CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
KING KOBRA


__ADS_3

"Akhirnya Ras, akhirnya bakalan dihalalin juga"


"Semoga ini keputusan terbaik Laa"


"Pasti baik Ras, mending Lucas kemana-mana laah dari pada si Ciko yang gak jelas itu. Tapi btw Ciko masih suka gangguin kamu gak?"


"Gak tau, kata anak-anak hotel sih dia emang beberapa kali pernah datang kesana dan pernah ngamuk juga tapi diusir sama satpam"


"Hhmm kalau menurut aku ni yaa Ras walau pun Ciko itu brengseknya kebangetan tapi masalah kamu sama dia tetap harus diselesaikan, kalau menurut ku lebih baik kamu temuin dia dan ngomong baik-baik trus akhiri hubungan kalian yang salah ini"


Saras diam dan mencoba mencerna kata-kata Laila. Benar kata Laila dari pada masa lalu nanti malah membuat masalah lebih baik diselesaikan


"Tapi kalau aku ketemu sama Ciko aku takut ntar baper lagi laa.. Kamu kan tau aku tu sayang banget sama dia..."


"Tunjukin kalau kamu kuat Ras, kamu gak boleh lemah apalagi sampai terhasut sama bujuk rayu nya lagi... Kamu harus bangkit Ras, kamu berhak bahagia, kamu berhak mendapatkan kepastian dan menikah lalu membangun keluarga yang bahagia"


"Kamu benar Laa, aku gak boleh lemah dihadapan Ciko.. Tapi apa aku harus ngomong ke Lucas?"


"Harus Ras, kamu harus ngomong sama Lucas. Dalam hubungan itu kita harus saling jujur dan terbuka agar hubungan kita langgeng"


"Tapi apa ini nanti tidak akan menyakiti Lucas?"


"Mungkin Lucas akan tersakiti, tapi Lucas akan lebih sakit jika dia tidak tau kalau kamu menemui Ciko lagi. Takut nya nanti Lucas salah paham dan mengira kalau kamu tidak serius ingin menikah dengan nya"


Drrrtt drrrtt ponsel Saras berbunyi


"Eehh panjang umur, baru juga diomongin udah nelpon aja itu anak... Huh dasar bucin 😂"


"Hehehe aku keluar dulu yaa Laa, kayak nya Lucas nyari'in aku"


"Okee... Dah sana buruan ntar keburu Lucas nya ngamuk lagi"


"Ihh apa'an sih dasar"


Saras pun pergi dari kamar Laila. Baby Ello yang menyusu itu pun akhirnya juga tertidur. Baby Ello sama sekali tidak terganggu dengan percakapan antara Saras dan Laila hingga kini Baby Ello tertidur dengan pulas


Tok tok tok


"Maa... Mama"


Mendengar Cella memanggil, Laila langsung bergegas bangun dari tempat tidur karena takut suara keras Cella nanti malah bisa membangunkan baby Ello


"Ada apa Cel?"


"Dede mana ma?"


"Dede lagi tidur sayang"

__ADS_1


"Yaaah padahal mau ngajak dede main, malah dedenya tidur"


"Hehehe main sama yang lain yaa sayang"


"Emang dede nya capek yaa maa jadi ketiduran"


"Yaa bukan gitu juga sayang, dede bayi emang udah di konsep sama yang maha kuasa kayak gitu. Kalau lapar dia menyusu kalau dah kenyang yaa tidur"


"Hhmm gitu yaa ma, yaa udah Cella keluar ajaa deh takut ganggu dede nya bobo. Tapi Cella boleh cium peluk dede gak ma"


"Hehehe iyaa sayang, tapi pelan-pelan yaa"


Cella pun masuk lalu dengan gerakan pelan dan sehalus mungkin dia mencium sang adik. Padahal Cella tuh gemes banget sama dede nya rasanya pas dicium tuh pengen digigit gigit



baby Ello


Sumber: by Google


"Maa Cella gak mau main di luar, Cella mau disini aja menemani dede"


"Tapi kan dede nya tidur sayang"


"Gak papa, biar Cella rebahan disamping dede"


Cella pun tersenyum bahagia mendengar mama nya memepercayakan sang adik untuk dijaga oleh nyaa...


"Siiap maa... Cella akan jaga dede dengan baik"


Laila pun lalu keluar dan Cella langsung berbaring di samping sang adik. Tangan  Cella pun tidak bisa diam, kadang dia menepuk nepuk bokong Ello atau malah tangan Ello dimain-mainkan oleh Cella sembari pipi Ello yang terus saja dielus oleh Cella bagai seekor kucing yang tengah bermanja dengan majikan nya


Lama-lama Cella pun juga ikut mengantuk dan tertidur. Ello sangat anteng setelah kenyang menyusu, Ello benar-benar tertidur dengan pulas hingga akhirnya Cella tak mampu juga memepertahankan kesadaran nya dan ikut menyusul Ello


Laila pun saat ini juga tengah duduk disamping Axel bersama-sama juga dengan Ratu dan Austin serta para kolega bisnis keluarga Horrison


Didalam tidur nya samar-samar Cella mendengar seperti ada suara mendesis. Perlahan-lahan juga Cella merasa bahwa ada yang tengah bergerak di tempat tidurnya, apakah itu Ello pikir Cella tapi Ello hanya bayi yang berumur 7 hari memangnya gerakan seperti apa yang bisa dibuat oleh bayi pikir Cella. Lagi pun telinga Cella tidak menangkap suara tangisan dari Ello hingga Cella sadar ada yang salah disini dan ini bukan cuma perasaan nya saja


Cella yang punya kemampuan bela diri seperti Axel bahkan tentu saja lebih lebat dari Axel cukup sensitif dengan gerakan yang ada disekitar tubuh nya berkat latihan ilmu dalam yang Cella pelajari dalam bela diri Silat


Cella membuka mata dengan sempurna dan alangkah terkejutnya Cella ada seokor ular king cobra sudah tegak berdiri setengah badan berada tepat disisi Ello


Dengan gerakan secepat kilat Cella mengambil bantal dan menindih kepala ular tersebut. Kapala ular itu pun tepat berada dibawah bantal yang Cella tindih dan Cella pun segera mengambil Ello kemudian berlari ke arah pintu. Tepat saat Cella berlari saat itu juga ular tersebut terbebas dan crrrrrroooootttt ular itu mendesis dan menyemburkan bisa


Efek semburan bisa ular king kobra itu cukup jauh hingga mengenai kulit kaki Cella. Beruntung tidak ada luka disana, jika kaki Cella mempunyai Luka sudah bisa dipastikan Cella akan keracunan sekarang


Cella pun berlari ke luar kamar sembari berteriak memanggil Laila.

__ADS_1


"Maaa... Mama maaamaaaa maaamaaaa"


Cella terus berteriak dari lantai dua, beruntung Ello digendong dengan erat. Jika tidak Ello mungkin saja terjatuh digendongan Cella


Para pelayan yang ada disekitar sana  melihat Cella berlari semberi menggendong Ello pun segera menghampiri Cella


"Ada apa non?" ucap Saidah


"Dimana mama bi?"


"Nyonya dan Tuan masih ada di taman belakang non"


"Cepat panggilkan mama.... Sekaraaaang" ucap Cella dengan sedikit nada berteriak dengan tangan nya yang masih erat menggendong Ello


Ello yang mendengar suara keras Cella pun sedikit terkejut hingga ia terbangun dan menangis


"Ooeeekkk ooooeekkk ooeekkk"


"Cup cup cup... Adik manis... Maaf apa kaka mengejutkan... Cup cup cup" ucap Cella mencoba menenangkan Ello sembari sedikit menepuk tubuh nya dan tubuh Cella refleks membuat gerakan seperti mengayun


Saidah pun menghampiri Laila dengan gerakan yang normal Saidah membisikan sesuatu di telinga Laila


Laila pun berusaha untuk tidak panik untuk menjaga image si depan semua tamu Axel


"Mas aku ke kamar sebentar, Ello menangis" Laila berbisik di telinga Axel


Laila pun pamit dengan senyuman dan pergi dari sana tanpa ada yang menaruh curiga


Laila pun sedikit berlari guna menghampiri kedua anak nya ini dan benar saja saat Laila datang Ello masih menangis dengan kencang


"Maaf sayang, apa Ello merepotkan mu?"


"Tidak ma, bukan itu... Ada ular king cobra di kamar"


"APAAAA"


"Auuuu" Cella meringis merasakan sedikit perih pada kaki nya


"Astaga apa itu Cell?" ucap Laila saat melihat kaki Cella dipenuhi oleh cairan berwarna kuning


"Ini bisa ular itu maa, saat Cella berlari ular tersebut menyemburkan bisa


Kini Laila berubah menjadi panik. Ini bukan lagi hal yang sepele


"Saidah cepat kau panggilkan dokter Malvin dan juga Lucas, ingat jangan buat keributan"


"Baik nyonya"

__ADS_1


Beruntung dokter Malvin juga datang di pesta ini. Dokter Malvin pun bergerak dengan cepat termasuk Lucas, Lucas yang mendapat kabar dari salah satu pengawal kalau Laila memanggilnya karena ada seokor ular di kamar utama langsung menuju TKP dan mencari kebeberadaan ular tersebut


__ADS_2