
"Tentu saja Kek...Siyue Malah bahagia mendapat pelukan dari Kakek...." ucap Siyue sambil berjalan kearah Guru Tang Hiling dan memeluk Pria Tua itu yang terlihat masih gagah di USIA tuanya . tapi beda dengan tuan Tang Hiling. Saat Siyue meneluk dirinya , terlihat Ada air mata di sudut Mata tuanya.
Dia tak menyangka di Usia tuanya ini , masih bisa melihat dan memeluk Cucu jeniusnya.
"Ternyata aku memiliki Cucu yang cantik dan pintar... " ucap guru Besar atau Kakek Buyut Siyue yang masih terlihat Gagah dan tampan itu.
"Tentu saja Siyue cantik. Karena memiliki Kakek buyut yang gagah dan tampan.."ucap Siyue dengan Manis. Mendengar ucapan Siyue , Pria Tua itu tertawa keras. Membuat guru Sam dan para Prajurit yang tahu Keseharian tuan Hiling ternganga tak percaya. Bagaimana tidak , pria Tua di depan mereka ini terkenal dengan wajah nya yang sangat dingin dan tak bisa di dekati. Jangan kan tertawa, berbicara dan akrab dengan keluarganyapun tak pernah mereka temui.
"Ternyata selain cantik wajahmu ternyata mulutmu juga manis sayang...lalu kenapa Kau baru datang sekarang...?"tanya guru besar Tang Hiling sambil mengurai pelukannya .
"Lo apakah Kakek tidal tahu masalahku...?" tanya Siyue dengan wajah kaget dan heran .
" Kalau aku tahu mana mungkin aku bertanya Padamu anak nakal..." Ucap sang Kakek.
Mendengar ucapan sang Kakek buyut , Siyue kaget dan heran. Ternyata di dalam istana Phoenix ini Ada juga yang belum tahu kisahnya.
"Kalau begitu Kakek masuk dulu Yuk....Siyue akan menceritakan semuanya..." Ucap Siyue lembut . Sang Kakek mengiyakan ajakan Siyue. Dengan lembut Siyue membinbing sang Kakek langsung masuk ke dalam istana Siyue . Di ikuti guri Sam yqng mengekor dengan patuh. Siyue membawa sang Kakek Buyut untuk duduk di ruang Tamu. Dan Dia menghidangkan Buah yang berasal dari Ruang Teratainya . melihat penampilan Buah itu , sang kakek Merasa aneh. Kakek buyut yang memang memiliki Kultivasi tinggi merasakan banyak energi Qi di dalam Buah - buahan yang Ada di atas meja. Dia heran mengapa buah - buahan di meja itu bisa mengandung Qi begitu banyak .
"Dari mana Kau mendapatkan Buah ini Nak..." Ucap Kakek Buyut sambil mengambil satu Buah Pir yang Ada di keranjang Buah ya g Ada di atas meja .
"Dari taman Siyue Kek..." Ucap Siyue.
Mana Mungkin Siyue berkata kalau Buah itu dia ambil dari Ruang Teratai milik nya .Dan mengakui kalau Dia memiliki Ruang Teratai di depan guru Sam.
"Boleh Kakek memakannya nak.... ?" tanya kakek lembut . "Tentu saja Kek.... Silahkan ..." Ucap Siyue. Dan Saat Kakek Buyut memakai Buah itu. Dia menatap Siyue.
"Boleh Kakek melihat kebunmu...?" Tanya Kakek.
"Tentu Kek...Kapan - kapan Siyue akan membawa Kakek Buyut kesana..." Ucap Siyue sambil tersenyum.
"Kalau begitu sekarang ceritakan Pada Kakek kenapa Kau baru kembali ke istana ini sekarang..?" Ucap Kakek lagi. Akhirnya Siyue menceritakan semua perjalanan hidupnya. Walaupun saat dia di Dunia modern tidak dia katakan. Mendengar semua itu, terlihat Kakek Buyut menahan kemarahan.
"Apakah Mereka yang sudah berbuat jahat Padamu sudah mendapat hukuman...?" Ucapnya dengan nada marah dan kesal .
"Tentu saja sudah Kek...mereka Siyue hukum di depan Kakek Kaisar..." Jawab Siyue.
"Kenapa Song Tidak menceritakan semua ini padaku.." Sesalmya.
"Mungkin Kakek Song tidak mau mengganggu kultivasi Kakek..." Hibur Siyue.
"Untung saja Kau Selamat . seharusnya Song sudah membawamu ke Istana ini sejak Kau lahir. Kenapa hanya Ibumu saja yang Dia selamatkan, dasar anak Bodoh...untung saja Kau masih hidup..." Ucapnya lagi.
"Sudahlah Kakek Buyut...Kakek lakukan itu Karena kekuatan Siyue hilang dan Siyue dalam keadaan koma...beliau takut aku Malah terluka jika di paksa datang ke sini..." Ucap Siyue menghibur.
"Lalu kenapa dia tidak berkata padaku,.. mungkin aku bisa menolong mu saat itu.." Ucapnya lagi. Walaupun Siyue Merasa kalau perkataan sang Kakek Ada benarnya, tapi dia tak ingin pria Tua ini semakin marah dan memarahi sang Kakek yang sangat menyayangi Dia.
"Kakek..jangan marah lagi... Nanti mempengaruhi kesehatan Kakek Lo.. Oh ya Siyue memiliki Vitamin, Kakek mau...?" Tanya Siyue sambil mengambil beberapa pil Guyanzi dan Botol Vitamin dari dalam Cincin Ruangnya. Dan memberikan botol - botol tersebut pada sang Kakek Buyut.
"Apa ini nak..?" Ucapnya perlahan.
"Kakek Buyut bisa melihat nya sendiri. Sedang kan ini dua botol yang berisi cairan Vitamin. ini di namakan sirup Kek...dan ini bisa Kakek Minum sedikit saja Setiap pagi ..ini gunanya untuk kesehatan tubuh Kakek.. ." Ucap Siyue.
Kakek Buyut menerimanya dengan wajah terlihat Kaget dan terharu. Namun saat dia membuka botol yang lebih kecil, Matanya melotot sempurna . Di dalam botol itu Ada dua pil berwarna putih .
"I...ini...ini pil Guyanzi...!" Seru nya yang membuat guru Sam terlonjak dan mendekat ke arah Guru besar.
"A...apa guru...pil..pil Guyanzi....!" Seru guru Sam. Tapi Kakek Buyut hanya bisa menatap botol itu dengan wajah kaget. Guru Sam tak percaya. Perlahan dia mendekati botol yang tercium harum ramuan. dan dia mengenal harum ramuan itu. Dan dengan wajah penasaran dia melihat isi botol. Saat melihat dua pil berwarna putih di dalam botol yang fi pegang guru besar , dia berseru sambil mendekap Mulut nya.
"Guru...pil Ramuan Guyanzi...." serunya tak percaya.
"Iya Kakek Buyut , Guru Sam....itu memang pil Guyanzi..." Ucap Siyue.
"Kau membeli di mana...sebab pil ini sangat sulit di dapatkan...?" Ucap sang Kakek Buyut setelah sadar dari keterkejutannya .
"Siyue memurnikan sendiri Kek...Siyue memiliki banyak pil Ramuan. Dan salah satunya pil itu..." Ucap Siyue dengan tenang .
"Kau...Kau memurnikan Sendiri..?" Ucap Sang Kakek. Sedangkan guru Sam ternganga tak percaya .
"Benar Kek...Memangnya kenapa dengan pil itu Kek...Siyue masih memiliki banyak pil seperti itu..." Jawab Siyue dengan tenang.
"APAAAA ....!"Seru mereka berdua bersamaan. Terlihat mereka menatap Siyue bagai melihat Dewi.
Dan Siyue Hanya Bisa menatap mereka dengan pandangan tak mengerti.
__ADS_1
"Memangnya salah jika kita memiliki banyak pil Ramuan ya Kek...?" tanya Siyue lagi .
"Setelah menetralkan detak jantung mereka. Kakek Buyut berkata.
"Tidak, tidak masalah nak...hanya saja kami sangat Syok melihat kemampuanmu itu.." ucap Kakek Buyut .
Setelah kejadian itu, Kakek Buyut ingin tinggal bersama Siyue. Karena memang dia tinggal sendiri. Karena sang Istri sudah meninggal Berpuluh tahun yang lalu. Siyue pun dengan Senang hati menerima sang Kakek Buyut tinggal di Istananya. Melihat sang Ayah tinggal di istana sang Cucu, Kaisar Song kesal. Dia juga ingin tinggal bersama Siyue. tapi Sang Istri tidal mengijinkannya. . Dan Kakek bunyut tambah Senang setelah tahu di sana juga Ada Kakek Si yang bisa menemani dia. Sedangkan Guru Sam. Kembali ke Sekte. Hanya sesekali beliau datang ke tempat Kakek Buyut Tang Hiling. Apalagi setelah Siyue membawa Kakek Buyut masuk ke dalam Ruang Teratai. Beliau Malah lebih Suka berada di sana.
Haripun berjalan dengan cepat. Tak terasa tuju hari berlalu dengan cepat. Dan hari Festifal bunga pun kini akan di laksanakan besok . Karena itu Kakek Kaisar sudah mengingat kan Siyue tentang kepergiannya ke Alam Nirwana.
"Sayang Kapan Kau akan pergi ke Alam Nirvana...?" Tanya sang Kakek Kaisar setelah mereka mengikuti pertemuan Rutin para pejabat kerajaan.
"Sepulang dari sini Kek... Kata Zuzaku perjalanan kesana membutuhkan waktu sehari semalam , dan jika kami berangkat setelah ini , kemungkinan kita sampai di sana pagi hari, jadi kami tidak membutuhkan waktu terlalu lama menunggu acara di mulai."ucap Siyue dengan wajah tenang nya .
"Nak.. kemungkinan acara itu di selenggarakan paling cepat satu minggu..apakah Kau sudah mempersiapkan segalanya...?" Ucap Sang Kakek.
"Sudah Kek...untuk acara puncak, Siyue membawa baju kebesaran kerajaan, sebab Siyue ingin menunjukkan kekuatan dan keindahan kerajaan Phoenix ini Kek Kek..." Jawab Siyue. Walaupun sebenarnya dia tidak menginginkan memakai baju yang Siyue anggap terlaku Ribet . Karena itulah Siyue hanya membawa satu baju yang menunjukkan dia memang seorang Ratu . Sedangkan Baju yang Lain, dia buat seringkas dan Seringan mungkin, tapi tetap menunjukkan Susi keangguan. Dan elegant dari seorang Ratu.
"Bagus sayang...ternyata Cucuku ini benar- benar Cucu berotak jenius"ucap Sang Kakek.
"Trimakasih Kek...tapi semua itu juga dukungan dari Kakek dan keluarga kerajaan... jika tidak, Siyue tidak akan bisa betdiri di sini..." ucapnya merendah.
"Dasar gadis baik hati...Kau selaku merendah dan tidak ingin di sanjung ..betapa bangganya kami keoadamu nak..." ucap sang Kakek.
"Jangan terlalu memuji Siyue Kek...nanti Siyue besar kepala..." ucap Siyue yang membuat keluarga kerajaan yang Ada di sana tertawa.
"Yue'er... Kau harus berhati- hati... Andai kami bisa pergi , pasti kami akan menemanimu..." Ucap Cuyan sepupu Siyue, Putra dari Paman pertama.
"Tidak apa - apa Kak... Siyue akan berhati- hati... Siyue titip sahabat dan Kakek Si... Kalau boleh , biarkan mereka berlatih dengan Murid Sekte, Siyue berencana akan merekrut mereka menjadi Prajurit utama kerajaan Kita..." Ucap Siyue.
Mendengar ucapan Siyue, Paman dan Saudara Sepulu Siyue tersenyum Senang. Sebab mereka sudah tahu kekuatan para Sahabat dan saudara angkat Siyue.
"Tentu saja Yue'er. biar kan mereka datang ke Sekte. Atau biar Kakak nanti yang Membawa mereka kesana. Aku yakin guru sekte akan suka menerima mereka..." Ucap sang Kakak sepupuh.
"Trimakasih Kak...kalau begitu Siyue pamit dulu untuk bersiap pergi ke Nirwan..." Ucap Siyue.
"Pergilah... Ingat..Di sana Kau harus selalu hati- hari di dalam Setiap langkahmu..." Ucap Sang Kakek sambil memeluk tubuh gadis Cantik yang entah sejak Kapan Menjadi Cucu kesayangannya itu . Rasanya Ada perasaan sedih dan cemas saat gadis ini pergi meninggalkan Kerajaan.
"Siyue...Kau akan pergi ke Nirvana Sayang...?" Tanya sang Bunda.
"Iya Bun... Sebentar lagi Siyur akan segera berangkat. Untung Ayah dan Bunda selesai meditasinya..." Ucap Siyue.
"Kami menghentikan Meditasi kami Karena mendengar Kau akan pergi nak.." Kata Sang Ayah.
" Trimakadih Ayah , Bunda...kalau begitu Ayo ke istana Siyue ,...." Ucap Siyue sambil berjalan menggandeng kedua orang Yang teramat Dia cintai . mereka berjalan ke Istana Siyue sambil mengobrol tentang kepergian Siyue.
Ketika sampai di istana Siyue, mereka melihat Kakek Buyut Hiling sedang berbincang dengan Kakek Si di ruang dalam .
"Lo Kakek Hiling Ada di sini...?" Ucap Putri Tang Yin sambil duduk di dekat sang Kakek. Mereka berdua memang tidak tahu kalau Kakek Tang Hiling tinggal di rumah Siyue .
"Salam Kakek...." Sapa Sima Yuan lembut.
"Siapa Dia Yin'er...?" Tanya Kakek Tang Hiling. Yang memang belum pernah bertemu dengan. Sima Yuan.
" Maaf Kek...Perkenalkan Kek... Dia Sima Yuan Suamiku Ayah dari Putriku Siyue..." Ucap Putri Tang Yin dengan gembita.
"Oo.. jadi ini Pria yang bisa memberiku seorang Cucu yang Sangat baik dan Cerdas.." Ucap Kakek Buyut Tang Hiling dengan Senang . Melihat wajah sang Kakek menatap Sima Yuan dengan Ramah, Putri Tang Yin gembira . Dan akhirnya mereka berbincang sambil menunggu Siyue bersiap Pergi ke Nirwana. Sedangkan Putri Tang Yin masuk kedalam bersama Siyue. Dia akan membantu Siyue bersiap - siap .
Dan Tak lama terlihat Siyue keluar dengan memakai baju Putih bergaris kuning Ke emasan dan rambut di ikat ekor kuda dengan Mahkota kecil di kepalanya. Dia terlihat cantik Enerjik dan imut. Serta kuat, anggun dan tegas. Melihat penamlilan Siyue, Baik Kakek Si , Kakek Buyut dan sang Ayah terpesona melihat penampilan Siyue. terlihat mereka menatap dengan diam.
"Ck.. kenapa kalian menatap Siyue seperti itu Ayah, Kakek...Apa penampilan Siyue jelek ya..?" Ucap Siyue saat melihat mereka bertiga bengong.
"Aah..tidak nak...Kau sangat cantik...cantik sekali..." Ucap Sang Ayah sambil mendekat.
"Benar sayang... Cucu Kakek terlihat sangat cantik..." Ucap guru besar Tang Hiling.
"Siyue fikir Siyue terlihat menakutkan..." Ucap Siyue.
"Tidak sayang...Putri Ayah memang gadis yang paling Cantik.. Kau akan berangkat sekarang...?" Tanya sang Ayah.
"Benar Ayah... Zuzaku bilang agar kami sampai di sana masih pagi dan tidak terlambat di dalam pertemuan..." Ucap Siyue.
"Begitu ya...? Zuzaku..aku titipkan Siyue pada mu , aku tahu kalian akan menjaga Siyue dengan baik, tapi aku tetap berpesan tolong jaga selalu Siyue. .." ucap Sima Yuan Pada Zuzaku yang berada di pundak Siyue .
__ADS_1
"Pasti Ayah...kami akan selalu menjaga Siyue..." Ucap Zuzaku lembut .
"Kalau begitu Pergilah...hati - hati..." Ucap Sang Ayah sambil memeluk gadis Cantiknya.
"Baik Ayah.."jawab Siyue. Siyue segera berpamitan pada Kedua Kakek dan sang Ibu. Setelah itu Siyue berjalan keluar Istananya. Ketik sampai Di luar, terlihat para sahabat, saudara dan para prajurit juga murid Sekte yang selalu berlatih dengan Siyue, terlihat berdiri menunggu Siyue
. "Ternyata kalian Ada di sini...aku pergi dulu, ingat jangan Malas berlatih. Dan Kalian Murid Sekte, aku titip para sahabatku, ...." Ucap Siyue lembut.
"Baik Yang Mulia..." Ucap mereka serempak.
Dan Saat Siyue mau berangkat, keluarga Kerajaan datang juga. Setelah berpamitan. Siyue segera melompat Ke atas tubuh Zuzaku yang telah berada di udara di atas istana Siyue dengan tubuh besar membara. Melihat gerakan Siyue yang ringan saat melompat di udara bagai kan terbang , membuat orang yang melihat kagum dan bangga. Setelah itu Siyue melambaikan tangannya. Dan dalam sekejab Zuzaku hilang tak terlihat lagi. Melihat semua itu, semua orang Merasa kagum dan bangga.
Sedangkan Siyue Sendiri terlihat dengan tenang duduk di atas tubuh Zuzaku. Benar saja perkataan Zuzaku. saat matahari mulai muncul di langit Alam Nirwana, Siyue dan Zuzaku Sudah berada di perbatasan Dunia dan Nirvana.Zuzaku masih terbang dengan kecepatan tinggi menuju kota kerajaan Nirwana. Tempat di mana para Dewa berkumpul . dan saat matahari telah muncul agak tinggi. Kalau di Dunia modern sekitar pujul 10 pagi. Mereka telah memasuki kota Nirwana . Terlihat kota yang begitu mega dan Indah. sepertinya tidak Ada keindahan di Bumi seindah kota ini.
"Apa tidak sebaiknya kita turun di luar kota.?" Kata Siyue Merasa tidak enak turun di antara banyak Dewa yang terlihat berjalan dan berkerumun di depan sebuah bangunan istana yang terlihat sangat mega dan indah.
"Tidak usah... Kita turun di sini saja.." Ucap Zuzaku .
Dan Siyue bisa melihat dengan ketajaman penglihatannya, kalau mereka para Dewa dan Dewi itu mulai memasuki Ruang terbuka yang terlihat sudah banyak Dewa dan Dewi yang datang. Namun tiba- tiba Zuzaku berteriak nyaring. Seolah mencari perhatian para Dewa.
"Kakak...apa yang kau lakukan....!" Seru Siyue dengan wajah kaget.
"Aku memang sengaja melakukannya, Agar mereka memperharikan kita , dan melihat kekuatan mu , agar mereka tidak meremehkan dirimu..." Ucap Zuzaku.
"Tapi malu Kak.. Mereka akan berfikir kita mencari perhatian mereka..." Seru Siyue jengah.
"Itu harus Yue'er...karena kau satu- satunya manusia yang ada di antara para Dewa dan Dewi . jika kau tidak menunjukkan kekuatanmu itu, mereka akan meremehkan dirimu...Ayo kita turun. Pakai sayapmu untuk turun..." Ucap Zuzaku .
"Sayap...bagaimana caranya..." Ucap Siyue dengan wajah sefikit khawatir . untuk saja mereka masih di udara.
"Kau bayangkan sayap di punggungmu, Dia akan muncul dengan Sendirinya. Dan saat kau tidak membutuhkan sayap itu lagi, maka bayangkan menghilankan sayap itu . Siyue melakukan apa yang di katakan Zuzaku. Benar saja, tiba- tiba dia melihat sayap berada di punggungnya. Dan Dia bisa menggerakkan sayap itu seperti dia menggerakkan kedua tangannya. Melihat kejadian itu, terlihat Senyum di bibir merah nya walaupun hanya sebentar. Sedangkan para Dewa yang telah berjalan masuk kedepan untuk menyapa Dewa Agung yang sudah duduk dengan tenang di atas altar Singgasana mewah miliknya bersama dewa Kehidupan. Mereka terkejut Mendengar suara teriak seekor burung. Otomatis mereka menatap ke arah langit. Dan mereka terkejut Ketika melihat Burung Zuzaku yang merupakan burung legendaris Nirwana milik Dewa Agung . Kini berada di atas istana Dewa Agung . dan terlihat seorang gadis duduk dengan tenang di dalam kobaran Api Burung Zuzako. Dan tak lama gadis itu Melayang turun dengan sayap emas di punggungnya. Gadis cantik dengan pakaian Simple berwarna putih dan kuning enas , Rambut di ikat ekor kuda dan terlihat memakai mahkota kecil di kepalanya. Dan burung Zuzaku pun berubah menjadi Pria tampan berbaju Kuning Emas. Juga rambut tergerai panjang . Namun saat kaki gadis itu menginjak tanah Nirwana , Ternyata bukan hanya satu pria yang menyertainya, tapi tiga. Satu berbaju Putih polos dan satu berwarna Kuning emas serta kuning dengan kobinasi merah. Wajah mereka sangat tampan, ketika sampai di bawah. Sayap yang Ada di punggung gadis itu hilang. Semua orang terpanah dengan kecantikan serta sayap emas milik gadis itu. Dia bagaia seorang Dewi yqng turun ke Mayapada .
Tak seorangpun yang bisa mengalihkan wajah mereka dari persona empat orang yang baru datang itu. Perlahan gadis itu melangkah masuk kedalan ruangan menuju Singgasana Dewa Agung . Melihat kedatangan Siyue. Baik Dewa Agung maupun Dewa kehidupan tersenyum Senang.
"Salam sejahtera Yang Mulia Dewa Agung, Dewa kehidupan.. " ucap Siyue sambil menekuk kaki kanan dan lutut kaki Kiri berada di lantai . serta tangan mengepal di depan Dada. Begitu juga dengan. tiga Pria tampan di belakang Siyue.
"Kau Sudah datang Siyue..." Ucap Dewa Agung lembut.
"Hamba yang Mulia..." Ucap Siyue.
"Gimana keadaan kerajaanmu...?" Ucap Dewa kehidupan.
"Semuanya baik Yang Mulia..." Ucap Siyue.
"Dan Kau Zuzaku...kau ternyata bersama Siyue...apakah kau hidup besamanya...?" Ucap Dewa Agung yang sempat terkejut melihat burung yang pernah hidup dengannya itu . Yang merupakan penguasa seluruh mahluk yang berjenis burung itu bersama Siyue .
"Benar sekali Dewa agung...hamba sekarang adalah mahluk kontrak Ratu Phoenix ..." Ucap Zuzaku dengan tenang .
"Aku fikir Kau tidak dapat terselamatkan setelah kejadian Itu..." Ucap Dewa Agung.
"Hamba turun ke alam Bawah , Karena dalam kejadian itu hamba terluka sangat parah. Hamba hanya bisa bertahan dengan cara menyegel tubuh hamba dan menunggu Ratu Phoenix menemykan hamba . Karena hanya dia yang bisa menyebuhkan hamba..."ucap Zuzaku .
"Syukurlah Kau Selama. Dan sekarang terlihat semakin kuat..." Ucap Dewa Agung.
"Semua berkata Tuanku Siyue yang Mulia.." Ucap Zuzaku .
"Kalau begitu silahkan duduk..." Ucap Dewa Agung.
"Trimakasih yang Mulia.." ucap Siyue Cs. Siyue pun segera mencari tempat duduk untuk mereka . Dan di sudut ruangan dia melihat meja kosong, mereka segera berjalan kearah meja kosong itu dengan. mendapatkan tatapan dari segala penjuru . Apalagi para Dewa yang masih Muda. Sedangkan untuk para Dewi - Dewi, Ada tatapan kagum, Ada tatapan iri, juga ada tatapan meremehkan, namun Mereka tidak berani melakukan langsung di depan Siyue . Sebab merekar sempat melihat sedikit Kekuatan Siyue tadi.
Namun tiba- tiba kegaduhan terjadi . Saat Dua Pria tampan masuk ke dalam ruangan. Dua Pria tampan itu Tentu saja Dewa Saora dan Dewa Wiqya. Dua Pria itu Adalah Dewa dambaan para Dewi di Nirvana. Apa lagi Si Tampan Wiqya.
mereka heran, Kenapa para tahun Ini Dewa Wiqya mau datang ke pesta penyambutan Festival bunga. sebab sejak dulu tidak sekalipun Dewa Wiqya mau mendatangi pasta apapun itu. Sejak kepulangannya dari Alam Iblis, mereka merasa ada perbedaan pada Dewa tampan ini. dia yang dulu nya memang dingin, kini semakin Dingin. Dan Dia tidak pernah berkumpul dengan Dewa - Dewi . Dia sering turun ke Bumi entah apa yang di lakukan Di sana. Saat Dewa Saora San Dewa Wiqya masuk.sempat wajah Dewa Wiqya menelusuri ruangan Itu. Namun tetdengar helaan nafas nya dan wajah sendunya.
Terlihat Dia berjalan kearah Dewa Agung bersama Dewa Saora dengan wajah Sedih . setelah berbicara sebentar dengan Dewa Agung dan Dewa Kehidupan, mereka melangkah ingin Keluar, namun seruan pelan Dewa Saora membuat kangkah Dewa Wiqya terheti.
"Siyue ..!" Ucap Pelan Dewa Saora. Seketika Dewa Wiqya menghentikan langkahnya. Dan dia melihat pada sang Sahabat yang melangkah kearah pojok ruang pesta. Dewa Wiqya segera melihat kearah itu. Dan wajahnya seketika bersinar cerah . saat dia melihat Siyue yang Duduk di sana. Wajah cantik itu...wajah yang sudah lama dia harapkan pertemuannya. Kini berada di depannya dengan segala persona nya. . Namun kegembiraannya tiba- tiba musnah saat dia melihat Siyue sedang duduk bersama tiga Pria Tampan . seketika darahnya mendidik. Apalagi melihat di sekitarnya , banyak tatapan para Dewa yang terpesona menataop wajah Siyue . Hingga sapaan Dewi bunga dan Dewi keindahan dia abaikan .
Maaf udahan dulu ya....aku lanjut besok lagi.
Jangan lupa like, vote, dan komennya aku tunggu.
Bersambung .
__ADS_1