
Cella dan Ratu kini sedang menikmati makan siang Open Seating dengan ditemani semilir angin laut yang menyapa pori-pori kulit mereka
" Bundaa... Cella seneng bengat, coba kalau mama Laila ikut pasti tambah seru " Cella mengerucutkan bibirnya saat menyebut mama Laila
" Sayang... Jangan sedih, mama kan kerja buat Cella juga. Kalau mama gak kerja Cella gak akan bisa naik kapal pesiar kayak gini "
" Iyaa juga sih, eehhmm coba ajaa kalau Cella punya papa... Biarin papa aja yang kerja, mama sama Cella tugasnya jadikan cuma poya-poya "
" Uhuukk uhuukk "
Ratu tersedak minumannya mendengar kata-kata Cella.
" Sayang koq kamu ngomong gitu ? "
" Papa kan kaya bun... Jadi sayang kalau duitnya tidak digunakan buat poya-poya "
" Hah " Ratu melongo mendengar ucapan Cella
" Upps Cella keceplosan " Cella bergumam pelan dan menutup mulutnya rapat
Ratu kini menatap tajam pada anak yang kini duduk tepat dihadapannya. Ratu tau kalau Cella ini adalah anak yang sangat pintar jadi tidak menutup kemungkinan kalau Cella memang sudah tau tentang keberadaan papanya. Ratu kini menatap Cella dalam dan mengaktifkan mode serius
" Cella... Jawab jujur sama bunda. Cella tau dari mana kalau papa Cella kaya ? "
" Wah jadi bener yaa bun papa Cella itu orang kaya " Cella memasang muka manis dan antusias agar Ratu tidak tau kalau dia saat ini tengah berbohong
" Cella... Bunda tau Cella bohong... Jawab jujur... Mama sama bunda gak pernah loh ngajarin Cella buat bohong "
Cella kini tertunduk, percuma berbohong dengan bunda Ratu... Ratu sudah terlalu lama bergelut di dunia entertaint hingga bukan hal sulit untuk Ratu membedakan mana yang jujur dan mana yang cuma akting
" Cellaaaaa " Ratu mempertegas suaranya
" Iyaa bun... Cella tau " ucap Cella lemah
" Apa yang Cella tau ? "
" Cella tau kalau papa Cella itu bernama Axel Harold Horrison "
" Whaaaaattt !!!!!! Oh my god oh my god !!!! "
Ratu mengipas ngipas mukanya dengan kedua tangan seolah saat ini matahari tengah tegak berada di atas kepalanya... Ratu bahkan langsung meneguk habis air mineral miiliknya seolah merasa bahwa atmosfer yang ada disekitarnya kini telah menipis
__ADS_1
" Katakan sama bunda, siapa yang kasih tau Cella tentang papa ? "
" Cella nyari tau sendiri bun, soalnya kalau nanya sama mama dan bunda pasti mama dan bunda gak akan jawab pertanyaan Cella kan... Ya udah Cella selidiki ajaa sendiri... Cella bahkan udah ketemu sama nenek lampir dan penyihir "
" Hah " Ratu melengo
Ratu binggung, siapa nenek lampir dan penyihir yang di maksud Cella. Saat Ratu akan membondong Cella dengan banyak pertanyaan tiba-tiba dari kejauhan Ratu melihat seorang wanita sedang berjalan berlenggok dengan tubuh seksi sedang menghampiri dirinya
Wanita itu adalah orang yang paling Ratu benci... Wanita yang sudah merebut calon suaminya dan membuat Ratu bahkan berpikir untuk mengakhiri hidup
" Wah Ratu ternyata dunia ini sempit sekali... Kita bertemu lagi "
Ratu tidak menjawab.... Raut muka Ratu penuh dengan isyarat kemarahan... Ingin rasanya saat ini Ratu mencakar wanita ini, mencabik-cabik tubuhnya dan menguburnya di lautan lepas
" Iisshh penyihir ini, kenapa dia mengenal bunda Ratu... Kenapa bunda Ratu kayak marah banget sama ini penyihir " pikir Cella
Ratu tidak tahan harus berhadapan dengan wanita ini... Rasanya masih terlalu sakit untuk berhadapan kembali dengan masa lalu... Ratu lalu bangkit dari kursi lalu menggendong Cella dalam pelukannya pergi menjauh dari sana
" Cih dasar tidak berguna " gumam wanita itu namun masih dapat didengar oleh Ratu
Ratu masih berusaha meredam sakit di hatinya namun air mata itu tetap tidak bisa dikondisikan.... Air mata itu kini lolos dengan sendiri... Ratu masuk ke dalam kamar dan mengunci pintu, dia mendudukan Cella di tempat tidur kemudian menghapus air matanya agar tidak terlihat oleh Cella
" Apa penyihir itu menyakiti bunda ? "
Benar sekali... Wanita yang telah merebut calon suami Ratu adalah Alea... Ratu dan Alea dulu bernaung di satu agensi model... Alea selalu iri melihat Ratu karena Ratu memiliki wajah cantik alami dan punya bakat natural... Hal ini membuat Alea selalu iri dan memfitnah bahwa keberhasilan Ratu itu karena membawa nama Artawijaya dan pamor RC Entertaint.
Puncak dari konflik itu adalah ketika calon suami Ratu ternyata malah menikah dengan Alea padahal Ratu sangat mencintai calon suaminya tapi ternyata diam-diam dia malah menjalin hubungan dengan Alea lalu kemudian mereka menikah dan membuat hati Ratu hancur bagai sudah tak berbentuk lagi hingga ia berpikir untuk lebih baik mati dari pada sakit hati melihat calon suaminya bersanding dengan perempuan lain
Ratu menarik nafasnya dalam, menstabilkan kembali suasana hatinya lalu berbicara lagi pada Cella
" Sayaang... Kamu kenal sama tante Alea ? "
" Maksud bunda penyihir itu ? "
" Yang Cella maksud penyihir itu siapa Cel ? "
" Itu tadi tante yang bikin bunda sedih itu penyihir "
" Namanya Alea sayang bukan penyihir "
" Cella gak perduli siapa namanya, bagi Cella dia penyihir "
__ADS_1
" Cella kenal sama dia ? "
" Gak kenal dan gak mau kenal "
" Trus kenapa Cella julukin dia penyihir "
" Karena dia berani berjalan sejajar dengan papa Axel dan Cella tidak suka itu "
" Hah " Ratu kaget
" Kenapa Alea bersama Axel, kemana bebe ( sebutan Ratu untuk calon suaminya dulu ) ? " Ratu bermonolog sendiri
Di tempat Lain Axel juga kini tengah bersantai menikmati sejuknya angin laut ditemani oleh Austin dan kedua asisten mereka Lucas dan Bayu tidak lupa disana juga ada Alea
Para rekan bisnis mereka sesekali datang meyapa dan Alea tersenyum manis pada semua rekan bisnis Axel dan Austin membuat dia menjadi pusat perhatian
" Wahh apa ini calon istri dari pengusaha jenius kita " ucap Tuan Hasan salah satu kolega bisnis Axel
Axel terlalu malas untuk menanggapi semua omongan tentang dia hingga dia hanya diam saat ada yang mempertanyakan keberadaan Alea di sisi Axel
Austin yang melihat itu tersenyum sinis... Dia sudah sangat hafal betul dengan perangai kakak satu-satunya ini... Kalau bagi orang lain diam itu artinya iya tapi bagi Axel diam artinya tidak dan itu sebenarnya adalah kode keras
Dari kejauhan terlihat seorang anak perempuan berjalan ke arah rombongan Axel dengan menggunakan pakain santai. Sekilas tidak ada yang aneh dari anak ini tapi ada satu yang justru menarik perhatian Lucas... Anak itu mengenakan sebuah kalung permata langka dan sungguh indah... Lucas berpikir keras dimana dia pernah melihat kalung itu...
Sedangkan Austin dia malah melihat anak itu tanpa berkedip seolah sangat familiar dengan wajahnya tapi siapa ? pikir Austin
Hanya Alea yang menyadari bahwa anak itu sangat mirip dengan Axel bahkan cara dia berjalan pun nampak terlihat sangat angkuh dan berkharisma persis seperti Axel. Sedangkan Axel tidak menyadari kedatangan anak kecil itu karena sibuk dengan Tap miliknya
Saat Axel meletakan Tap miliknya Cella telah berlalu dari rombongan Axel dan Axel hanya melihat punggung Cella dengan rambut panjang bergelombang yang dia gerai
Yuups... Anak kecil itu adalah Cella... Saat berbagi cerita dengan bunda Ratu, Cella meminta Ratu untuk menidurkannya tapi malah Ratu yang tertidur pulas. Akhirnya Cella memutuskan untuk keluar seperti ingin mengawasi keadaan. Cella mengambil kalung permata milik Laila dan mengenakan itu di lehernya, Cella berharap dia dapat bertemu dengan papa Axel dan menyadari keberadaan kalung yang dipakai olehnya
" Iiisshh dasar papa bo×doh. Cella sudah capek-capek jalan pakai gaya slow motion malah gak dilihat... Emang bener tu papa Axel minta di timpuk pakai jangkar " Cella menggerutu sendiri
Catatan :
Open Seating adalah Tempat Duduk Terbuka kalau di kapal pesiar ini biasa disebut sebagai ruang makan atau restoran di kapal yang tidak memiliki jadwal tertentu dan tanpa pengaturan tempat duduk, sehingga para tamu bebas memilih tempat yang ingin diduduki. Pakain yang digunakan juga bukan pakain formal dan hidangan yang disajikan biasanya bukan berupa makan berat melainkan lebih kepada cemilan saja. Para tamu bisa bersantai dimana saja yang mereka inginkan
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...
__ADS_1
Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻