Heii kenapa tangan mu dingin, apa kau gugup?"


"Iyaa Laa, aku gugup"


"Whaahahaha seorang Ratu Artawijaya gugup, apa-apaan itu... Bukan kah kau seorang model kau kan sudah biasa berhadapan dengan kamera dan banyak orang yang menggerombongi mu"


"Iyaa tapi ini kan beda Laa"


"Apanya yang beda, ini semua sama, kau menjadi pusat perhatian, ada kamera dimana-mana dan banyak orang juga bukan kah ini hal biasa bagi mu... Atau jangan bilang kalau kau gugup kaaareeeenaaaaa"


Laila menggantung ucapannya dan menatap Ratu dengan tatapan mengintimidasi. Ratu pun merasa malu dan wajah nya memerah seperti tomat


"Ahh wajah mu memerah berarti apa yang aku pikirkan benar hahahahaha"


Laila tertawa terbahak-bahak sampai perutnya terasa sedikit sakit


"Au au au aduh aduh perut ku" Laila sedikit meringis


"Rasakan siapa suruh kau menggoda ku"


"Hehehe aku kan hanya tidak menyangka kalau kau gugup jika malam ini ehem ehem sama Austin"

__ADS_1


"Lailaaa" ucap Ratu sedikit kesal


"Hehehe"


Tok tok tok


"Nona Ratu silahkan, sudah waktu nya naik ke panggung" ucap salah satu panitia


"Pergilah Ratu, hadapi kegugupan mu"


"Issh dasar teman tidah berakhlak"


Ratu pun menarik nafas dalam berulang kali baru setelah itu dia mengikuti setiap arahan dari panitia dan memasuki altar pernikahan nya dengan Austin


Saat Ratu berjalan pelan di atas altar menghampiri Austin yang sudah berdiri untuk menyambut kedatangan nya, ada sepasang mata yang tidak bisa melepaskan pandangannya dari Ratu


Mata itu membulat sempurna dan tanpa terasa ada tetesan air yang keluar dari sana


"Ra-t-u" ucap nya terbata


Yaa sepasang mata itu adalah milik Bayu, Bayu sama sekali tidak tau kalau wanita yang dinikahi oleh Tuan Austin adalah Ratu mantan kekasihnya


Kekasih terindah yang pernah Bayu miliki seumur hidup nya. Kini Bayu teringat kembali hari dimana dia meninggalkan Ratu dan memilih untuk menikah dengan Alea.


Ternyata sakit sangat sangat sakit, apakah perasaan seperti ini dulu yang dirasakan oleh Ratu. Kini Bayu sama sekali tidak dapat berbicara bahkan air matanya pun terus tumpah hingga dia memilih untuk meninggalkan ruangan itu


Laila pun ingin mengabadikan kebersamaan Ratu dan Austin dengan kamera ponselnya tapi saat Laila mencari keberadaan benda pipih itu dia tidak menemukannya


"Astagaa pasti ketinggalan di mobil"


Laila pun juga keluar dari ruangan itu bermaksud untuk mengambil ponselnya yang tertinggal. Namun saat langkah kaki Laila menuju lobby ada sebuah tangan yang mencengkram lengannya dan menyeretnya ke suatu tempat


"Hey apa-apaan ini... Lepaskan siapa kau?" ucap Laila sambil berusaha melepaskan cengkraman orang tersebut


"Apa kabar kakak ku sayang"


"Lulaaa"


"Waahh kau masih mengingat ku rupanya?"


"Kau mau apa Lula? Bukan kah kau bilang kau tidak mau punya kakak seperti ku... Kenapa sekarang kau masih memanggil ku kakak?"


"Ciiihh aku memang tidak sudi jadi adik mu"


"Lalu apa masalah mu, kalau begitu permisi biarkan aku lewat"


"Waaahhh kau sudah berubah yaa, menjadi orang kaya ternyata membuat mu sombong"


"Begitu kah menurut mu? Baiklah karena aku sombong, aku akan menganggap kita tidak pernah bertemu" ucap Laila sambil menyenggol bahu Lula dan berjalan melewatinya


"Ciihh awas saja kau Laila... Tunggu saja nanti kau pasti akan berlutut di kaki ku" gumam Lula


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...

__ADS_1


Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻


__ADS_2