
Axel membuka kedua matanya, samar-samar seberkas cahaya masuk dari jendela kamar tempat Axel tidur
Axel mengamati sekelilingnya, ini bukan di rumah, apa ini di hotel, apa Lucas tadi malam yang membawa ku pikir Axel
Axel bangkit, dia mendapati dirinya masih memakai baju lengkap dengan kemeja tidur sutra masih melekat di tubuhnya...
" Ponsel... Dimana ponsel ku ?"
Axel lalu mencari keberadaan jas yang iya kenakan tadi malam untuk mencari keberadaan ponsel miliknya
Axel mengambil jas yang iya kenakan semalam, itu masih tergeletak tepat di atas sofa dan tepat saat itu juga Axel melihat ada sesuatu yang bersinar ada di dekat kerah jas itu
" Apa ini... ? Sebuah anting !! Anting milik siapa ini, apa tadi malam aku bersama wanita ? "
Karena mabuk, Axel tidak ingat dengan apa yang terjadi semalam serta bagaimana caranya iya bisa berakhir di hotel
Axel lalu menelpon Lucas untuk segera menjemputnya... Hari ini juga Axel akan kembali ke Indonesia, tapi tentu saja ia tidak akan pulang ke Manshion... Axel akan tinggal kembali ke apartemen miliknya
Axel akan membuka cabang perusahaan baru di Indonesia. Perusahaan induk milik Axel tetap berada di Amerika, dia akan menyerahkan ini untuk di urus oleh orang kepercayaan Axel yang lain
Tentu saja semuanya sudah terlebih dahulu di urus oleh Lucas bahkan sebelum Tuan Axel memberi perintah. Bahkan Lucas juga sudah terlebih dahulu menyiapkan pesawar jet agar begitu Axel bangun tidur dia bisa langsung kembali ke Indonesia
Lucas juga telah menyiapkan sebuah gedung baru untuk cabang perusahaan Axel di Indonesia tentu saja itu mudah bagi Lucas, karena sudah lama mengikuti Axel bekerja Lucas sudah terbiasa bekerja cepat di bawah tekanan dan tuntutan dari Axel
Sayang Lucas belum ketemu jodoh karena terlalu setia dengan Axel, Author doakan yaa Lucas moga kamu tabah jadi jomblo dan mudah-mudahan jodoh mu cepat ketemu π€ mudah-mudahan kamu gak jadi perjaka tua yaa Lucas πππ
" Lucas apa semalam kau yang menjemput ku ? "
" Benar Tuan "
" Apa aku bersama wanita ? "
" Tuan memang sedang mengobrol dengan seorang wanita saat Saya datang, apa Saya perlu menyelidiki dia Tuan ? "
" Tidak perlu... Itu tidak penting... Yang penting sekarang kau kerahkan semua detektif terbaik dan anak buah yang kau punya tambah itu menjadi 5 kali lipat... Selidiki kembali kejadian 5 tahun yang lalu dan kali ini aku tidak ingin ada kesalahan sedikit pun apalagi kesalahan fatal seperti yang kau lakukan kemaren "
" Saya mengerti Tuan dan Saya siap menerima hukuman "
__ADS_1
" Ho hoo hoo papa, kau kembali ke Indonesia... Kalau begitu aku punya kejutan untuk mu papa " ucap Cella di depan layar laptop miliknya
Saat ini Cella sedang melihat info terbaru tentang bisnis, tentu saja bukan masalah bisnis yang menarik perhatiannya tapi sang papa yang tidak pernah ia temui
Saat membaca majalah bisnis online yang diikuti Cella, Cella membaca bahwa perusahan milik Axel akan di buka di Indonesia...
Perusahaan yang Axel pimpin saat ini bergerak dibidang Transportasi & Logistik juga Teknologi... Axel pandai membaca peluang, saat ini umat manusia tidak bisa lepas dari yang namanya teknologi dan umat manusia sekarang cenderung suka berbelanja online jadi Axel bergerak dalam bidang ini
Terbukti sekarang berkat kecermatannya membaca peluang perusahaan transportasi dan logistik Axel adalah terbesar nomer satu di dunia dan menjadikan dirinya sebagai pengusaha peringkat 2 terkaya di dunia
" Mama, mama janji kan ajak Cella jalan-jalan minggu depan ? "
" Iyaa sayang " ucap Laila sambil tersenyum
" Kalau begitu Cella mau jalan-jalan ke Jakarta melihat monas "
" Uhuukk uhuuukk " Laila tersedak makanan
Ratu pun juga ikut membulatkan mata saat mendengar permintaan Cella. Saat ini Laila, Ratu dan Cella sedang menikmati makan malam dan untuk pertama kalinya Cella meminta jalan-jalan ke luar dari kota Yogya... Cella meminta Laila pergi jalan-jalan ke Jakarta tapi Jakarta adalah tempat yang tidak pernah ingin Laila datangi lagi
" Ayoo maa, kita jalan-jalan ke monas " rengek Cella lagi pada mama Laila
" Gak mau... Cella mau ke monas maa "
" Gimana kalau kita jalan-jalan ke luar negeri saja sayang, kita ke Jepang bagaimana ? " ucap Ratu menimpali
" Gak mau... Cella cuma mau ke monas ma.. Bundaa Cella mau ke monas "
Cella terus merengek kepada Laila dan Ratu. Selama ini memang Laila sangat memanjakan Cella, Laila tidak pernah tega menolak permintaan anaknya apalagi saat jurus andalan Cella keluar...
SaatΒ Cella merasa permintaan atau keinginan apa pun yang dimintanya pada mama Laila dan bunda Ratu tidak mungkin terkabul, Cella akan mengeluarkan jurus sedih dengan mata belo yang menggemaskan
Ahh mana bisa mama Laila menolak permintaan gadis seimut Cella
Laila melirik ke arah Ratu mencoba mencari pertolongan
" Huufffhh " Ratu menarik nafasnya dalam
__ADS_1
" Baiklah sayang kita akan jalan-jalan ke monas minggu depan tapi hanya kita berdua, tanpa mama Laila " ucap Ratu
" Loh koq mama gak ikut ? "
" Emm mama ada kerjaan sayang " ucap Laila bohong
" Tapi kan mama bilang kemaren kalau mama lembur mama bisa ajak Cella jalan-jalan minggu depan... Kenapa sekarang mama ingkar janji "
" Kalau Cella jalan-jalannya di kota Yogja saja tidak apa sayang mama bisa temani Cella setengah hari baru setelah itu mama pergi bekerja lagi... Tapi kalau ke Jakata mama tidak bisa sayang "
Laila memberikan pengertian pada Cella walaupun apa yang diucapkan Laila sebenarnya hanyalah sebuah kebohongan
" Tapi maaa "
" Cella, ke Jakarta sama bunda saja atau tidak sama sekali " ucap Ratu tegas
Saat Ratu sudah mengaktifkan mode serius itu tandanya perkataan Ratu mutlak tidak bisa dibantah
Dalam mendidik Cella, Laila bersikap sangat lemah lembut juga sangat keibuan hingga kadang Laila sulit untuk bisa bersikap tegas pada Cella. Sedangkan Ratu, Ratu dominan pada ketegasan dan kedisiplinan. Jika Ratu sudah mengatakan tidak maka artinya tidak begitu lah cara Ratu mrndidik Cella
" Baiklah bunda Cella patuh "
Terpaksa Cella harus menurut dengan pengaturan bunda Ratu, karena jika tidak menurut bisa-bisa misi Cella untuk datang ke Jakarta gagal
" Good girl " ucap Ratu sambil tersenyum
Laila pun kini bisa bernafas lega karena Cella tidak lagi merengek memaksa dirinya untuk ikut pergi ke Jakarta
" Apa kita akan ke kantor Tuan ? " ucap Lucas saat mereka sudah tiba di Indonesia
" Tidak... Kita ke tempat Sazad "
" Baik Tuan "
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hay Readers terkasih π jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...
__ADS_1
Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat π»π»π»