Dendam Lama Sang Mafia

Dendam Lama Sang Mafia
bab 19


__ADS_3

Satu minggu kemudian..


Hari ini hari minggu Rayhan mengajak Alena dan kedua orang tuanya untuk datang ke rumah orang tua Rayhan yang ada di kampung.


Bahkan sekarang Rayhan pun sudah berada di dalam mobilnya bersama dengan Aziya menunggu di depan Hotel milik Alena.


Terlihat kalau orang tua Alena juga sudah bersiap, Alena mendekat kearah mobil milik Rayhan, Alena langsung masuk dan duduk di kursi depan samping Rayhan.


"Tuan Ray maaf aku terlambat" ucap Alena yang langsung memeluk Rayhan dari samping.


Rayhan merasa risih di peluk oleh Alena, dia pun mencoba melepaskannya.


"Jangan begini di belakang ada adikku" ucap Rayhan.


Alena langsung melepas pelukannya dan langsung menatap pada adik Rayhan.


"Oh ya ampun aku tak tau kalau ada adiknya" batin Alena.


"Hy kakak ipar" sapa Zia melambaikan tangannya sambil menahan tawa karena ada juga wanita yang jatuh cinta pada kakaknya yang kaku itu.


"Hy maaf aku tak melihatmu" ucap Alena.


"Tak masalah" ucap Zia.


"Oh ya dia akan ikut, kasihan dia jika di tinggal pasti dia akan sibuk pacaran jadi aku bawa saja aku pastikan dia tak akan menganggu kenyamanan mu" ucap Rayhan pada Alena namun tetap saja dengan nada dingin.


"Tak apa aku malah senang" ucap Alena.


"Kita turun dulu yu ketemu orang tuaku" ucap Alena pada Zia.


"Ayo" ucap Zia.


Rayhan hanya memandang mereka dengan tatapan heran,


"Mereka mudah sekali akrab" gumam Rayhan.


Sedangkan Alena dia membawa Zia ke hadapan kedua orang tuanya,


"Mom Dad perkenalkan dia, eh Siapa nama kamu" tanya Alena pada Zia karena tak tau nama Zia.


"Zia" ucap Zia.


"Mom dia Zia adiknya tuan Ray" ucap Alena.


"Hallo tante" ucap Zia.


"Hy apa kita pernah bertemu" ucap Momnya Alena yang merasa pernah melihat Zia sebelumnya.


"Aku malah kaya mengenal tante tapi dimana ya aku lupa" ucap Zia.


"Ah sudah mungkin kalian hanya pernah lihat kan" ucap Alena.


"Ya mungkin begitu" ucap Momy nya Alena.


"Yasudah Mom ayo berangkat, aku akan satu mobil dengan tuan Ray" ucap Alena.


"Ayo Zia" ucap Alena lagi.


"Baiklah kalian duluan mom akan menyusul" ucap Momynya Alena.


Mobil pun melaju meninggalkan hotel milik Alena, mereka menempuh perjalanan sekitar empat jam karena jalanan cukup macet apa lagi sekarang hari minggu.


Sesampainya di kampung kedua orang tua Rayhan, Mom dan Dad nya Alena sangat kagum pada keasrian kampung ini apa lagi kampung ini masih segar dan udara yang masih sangat murni tanpa polusi.

__ADS_1


Mereka turun di depan rumah sederhana namun sangat mewah, karena rumah Nita baru saja di renovasi dan akhirnya bisa selesai dengan cepat.


"Ini rumahnya" tanya Mom nya alena yang sudah turun dari mobilnya.


"Ya Nyonya ini rumah mamah saya, maaf keadaannya seperti ini" ucap Rayhan.


"Kita malah seneng ya Dad lihat pemandangannya masih sangat segar, udaranya" ucap Momnya Alena.


"Ya Ray kau tak perlu merendah begitu" ucap Dadnya Alena.


Nita dan Topan yang melihat kalau tamu nya sudah datang pun langsung keluar dari rumahnya, namun betapa terkejutnya Nita saat melihat calon besannya.


Bibir Nita tak bisa berkata kata hanya Air mata saya yang berasil keluar, namun sebuah senyuman bergaris pada bibir Nita begitu juga dengan Momnya Alena.


"Sarah" gumam Nita yang langsung mendekat kearah calon besannya itu dan langsung memeluknya.


"Nita apa ini kau" tanya Momnya Alena.


"Ya" ucap Nita menangis memeluk sahabat lamanya itu.


Alena dan Rayhan saling menatap, Alena berfikir kalau Momnya dan mamah Rayhan adalah seorang teman.


Topan mendekat kearah Daddynya Alena.


"Hilman" ucap Topan berjabat tangan dengan Dady nya Alena.


"Topan sedang apa kalian di sini" tanya Daddy nya Alena yang bernama Hilman itu.


"Ya begitulah takdir, aku bangkrut dan tinggal di sini" ucap Topan.


"Apa bangkrut kenapa bisa, kau sangat terkenal dulu kenapa bisa menjadi seperti ini" tanya Hilman Daddy nya Alena.


"Nita aku tak percaya kau ada di sini, padahal bertahun tahun yang lalu aku mencari kamu Nita ke rumah mamah Lynda tapi kamu gak ada di sana, katanya kalian sudah menjual rumah itu" ucap Sarah Momy nya Alena.


Rayhan seketika langsung paham kalau Alena ini adalah Ale yang dahulu pernah satu kelas dengan Aziya bahkan mereka juga sepupu.


"Aku rasa pernikahan kita akan batal" ucap Rayhan pada Alena.


"Apa" ucap Alena.


"Ada apa ini kakak ipar" tanya Aziya yang tak paham.


"Pernikahan aku dan tuan Ray akan batal" ucap Alena pada Aziya.


"Tidakkkkk" teriak Zia.


Mereka semua masuk dan duduk di kursi yang berada di ruang tengah itu, Alena dan Zia masih tetap tak paham pada apa yang terjadi.


"Aku senang akhirnya kita bisa ketemu lagi" ucap Sarah pada Nita.


"Aku juga senang akhirnya setelah sembilan belas taun kita bisa bertemu lagi" ucap Nita.


"Jadi Ray ini anak kamu" tanya Sarah.


"Ya dia Rayhan anak ku" ucap Nita.


"Dan itu Zia, oh ya ampun dia sangat cantik Nit mirip seperti mu" ucap Sarah.


"Ya begitulah, aku tak sangka Alena dan Rayhan akan" ucap Nita.


"Ya tapi bagaimana" tanya Sarah.


"Kita tidak bisa melanjutkan perjodohan ini Mom" ucap Hilman.

__ADS_1


"Ya Dad aku tau" ucap Sarah.


"Apa aku gak bisa nikah, kenapa Mom? Dad bantu aku" ucap Alena.


"Rayhan dan kamu itu saudara" ucap Sarah.


"Tapi banyak kan saudara yang nikah sama saudaranya sendiri" ucap Alena.


"Tapi gak boleh sayang" ucap Nita.


"Dad" ucap Alena cemberut pada Dady nya.


"Sabar sayang kita cari yang lain ya" ucap Hilman.


"Kakak" ucap Zia merengek pada Rayhan.


"Apa" tanya Rayhan.


"Kalau kakak ga jadi Nikah aku juga gak jadi dong" ucap Zia.


"Tentu".


"Ahhhh Mah gimana ini" tanya Zia.


"Maaf sayang tapi gak boleh mereka saudara" ucap Nita.


Zia hanya cemberut saja sedangkan Alena dia hampir menangis karena pernikahannya batal padahal Rayhan sejak tapi pun hanya baik baik saja karena Sejak awal Rayhan memang tak pernah mau pernikahan ini terjadi.


"Oh ya Hilman kapan kau datang ke indonesia" tanya Topan.


"Minggu lalu, aku bertemu dengan Rayhan katanya kalian mengundang aku dan Sarah untuk datang, dan sekarang kita datang" ucap Hilman.


"Oh ya" ucap Topan.


Sarah menatap ke setiap rumah Nita.


"Nita dimana ibu Rubiah dan mamah Lynda" tanya Sarah.


Degghh..


**hallo semuanya jangan lupa like comen dan Votenya ya..


Mak othor mau ngasih visual dari setiap tokoh.



ini buat Rayhan mak othor pakai oppa Le jong suk.



untuk Raya mak Othor pakai Yonna Snsd


Kalau ada yang nanya Raya siapa? Raya itu calon istri Rayhan ya..



dan ini Aziya Mak Othor pakai gambar Kwon nara



***dan untuk Alena mak Othor pakai Foto ini dia itu namanya Nina, mak Othor gak tau Nina apa tapi ini artis dari kanada ya..


Yang mak othor pakai ini mak othor gak tau usianya ya anggap saja kalau Rayhan berusia 25 tahun, Aziya dan Alena 24 tahun dan untuk Raya, Raya itu umurnya 19 tahun ya***..

__ADS_1


__ADS_2