CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
PURA-PURA


__ADS_3

Axel menepati janji kepada mommy Alexsandra, Axel benar-banar pulang tapi tidak pada jam makan malam


Bukan tanpa alasan pekerjaan Axel yang memang belum selesai membuat dia hari ini harus berakhir di kantor sampai jam 12 malam


Grace sudah menunggu Axel di Manshion keluarga Horrison bahkan sedari sore, namun karena Axel tidak menunjukan batang hidungnya Grace memutuskan untuk menginap


Nyonya Alexsandra pun sama sekali tak melarang toh cepat atau lambat Grace juga akan tinggal di Manshion ini


Axel menggerakan kepalanya ke kanan dan ke kiri tanda bahwa dia cukup lelah hari ini... Saat Axel ingin masuk ke kamarnya di lantai dua ternyata Grace sudah ada disana


Grace menghadang Axel di depan pintu menggunakan lingerie sexy yang menunjukan lekuk tubuhnya


Lingerie itu di desain untuk menonjolkan buah dada, memperlihatkan kaki tirus yang jenjang juga bokong yang berisi di tambah dengan warna merah yang menggoda


Axel yang disuguhkan pemandangan ini bukannya terangsang malah semakin jijik...


Bagi Axel Laila istrinya adalah wanita yang paling sexy yang ada di muka bumi


" Ahh Laila... Aku merindukan mu sayang " batin Axel


" Minggir kau " Axel menghempaskan tubuh Grace dangan kasar membuat Grace jatuh tersungkur


" Axel... Kenapa kau kejam sekali... Hiks hiks hiks " Grace menangis pilu


Namun Axel sama sekali tak peduli " braaakkk " Axel membanting pintu kamarnya dengan keras tanpa memperdulikan Grace yang masih tersungkur


" AXELLLLL " Grace berteriak


Grace mengepalkan kedua tangannya dan bertekad dalam hati bahwa Axel pasti akan bertekuk lutut padanya


" Cihh... Kita lihat saja nanti Axel "


Di dalam kamar Axel merendamkan diri ke dalam air hangat untuk melepaskan lelah karena seharian bertarung dengan pekerjaan


Saat Axel memejamkan mata, wajah Laila, senyum Laila dan tingkah menggemaskan Laila menari-nari dalam pikirannya


" Aahhhh " Axel berteriak frustasi


" Sayaang aku begitu merindukan mu, bagaimana aku bisa jauh dari mu " huufff Axel menarik nafasnya dalam


Axel menyudahi acara mandinya lalu memakai piyama tidur... Dia meraih benda pipih miliknya, namun Laila sama sekali tak menghubunginya


" Apakah Laila tak merindukanya, apa yang dia lakukan sekarang, apa dia sudah tidur ? " begitu banyak pertanyaan berkecamuk di pikiran Axel


Akhirnya tepat jam 1 malam Axel memutuskan untuk melakukan video call dengan sang istri tercinta


Tut tut tut


Pada deringan pertama tidak ada jawaban, Axel memutuskan utuk menghubungi Laila lagi dan pada panggilan kedua Laila mengangkat telpon Axel


" Hallo sayang apa kau sudah tidur ? "


" Dion... Kau kah itu ? " mendengar suara laki-laki yang dicintainya Laila langsung bangkit dan mengumpulkan kesadarannya


Axel melihat Laila memakai piyama berwarna pink dangan rambut yang sedikit berantakan membuatnya tersenyum senang


" Maaf aku mengganggu tidur mu sayang "


" Gak mas, Laila malah dari tadi nungguin kabar dari mas "


" Kau benar-banar menunggu ku sayang ? "


Laila tidak menjawab dia hanya mengangguk malu, ekspresi malu dari Laila inilah yang sangat Axel rindukan... Seandainya dia ada disana pasti Axel akan langsung melahap bibir itu dan mencumbunya sampai pagi


"Sayang aku merindukan mu "


Laila tersenyum mendengar kata-kata dari Axel karena Laila pun juga merasakan hal yang sama


" Bagaimana hari mu sayang "

__ADS_1


" Eemm tak ada yang istimewa, aku hanya membersihkan rumah dan membuat beberapa kue kering "


" Pasti kue buatan mu enak, aku jadi ingin mencobanya "


" Ohh yaa mas, tadi Saras datang kesini... Katanya pak Sazad memintanya bekerja di restoran "


" Bukan kah itu bagus... Kau jadi bisa sering-sering bertemu dengan Saras kan "


" Iyaa mas benar... Hehehe " ucap Laila nyengir


" Uuhhh gemeznya " batin Axel melihat tingkah Laila


" Mas... Emmm... "


" Apa sayang... Katakan... Kau mengingankam aku sekarang "


" Iisshh mas ini otak nya selalu saja mesum "


" Mesum sama istri sendiri gak papa kan " Axel tersenyum jahil


" Iihh mas ahh... Laila malu... "


Hahahaha Axel tertawa terbahak-bahak


" Eemm mas... Laila boleh bekerja lagi tidak ? "


" Kau mau bekerja dimana ? "


" Di restoran pak Sazad "


" Baik lah boleh "


" Hah beneran mas ? "


" Iyaa sayang "


" Sesenang itukah kau sayang ? "


" Hehehe iyaa mas Laila seneng banget, Laila bosan di rumah terus "


" Maaf sudah membuat mu bosan "


" Gak mas bukan gitu, Laila hanya berusaha untuk menuruti perkataan suami "


" Kau memang istri yang baik sayang "


Lalu Laila dan Axel pun melanjutkan obrolan mereka, entah apa saja yang mereka ceritakan hingga keduanya terlelap bersama dengan ponsel yang masih sama-sama menyala


Keesokan paginya Axel sarapan bersama dengan nyonya besar dan tentu saja disana juga ada Grace


Nyonya besar sangat senang Axel ada disini karena sudah sangat lama sekali Axel tak pernah lagi makan bersama dengannya


" Mommy, hari ini Axel akan pergi ke luar negeri "


" Apa ini tentang pekerjaan "


" Tentu saja, memangnya apalagi "


" Apa kau tidak bisa sedikit lebih santai Axel... Berkencan lah dengan Grace dan bicarakan pernikahan kalian yang tertunda itu "


Axel diam, dia tak mau menanggapi perkataan mommy... Tapi perkataan mommy malah menjadi angin segar untuk Grace


"Sayang... Bagaimana kalau bulan depan kita menikah ? "


Axel tetap tidak menyahut dan masih sibuk memasukan makanan ke dalam mulutnya


" Aku sudah selesai, aku berangkat dulu mom "


Cup

__ADS_1


Axel mengucup pipi mommy Alexsandra


" Honey... Lalu bagaimana dengan pernikahan kita "


" Kau atur saja " jawab Axel


Mendengat perkataan Axel Grace tersenyum senang karena itu artinya Axel setuju untuk menikah dengan nya...


" Kau dengar itu Grace... Axel meminta mu untuk menyiapkan semuanya "


" Iyaa mom... Kalau begitu kau atur pertemuan keluarga mu dengan keluarga Horrison "


Grace mengangguk senang


🌷🌺🌺🌺🌺🌷


" Ahh benar begitu sayaang... Uuhhh kau yang terbaik... Faster honey.. faster... Ahhh... " Austin melengkuh nikmat


Lula benar-benar bisa memanjakan hasrat nya... Lula menari indah di atas tubuh Austin membuat Austin tidak bisa berhenti untuk bermain bersama Lula....


" Kau pergi bekerja hari ini ? "


" Iyaa... Aku akan pergi ke kantor... Kita lanjutkan ini nanti malam " ucap Austin sambil mengecup puncak kepala Lula...


" Hari ini aku akan pergi ke kampus "


" Benarkah ? Kalau begitu ini uang jajan untuk mu... Belajar lah yang benar "


Austin meletakan tumpukan uang merah di atas meja dan dia pun langsung pergi ke kamar mandi


Lula sebenarnya tidak bisa memasak, maka dari itu setiap pagi dia menyuruh orang untuk mengantarkan sarapan ke apartemen Austin dan mengatakan kalau itu adalah masakan yang dibuat oleh Lula


Lula menghidangkan makanan itu dan manatanya rapi di atas meja... Austin merasa saat ini seperti dilayani oleh seorang istri membuat perasaan Austin menghangat


Austin merasa dicintai dan dihargai... Hal yang selama ini selalu dia dambakan dari orang tua nya kini dia dapatkan dari sosok orang lain yaitu Lula


Austin makan dengan lahap dan setelah itu dia pergi berpamitan untuk bekerja... Tepat beberapa menit setelah Austin pergi ada seorang wanita paruh baya yang datang...


Yaa... Dia adalah orang yang juga Lula bayar untuk mencuci dan membersihkan apartemen ini....


Pekerjaan rumah bukan menjadi keahlian Lula... Karena dari kecil Laila dan ibunya lah yang memasak, mencuci dan menyediakan keperluan Lula sehingga Lula sangat asing dengan yang namanya pekerjaan rumah


Tapi demi hidup dengan enak, Lula rela berpura-pura menjalankan peran sebagai wanita yang keibuan dan berpura-pura baik di depan Austin


Lula menghitung uang pemberian dari Austin dan totalnya ada 3.500.000


" Hahaha banyak sekali uang jajan dari Austin, kalau gini aku biaa foya-foya hahahah "


Melihat uang dia teringat akan Laila yang juga ingin mengirim uang untuk ibunya...


" Heyy, mbok Tati cepat berikan nomer rekening mu "


" Untuk apa non ? "


" Jangan banyak tanya, mana sini cepat "


Mbok Tati menyerahkan nomer rekeningnya untuk Lula, dia pikir mungkin Lula akan membayar gajihnya di awal


" Nanti kalau ada transferan masuk cepat kau beri tahu aku... "


" Iyaa non... "


" Cih... Katanya orang kaya masa mau nerima transferan ajaa minjam rekening orang " mbok Tati menggerutu


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...


Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻

__ADS_1


__ADS_2