
Sesaat kemudian Grace bangkit dan menghapus air matanya. Ini tidak bisa dibiarkan... Austin saat ini adalah suaminya yang sah, Grace sekarang berhak atas hidup Austin
Grace bergegas mengganti baju pengantin yang melekat di tubuhnya lalu memakai pakaian casual dan memakai jaket kulit miliknya
Grace akan pergi menyusul Austin, kemana lagi memang... Pasti ke apartemen Austin tempat dimana perempuan murahan itu berada
Benar saja Austin saat ini ada di dalam kamar di apartemennya... Grace bisa masuk kesana karena diam-diam Grace sudah menyuruh orang untuk meretas password apartemen Austin
Terdengar suara laknat percintaan dari dalam kamar... Bagaimana bisa... Ini adalah malam pengantinnya tapi Austin malah bercinta dengan perempuan lain
Grace lalu menendang pintu kamar Austin dan nampak jelas terlihat di mata Grace kalau Austin tengah bergumul ria dengan simpanannya ini
" Kuraaang ajaaarrr " Grace berteriak dan langsung menjambak rambut Lula
Lula yang tidak menduga kalau akan datang serangan mendadak dari Garce harus merelakan rambutnya di tarik dan mukanya di cakar oleh Grace
" Aaauuuu aduuhh... Lepaskan sialan... "
" Kau yang sialan dasar pela×cur "
Austin lalu menarik lengan Grace dan memisahkannya dari Lula. Saat terjadi adegan jambak menjambak Austin mengambil celana boxer miliknya dan sekarang Austin hanya bertelanjang dada. Beda dengan Lula yang masih polos tanpa sehelai benang.
" Kau ini kenapa Grace ? "
" Kau yang kenapa Austin ? "
" Kenapa kau meninggalkan ku di malam pengantin kita ? Apa yang akan orang katakan tentang ini heh " ucap Grace dengan nada marah
Saat ini emosi Grace sungguh tidak bisa di kondisikan... Kecawa, marah, malu semuanya bercampur menjadi satu
" Kau tidak ingin aku meninggalkan mu ? Baiklah aku tidak akan meninggalkan mu, malam ini kau akan tetap disini "
" Mendengar itu Grace merasa senang... "
__ADS_1
Austin kemudian mengunci pintu kamar lalu mengambil sebuah tali dari laci dekat tempat tidurnya
" Untuk apa tali itu ? "
" Duduk lah Grace, kau pasti lelahkan dari tadi berdiri "
Grace patuh tanpa menaruh rasa curiga... Grace duduk di kursi yang di tarik Austin
Tapi tiba-tiba, Austin melingkarkan tali itu di tubuh Grace... Lula yang melihat itu dengan cepat berdiri dan membantu Austin... Austin mengikat tubuh, tangan dan kaki Grace hingga Grace tidak bisa bergerak
Grace terus meronta namun Austin telah meletakan lakbat di mulut Grace hingga kini Grace tidak dapat berbuat apa-apa... Grace terus menangis namun itu semua sama sekali tidak meluluhkan hati Austin
" Hahahah rasakan kau wanita sialan " Lula tertawa senang
Kursi yang di duduki oleh Grace menghadap langsung tepat pada kasur Austin... Austin menarik selimut yang membalut tubuh Lula hingga membuat tubuh polos Lula terpampang sempurna
Awalnya Lula malu karena kini ada orang lain diantara mereka tapi sedetik kemudian Austin menyerang tubuh Lula... Austin mendaratkan kecupan mesra dan manggairahkan tepat di depan mata Grace
Austin menggiring Lula ke tempat tidur dan memulai lagi percintaan mereka yang tadi tertunda... Austin terus menggempur Lula, seolah Lula adalah bagian dari pelampiasan kemarahan Austin tapi Lula tidak mempermasalahkan itu malah Lula juga dengan agresif membalas setiap sentuhan Austin hingga mereka mengerang bersama dan mencapai puncak kemikmatan
Setelah Austin menuntaskan hasratnya. Austin kembali menghampiri Grace sedangkan Lula kini telah tertidur karena lelah dengan percintaan mereka
Austin melepaskan ikatan di tubuh Grace dan membuka lakban di mulut Grace
Plaaaakkkk
Grace langsung menampar Austin ketika ikatannya terlepas.
" Kau puas Austin... Kau puaasss " Grace berteriak tepat di muka Austin
" Bagaimana rasanya ? Apakah sakit ? Itulah yang aku rasakan dulu Grace... Sekarang kau lihat lah wanita yang sedang tidur itu Grace... Aku memang bercinta dengannya tapi kau tau, aku tidak main-main dengan wanita... Saat aku bercinta dengan mu dulu aku serius dan aku mencintai mu... Tapi apa... Kau lebih memilih mengejar Axel dari pada bersama ku... Sekarang Grace, aku bercinta dengan wanita itu karena aku juga serius mencintainya... Aku akan menikahinya "
Grace sudah tidak sanggup berada disini... Dia bergegas pergi dari apartemen Austin dengan membawa sejuta luka... Kali ini dia tidak pulang ke rumah orang tuanya atau ke Manshion keluarga Horrison... Grece akan tidur di hotel malam ini dan entahlah besok harus apa Grace tidak tau, dia binggung dengan semua yang terjadi pada hidupnya
__ADS_1
Keesokan harinya, hari berjalan seperti biasa untuk Austin... Dia juga berangkat ke kantor dan bekerja seperti biasa... Tapi saat Austin tengah serius dengan tumpukan pekerjaan, ada 2 orang laki-laki tegap berpakaian rapi seperti pengawal masuk ke ruangannya tanpa permisi
" Maaf Tuan Austin, Anda di tunggu oleh Tuan muda Axel "
" Axel " Austin binggung kenapa tiba-tiba kakaknya yang menghilang kini datang lagi
Apa Axel berubah pikiran, apa dia tidak jadi pindah ke Amerika atau dia ingin mengambil kembali perusahaan Horrison
Austin berkecamuk dengan pikirannya sendiri
" Tuan mari ikuti kami "
Austin patuh dan mengikuti 2 orang pengawal yang menjemputnya
Austin dibawa ke daerah yang sangat sepi... Perjalanan ini cukup memakan waktu lama, tapi Austin melihat di sekelilingnya terdapat hamparan sawah nan hijau juga hutan yang masih sangat asri
Austin menarik nafas dalam, dia seperti mendapatkan kedamaian di tempat ini
Setelah menempuh kurang lebih 3 jam perjalanan Austin tiba di depan sebuah vila yang cukup mewah
Salah satu pengawal membuka pintu untuknya dan mempersilahkan Austin masuk
Austin pun masuk ke dalam vila dan mencari dimana keberadaan Axel... Austin mengamati setiap sudut vila itu benar-benar membawa kedamaian... Vila ini bahkan mengeluarkan aroma rerumputan membuat siapa pun yang masuk kesana akan terhipnotis
Akhirnya Austin menemukan keberadaan Axel, Axel menunggu Austin dan duduk di taman belakang vila tersebut... Axel melengkungkan senyum melihat kedatangan Austin
" Apa kakak ku ini sudah gila.. Kenapa tiba-tiba dia tersenyum seperti itu, apa selama di Amerika Axel menjadi gila " batin Austin
" Kau sudah datang Austin... Duduk lah... Maaf aku tidak datang saat pernikahan mu "
" Eh ini ada apa ? Kenapa Axel jadi bersikap ramah pada ku... Apa memang benar Axel sudah gila atau jangan-jangan tempat ini berhantu, apa Axel kerasukan setan disini ? " Austin terus bermonolog pada dirinya
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...
Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻