
Rayhan mengambil laptop nya karena akan melihat hasil Rekaman Cctv yang dipasang di halaman rumahnya.
"Lukas lihat ada dua orang yang tak di kenal berdiri di dekat gerbang" ucap Rayhan.
"Tuan mungkin itu pelaku nya" ucap Lukas.
"Apa ada wajah jelas nya" tanya Rega.
"Tak ada hanya ini saja" ucap Rayhan.
"Mereka memakai jaket dan masker" ucap Lukas.
"Aku bingung apa mereka anak buah Mafia itu atau anak buah Dion" ucap Rayhan.
"Tuan apa kau pernah melihat Dion lagi" tanya Rega.
"Tidak pernah karena dia sangat handal dalam bersembunyi" ucap Lukas.
"Bukan dia yang handal dalam sembunyi tak kira saja yang belum menemukan nya" ucap Rayhan.
"Ya tuan" ucap Lukas.
Pagi harinya di kediaman Rayhan,
Lukas dan Rega sudah bersiap karena akan ke perusahaan Rayhan sedang kan Rega sekarang harus ke markas karena harus mengajar kan anak buah Rayhan cara nya menembak dengan pas tepat sasaran.
"Kak aku akan berangkat duluan" ucap Rega.
"Ya berangkat lah" ucap Lukas.
"Nanti sore aku akan ke sini lagi" ucap Rega.
"Ya" ucap Lukas.
Rega pergi dari sana karena sekarang sudah siang juga, Lukas masih menunggu sang tuan yang sekarang masih berada di kamarnya.
Sedangkan Rayhan sekarang dia sedang mencari celana nya yang berwarna hitam, namun dia tak menemukan nya juga.
"Di mana Raya menyimpan celana ku, begini kalau kelamaan di siap kan oleh Raya aku jadi gak tau letak Raya menyimpan semua pakaian ku" gumam Rayhan.
Karena tak ketemu juga Rayhan memutuskan menelpon Raya.
📞📞
"Ya mas ada apa" suara Raya terdengar di telpon.
"Raya di mana kau simpan celana hitam ku" tanya Rayhan.
"Ada mas di lemari dekat dengan celana piyama mu" ucap Raya.
"Mana gak ada" ucap Rayhan sambil terus mencari.
"Ada mas" ucap Raya.
Namun setelah Rayhan angkat celana yang berwarna biru di atas ternyata ada di sana.
"Ada mas" tanya Raya.
"Ada, tapi tadi aku mencari tak ada" ucap Rayhan ketus.
"Ya tak masalah" ucap Raya.
"Mas jangan lupa makan aku sudah suruh Bi Ratna untuk masak mas" ucap Raya.
"Bi Ratna pulang sayang" ucap Rayhan.
"Oh ya kenapa dia tak bilang" ucap Raya.
"Entah" ucap Rayhan.
"Lalu mas makan apa sekarang" tanya Raya.
"Mas akan makan di luar" ucap Rayhan.
"Ya terserah mas saja" ucap Raya.
"Mas berangkat sekarang" ucap Rayhan.
"Ya mas" ucap Raya.
📞📞
Rayhan berjalan ke luar rumah nya di sana ada Lukas yang sudah bosan lama menunggu Rayhan yang dari tadi tak datang datang.
"Ayo berangkat Lukas tapi kita mampir dulu ke restoran" ucap Rayhan.
"Baik tuan" ucap Lukas.
Sekarang Lukas yang membawa mobil karena mobil Lukas di tinggal di perusahaan.
Mereka berdua mampir dulu di sebuah restoran karena Rayhan akan makan, bahkan Lukas juga ikut makan bersama.
"Tuan aku sudah pasang cctv di mobil mu ya siapa tau saja nanti mobil itu bisa menangkap siapa pelakunya" ucap Lukas.
"Ya bagus" ucap Rayhan.
Rayhan dan Lukas makan di sana setelah makan dia membayar dan pergi menuju ke perusahaan karena sekarang pekerjaan sangat banyak.
Mobil berhenti di parkiran perusahaan Rayhan,
"Aku akan langsung ke ruangan ku" ucap Rayhan.
"Baik tuan" ucap Lukas.
Lukas sekarang hendak masuk ke dalam namun seorang wanita menghentikan langkah Lukas.
"Lukas" ucap Alena yang baru saja datang ke sana.
"Ada apa" tanya Lukas.
"Aku hanya ingin bicara sesuatu dengan mu" ucap Alena.
"Bicara apa" tanya Lukas.
"Aku ingin kau menjadi kekasih ku" ucap Alena.
"Ck kau tak salah bicara" tanya Lukas.
"Ayo lah ini beneran" ucap Alena.
"Kalau aku ga mau" tanya Lukas.
"Harus mau" ucap Alena.
"Pemaksa" ucap Lukas.
"Ayo lah" ucap Alena.
"Apa yang aku dapatkan jika menjadi pacar mu" tanya Lukas.
"Kau dapat aku" ucap Alena.
"Lalu" tanya Lukas.
__ADS_1
"Hanya aku" ucap Alena.
"Aku gak mau, aku pacaran dengan mu maka aku hanya akan dapat kan wanita manja dan royal saja" ucap Lukas.
"Aku janji akan berubah" ucap Alena.
"Terserah" ucap Lukas.
"Apa itu jawaban iya" tanya Alena.
"Terserah kau saja" ucap Lukas yang langsung pergi dari sana.
"Kalau begitu kau jadi pacar ku" ucap Alena.
Lukas tak menjawab lagi dia sekarang pergi ke ruangan nya karena tak mau menjadi bahan tontonan oleh para karyawan yang lain.
Sedangkan Mina yang sekarang menonton adegan itu dia langsung memberi tau kan pada Dion tentang apa yang terjadi dengan Lukas.
Mina berjalan ke arah parkiran mobil karena dia tak mau kalau sampai ada orang yang tau.
📞📞
"Tuan aku baru lihat kalau sekarang Lukas asisten Rayhan itu pacaran dengan wanita cantik" ucap Mina.
"Siapa nama nya" tanya Dion.
"Kurang tau tuan " ucap Mina.
"Lalu ada kabar apa dengan Rayhan" tanya Dion.
"Rayhan dia sekarang di ruangan nya" ucap Mina.
"Cari lagi kabar yang banyak" ucap Dion.
"Baik tuan" ucap Mina.
📞📞
Sedangkan sekarang di kediaman Mahoji, Raya dan kedua teman nya sedang menunggu supir datang karena sekarang mereka akan mengantar Rahma ke salon.
Rahma harus terlihat cantik saat nanti menikah jadi Argam Mahoji meminta putri nya untuk ke salon.
Bukan hanya putri nya tapi kedua teman putri nya juga Argam suruh untuk salon dan melakukan perawatan.
"Papah kamu baik Rahma" ucap Julia.
"Ya Papah paling baik" ucap Rahma.
"Kau beruntung punya Papah" ucap Raya.
"Tapi Raya aku tak seberuntung diri mu yang punya ibu" ucap Rahma.
"Kalau kau tau hidup mu mungkin kau tak akan bicara begini Rah" ucap Raya.
"Memang nya ada apa" tanya Rahma.
"Ada lah Julia juga tau" ucap Raya.
"Ada apa Jul" tanya Rahma.
"Bu Ajeng lebih sayang Fikri dari pada Raya" ucap Julia.
"Sabar saja Ray kita sama" ucap Julia.
"Ya tapi aku masih beruntung karena punya Mas Ray, aku harap dia tak akan membuat aku kecewa" ucap Raya.
"Aku yakin suami mu baik Ray" ucap Rahma.
"Ya namun ada sebuah Rahasia yang tak aku tau dan dia tak memberi tau" ucap Raya.
"Aku harap karena akan sangat menyakit kan kalau aku tau dari orang lain" ucap Raya.
"Ayo mobil nya sudah datang" ucap Rahma.
Mereka naik ke dalam mobil, mereka sekarang menuju ke sebuah salon yang terkenal di kota itu.
Mereka melakukan perawatan bersama sama.
"Ray aku gak sangka kalau Bu Ajeng begitu" tanya Rahma.
"Ya begitu lah" ucap Raya.
"Seharus nya kan kamu yang harus nya paling Bu Ajeng sayangi apa lagi kan kamu anak kandung nya" ucap Rahma.
"Entah lah tapi dulu juga saat aku tinggal di rumah mamah, mamah hanya memikirkan Fikri saja bukan nya aku iri ya tapi apa salah nya jika seorang anak ingin kasih sayang dari orang tuanya bahkan saat aku kecil pun aku tak mendapat kan kasih sayang mamah dan sekarang saat mamah ada aku tak dapat kasih sayang nya" ucap Raya.
"Mungkin Bu Ajeng begitu kali" ucap Rahma.
"Kau tau aku baru sadar sekarang, kenapa Malah lebih sayang Fikri karena harta yang sekarang mamah dapat kan itu adalah harta dari papahnya Fikri sedang kan dari almarhum papah aku di kampung mamah dapat apa hanya dapat aku itu pun aku di tinggal kan karena mamah lari dengan papahnya Fikri" ucap Raya.
"Oh aku paham" ucap Rahma.
"Oh ya kemarin aku lihat Fikri bawa wanita dan mengenal kan nya pada Bu Ajeng, aku sempat berpikir kalau itu adalah pacar nya Fikri" ucap Julia.
"Sekarang Fikri semakin na kal aku pernah lihat waktu itu aku ke acara ulang tahun nya dan aku sengaja kan bawa hadiah aku mau berikan langsung saat aku masuk kamar dia sedang bersama dengan wanita" ucap Raya.
"Kau tau Ray dia itu masih cinta pada mu apa lagi kan saat Bu Ajeng tau kau anak nya kalian masih pacaran" ucap Julia.
"Ya mungkin" ucap Raya.
"Bahkan sekarang pun dia sering menanyakan kabar mu" ucap Julia.
"Oh ya" tanya Raya tak percaya.
"Ya" ucap Julia.
"Dimana calon pengantin nya" tanya pegawai di sana.
"Ini" ucap Raya dan Julia.
"Ayo kita akan pijat relaksasi" ucapnya.
"Aku ke sana dulu ya" ucap Rahma.
"Ya" ucap Raya.
"Semoga sukses" ucap Julia.
Rahma pergi dari sana menuju tempat relaksasi yang tadi di sebutkan.
"Ray aku mau seperti Rahma dia sangat kaya dan akan mendapatkan suami kaya" ucap Julia.
"Lalu kalau kau kaya kau mau apa" tanya Raya.
"Aku akan belanja semua yang aku ingin kan akan tercapai" ucap Julia.
"Ya aku Doa kan semoga kau kaya dan dapat cowok yang kaya" ucap Raya.
"Siapa yang mau pada ku" tanya Julia.
"Rega" ucap Raya.
"Ck Raya, Rega itu tak kaya " ucap Julia.
__ADS_1
"Baik lah laki laki mana yang kau mau" tanya Raya.
"Aku mau sugar Daddy" ucap Julia.
"Hah kau terlalu banyak menghayal Jul" ucap Raya.
"Eh siapa tau saja kan bisa kenyataan" ucap Julia.
"Ya deh" ucap Raya.
Di perusahaan Rayhan sedang menandatangani berkas yang Lukas berikan pada nya.
"Tuan aku ijin cuti besok" ucap Lukas.
"Kau mau ke mana" tanya Rayhan.
"Aku mau istirahat saja tuan aku capek" ucap Lukas.
"Tumben minta cuti padahal kau belum pernah cuti bahkan kau belum pernah merasa kecapean sampai minta cuti begini" ucap Rayhan.
"Ya tuan mau coba saja" ucap Lukas.
"Ya baik lah aku ijin kan kau cuti selama satu hari" ucap Rayhan.
"Terima kasih Tuan" ucap Lukas.
"Ya sama sama" ucap Rayhan.
Rayhan mengambil berkas yang ada di atas meja dan membawa nya ke ruangan meeting karena sekarang dia akan melakukan meeting bersama dengan perusahaan Dion Adinata bahkan Rayhan sekarang sangat ingin tau karena Dion sudah lama tak melakukan pertemuan dengan Rayhan.
"Ayo tuan" ucap Lukas di ambang pintu ruangan Rayhan.
"Ya ayo, aku sangat penasaran siapa yang akan datang sekarang" ucap Rayhan.
"Kata nya ada dua orang yang datang tuan" ucap Lukas.
"Pasti anak buah nya karena kan Dion sekarang menjauh dari ku" ucap Rayhan.
Rayhan dan Lukas masuk ke dalam ruangan meeting.
"Selamat siang" ucap Rayhan.
"Selamat siang tuan" ucap karyawan Dion.
Mereka duduk dan benar saja yang Rayhan duga kalau Dion sekarang tengah sembunyi dari Rayhan.
"Di mana pak Dion" tanya Rayhan.
"Kata nya dia sibuk tuan" ucap nya.
"Apa pak Dion masih hidup katanya ada yang bilang dia sudah meninggal" tanya Rayhan.
"Oh itu hanya hoax tuan, pak Dion masih hidup dan sangat sehat" ucapnya.
"Ya tolong sampai kan salah saya pada nya" ucap Rayhan.
"Ya tuan" ucap nya.
Mereka membahas tentang berkas yang baru dan hasil yang baru.
Setelah selesai mereka kembali lagi pulang ke perusahaan Dion.
Rayhan duduk di ruangan nya,
"Aku sudah duga Lukas kalau Dion memang masih hidup dan aku sangat yakin kalau teror ini dari Dion" ucap Rayhan.
"Ya tuan aku juga berfikir begitu" ucap Lukas.
"Kita nikmati saja teror ini kalau memang mereka sudah melewati batas maka kita akan bertindak" ucap Rayhan.
"Apa mereka tak akan menyakiti kita" tanya Lukas.
"Aku Pastikan mereka akan menyesal kalau berani macam macam" ucap Rayhan.
"Tuan aku akan kembali ke ruangan" ucap Lukas.
"Ya" ucap Rayhan.
Sekarang Rayhan sangat rindu dengan istri kecil nya itu.
📞📞
"Ray" ucap Rayhan yang sekarang sedang melakukan panggilan dengan nya.
"Ada apa mas" tanya Raya.
"Dimana" tanya Rayhan.
"Di salon" ucap Raya.
"Pantas terdengar bising" ucap Rayhan.
"Mas lagi apa" tanya Raya.
"Kerja apa lagi" ucap Rayhan.
"Mas besok datang tepat waktu ya" ucap Raya.
"Ya mas akan ke sana bersama dengan El" ucap Rayhan.
"Ya aku tak sabar nunggu hari esok" ucap Raya.
"Kenapa" tanya Rayhan.
"Ingin bertemu mas Rayhan yang ganteng" ucap Raya.
"Dasar" ucap Rayhan.
"Aku tutup telpon nya ya mas sekarang aku mau kembali lagi ke rumah Rahma" ucap Raya.
"Ya sayang" ucap Rayhan.
📞📞
"Sekarang aku harus hubungi Iqbal karena besok kita harus ikut Elpan nikah" ucap Rayhan.
{Sekarang ke rumah ku} pesan dari Elpan.
"Baru juga di omongin udah ada" ucap Rayhan.
{Ya aku akan datang}
{Bagus Iqbal sudah ada di sini} pesan dari Elpan lagi.
Rayhan berjalan ke arah ruangan Lukas.
"Lukas sekarang aku akan ke rumah Elpan mungkin aku akan menginap di sana" ucap Rayhan.
"Baik tuan" ucap Lukas.
Rayhan melajukan mobilnya menuju rumah kediaman Elpan yang sangat besar di antara yang lain.
bukan pertama kali nya Rayhan ke sana tapi dulu juga Rayhan pernah ke sana namun setiap kali Rayhan ke sana adik tiri Elpan selalu meminta Rayhan menikahi nya.
__ADS_1
pernah suatu waktu saat Rayhan datang ke rumah Elpan, adik nya Elpan meminta ibunya untuk melamar kan Rayhan untuk nya, walau pun Rayhan sudah beberapa kali menolak.
bersambung...