CINTA SI YATIM

CINTA SI YATIM
AKU MENCINTAI MU


__ADS_3

" APAAAAHHHH "


" Loe gak lagi becanda kan laa... "


" Mana mungkin aku bohong sama kamu ras "


Saras masih bengong melongo tak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya


" Woyy koq bengong "


" Ehh iyaa laa, tau gak kayak nya gue lagi mimpi loe bilang mau nikah sama Dion "


" Astagaa Saras, itu beneran... ? "


" Aauuuu " Laila mencubit Saras


" Astaga laa gimana ceritanya "


" Dion ngancam aku, kalau aku gak mau nikah sama dia, dia gak mau di operasi "


" Gilaa tu orang dia pikir pernikahan itu main-main apaa... Loe tenang ajaa laa, biar gue yang labrak tu Dion loe gak usah maksa diri buat nikah sama dia... "


" Eehh ras tunggu... Jangan ras.. " ucap Laila sambil memegangi tangan Saras yang hendak beranjak dari tempat duduknya


" Loe jangan takut laa, masa diancam gitu ajaa loe takut, lagian apa urusannya sama eloo kalau dia cacat seumur hidup "


" Saraaasss " Laila meninggikan suaranya


" Oh my good, jangan bilang kalau eloo juga suka sama Dion "


Laila tak menjawab, wajahnya kembali memerah dan dia pun tertunduk malu

__ADS_1


" Ohh astaga Laila, jadi bener loe suka ama dia... Hedeh pantesan ajaa loe mau diajakan kawin... Ternyata loe juga ngebet pengen kawin... Hahahahahah " Saras tertawa lebar


Laila pun hanya bisa mengerucutkan bibirnya mendengar ucapan absurt Saras


" Okee laa, sebagai sahabat gue dukung apa pun keputusan eloo... Tapi satu hal yang harus loe ingat laa... kalau nanti Dion nyakitin eloo, elo jangan ragu bilang ke gue karena gue pasti bakalan belain loe "


Melihat ucapan tulus dari Saras Laila menganggukan kepala... Memang Saras lah yang dari awal tak pernah jahat padanya sebagai gadis yang datang dari desa memang Laila sering kali mendapatkan bullying dari orang-orang disekitarnya dan Saras laa yang selalu berdiri menjadi tameng untuk Laila


❤❤❤🤍🤍🤍🤍🤍❤❤❤


Hari ini sesuai dengan apa yang sudah dijadwalkan Dion akan menjalankan operasinya


Dion terlihat santai mengahadapi ini, berbeda dengan Laila yang terlihat gugup dan mondar mandir tidak jelas seperti setrikaan....


" Laa kamu kenapa, ayo duduk sini peluk aku "


" Iiissh kau ini saat seperti ini saja kau masih bisa mesum "


Dion tak lagi menjawab dan hanya menatap Laila sambil tersenyum


" Apa yang kau rindukan bukan kah tadi malam aku juga berada di ruangan ini "


Yaa Laila memang menginap di kamar rawat Dion, sedangkan Saras dan Sazad sudah kembali ke tempat xxx


Dion merentangkan tangannya " kemari lah laa, berilah aku semangat "


Laila patuh... Dia pun mendekati Dion dan menyusutkan tubuhnya ke dalam dekapan Dion


" Dion... Sejujurnya aku sangat takut... bagaimana kalau operasi ini gagal dan aku kehilangan mu "


" Tidak akan Laila, kau tidak akan kehilangan aku... Aku akan menepati janji ku untuk menikahi mu dan kita akan punya anak yang sangat-sangat berbahagia"

__ADS_1


Mendengar ucapan tulus Dion , hati Laila menjadi berbunga-bunga terlebih lagi saat Dion menyebut kata anak... Apakah Dion sangat ingin punya anak darinya... dan wajah Laila pun kembali bersemu malu...


Tot tok tok.. " pak Dion apakah sudah siap " ucap salah seorang perawat yang ingin membawa Dion ke ruang operasi


" Yaa aku siap "


Para perawat itu pun langsung mengambil alih brangkar Dion dan mendorongnya menuju ruang operasi...


Cup .... Tanpa Dion duga Laila mendaratkan sebuah kecupan


Dan jangan di tanya bagaimana perasaan Dion saat ini, saat ini rasanya dia sudah tak punya rasa sakit lagi karena yang ada hanyalah rasa bahagia...


Ini adalah yang pertama bagi Dion Kaila mau menciumnya terlebih dahulu... Karena biasanya Dion lah yang harus memaksa Laila... Walau pun ciuman itu hanyalah sebatas ciuman  singkat tapi Dion sungguh-sungguh sangat bersyukur dan semangat nya untuk sembuh pun menjadi berkali-kali lipat


" Aku harus sembuh agar aku bisa memiliki Laila seutuhnya " ( batin Dion )


Laila menunggu di depan ruang operasi... Ohh sungguh hatinya sangat lah tidak tenang... Laila berdiri mondar mandir tidak jelas kemudian duduk lagi


Saat duduk dia kumudian berdiri lagi... ohh benar-banar hati laila sangat tidak karuan...


" ahh kenapa mereka lama sekali... Ini sudah 2 jam " Laila bermonolog pada dirinya sendiri


Tak lama pintu itu pun terbuka... Nampak disana DINNion tengah memejamkan matanya dan di dorong kembali menuju kamar pasein


" Bagaimana hasilnya dok ? "


" Anda tidak perlu cemas nona karena operasi nya berjalan dengan lancar "


" Baik lah kalau begitu Saya permisi dulu nona...."


Mendengar ucapan dari dokter akhirnya Laila dapat bernafas dengan lega

__ADS_1


" Huuhhhffff syukurlah kalau begitu " 🙂


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2