
Cella segera mendapatkan penanganan dari dokter Malvin. Sebenarnya bisa ular king kobra jika terkena pada kulit yang tidak memiliki luka terbuka itu tidak berbahaya. Hanya saja kulit Cella sedikit sensitif hingga efek dari semburan bisa tersebut membuat kulit Cella merasa panas seperti terbakar
Dokter Malvin pun membasuh bisa tersebut dengan air yang mengalir kemudian memberikan antiseftik dan sedikit saleb agar tidak terjadi peradangan pada kulit
Lucas pun demikian, dia dan beberapa orang pengawalnya langsung mencari keberadaan ular tersebut di kamar utama. Lucas juga memperketat pengamanan, setiap orang kecuali para tamu penting diperiksa ulang oleh Lucas dan semua tidak diperbolehkan meningglkan manshion kecuali para tamu penting tersebut
Lama Lucas menyisir kamar utama dan sekitar nya namun ular tersebut juga tidak dapat ditemukan. Mana mungkin ular sebesar itu bisa datang dan pergi begitu saja tanpa diketahui oleh siapa pun, terlebih lagi yang punya akses ke kamar utama hanya Tuan Axel, Laila dan juga Saidah serta Lucas sendiri tentu nya
Axel baru saja menyadari bahwa ada yang tidak beres. Tiba-tiba saja para pengawal nya bergerak lebih wasapada dan ada beberapa di antara mereka yang masuk menuju ke ruang utama manshion
Tiba-tiba perasaan Axel tidak enak, akhirnya Axel pun pamit undur diri dan pergi menyusul Laila. Benar saja para pengawal itu berkumpul di ruang utama dan melakukan penjagaan yang ketat
"Ada apa ini?"
"Ada ular king kobra di kamar utama Tuan dan nona Cella"
"Cella????"
Axel memotong kalimat pengawal nya dan langsung berlari menuju kamar utama di dalam pikiran Axel Cella sedang dalam bahaya, apa ular itu menggigit Cella pikir Axel
Saat Axel masuk ke kamar utama, anak dan istri nya tidak ada disana melainkan hanya ada Lucas dan pengawal yang sedang melakukan pencarian
Axel pun berlari ke kamar sebelah dan benar saja keluarga kecil nya ada disana
"Sayaang" ucap Axel dengan nada cemas
"Mas"
"Cella kenapa?"
Axel lalu menunduk dan memperhatikan dokter Malvin yang masih menangani luka Cella
"Cella terkena semburan bisa ular pa"
__ADS_1
"Apakah lukanya serius? apa harus dibawa ke rumah sakit?"
"Tidak Tuan, luka nona akan membaik dalam 24 jam. Ini terjadi karena kulit nona Cella sedikit sensitif. Karena bisa ular nya sudah dibersihkan semua, ini tidak akan membahayakan Tuan" ucap dokter Malvin
"Huuhh syukur lah"
"Bagaimana dengan Ello sayang?"
"Tidak apa, berkat Cella Ello selamat mas"
Ello pun kini tengah tertidur lagi di pelukan Laila. Melihat keluarga nya dalam keadan baik Axel pun pergi ke ruang kerja nya bersama Lucas guna memeriksa cctv yang ada di kamar utama
Tidak ada yang tau kalau kamar utama itu memiliki cctv tersembunyi. Hanya Axel dan Lucas yang tau itu dan cctv di kamar utama hanya bisa di akses oleh Axel sendiri
Axel pun memutar rekaman sekitar 30 menit yang lalu dan benar saja disana terlihat adegan dimana Cella dan baby Ello tengah tertidur tapi tiba-tiba datang seekor ular ke arah mereka
Axel cukup kagum dengan kewaspadaan Cella. Seandainya Cella terlambat sedikit saja mungkin Ello sudah tidak akan selamat
Ular itu ternyata masuk lewat balkon dan dilempar oleh seorang laki-laki menggunakan seragam pelayan. Saat Cella berlari keluar laki-laki itu masuk dengan jalan yang sama dan mengambil ular tersebut
"Kumpulkan semua pelayan di tempat ini dan temukan orang yang sudah bermain-main dengan keluarga ku"
"Baik Tuan"
Para pelayan pun dikumpulkan dalam satu tempat. Semua benda-benda yang mencurigakan disita oleh para pengawal, Axel juga terjun langsung disana.
"Tidak akan ku maafkan semua yang berani menyakiti keluarga ku" batin Axel
"Tuan Axel"
Sapa Tuan Anderson saat melihat Axel turun dari ruang utama
Tuan Amderson adalah seorang pembisnis dari Eropa. Dia baru saja melakukan kerjasama bisnis dengan Axel, Tuan Anderson menikah dengan wanita berkebangsaan Indonesia hingga dia pun mendirikan cabang perusahaan nya disini.
__ADS_1
"Yaa Tuan Aderson"
"Ini sudah sangat siang, Saya mau pamit pulang dulu dan sekali lagi selamat atas kelahiran putra Anda"
"Terimakasih Tuan Anderson"
Mereka pun berjabat tangan lalu Tuan Anderson pulang meninggalkan kediaman Axel
"Lucas... Selidiki tentang Tuan Anderson"
"Baik Tuan"
Entah mengapa naluri Axel mengatakan kalau Tuan Anderson bukan orang yang sembarangan. Demi melindungi apa yang Axel cintai Axel harus terus waspada dan tidak boleh lengah. Setiap orang yang berurusan dengan keluarga nya harus lah ia selidiki terlebih dahulu demi keamanan semua anggota keluarga
Para pelayan itu pun dikumpulkan dalam satu ruangan. Satu persatu mereka digeledah beserta dengan semua barang bawaan mereka.
Tidak ada, hanya melihat sepintas pun Axel tau kalau tidak ada diantara mereka yang memiliki postur tubuh sama seperti yang di rekaman cctv kamar utama
Orang yang memasukan ular dikamar utama pasti lah orang yang kuat dan mempunyai kemampuan bela diri yang juga mempuni. Terbukti dengan cara dia masuk ke kamar utama tanpa menggunakan alat bantu seperti tangga atau pun tali
Ini artinya orang tersebut sudah berpengalaman. Axel yakin niat mereka memang ingin mengirimkan ancaman untuk Axel melalui keluarganya.
Axel segera pergi dari sana karena merasa ini hanya akan membuang waktu sementara pelaku yang sesungguh nya masih berkeliaran di luar sana
Dengan mata nya sendiri Axel memperhatikan detail cctv dari semua penjuru mansion. Cctv depan, belakang, setiap lorong dan setiap sudut diiperiksa oleh Axel. Axel tidak mau melewatkan apa pun kali ini
Dengan dibantu oleh Lucas Axel duduk di depan meja kerjanya guna mengenali orang-orang yang tadi berhadir di pestanya
Axel mengepalkam tangannya geram, hatinya meradang. Bagaimana bisa ada yang dengan sangat berani menantang diri nya seperti ini batin Axel
Para tamu undangan yang tidak mendapati keberadaan sang tuan rumah pun satu-persatu pamit undur diri. Setelah semua tamu pergi manshion ini pun langsung di bersihkan seperti sedia kala
Laila sedikit trauma untuk kembali ke kamar utama, hingga ia memutuskan untuk tidur di kamar Cella. Ini adalah kamar yang didesain Axel khusus untuk Cella jika Cella menginap di manshion nya, maka kamar ini disediakan dan Cella adalah milik nya yang sah
__ADS_1
Kabar tentang kehadiran ular ini pun juga sudah didengar oleh Randra dan juga Austin. Rendra dan Austin pun memutuskan untuk membantu pencarian Axel sedangkan Ratu dan oma Alexsandra juga sudah kembali ke manshion Horrison
Rendra yakin ancaman yang di dapatkan oleh Axel ini berhubungan dengan kelompok mafia hitam yang tengah ia selidiki. Karena alasan inilah Rendra mau bersusah payah terlibat dalam pencarian Axel