CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
TERJEBAK


__ADS_3

Hari ini Axel akan berangkat ke Amerika, untuk menyelesaikan masalah yang dibuat oleh Austin


Setelah pekerjaannya disini rampung bahkan lebih cepat dari apa yang diprediksinya, Axel bergegas menyelesaikan hal yang lain


Axel rela pergi bekerja jam 7 pagi dan pulang tengah malam semata-mata hanya untuk cepat bersama kembali dengan istrinya Laila


Laila pun kini juga sudah bekerja kembali dengan Sazad...


Awalnya Sazad menempatkan Laila sebagai pelayan yang bertugas menyambut tamu, tapi Axel tidak terima dan mengatakan pada Sazad kalau Laila terlalu cantik untuk menyambut para tamu


Axel takut ada tamu yang akan menggoda Laila.


Flasback on


" Hey kau ini cari mati kah dengan ku ? Apa maksud mu menempatkan istri ku sebagai penerima tamu heh ? "


" Bukan kah kau bilang jangan memberikan pekerjaan yang membuat istri mu capek dan pusing, jadi aku tempatkan sebagai penerima tamu... Tidak membuat pusing dan tidak capek juga kan "


" Tapi itu sama saja kau membuat Laila ku jadi incaran para buaya, kau lihat sendirikan kalau istri ku itu sangat cantik "


( Sangat cantik dimata Tuan Axel 😄 )


" Hahaahha " Sazad tertawa keras mendengar ucapan Axel


" Kau mau aku potong lidah mu heh... " Ucap Axel marah


" Okee okee baiklah, jadi kau mau apa ? "


" Terserah "


" Huuufffhh, baiklah akan aku pindah "


Tut tut tut Axel menutup telponnya sepihak, membuat Sazad geleng-gelang kepala


" Panggilkan Laila kemari " ucap Sazad berbicara dengan seseorang dari sambungan telpon yang ada diatas mejanya


Tak lama Laila pun datang


" Pak Sazad panggil Saya "


" Yaa... Datang lah ke dapur dan temui koki Indri... Mulai hari ini kau bertugas dibagian dapur sebagai asisten Indri untuk membuat desserts "


" Heh maksud bapak ? "


" Apa kata-kata ku kurang jelas ? "


" Ehh iyaa baik pak "


Laila pun kini bertugas untuk membantu membuat hidangan penutup di restoran, karena restoran Sazad cukup ramai hari ini, tugas di bagian dapur pun juga akan sibuk


Laila cukup terampil di bagian dapur, membuat koki Indri merasa senang karena mendapatkan asisten yang bisa diandalkan


Laila pun juga demikian, karena memasak adalah salah satu hobbynya Laila pun jadi cepat belajar hal-hal baru


Kesibukan Laila sebagai asisten koki ini pun juga tak luput dari pantauan Axel...


Ada satu foto yang menunjukan bahwa Laila tengah menyapu keringatnya dan itu membuat Axel geram... Axel pun kembali menelpon Sazad, padahal sekarang dia sedang rapat dengan para koleganya di Amerika

__ADS_1


Tapi karena tak tahan melihat foto Laila yang seperti kelelahan, Axel menyudahi rapatnya dan menelpon Sazad


" Hei kau mau aku ratakan restoran mu itu heh... ? "


" Astaaagaa... Kali ini apa lagii ?


" Sudah ku bilang jangan membuat istri ku kelelahan "


" Loh, aku hanya menempatkannya sebagai asisten koki yang bertugas di bagian desserts dan pekerjaan itu tidak terlalu berat "


" Tidak berat kata mu... Kau benar-benar cari mati dengan ku hah ? "


" Oke oke baiklah... Akan aku tempatkan istri mu dibagian lain "


Setelah mendengar jawaban Sazad, Axel kembali mematikan telponnya secara sepihak


" Huuhh dasar konglomerat " Sazad menggerutu


Sazad kembali menelpon seseorang agar memberitahu Laila untuk datang ke ruangannya... Dan tak lama setelah itu Laila pun datang


" Bapak panggil Saya lagi ? "


" Kamu ikuti Saya "


Sazad membawa Laila menuju ke sebuah ruangan yang ada di restoran tersebut


" Laaa mulai detik ini kamu hanya boleh bekerja disini "


" Maksud bapak ? "


" Loh pak, ini Saya naik jabatan atau apa... Memangnya ada pekerjaan yang cuma jadi pengawas di pagi hari ? " ucap Laila sambil melongo


" Yaa ada... Ada di restoran ini " ucap Sazad dengan nada yang sedikit geram


Bagaimana tidak geram, dalam satu hari dia sudah 3 kali merubah posisi pekerjaan Laila hingga akhirnya Laila berujung pada pekerjaan yang tidak ada kerjaan


Cuma restoran Sazad yang menggajih karyawan hanya untuk duduk di sebuah ruangan 😄


Flasback off


Karena mendapatkan suntikan dana yang cukup besar dari Axel ditambah dukungan langsung dari perusahaan Horrison


Restoran Sazad benar-benar naik daun...


Restoran Sazad bahkan berada di puncak ratting teratas sebagai restoran terfavorit.


Banyak para sultan yang datang ke restoran Sazad berkat pamor dari perusahaan Horrison


" Waaahhh... Benar-benar hebat kau Axel... Berkat mu aku sekarang semakin kaya... Wahahahah "


Sazad berbicara pada dirinya sendiri sambil melihat-lihat keadaan restorannya saat ini


Di Amerika Axel saat ini sudah merampungkan semua pekerjaannya... Axel benar-banar bekerja 4 kali lipat lebih gila dari biasanya...


Saat ini yang selalu menghantui Axel bukan masalah tander atau pun saham... Justru yang ada di otak Axel adalah selalu saja Laila... Axel selalu gelisah dan tak pernah tenang setiap hari karena jauh dari istrinya, karena itulah Axel melampiaskannya ke pekerjaan


Namun seberat apa pun beban kerja Axel dia tetap tidak bisa melupakan istrinya yang memiliki pipi kemerahan bila Axel menggodanya... Karena itu juga sesibuk apa pun Axel, Axel tak pernah lupa untuk menghubungi istrinya

__ADS_1


Ini adalah minggu ketiga Axel di Amerika dan tepat hari ini juga Axel akan pulang ke Indonesia... Axel pulang dengan menggunakan pesawat jet pribadinya tapi sayang saat dia sampai dia harus terlebih dahulu bertemu dengan rekan bisnisnya padahal sebenarnya Axel sangat malas melakukan ini karena dia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Laila


Pertemuan Axel diadakan disebuah hotel mewah... Namun pertemuan ini berlangsung alot karena antara perusahaan Horison dengan perusahaan X sama sekali tidak mencapai kesepakatan


Ini membuat Axel jenuh dan bosan, ditambah rindunya yang begitu berat membuat Axel tak bisa berkonsentrasi saat ini


" Baiklah pak Haris sebaiknya perjanjian ini kita tinjau ulang saja terlebih dahulu "


" Baik pak Axel, sepertinya memang harus begitu agar perusahaan kita mendapatkan untung yang sama "


Axel dan pak Haris pun berjabat tangan lalu Axel segera pergi meninggalkan ruangan rapat VVIP tersebut


Ternyata Grace juga ada di hotel tersebut dan tanpa sengaja Grace melihat Axel keluar dari salah satu ruangan VVIP, Grace lalu mengikuti Axel


" Sial kenapa Lucas tak pernah beranjak dari sisi Axel... Bagaimana caranya agar aku bisa membuat Lucas pergi "


Grace kemudian mempunyai rencana hebat agar Lucas bisa menjauh dari Axel... Hal ini tentu saja karena Grace ingin berduan dengan Axel tanpa ada yang mengganggu


Grace lalu membayar seseorang untuk mengatakan pada Lucas bahwa mobil Lucas menghalangi pengendara lain dan ban mobilnya kempes


Mendengar ban mobil yang kempes Lucas meminta Axel untuk menunggunya di lobby dan Axel pun menurut


Saat Lucas pergi Grace menyuruh salah seorang karyawan hotel untuk membawakan Axel minuman kopi Finca El Injerto Coffee, ini adalah kopi kesukaan Axel jadi tidak mungkin Axel tidak meminumnya


Axel tidak menaruh curiga pada karyawan itu, karena ini adalah hotel yang berkelas jadi wajar kalau setiap pelanggan diperlakukan dengan baik begitu menurut Axel


Axel menyeruput kopinya tapi setelah beberapa detik Axel merasakan kepalanya sangat pusing, dunia Axel seperti berada dalam biang lala yang berputar-putar


Saat melihat obat yang dimasukan Grace ke dalam minuman Axel bereaksi, Grace segera mendekati Axel....


Grace menuntun Axel kamar yang sudah Grace pesan sebelumnya... Axel yang setengah sadar tak melawan saat Grace membawanya


Grace masuk ke kamar hotel dengan membawa Axel yang sudah sempoyongan...


Axel memegangi kepalanya yang terasa berdenyut dan tidak lama setelah itu dia merasakan panas yang luar biasa disekujur tubuhnya


Axel membuka jas mahal yang dia pakai dan membuang itu kesembarang arah... Tapi Axel masih merasa panas, akhirnya dia membuka semua bajunya dan hanya mengenakan boxer


Grace yang melihat Axel menanggalkan pakainya juga melakukan hal yang sama sehingga saat ini Grace sama sekali tidak menggunakan satu helai benang pun di tubuhnya


Grace mendekati Axel, Axel merasakan ada sentuhan hangat yang menjamah tubuhnya... Axel berpikir bahwa itu adalah Laila karena hanya Laila yang mempunyai hak veto untuk menyentuh dan memiliki tubuh seorang Axel


Grace memeluk Axel dari belakang dan memberikan rangsangan pada senjata pamungkas Axel membuat Axel melengkuh nikmat


" Ahh sayang, kau sekarang semakin pintar " Axel meracau tak sadar


Perlahan Axel merebahkan tubuh Grace yang Axel kira itu adalah Laila, lalu Axel mencumb× Grace membuat tanda kepemilikan di leher dan di tengah gunung kembar, membuat sang empunya melengk×h nikmat... Terakhir Axel mendaratkan kecupan di bibir Grace


" Sayang ku mohon berhenti lah... Ahhh ahh ahhh... Eemmm uuuhhhh " suara lengkuhan merdu dari anak-anak adam


Entah sudah yang keberapa kali Axel melakukan pelepasan... Tapi Axel tak bisa berhenti... Axel sudah terlanjur candu ditambah lagi dengan rindu yang teramat dalam membuat Axel kehilangan akal untuk bisa menyudahi aktifitasnya


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...


Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻

__ADS_1


__ADS_2