CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
ASISTEN BARU


__ADS_3

Saat Axel dan Austin sedang mengharu biru di tempat lain Grace kini mencoba untuk bangkit


Apa yang dia alami tadi malam benar-benar mengguncang jiwanya. Grace bahkan sampai sekarang belum beranjak pergi dari kamar hotel tempatnya menginap tadi malam sampai alarm di perutnya berbunyi


Kruukkk kruuukk kruuukkk ( cacing di perut Grace sedang melakukan aksi demo )


" Aduh aku lapar " ucap Grace sambil memegangi perutnya


Grace lalu berjalan ke luar dari hotel untuk mencari makan siang, tentu saja ini sudah siang tapi Grace tidak menyadari itu karena terlalu terpukul dengan kejadian tadi malam


Grace memilih sebuah cafe yang tidak jauh dari tempatnya menginap. Entah kenapa lidahnya ingin makanan yang sedikit asam. Mungkin ini kerena faktor kehamilan pikir Grace


Grace lalu memesan nasi goreng, spageti, dan beberapa makanan ringan lainnya. Tidak lupa jus mangga, lemon tea, es teh manis dan es serut juga dia pesan


" Waah apa aku kuat menghabiskan ini semua " ucap Grace setelah semua makanan tersaji di mejanya


Dari kejauhan ternyata ada sepasang mata yang memandang tajam pada Grace. Sungguh kebetulan yang sangat tidak diinginkan. Saat ini Lula juga ada di cafe tersebut, Lula berpikir untuk membalas perbuatan Grace tadi malam yang sudah menjambak rambut dan membuat muka Lula tergores


Lula berjalan menghampiri Grace lalu tanpa diduga Lula langsung mengambil es teh manis dari meja Grace dan menyiramkannya ke kepala Grace


" Yaaakkkk.... Apa-apaan kau perempuan murahan " Grace berteriak marah


" Hahahaha aku baik saja istri murahan yang terbuang " ucap Lula tak kalah pedas


Plaaaakkkk


Grace menampar Lula, Lula yang tidak terima pun akhirnya membalas perbuatan Grace hingga adegan jambak menjambak pun tidak dapat terelakan. Hal ini justru menjadi tontonan yang menarik bagi para pengunjung yang lain bahkan beberapa di antara mereka mengabadikan moment ini dengan kamera ponsel...


Sumpah serapah pun mewarnai perkelahian Grace dan Lula... Sampai pada akhirnya Lula berhasil memojokan Grace ke dinding, dia membenturkan kepala Grace berulang kali setelah itu Lula membalik tubuh Grace dan mendorong tubuh Grace hingga dia membentur meja.


" Auuuuu " Grace merintih kesakitan karena benturan itu tepat mengenai perutnya


Grace langsung terduduk lemas lalu perlahan-lahan kehilangan kesadaran. Darah segar pun seketika mengalir dari area sensitif Grace. Lula yang melihat Grace sudah jatuh tersungkur dengan darah yang mengalir deras menjadi panik lalu berusaha untuk kabur


Namun belum sempat Lula kabur dia sudah di tanggkap oleh petugas keamanan cafe dan di bawa ke kantor polisi sedangkan Grace di bawa oleh mobil ambulance menuju rumah sakit


Austin saat sedang berada di dalam mobil dengan Bayu menuju kantor Horrison, sedangkan Axel telah terbang kembali ke Amerika.


Ddrrrtt ddrrrttt ponsel Austin berbunyi dan itu adalah panggilan dari nomer tidak dikenal


" Hallo "


" Hallo selamat siang, dangan  bapak Austin ? "

__ADS_1


" Iyaa, Saya sendiri "


" Kami dari rumah sakit xxxxx ingin mengabarkan bahwa saat ini istri anda sedang di rawat disini "


" Apaaahhh.... Kanapa ? "


" Sebaiknya bapak lihat sendiri kondisi ibu Grace di rumah sakit "


" Baik Saya segera kesana "


Sambungan telpon pun lalu diputus oleh Austin. Setelah itu ponsel Austin kembali bergetar dan kali ini adalah panggilan dari Lula


" Ciihh untuk apa iblis ini menelpon ku ? "


Austin tidak ingin mengangkat telpon dari Lula, tapi Lula terus menghubunginya berulang kali membuat Austin jengah. Akhirnya mau tidak mau Austin mengangkat panggilan itu


" Ada apa ? Apa uang mu habis ? "


" Austin hiikkss hiikkss tolong aku Austin tolong aku "


Austin mendengar Lula menangis di seberang sana menjadi bingung. Ini ada apa, apa ini bagian dari sandiwaranya yang lain pikir Austin


" Kau kenapa ? "


" Hah ( Austin kaget ) kau di tangkap polisi ? "


" Yaa, sekarang aku di penjara... Cepat bebaskan aku Austin "


Austin tidak menjawab dia lalu memutuskan telponnya secara sepihak, kini dia menjadi bingung... Kemana dia harus pergi, ke tempat Grace di rumah sakit atau ke tempat Lula di penjara


" Huuuuffffhhh " Austin menarik nafas dalam lalu menyenderkan kepalanya di kursi mobil


Austin memijit pelipisnya yang terasa berdenyut.


" Apa Anda perlu bantuan ku Tuan ? " ucap Bayu


Austin menegakkan lagi kepalanya dan melihat kepada bayu " oke kita buktikan bagaimana keterampilan asisten yang dipilih oleh Axel " Austin bermonolog dalam hati


" Cepat kau cari tau apa yang terjadi dengan Lula dan Grace "


" Baik Tuan "


Bayu lalu mengeluarkan hp milikya dan mengirim pesan pada seseorang. Austin menunggu dan memejamkan mata... Sepertinya dia memang benar-benar harus berubah... Austin akan melupakan yang namanya wanita dan akan serius dengan perusahaan Horrison tepat seperti apa yang kakaknya Axel amanahkan tadi... Austin akan bersungguh-sungguh kali ini, karena jujur setelah saling terbuka dengan Axel entah mengapa perasaanya menjadi lega dan dia tau sebuah fakta kalau ternyata Axel sangat menyayanginya yang entah mengapa itu membuat Austin sangat bahagia

__ADS_1


Tepat 20 menit sudah berlalu kini Bayu sudah mendapatkan informasi dari anak buahnya yang lain tentang apa yang terjadi pada Lula dan Grace


Bayu melaporkan itu pada Austin tanpa menambahkan atau mengurangi informasi yang di dapatnya


" Ahhh mereka itu benar-benar merepotkan ku " ucap Austin saat Bayu selesai dengan laporannya


" Hhmm memang hebat orang pilihan Axel bahkan aku pun belum sampai di Jakarta tapi informasi tentang Lula dan Grace sudah bisa aku dapatkan " batin Austin memuji kinerja Bayu


" Maaf Tuan sepertinya ini sesuatu yang penting yang harus Tuan ketahui "


" Apa itu ? "


" Nona Grace mengalami keguguran, saat perkelahian itu nona Grace mengalami benturan yang keras sehinga janinya tidak dapat bertahan "


" Apaaa.... Shhhtt.... Kalau begitu cepat kita ke rumah sakit sekarang "


Bayu mengangguk patuh, Bayu kemudian meminta supir untuk berhenti dia lalu mengambil alih kemudi dan sang supir duduk disebelahnya


" Mohon Tuan kenakan sabuk pengaman Tuan dengan benar "


Austin megerutkan alisnya heran, memang untuk apa pikir Austin tapi Austin kemudian tetap melakukan apa yang diminta oleh banyu


Setelah Austin mengenakan sabuk pengamannya tiba-tiba mobil yang di tumpangi Austin melaju dengan pesat


Mobil itu bahkan mampu bermanuver sempurna di tengah jalan yang terjal.


Kemampuan Bayu mengemudi bahkan melebihi pembalap di F1 begitu yang dipikirkan Austin. Benar saja setelah satu jam mobil itu melaju bagai kilat, Austin telah sampai di rumah sakit tempat Grace di rawat


Huuueekkk huueeekkk huuueekk


Austin merasa perutnya mual, Austin segera turun dari mobil kemudian memuntahkan isi perutnya


" Anda tidak apa-apa Tuan " ucap Bayu sambil memijik tengkuk Austin


" Huuhh sepertinya aku harus terbiasa dengan kejadian bar-bar seperti ini... Apa ini juga yang di alami Axel saat dia dituntut bekerja cepat ? " Austin bermonolog pada dirinya sendiri sambil menggeleng gelengkan kepalanya


Austin menemui dokter yang merawat Grace dan alangkah terkejutnya Austin mendengar apa yang di katakan dokter... Setelah kehilangan janin yang ada di dalam kandungannya Grace kini depresi.. Dia menolak semua orang datang ke ruangannya termasuk tim dokter dan perawat. Setiap kali di dekati Grace akan mengamuk dan manangis histeris sehingga dokter harus memberikan obat tidur dan penenang dosis tinggi pada Grace


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hay Readers terkasih 😘 jangan lupa masukan ini ke daftar favorit kalian yaa...


Trus tinggalkan jejak kalian, like, koment dan vote yaa supaya Author tambah semangat 😻😻😻

__ADS_1


__ADS_2