
"Karena mereka menginginkan kematianku. Maka mereka juga harus mendapat hukuman dariku, ...!" Seru Siyue sambil masuk kedalam perkelahian.
"Aku juga ikutan Siyue...." Seru Lian Kun dan Murong bersamaan.
Karena penjahat hanya empat orang maka Murong dan Lian Kun menyerang satu orang . Kini terlihat perkelahian terjadi di jalan sepi di sebuah desa.
Tak butuh wantu lama perkelahian pun berakhir juga.
"Wanita itu sudah mulai berani menyerang anda Putri..." Ucap Ye Gu.
"Hatinya terlalu hitam ..." Jawab Siyue.
"Ya sudah ayo kita lanjutkan perjalanan kita.." lanjut Siyue yang langsung naik kembali ke atas tubuh White .
Keesokan harinya saat hari berada di pertengahan Malam, Siyue dan kelompoknya sudah berada kembali di pintu gerbang kota Suci. Untunglah gerbang kota Suci tidak di tutup seperti Beberapa hari yang lalu. Mereka hanya mendapatkan pemeriksaan sewajarnya. dan saat mereka mengatakan kalau mereka adalah salah satu peserta ujian, merekapun tidak mendapatkan pemeriksaan lainnya. Mereka di persilahkan melanjutkan perjalanan mereka.
Karena hari masih terlalu pagi , Siyue , Lian Kun dan Murong memutuskan untuk mencari penginapan . Sedangkan kedua pemgawalnya pergi ke tempat Raja Chu Tian Ji untuk melaporkan kedatangan mereka. Lian Kun dan Murong mengembalikan kuda mereka pada Siyue. Dan menerima kembali kuda milik mereka sendiri .
Sedangkan Ye Gu dan Ye Xie yang menghadap Raja Chu Tian Ji melaporkan tentang penyerangan yang di lakukan oleh penjahat suruhan Putri Lin Yun. Mendengar perkataan Pengawalnya , Raja Chu Tian Ji sangat marah.
"Gadis tak tahu diri....apakah dia ingin mati...Berani sekali dia ingin membunuh calon istriku...!" Seru nya dengan marah .
"Dia mengirim empat penjahat yang memiliki kekuatan cukup tinggi yang Mulia, untunglah kekuatan Putri sangat kuat, Hingga masakan itu tidak terlalu berat bagi mereka .." ucap Ye Xie .
"Lalu di mana Siyue sekarang...?" Ucapnya dengan nada marah dan dingin. Dia merasa menyesal tidak ikut mengantarkan Siyue sendiri. Andai tidak ada masalah di kerajaan, pasti dia sendiri yang mengantar Siyue kembali ke Kota Dingin. Dasar wanita brengsek...Siyue menyamar jadi pria saja dia sudah cemburu dan berani membunuhnya, bagai mana kalau dia tahu kalau Siyie seorang wanita cantik... Dasat wanita gila...kalau sampai dia berani menyentuh dan melukai Siyue, aku tak akan pernah memaafkan dia, walau dia Putri dari paman Sang Beiki sekalipun . Sedang Ketiga pengawalnya hanya bisa kasihan pada Lin Yun yang berani memprovokasi Junjungan mereka .
"Di mana Siyue sekarang berada...." ucapnya kembali dengan wajah sedih. terlihat sekali kemarahannya belum redah .
"Dia berada di sebuah penginapan bersama sahabat dan Kakak sepupunya yang Mulia..." Jawab Ye Xie .
"Kita pergi kesana...." Ucapnya datar .
"Hanba yang Mulia..." Jawab mereka bertiga serempak .
Mereka bertiga mengikuti Sang Raja keluar dari rumah inap mereka . Ye Xie membawa sang Raja pergi ke penginapan milik Siyue. Kebetulan penginapan yang Siyue tempati adalah Penginapan terbesar di kota Suci. Dan Siyue berada di lantai paling Atas yaitu lantai tiga.
'Di mana kamarnya Xie ..?" Tanya Raja Chu Tian Ji.
"Hamba tidak tahu yang mulia...sebab dia tadi setelah mendapatkan kunci langsung menyuruh hamba untuk melapur pada anda yang Mulia.." Jawab Ye Xie.
Mendengar ucapannya bawahannya itu, terlihat Wajah Chu Tian Ji menahan kekesalan.
"Kau ini bodoh ya...kenapa Kau tidak melihat dulu di mana dia berada " ucapnya kesal
. Dia segera menghilang dari pandangan ketiga pengawalnya. Sedang kan Siyue sendiri saat itu sedang berada di depan jendela sedang menatap kearah langit yang bertabur bintang.
"Siapa sebenarnya Yueyue ini... Jika Yueyue Bukan cucu Dari Kakek Si , Lalu siapa keluarga Yueyue sebenarnya.... Ada hububgan apa denganku Hingga aku mati, aku bisa masuk keraga ini..atau...apakah aku mempunyai hubungan dengan tubuh ini...tapi Yue...demi balas budiku Karena Kau telah memberikan tunuh ini padaku, maka aku akan mencari kan keluargamu...aah...aku hampir lupa... bukankah Paman Yun Jin guru di perguruan lentera putih ada hubungannya dengan tubuh ini... Tapi di mana aku harus mencari dia... bukankah dia pergi dari perguruan tanpa pemberitahuan . dan Waah....aku hampir lupa pada Pria tampan Wei Zi , bukankah dia berkata kalau dia sepupuku...kalau Begitu aku harus mencari dia lebih dahulu... Ucap Siyue berbicara dalam hati. Dia berdiri di di depan jendela sambil bersandar pada kosen jendela . Namun Karena dia Merasa lelah , akhirnya kaki rampingnya naik di atas jendela . dan kini dia terlihat duduk tenang di cendela sambil tubuhnya bersandar pada kosen jendela dan kakinya di tekuk. Saking Asyiknya dia melamun, tanpa dia sadari di depannya telah berdiri pria tampan yang sejak tadi mencari dan mencemaskan dirinya .
"Aauuu...." Sebuah sentilan di keningnya menyadarkan dia dari lamunannya . Dia mengusap keningnya yang terasa sakit. Dan dia segera menatap pada si pelaku. Tentu saja dia kaget ketika di depannya telah berdiri dengan gagah Pria tampan yang selalu membuat dia marah.
"Yang Mulia...!" Seri Siyue kaget. Dia buru- buru turun dari jendela .
"Kau ini...aku sibuk mencarimu dan mencemaskanmu dan ternyata kau asyik melamu disini..." Ucao Raja Chu Tian Ji dengan wajah kesal. Melihat wajah yang terlihat marah dan kesal, Siyue takut mendapat hukuman mesumnya .
"Aduh...aku harus memberikan Alasan yang masuk akal agar si mesum ini tidak marah.." ucapnya dalam haru .
.
".Yang Mulia... Jangan marah dulu..tadi itu hamba sedang berfikir bagaiaman cara hamba harus bertemu yang mulia... Bukankah yang mulia sulit di temui sembarang orang, jadi hamba mencari Cara bertemu anda..." Jawab Siyue pelan. Dia berkata seperti gadis yang Merasa malu. Namun memang kenyataannya dia malu dengan ucapannya sendiri.
"Ck...APA yang aku katakan ini... menyebalkan... andai Bukan Karena takut mendapat hukuman dari pria mesum ini... mana mau aku berkata seperti itu...Siapa juga yang ingin bertemu dengannya ..."ucap Siyue bermonolok dalam hati .
Mendengar ucapan dari gadis cantik di depannya, Raja Chu Tian Ji merasa bahagia. Dia memeluk pinggang ramping itu
. "Jadi kau ingin bertemu denganku...?" Ucanya sambil menatap wajah cantik yang tersamarkan dengan riasan wajah pria tampan.
"Hmm..." Angguk Siyue.
Namun Siyue tiba-tiba merasakan ke anehan di dalam dirinya saat nendapat tatapan dari wajah tampan di deoannya.
"Lalu ada apa kau ingin bertemu denganku , apakah kau merindukanku...?" ucapnya lembut.
__ADS_1
Merasakan debaran aneh didadanya. Siyue takut ketahuan sang Raja . jadi dia betkata.
"Boleh lepaskan dulu tangan yang Mulia...?" ucap Siyue pelan.
"Kenapa...kenapa kau belum menjawab pertanyaanku..." Ucap Sang Raja dengan nada menggoda .
"Itu..itu... " Siyue tergagap .
"Aah apa yang harus aku katakan...apakah aku harus berbohobg lagi padanya...?tidak , tidak.. Aku tak boleh berbohong lagi.." keluhnya dalam hati .
"AAUUUU...." sebuah sentilan kembali nendarat dengan baik di keningnya .
"Yang Mulia...kau menyentilku lagi...?sakit tau.. " Seru Siyue sambil mengusap keningnya .
"Dasar bodoh...kau fikir aku percaya dengan alasanmu ha...? Sekarang katakan dengan jujur, apa tadi yang sedang kau fikirkan, atau kau akan mendapat hukuman dariku...!" Ucap Raja Chu Tian Ji dengan Tegas. . melihat raut wajah sang Raja yang tegas. Siyue tak dapatkan lagi menyembunyikan rahasianya. Siyue terdiam sejenak.
"Baiklah akan ku ceritakan siapa diriku yang sebenarnya mungkin dengan mendemgar kisahku, dia akan menjauh dariku . " kata Siyue dalam hati .
"Baillah akan hamba katakan apa yang menjadi fikiran hamba tadi. (Siyue terdiam sejenak) Tadi itu hamba berfikir, sebenarnya Siapa hamba ini... Hanba bukan cucu Asli dari kakek Si . kata beliau delapan belas tahun yang lalu, hamba di serahkan oleh seseorang pada Kakek Si dan keluarga saat beliau akan pergi ke alam bawah. Pria yang merupakan Ayah hamba berkata , kalau Dia melakukan semua itu demi keselamatan hanba . dan dia juga berpesan ,jika hamba sudah beranjak dewasa. Kakek di minta memakaikan Cincin ini di jari telunjuk hamba. Karena itulah hamba selalu menyamar menjadi seorang Pria. Tapi Kakek juga tidak tahu apa maksud pria itu yang kemungkinan besar Ayah hamba agar hamba menyamar. Karena itulah hamba tadi berfikir siapa hamba sebenarnya. Apakah hamba putri dari seoarang oenjahat hingga kehadiran hamba di dunia ini harus di rahasiakan, atau hamba seorang Putri yang tak di inginkan kehadirannya di dunia ini .." Ucap Siyue dengan wajah datar. Mendengar ucapan sedih dari gadisnya. Raja Chu Tian Ji segeta memeluk gadis itu. gadis yang sangat berharga buatnya.
"Tidak Yue'er..jangan bersedih lagi. jangan kau fikirkan itu lagi. Jika mereka keluargamu tidak menginginkan dirimu, masih Ada aku yang akan selalu mendukungmu ... Aku yang akan menjagamu selamanya, aku yang akan membuatmu bahagia . Karena itu jangan lagi Kau fikirkan masalan itu lagi ya..." Ucap Raja Chu Tian Ji sambil lebih erat memeluk Siyue.
."Tidak yang Mulia...hamba harus tetap mencari keluarga hamba. Hamba ingin bertanya para mereka apa salah hamba Hingga hamba harus di buang , di singkirkan dari keluarga . hamba ingin tahu , kenapa hamba harus menyamar...apakah ada yang ingin membunuh hamba jika hamba terlihat dalan pakaian wanita..." Kata Siyue lagi.
"Tidak, saat ini kau tidak boleh membuka penyanaranmu, aku tidak ingin kecantikan wajahmu di nikmati banyak pria. Aku tidak suka itu..." Ucap Raja dengan cepat.
"Jadi anda kebih suka melihat orang menganggap anda seperti yang ada di fikiran Nona Lin Yun itu...? Anda di Kira penyuka sesama Jenis...?" Kata Siyue walau dalam hati dia ingin tertawa.
"Biarkan saja...aku tidak perduli..." Ucapnya .
"Yang Mulia...apa yang Mulia masih menginginkan hamba saat yang Mulia tahu siapa hamba...?" Tanya Siyue heran.
"Apa maksudmu....?" Ucap Raja dengan menatap Siyue tajam .
"Maksud Hamba...Apakah yang mulia masih menyukai hamba...bukankah hamba gadis yang tidak tahu latar bekakangnya, gadis yang tidak tahu siapa Orang tuanya. gadis yang tidak di ketahui keturunan Siapa. Gadis yang..." Sebuah tangan kekar milik Raja Chu Tian Ji mendekap Mulut Siyue .
" Cukup Yue'er.. cukup... jangan ucapkan kata apapun lagi .. Aku tidak suka mendengarnya... kau fikir siapa aku...kau meremehkanku,....? Kau meremehkan Cintaku Ha....!?" Seru Raja dengan marah dan kesal.
"itu untuk menghilangkan fikiran buruk dari otak kecilmu itu . .." ucap Raja dengan gemas.
"Ck...kenapa yang Mulia suka menyentil kening hamba sich...sakit tau..." kata Siyue sambil mengusap keningnya dengan wajah cemberut .
"itu hukuman untuk mengucapkan kata-kata yang tidak aku inginkan, Jika kau masih mengucapkan kata-kata seperti itu lagi, maka mulut kecilmu ini yang akan aku hukum... dan ingat...tetaplah seperti ini, aku tidak ingin melihat dirimu berpakaian wanita .. " Ancam Raja dengan menatap Siyue gemas.
" Iya, iya...Siyue nggak akan ngomong seperti itu lagi...Hamba juga belum ingin membuka samaran hamba sebelum hamba menemukan keluaega hamba dan bertamya mengapa hamba harus di buang..." Ucap Siyue.
" Kita akan mencarinya bersama- sama... ucap sang Raja dengan penuh cinta.
"Ya sudah istirahatlah sebentar, pagi nanti Kau harus bertemu guru. . setelah itu kita segera berangkat ke Alam Atas..." Kata Raja lembut.
"Baik yang Mulia.." Jawab Siyue.
"Aku pergi...persiapkan dirimu , istirahatlah sebentar..."ucap Raja sambil mencium lembut kening Siyue . tak lama dia sudah menghilang dari hadapan Siyue .Setelah Raja Chu Tian Ji pergi. Siyue hanya bisa membuang nafas lega .
"Dasar Raja mesum dan pemaksa...aku selalu tidak bisa berkutik di depannya . Setinggi apakah kesaktiannya hingga membuatku lemah. .." ucap Siyue dengan kesal .
Keesokan harinya Siyue , Murong dan Lian Kun baru bisa menghadap Guru besar yang sudah menunggu kedatangan mereka di ruang depan tempat para guru dan Raja tinggal Beberapa hari ini. Dengan di jemput Ye Gu mereka pergi ke tempat tinggal para guru besar . Siyue Lian Kun dan Murong bisa melihat kalau Raja Chu Tian Ji juga Ada di ruangan itu . Dia menatap Siyue dengan lembut . Pria itu terlihat begitu menyayangi gadis pujaan hatinya . Setelah membicarakan masalah penempatan Siyue , Lian Kun dan Murong di Sekte Telapak Dewa , mereka segera berangkat menuju Alam Atas dengan mengendarai seperti kapal laut di jaman modern namun melayang di udara. Seperti balon gas. Dan Cara kerja kapal itu sangat sulit. Yaitu dengan Cara berteleportasi . (He he he. Maaf kalau author terlalu halu ya🤣🤣) Dengan kekuatan . Entah bagaiaman carannya Siyue belum tahu. Dia dan Chan Sin masih ingin menelitinya .
Akhirnya Siyue , Murong dan Lian Kun segera naik ke dalam kapal. Namun saat Siyue akan melangkah mengikuti Lian Kun dan Murong yang di bimbing seorang pelayan kapal , tiba- tiba tangan besar sang Raja memegang tangan nya . Menahan dia untuk tidak mengikuti mereka . Tentu saja Siyue kaget .
"Yang Mulia..." Ucap Siyue pelan.
"Kau pergi bersamaku ...." Ucapnya lembut .
"Tapi yang Mulia..." Ucap Siyue yang Merasa tidak enak. Sebab di sana juga Ada guru Yang Si dan dua guru lainnya. Dan dia juga Merasa tidak enak bersama pria yang merupakan orang nomer satu di Kerajaan Darga . Namun tangannya telah di tarik sang Raja kearah ruangan lain . ketika sampai di ruangan yang terlihat cukup mega , Sang Raja baru berhenti . Di dalam ruangan itu terdapat Beberapa kursi dan meja. Raja membawa Siyue dan mendudukkannya di salah satu Kursi yang bersebelahan dengan Kursi yang bentuknya lain dari Kursi lainnya. Setelah mendudukkkan Siyue , Dia sendiri duduk di Kursi yang terlihat beda dengan yang lain itu.
Tak lama ternyata guru Yang Si dan dua guru yang lain masuk juga ke dalam ruangan itu dan ternyata Bukan mereka saja yang berada di Kapan itu. Ada tiga Orang Pria paruh baya lagi yang masuk kedalam ruangan itu . Mereka duduk bersama mengelilingi satu meja. Dan di sanalah kini Siyue berada. Dia Merasa tidak pantas berada di antara tuju orang itu . dan ke tiga pengawal Raja terlihat berdiri dengan gagah di belakang tubuh Raja dan Siyue. Ketiga orang yang baru Siyue lihat itu menatap pada Siyue dengan tatapan heran dan penuh tanya . Membuat Siyue semakin tak enak hati.
" Maaf yang Mulia...boleh hamba keluar saja... Sepertinya ini sangat penting ..." Kata Siyue pelan . Mendengar ucapan Siyue, Raja menatap nya dengan tatapan lembut.
"Diamlah..dan duduklah dengan tenang..." Ucapnya dengan lembut.
__ADS_1
Akhirnya dengan terpaksa Siyue duduk dengan tenang . tak lama pembicaraanpun di mulai.
"Yang Mulia apakah tidak sebaiknya orang asing tidak ikut dalam pembicaraan kita ini..." Ucap salah satu pria paruh baya yang Siyue tak kenal .
"Dia bukan orang asing bagiku , dia Ada di sini seijinku..." ucap Raja
"Bagaiaman Paman Yondang...apakah anda mendapatkan Buah itu...?" Lanjut tanya Raja Chu Tian Ji pada seorang Pria paruh baya yang tadi menyinggung soal Siyue yang ada ruangan itu .
"Ampun yang Mulia...Buah itu ternyata sudah berada di tangan seorang Pria Muda yang katanya memiliki seekor harimau mangli... Hamba mencari keberadaannya, namun gamba tak menemukannya...." ucap pria oaruh baya itu. Mendengar Kalimat yang di ucap kan oleh pria paruh baya di depannya . Siyue kaget Bukan main. Tapi dia berusaha untuk tenang. Untunglah reaksi tubuhnya yang kaget tidak Ada yang tahu.
"Buah itu apa hanya Ada di hutan Sunyi di Alam bawah saja...?" ucap Raja Chu Tian Ji lagi.
"Maaf yang Mulia...yang kami dengar Selama ini hanya di sanalah Buah itu tumbuh. Kami belum mendengar yang lainnya...." Ucap pria itu dengan. wajah terlihat sedih. Terlihat keadaan sunyi kembali Siyue bisa melihat wajah-wajah mereka yang terlihat sedih. terutama sang Raja Sendiri , Serta Guru Yang Si dan kedua guru itu. Setelah diam Beberapa saat terdengar suara sang Raja.
"Guru...apakah tidak Ada Cara lain selain menggunakan pengobatan Buah Bery Red. " kata Raja sendu .
"Ada Yang Mulia...dengan penggunakan penyembuhan akupuntur jari emas. Namun pengobatan itu sudah lama musnah. Tidak Ada Satu tabibpun yang mampu memiliki kekuatan pengobatan akupuntur jadi emas. Karena akupuntur ini selain menggunakan tenaga dalam yang tinggi juga Karena sang dokter atau tabib merupakan pemilik Dari darah Suci yang asli..." Jawab guru Yang Si.
"Lo.. Bukan nya si Lin Yun pemilik darah Suci...?" Kara Raja lagi.
"Benar yang Mulia...tapi entah kenapa Nona Lin Yun tidak memiliki Bakat sebagai seorang dokter ataupun tabib . dan dia tidak memiliki kemampuan itu apa lagi akupuntur jari Emas..." ucap guru Wang salah Satu guru besar yang Ada di dekat guru Yang Si.
"Kok aneh...yang aku dengar seseorang yang memiliki darah Phoenix seharusnya memiliki kemampuan dalam pengobatan..." Ucap Raja lagi.
Mendengar ucapan sang Raja, semua terdiam dalam kebisuan. Sedangkan Siyue terlihat bingung mendengar pembicaraan mereka. Karena semua yang mereka ucapkan Ada pada dirinya.
"Yue'er...bukankah semua yang mereka katakan Adalah dirimu.." Kata Tiger yang melingkar di lever Siyue dengan malas . "
"Aku tahu...tapi untuk siapa Buah Bery Red itu. Dan siapa yang sakit..." Kata Siyue pada Tiger melalui telepati .
"Lalu kenapa mereka mengatakan kalau Lin Yun Adalah pemilik darah Phoenix.. setahuku darah Phoenix hanya bisa di miliki oleh satu orang dalam Beberapa ribu tahun. Dan pada abad ini hanya kamu pemiliknya. Dan satu lagi pemilik Darah Phoenix memiliki ruang Dimensi yaitu Ruang Dunia Terarai...."kata Xiao Tu yang tiba-tiba berada di pundak Siyue .
"Lalu Siapa Lin Yun yang sebenarnya... Aah sudahlah, sekarang kita tanya dulu siapa yang sakit, Kalaupun kita bisa menolong akan kucoba menolongnya..." Kata Siyue lagi dalam percakapan telepati dengan mahluk kontraknya. Dan Phoenix pun tak ingin ketinggalan. Dia juga nangkring di pundak Siyue .
"Maaf yang Mulia...kalau boleh tahu siapa yang sakit dan perlu mendapatkan pengobatan itu...?" Tanya Siyue dengan pelan . Namun walau pelan sekalipun di ruangan sunyi itu masih terdengar nyaring. Otomatis semua orang yang Ada di ruangan itu menatap pada Siyue .
"Dia Kakek Kaisar. Kakekku..." ucap Raja sendu . mendengar Raja mengatakan itu pada Siyue dengan tenang, tiga orang tadi kaget. sebab penyakit Kaisar Tua merupakan rahasia kerajaan. Sedang kan ketiga guru besar hanya diam saja. Karena mereka sudah tahu siapa Siyue bagi Raja mereka. dan mereka juga sangat Senang pada gadis kuat itu.
"Yang Mulia...mengapa anda mengatakan itu pada pria asing...?" Tanya salah Satu dari mereka. Mendengar pertanyaan itu, terlihat saja Raja menatap tak suka.
"Dia Bukan Pria asing. Jika Kau melihat Dia, Kau bagai melihatku...jadi dia juga berhak mengetahui rahasia itu..." Ucap Raja dengan wajah terlihat marah dan kesal . Mendengar ucapan Raja dan melihat raut muka Raja yang marah, ke tiga orang itu kaget dan tak berani berkata lagi. Mereka hanya bisa menatap Siyue dengan wajah heran. Sedangkan Siyue Merasa tidak enak hati. Walau di dalam hati terdalamnya Ada rasa terharu Karena kepercayaan sang Raja padanya . Dia tak menyangka Orang yang selalu membuat dia kesal dan tak bisa melawan penindasannya. Begitu memoercayainya .
"Sekarang beliau dimana...?" Tanya Siyue.
"Ada di ruang pengobatan di kapal ini..." ucap Raja.
"Lo jadi dalam keadaan sakit parah beliau ikut juga...?" tanya Siyue dengan wajah heran.
"Karena di dekat guru Wang dan guru Yang Si beliau bisa bertahan hidup.." Jawab Raja Chu Tian Ji .
Mendengar ucapan dan kecemasan dari Raja Chu Tian Ji. Siyue berfikir separah itukah sang Kaisar...Batin Siyue.
"Boleh hamba melihatnya Yang Mulia...?" Tanya Siyue pada Chu Tian Ji . Mendengar permintaan Siyue semua orang terkejut.
"Untuk apa pria Muda ini ingin melihat Kaisar..." Ucap ketiga orang itu dalam hati . Orang yang belum tahu Siyue wanita .
"Untuk apa gadis ini melihat Kaisar ..." batin ketiga guru Siyue . Namun Respon Raja beda. Dia segera berdiri dan berkata .
"Ayo ikut aku..." ucap Raja yang teringat kalau Siyue juga bisa dalam pengobatan.
"Yang Mulia...!" Seru keenam orang itu bersamaan.
"Tenanglah...kalau kalian takut, biar guru Yang Si ikut masuk denganku.." Kata Raja dengan tenang.
"Tapi yang Mulia....!" Ucap salah satu pria paruh baya yang sejak tadi tidak menyukai kehadiran Siyue .
"Jangan khawatir...aku yang akan beryanggung jawab...atau guru wang juga bisa ikut ...." Ucap Raja dengan tenang . Dan akhirnya mereka hanya bisa menatap Raja dan Siyue dengan wajah cemas. Akhirnya Siyue masuk kedalam ruangan itu bersama Raja dan Guru Yang Si serta guru Wang . dengan di iringi tatapan cemas keempat orang yang di tinggal kan di ruangan itu .
Maaf sampai di sini dulu ceritanya ya...besok aku lanjut lagi. Bagi yang meminta author untuk up date lebih dari satu episode maaf beribu maaf Author tidak bisa mengabulkan sebab Ada pekerjaan lain yang harus author hendel.. 🙏🙏
Jangan lupa like, vote, dan komennya selalu author tunggu.
__ADS_1
Bersambung .