CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
DILEMA


__ADS_3

Axel membawa Laila kesebuah restoran mewah yang tentu saja hanya mereka pelanggannya


Axel sudah menyulap restoran itu bagai sebuah altar untuk seorang putri yang setiap langkah kakinya ditaburi dengan kelopak bunga mawar merah dan putih


Axel membawa Laila menuju atap dan pemandangan di atap jauh lebih indah dari taburan bintang di angkasa, karena Axel benar-benar ingin membuat Laila terkesan padanya sehingga berapa pun dana yang dikeluarkan oleh Axel sama sekali tidak seujung kuku dari harta milik Axel


Laila sangat kagum dengan keindahan yang disuguhkan oleh Axel tapi mulut Laila sama sekali tak mampu bicara seolah mulutnya saat ini sedang terkunci dan kuncinya entah lah hilang dimana


" Sayang... Bagaimana menurut mu ? "


Laila tidak menjawab dia hanya diam dan tersenyum


" Kenapa kau diam sayang ? Kau tidak suka tempat ini ? Apa kau ingin aku menggantinya ? Atau ada yang ingin kau singkirkan disini ? "


" Hhhuuuuuuufffff " Laila menarik nafasnya dalam mencoba mengumpulkan sisa-sisa keberaniannya untuk bicara tapi sebelum Laila bicara Axel sudah lebih dulu membuka mulutnya


" LUUUCCAASSS " teriak Axel


" Saya Tuan "


" Mulai hari ini kau aku pecat "


Hah 😳 Lucas dan Laila kaget kenapa Axel memecat Lucas...


" Apa salah Saya Tuan ? "


" Kenapa kau sewa tempat jelek ini heh... Lihatlah istri ku sama sekali tidak suka ada disini... Beraninya kau membuat istri ku sedih ? "


" Hah ( Lucas melongo ) bagaimana mungkin tempat yang bahkan lebih bagus dari istana raja ini dikatakan jelek " batin Lucas


Sedangkan Laila yang mendengarkan penuturan Axel juga tidak kalah terkejut... " Ini bagaimana bisa jadi Lucas yang dipecat... Axel ini beg× atau apa sih, apa dia tidak tau aku ini sedih karena apa ? " batin Laila


" Dion "


" Kau tenang saja sayang akan aku pastikan Lucas hidup menderita, dia tidak akan pernah mendapatkan pekerjaan lagi dimana pun dan dia pasti juga akan jatuh miskin "


" Kau kejam sekali Tuan 😭 " Lucas membatin


" Dion... Ini semua bukan tentang Lucas tapi ini tentang diri mu "


" Tentang aku ?? "


" Apa ada yang ingin kau jelaskan pada ku Dion ? "


Laila menatap dalam diri Axel dan begitu juga Axel menatap dalam pada Laila...


Axel menggenggam tangan Laila dan berkata " sayaang aku akan menceritakan semuanya pada mu tapi sekarang kita makan dulu yaa... Setelah itu aku akan menceritakan semuanya pada mu "

__ADS_1


" Tidak Dion... Aku ingin mendengar itu sekarang "


" Oke baik lah... Nama Asli ku sebenarnya adalah Axel Harold Horrison, dan aku adalah seorang pembisnis sayang "


" Apa kau orang kaya ? "


" Tentu... Seperti yang kau lihat... " Jawab Axel sombong


" Aku adalah pemimpin dari perusahaan Horrison dan kau tau jika kau mau aku bahkan bisa membelikan bulan untuk mu " lanjut Axel lagi


" Huueeekk kata-kata mu membuat ku ingin muntah Tuan... Ternyata kau bisa gombal juga hahahaha " Lucas kembali membatin


" Apa kau sekaya itu ? "


" Kau tidak pernah mendengar perusahaan Horrison sayang "


Laila menggeleng


" Tidak apa, kau tidak perlu tau itu... Yang harus kau tau hanya aku kaya dan aku suami mu "


" Cihh sombong sekali "


" Tapi kau cinta aku kan sayaaangg " ucap Axel dengan nada manja


Laila tidak menggubris kenarsisan Axel


" Dia adalah ibu ku dan juga adik ku Austin... Dan wanita muda tadi adalah mantan tunangan ku juga kedua orang tua nya "


" Maksud mu kau sudah bertunangan sebelum menikah dengan aku ? "


" Yaa "


Tanpa terasa Laila kemudian menitikan air matanya...


" Sayaang kenapa kau menangis ? "


" Apa aku telah merebut mu darinya Dion ? "


" Tidak sayang... Sama sekali tidak... Dari awal aku memang tidak pernah mencintai Grace... Grace itu sudah seperti adik untuk ku... Tapi entah kenapa dia sangat terobsesi pada ku hingga sebelum daddy ku meninggal dia menjodohkan aku dengan Grace "


" Apa kalian berpisah karena aku, ku dengar tadi kau akan menikahinya ? " ucap Laila bergetar


" Sayaaaangg.... ( Axel membawa Laila masuk dalam pelukannya ) itu tidak benar... Hubungan ku dengan Grace memang sudah tidak sehat sejak awal... Dan walau tanpa kehadiran mu, aku memang akan meninggalkan Grace karena aku tidak pernah mencintainya... Satu-satunya wanita yang aku cintai adalah kau... Kau satu dan selamanya untuk ku sayang jadi percaya lah pada ku... Mulai hari ini aku akan melindungi mu "


Cup


Axel mengecuk puncak kepala Laila, Laila sudah tidak mampu berkata apa-apa... Laila tidak tau apakah dia senang atau sedih sekarang. Baginya ini adalah suatu hal yang sangat mengguncang jiwa

__ADS_1


Meski Dion berkata mencintainya tapi Laila merasa kalau dirinya tidak pantas berada disisi Dion, bahkan kulit wajah Laila saja tidak sehalus telapak tangan Dion jadi bagaimana bisa Laila mendampingi Dion.


Laila menjadi dilema dengan pemikirannya sendiri.


" Sayaang... Mulai malam ini kau akan tinggal di Manshion keluarga Horrison, kau tidak perlu menderita lagi sayang karena mulai saat ini aku akan memanjakan mu dan memberikan semua yang kau inginkan "


Laila menangis sejadi-jadinya mendengar ucapan Axel... Laila tak mampu lagi mengangkat wajahnya bahkan untuk menatap Axel sekali pun... Axel medakap erat Laila dan memberikan kehangatan lewat pelukannya


" Tuan ternyata Anda romantis sekali, aku sangat terharu Tuan... Hiks hiks hiks ( Lucas ikutan mewek ) tapi bagaimana dengan nasib ku Tuan apa aku jadi di pecat " Lucas oh Lucas dia hanya bisa membatin sampai sekarang


Lucas takut kalau bicara nanti dia salah lagi bicara dan berakhir jadi benar-benar di pecat atau malah berakhir di kuburan


Hahahahha nasib mu Lucas 😂✌️ salam dari Author buat mu Lucas


Akhirnya Laila dan Axel makan malam dalam diam... Laila tak dapat merasakan rasa makanan yang saat ini dia makan... Hatinya menjadi gundah dan perasaannya tak karuan... Firasatnya mengatakan hal buruk akan terjadi pada hidup nya...


Ditempat lain saat ini Austin sudah kembali ke apartemennya... Saat ini dia melihat Lula tengah santai di depan Tv dengan sebuah hp yang juga tidak lepas dari genggamannya


" Hei kau sudah pulang Tuan ? "


" Lula, sudah berapa kali aku katakan... Berhenti memanggil ku Tuan... Panggil aku Austin "


" Tapi Tuan... Tidak enak rasanya soalnya aku disini hanya menumpang " ucap Lula sambil menundukan kepala... Padahal ini semua cuma akting bagi Lula


" Sudahlah Lula... Aku tidak menganggap mu seperti itu... Bagi ku kau itu wanita baik "


" Tuuaann... " ucap Lula memelas dengan mata yang penuh dengam genangan air


Cup ( Austin mengecup bibir Lula )


Sekali lagi kau panggil aku Tuan aku tidak akan mengampuni mu malam ini


Austin pun menggendong Lula ala bridal style dan malam panas pun kembali diarungi oleh Austin dan Lula....


Lula begitu lihai di atas ranjang dan hal ini benar-banar membuatnya mabuk...


Rasanya sangat berbeda saat dia bercinta dengan Grace... Grace lebih banyak diam dan tak pandai membuat Austin mengerang puas


Saat ini Austin sudah bisa melupakan Grace berkat kehadiran Lula... Austin tak lagi perduli dengan Grace walau pun Grace dihadapkan dalam masalah seperti kejadian di Manshion tadi


Austin mulai membuka hatinya untuk Lula dan Austin ingin Lula bukan hanya menjadi fatner ranjang tapi juga menjadi fatner dalam hidupnya sampai dia tutup usia


Hal yang tidak Austin sadari adalah kebohongan Lula yang hanya memanfaatkannya tanpa Austin sadari Lula tak pernah tulus ingin bersamanya


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...

__ADS_1


Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻


__ADS_2