CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
INGATAN DION 1


__ADS_3

" Lucas apa semuanya berjalan dengan lancar ? "


" Seperti yang kita harapkan tuan, malam ini pukul 09.00 perwakilan perusahan X ingin bertemu dengan kita "


" Yaa.. Kau atur saja "


" Baik tuan "


" Honeeeeeyyy " teriak Grace saat masuk ke ruangan Axel


Grace adalah tunangan Axel dan rencanya 3 bulan lagi mereka akan menikah...


Seisi kantor tau akan hal ini maka dari itu Grace bisa dengan leluasa keluar masuk dari kantor Axel tanpa permisi


Kebiasaan Grace yang seperti ini kadang membuat Axel risih... Tak jarang saat Axel sedang rapat dengan rekan bisnisnya Grace tiba-tiba datang dan masuk seenaknya...


" Ada apa Grace ? "


" Malam ini temani aku makan malam, kita sudah lama tidak makan berdua kan... "


" Aku sibuk Grace, banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan "


" Ayolah hon... Please... Aku merindukan mu "


Grace duduk dipangkuan Axel dan mendaratkan kecupan dibibir Axel tanpa memperdulikan Lucas yang masih ada di ruangan Axel


" Huuuhhh " Axel menarik nafas jengah dengan sikap Grace yang sangat kekanak-kanakan


Axel memberikan kode kepada Lucas agar bisa membebaskannya dari belenggu Grace sekarang...


Lucas sangat paham dengan kode itu, yang artinya saat ini tuannya sedang tidak ingin bersama dengan tunangannya yang super cerewet ini


" Ehheem... Maaf tuan kita harus segera berangkat untuk meninjau proyek di lokasi X "


Axel menaikan ujung bibirnya mendengar ucapan Lucas... Asistennya yang satu ini memang paling bisa diandalkan

__ADS_1


" Baiklah Lucas ayo kita berangkat "


" Honeey... Lalu bagaimana dengan aku ? "


" Aku sudah bilang padamu Grace aku sibuk "


" Tapi hon sebentar lagi kita akan menikah "


" Kau yang menginginkan pernikahan ini, kau tau aku ini selalu sibuk dan jika kau ingin menikah dengan ku kau harus tau resiko seperti inilah yang akan kau dapat kan "


Axel beranjak dari duduknya dan membuat Grace terjatuh... Axel sama sekali tidak berniat membantu Grace bahkan melirik ke arah Grace pun tidak... Axel melangkahkan kakinya menjauh dari Grace...


" Axeeeeeeelllllll " tariak Grace geram


Diluar ruangan Axel ternyata ada Austin yang melihat apa yang baru saja terjadi


" Kau ingin bertemu dengan ku Austin ? " ucap Axel saat ia sudah meninggalkan ruangannya


" Tidak.. Nanti saja... Sepertinya kau buru-buru "


Austin melihat Grace masih ada di ruangan Axel segera menghampirinya...


" Kau tidak apa-apa Grace ? " ucap Austin


" Cih... Kau senangkan melihat aku seperti ini ? "


" Hahahhaa... Yaa aku senang... Senang sekali melihat mu selalu terabaikan... Hahahah " Austin tertawa terbahak-bahak


" Kurang Ajar... " ucap Grace sambil melemperkan tas mahalnya ke arah Austin


Tapi Austin malah semakin tertawa terbahak-bahak...


Austin mendekati Grace dan mendekatkan wajahnya ke wajah Grace sehingga tatapan keduanya saling beradu


" Mau apa kau bajing×n " ucap Grace

__ADS_1


Austin menaikan sudut bibirnya mendengar umpatan Grace dan tiba-tiba


Cup....


Austin mendaratkan kecupan dibibir Grace tapi Grace sama sekali tidak melawan malah terbuai dengan ciuman yang diberikan oleh Austin


Dan semakin dalam, membuat Grace tak ingin melepaskan Austin... Grace sebenarnya tau kalau Austin selama ini memendam rasa padanya tapi hati Grace tidak bisa berpaling dari Axel meskipun Axel menolaknya berulang kali


" Apa kau ingin lebih ? " ucap Austin saat melepaskan ciumannya


Grace tidak menjawab tapi dia mengangguk tanda setuju... Jujur saja Grace sangat mendambakan kehangatan dari laki-laki tapi Axel tak sekali pun memberikan kehangatan itu sehingga Grace selalu berakhir dengan Austin


Axel, Austin dan Grace... Mereka sebenarnya adalah teman sedari kecil dan tumbuh besar bersama... Axel dan Austin sebenarnya sangatlah mirip secara fisik mereka sama-sama tampan, tinggi dan memiliki rahang yang tegas hanya saja Austin terlihat sedikit kurus sedangkan Axel terlihat lebih gagah dan macho... Rambut mereka pun sedikit berbeda Axel memiliki 99% gen ayahnya yang berasal dari Inggris dan rambutnya pun agak sedikit bergelombang sedangkan Austin mewarisi rambut Ibunya yang lurus


Dalam segi kecerdasan juga Axel mewarisi gen ayahnya yang jenius... Ayahnya adalah seorang yang jenius terutama dari segi bisnis. Perusahaan mereka awalnya hanya bergerak di bidang Real Astate saja tapi ditangan Rolland sayap perusahaan mereka juga bergerak di bidang Properti dan berhasil menaikan derajat keluarga Horrison menjadi keluarga terkaya di Asia


Setelah diwariskan kepada Axel... Axel juga sedang mengembangkan sayap perusahaan menjamah dunia Teknologi... Dan benar saja, baru saja mulai bergabung produk teknologi yang dihasilkan oleh Axel diterima dengan baik dipasaran sehingga membuat keluarga Horrison semakin termasyur


Sedangkan Austin karirnya tidak secemelang kakaknya Axel... Kadang kala Austin salah dalam mengambil keputusan bisnis dan membuat Axel harus turun tangan mengatasi kekacauan yang dibuat adiknya


Austin sedikit teledor dan gegabah dalam mengambil keputusan sehingga kelemahan ini kadang dimanfaatkan oleh lawan bisnis keluarga Horrison untuk menjatuhkan mereka


Hal inilah yang membuat Tuan Besar Rolland tidak membiarkan Austin memegang peranan penting di perusahaan atau pun bersanding sejajar dengan kakanya Axel


Rolland akan menyerahkan perusahaan kepada kedua anaknya Axel dan Austin tapi sebelum Austin bisa menjalankan perusahaan tampuk kekuasaan diserahkan kepada Axel... Karena hal ini jugalah Rolland menempatkan Austin selalu berada disekitar Axel agar Austin bisa belajar dari kakaknya


Grace adalah anak dari sahabat Rolland dan mereka bertiga selalu bermain bersama bahkan bersekolah di sekolah yang sama...


Grace memang sejak kecil menaruh perhatian lebih pada Axel karena Axel tampan, gagah dan pintar. Hal inilah yang membuat Austin selalu mencari perhatian dari Grace karena Austin tidak suka Axel selalu menjadi pusat perhatian


Sampai saat mereka bertiga lulus SMA, Grace merengek pada Ayahnya agar dijodohkan dengan Axel....


Rolland yang saat itu kondisi kesehatannya sedikit menurun tanpa pikir panjang segera menyetujui permintaan temannya


Dan tak lama setelah itu Grace dan Axel bertunangan dan beberapa bulan kemudian Tuan Besar Rolland Harold Horrison tutup usia

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2