
" Sayang... Hei bangun lah... " ucap Dion sambil mengecup lembut puncak kepala istrinya
" Hmmm " Laila menyahut dengan malas karena matanya yang masih mengantuk
" Ayo bangun lah sayang... Aku lapar temani aku makan "
Dengan terpaksa Laila membuka matanya, wajah pertama yang Laila lihat adalah wajah suaminya yang tersenyum dengan manis.
" Iiihh mas Dion koq liatin Laila kayak gitu.. Khan malu "
" Hahahahah " Dion tertawa renyah
" Mau seperti apa pun keadaan mu sayang... Aku tetap mencintai mu " ucap Dion lagi dengan tulus
Laila pun tersipu malu dibuatnya... Sungguh ekspresi Laila yang malu-malu seperti inilah yang sangat disukai oleh Dion karena kalau sedang begini Laila berada dalam mode sangat imut menurut Dion
Laila pun bangkit dan membuat selimut yang menutupi tubuh Laila ikut melorot, tapi Laila lupa kalau saat ini dia tidak memakai pakaian apa pun
" Hei... Kau menggoda ku lagi sayang "
Mendengar kata " kau menggoda ku lagi sayang " membuat Laila mengikuti kemana arah tatapan Dion
Dan " Aaaaaa " Laila berteriak sangat kencang karena tidak menyadari bahwa bukit kembarnya terpampang nyata
Laila bergegas bangkit dan menuju kamar mandi tapi saat Laila melangkahkan kakinya dia terjatuh
Bruukk
" Hei sayang kau tidak apa-apa "
Laila tak bisa menjawab dan hanya menundukan kepalanya saja
Dion pun lalu mengendong Laila ala bridel style dan meletakannya duduk di closet
" Mas kelaurlah dulu, aku akan mandi sebentar "
" Mau mandi bersama " tawar Dion sambil mengerlingkan sebelah matanya dan itu berhasil membuat Laila geram
" Maaaaasss "
" Hahaha... Oke baiklah sayang, mas tunggu di luar "
__ADS_1
Entah dimulai sejak kapan... Sekarang kebiasaan menggoda Laila menjadi aktifitas favorit Dion setelah menyelam ke dalam goa 😜✌
Dion menunggu Laila mandi sambil menyiapkan makan malam untuk mereka yang sudah terlalu malam
Yaaa, bagaimana tidak terlalu malam saat ini waktu sudah menunjukan pukul 23.00...
Saat Dion selesai menyiapkan makanan saat itu juga Laila muncul dengan rambut yang masih sedikit basah
" Loh mas, koq makanannya sudah siap "
" Iyaa... Mas tadi pesan... Mas tau kamu capek " ucap Dion sambil tersenyum
Hal sederhana ini sangat membuat Laila bahagia, karena Laila merasa menjadi wanita paling Istimewa...
Kerasnya hidup yang dijalani Laila membuat dia tidak pernah mendapatkan perhatian dari lawan jenis dan sekarang dia bahkan mendapatkan yang lebih
Tak ada kebahagian yang paling membuat Laila bahagia selain sikap Dion yang penyayang, perhatian dan selalu memperlakukannya istimewa...
" Sayaang... Loh koq kamu nangis "
" Gak mas.. Laila gak apa-apa "
" Kamu sakit sayang kita ke dokter "
Laila pun refleks memeluk Dion dan Dion pun membalas pelukan hangat Laila
" Semoga kita akan bahagia selamanya mas dan selalu bersama sampai maut memisahkan " batin Laila
Keesokan harinya Dion sudah berada di tempat kerjanya bersama Sazad... Misi mereka adalah menjadikan restoran ini sukses diterima dikalangan menengah keatas
Dan benar saja... Baru buka hari ini restoran ini sudah sangat ramai
Tentu saja hal ini membuat Sazad sangat bahagia kerena dia telah menggelontorkan banyak dana untuk membangun restoran ini
Di tempat lain Jack menghampiri nyonya besar Alexsandra dengan membawa sebuah amplop coklat di tangannya
Jack menyerahkan amplop ini pada nyonya besar... Nyonya besar yang sedang meminum tehnya pun meletakan kembali teh itu dan membuka amplop yang diserahkan oleh Jack
Nyonya besar memperhatikan setiap detail laporan yang diberikan oleh Jack dan dia pun kemudian tersenyum sinis
" Jack "
__ADS_1
" Ya nyonya "
" Kita ke tempat itu sekarang "
Jack patuh dan mengikuti langkah nyonya besarnya di belakang. Tak lupa Jack juga membawa beberapa pengawal untuk berjaga-jaga jika sesuatu berjalan tidak sesuai rencana
Tentu saja Jack adalah orang yang sangat teliti dan penuh kehati-hatian... Karena itulah dia berhasil menjadi orang kepercayaan sekaligus tangan kanan keluarga Horrison
Nyonya besar pergi menggunakan mobil Mercedes Luxuary Cars miliknya diikuti dengan 2 buah mobil pengawal dibelakangnya
Tak lebih dari 40 menit nyonya besar pun tiba di restoran milik Sazad.... Sazad yang melihat mobil sultan berhenti di restorannya langsung memerintahkan beberapa pelayan untuk menyambut mereka
Nyonya besar keluar dari mobil dengan wajah angkuhnya
" Selamat datang di restoran kami nyonya " ucap salah satu pegawai
Nyonya besar memperhatikan tempat itu dengan seksama kemudian duduk di salah satu kursi tanpa menjawab sapaan dari pelayan
" Panggilkan bos kalian kesini "
" Baik nyonya "
Salah seorang pegawai pun berjalan ke ruangan Sazad dan mengatakan bahw tamu istimewa itu ingin bertemu dengan pemilik restoran ini
Awalnya Sazad ragu untuk menemuinya karena Sazad baru pertama kali bertemu dengan The Real Sultan sesungguhnya dan membuat Sazad sedikit gugup
Tapi pada akhirnya Sazad pun keluar juga untuk menemui nyonya besar...
" Kau pemilik restoran ini ? "
" Benar nyonya... "
" Dimana kau sembunyikan Axel ? "
" Emm maaf... Maksud Anda apa nyonya "
" Kau tak usah pura-pura bodoh cepat katakan dimana Axel " ucap nyonya besar sedikit meninggikan suaranya
Sazad pun menjadi semakin binggung, siapa memangnya Axel ?
" Kalian cepat cari Axel dan bawa dia kehadapan ku bagaimana pun caranya " ucap nyonya besar menunjuk para pengawalnya
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=