DOKTER JENIUS

DOKTER JENIUS
PETIR KESENGSARAAN .


__ADS_3

"Kau sudah datang Siyue ..." kata guru Yang Si dengan lembut .


"Benar , Siyue menghadap guru..." jawab Siyue .


."Apakah kau sudah siap...?" tanya guru Yang Si .


"Siap Guru....semoga Siyue tidak mengecewakan Guru..." jawab Siyue .


"Kalau begitu bersiaplah...." ucap Guru Yang Si sambil mengeluarkan pedangnya yang mengeluarkan cahaya putih berkilau .


"Bauk guru...." jawab Diyue juga mengeluarkan pedang Tianfang (pedang langit ) dari cincin ruangnya.


Melihat pedang di tangan Siyue, guru besar Yang Si kaget bukan main.


" Yue'er...itu...itu pedang Tianfang nak....?" tanya Guru yang Si dengan wajah kaget dan kagum .


"Guru tahu pedang ini...?" tany Siyue.


"Tentu saja Siyue...siapa yang tidak tahu soal pedang itu. pedang itu merupakan pedang legendaris . banyak para kultivator yang mencari pedang itu. tapi yang aku dengar, pedang itu sendiri yang mencari pemiliknya . Lalu darimana kau dapatkan pedang itu...?" tanya guru Yang Si .


"Dari goa di dasar jurang hutan roh guru...saat itu Siyue mendapat tugas mencari telur hewan kontrak. Namun baru saja Siyue masuk hutan, tiba- tiba ada yang memanggil Siyue. Dan saat Siyue sedang fokus arah mana panggilan itu dan siapa orangnya, tiba- tiba Siyue sudah berada di tepi jurang hutan Roh. Dan guru tahu kan , kedalaman hutan Roh yang sangat dalam. Dan pada saat itu, teman Siyue ingin membunuh Siyue dengan cara mendorong Siyue kedalam jurang. Untungnya Siyue masih bisa selamat . dan ketika sampai di dasar jurang itulah Siyue mendengar kembali panggilan itu. Dan ternyata yang memanggil Siyue pedang ini..." kata Siyue.


"Kau memang takdir pemilik pedang ini nak... Tak salah aku memilihmu menjadi muridmu. Kini aku memiliki dua murid yang membuat aku bangga. Kau dan seniormu Raja Chu Tian Ji. ... Ya sudah, sekarang ayo kita coba kekuatan dan kecerdasanmu dalam mempelajari ilmu pedang yang aku berikan padamu. sekarang bersiaplah nak..." ucap Guru Yang Si.


"Siyue akan berusaha sebaik mungkin guru...." jawab Siyue. Dia mulai bersiap melakukan pertarungannya dengan Guru Yang Si. Dan tak lama terlihat Siyue mulai menyerang guru Yang Si. Awal mula pertarungan terlihat biasa saja. Namun lama - kelamaan pertarungan terlihat semakin cepat. Dan kini hanya bayangan putih baju guru Yang Si dengan pedang yang memancarkan cahaya putri. Dan warna merah dari baju Siyue dengan cahaya kuning kemerahan dari Pedang Tianfang karena tersaluri tenaga dalam Siyue. Pertarungan itu cukup lama, dari mulai pagi hari hingga tengah hari, barulah mereka berhenti. Dan itupun karena Siyue terkena tendangan dari Guru Yang Si. Entah karena Siyue mengalah atau guru yang sengaja mengakhiri pertarungannya . setelah Siyue terlempar, guru Yang Si berdiri dan Tertawa keras .


"Ha ha ha...kau hebat Siyue...dalam waktu satu minggu saja kau hampir meyempurnakan ilmu pedang pertama yang guru berikan padamu. Dengan cara bagaimana kau bisa belajar secepat itu nak..." kata Guru Yang Si pada Siyue yang kini terlihat berdiri dari tempatnya jatuh.


"Siyue hanya memperdalam ilmu pedang itu Guru. Sebab dasar dari ilmu pedang yang guru ajarkan hampir sama dengan ilmu pedang yang Siyue pelajari.." jawab Siyue.


"Ilmu pedang yang kau pelajari..? Ilmu pedang apa itu Siyue....?" tanya Guru Yang Si.


heran. sebab ilmu pedang miliknya , bukan sembarang ilmu pedang .


" Pedang Phoenix bisa juga di sebut sayap Phoenix..." jawab Siyue.


"Apaa...pedang sayap Phoenix...?" dari mana kau memperoleh ilmu itu Yue'er....?" tanya guru Yang Si dengan wajah terlihat kaget dan agak pucat.


"Seorang Kakek tua mengajariku ilmu itu guru...!" kata Siyue berbohong.


"Maafkan murid guru...?" kata Siyue dalam hati.


"Seorang kakek tua...siapa namanya...?" tanya guru lagi .


" Maaf Dia tidak ingin di kenal guru. Maafkan murid..." jawab Siyue sambil menunduk. Melihat Sikap Siyue. Guru Yang Si tahu Kalau Siyue sudah berjanji pada guru pertamanya.


"Oo begitu, tidak apa - aoa nak.. Guru tahu kakek itu tidak ingin di ketahui namanya . Namun guru sangat bersyukur kau mau menjadi murid guru ..." kata Guru Yang Si.


"Tentu saja Siyue mau guru...Siyue malah senang sudah menjadi murid guru...Siyue akan berusaha menjadi murid yang terbaik untuk guru..." kata Siyue sambil tersenyum manis.


"Hey...kalimat ini juga pernah guru dengar dari seorang murid guru di masa lalu..!" kata guru Yang Si dengan wajah terlihat sendu.


"Seorang murid....? Siapa guru...?" tanya Siyue.


"Kau tahu.... wajahmu, gayamu , kenakalan dirimu saat bertarung juga sebagian jurus kekuatanmu semua persis sama dengan dia . Wajahmupun sangat murip dengannya... karena itu, guru hampir mengira dirimu Putrinya. Tapi ternyata kau seseorang dari alam bawah... dia juga memiliki seorang putri yang sekarang bersama kedua orang tua dari pria bengal itu. Namun sayang aku tidak menyukai sifat dari putrinya . ." kata guru Yang Si. Mendengar ucapan Guru Yang Si, Siyue terlihat sedih . dia terdiam lalu berkata.


"Siapa dia guru...dan sekarangbdia ada dimana...?" tanya Siyue dengan wajah terlihat agak sedih .


" Dia murid guru...dan dia sekarang pergi entah kemana . Tapi putrinya ada di sini, di alam Atas ini..." kata guru Yang Si .


"Siapa nama murid guru itu..." tanya Siyue pelan .


"Namanya Sima Yuan...Putra bungsu perdana mentri Sang Baiki ...." kata guru Yang Si. Mendengar perkataan guru Yang Si, Siyue yang berotak cerdas segera mulai merasa curiga dengan cerita dari guru Yang Si .


"Apakah putri yang di maksud Putri Lin Yun...yang katanya gadis darah Phoenix...?" tanya Siyue.


"Hey...kenapa kau bisa langsung menebak...?!" kata Guru Yang Si heran.


"Guru lupa kalau aku gadis cerdas...." kata Siyue.


"Ck...kau ini..Kenapa semua gaya yang dia punya kau miliki...." kata guru Yang Si dengan heran.


"Mungkin Siyue Putri pria itu..." kata Siyue sambil berlalu mengambil pedangnya yang sempat terjatuh dan memasukkan kembali kesarungnya . Mendengar ucapan Siyue guru Yang Si terkejut.


"Apa maksudmu nak...? Apakah Kau tidak memiliki Ayah...?" tanya Guru Yang Si sambil mendekati Siyue.


"Aku di buang ke alam bawah guru... untunglah ada keluarga kakek Si yang mengambilku dan merawatku bagai putri dan cucu sendiri. Kalau tidak, entah jadi apa Siyue sekarang ....!" kata Siyue acuh.


"Tunggu...jadi kau bukan berasal dari penduduk Alam bawah..?" tanya Guru yang Si lagi.


"Entahlah guru... Siyue juga tidak tahu. Yang Siyue tahu, Siyue harus menyamar jadi anak laki-laki . dan Siyue bukan cucu kandung Kakek Si yang melindungi Siyue sejak kecil. Siyue tidak tahu siapa Siyue, anak siapa Siyue..." kata Siyue yang berbicara dengan wajah cuek dan tenang.


Mendengar ucapan Siyue , terlihat dahi guru yang Si berkerut dan tak lama dia berucap.

__ADS_1


" Nak... boleh aku melihat tanganmu...?" kata Guru Yang Si .


"Ada apa guru....?" tanya Siyue sambil menatap sang guru.


"Ulurkan tangan kananmu..." ucap guru tenang. Dengan pelan Siyue mengulurkan tangan kanannya.


"Tunggu...apakah guru akan tahu juga ruang Teratai milikku..? gawat..!" kata Siyue. Namun dia sudah terlanjur mengulurkan tangannya . dan dengan Pelan guru memperhatikan pergelangan tangan Siyue. Terlihat senyuman di bibirnya.


"Ternyata kau..." ucapnya menggantung membuat Siyue bingung.


"Ada apa guru...?" tanya Siyue.


"Tidak...tidak ada apa- apa nak... Mulai sekarang kau harus lebih berhati- hati jangan kau buka cincin penyamaranmu dan kau harus lebih giat berlatih . Apakah Kaisar tua tahu tentang hiasan bunga teratai ini...?" kata guru lagi.


"Sudah guru...dia sudah tahu tentang lukisan ini..." kata Siyue.


"Bagus...sekarang ayo kita kembali lagi. Dan betlatihlah lebih giat, bukankah buku kedua belum kau pelajari . sekarang kita kembali ke sekte dan ikutlah ke ruangan guru dulu...ayo kita pulang..." kara Guru Yang Si sambil berjalan mendahului Siyue. Siyue segera mengikutinya. Begitu juga dengan Ye Xie, dia juga mendengarkan perkataan Siyue tadi. Semuanya.


"Haruskah aku bercerita pada Raja...aah...kita lihat saja nanti ..." ucapnya sambil berjalan mengikuti Siyue dan guru Yang Si. Dan tak lama terlihat tiga bayangan melesat dengan cepat menuju sekte Tapak Dewa. Namun di tengah perjalanan tiba- tiba Siyue berseru.


"Guru...!" seru Siyue menghentikan langkah guru Yang Si.


"Ada apa Siyue....?" tanya guru Yang Si.


"Sepertinya Siyue akan mengalami terobosan guru...maaf..tolong menjatuhlah dari Siyue guru...." kata Siyue.


"Putri....! ada apa...?" " seru Ye Xie.


"Kau juga Ye Xie...cepatlah. Dan apa yang terjadi padaku nanti Jangan kau hiraukan. ini Perintahku ...." kata Siyue pada Ye Xie . Ye Xie terdiam mendengar perintah Siyue. tapi tidak bagi guru Yang Si.


"Tapi Yue'er...." ucapnya .


"Siyue mohon Guru...tolong menjauhlah dari Siyue...." seru Siyue sambil mulai menata batu yang dia ambil dari ruang Teratainya. Yang Xiao ambilkan tadi. Dengan cepat Siyue membuat aray perlindungan untuknya. Dan aray itu sudah dia coba berkali-kali dan tidak ada siapapun yang bisa mematahkannya. Dia segera duduk lotus setelah array terpasang sempurna. Sedangkan guru Yang Si dan ye Xie segera menjauh walaupun tidak tahu kenapa. Siyue segera memakai baju anti petir. Yang sengaja dia buat . sekarang akan dia coba. Siyue segera konsentrasi dan memusatkan Pikirannya untuk menyerap energi dari udara. Dan tak lama terlihat cuaca mulai mendung . perlahan mendung mulai menebal. Dan tak lama awan hitam gelap melayang di atas Siyue. awan hitam itu mulai mengeluarkan percikan kilat . Melihat kejadian itu. Guru yang Si berseru cemas.


" Petir kesengsaraan...ya dewa...gadis ini... kenapa dia mengalami petir kesengsaraan.. sudah pada level berapa dia sekarang...."ucap guru dengan nada cemas.


Dan tak berapa lama petir menghantam tubuh Siyue, satu, dua, dan.... Hingga akhirnya tuju petir menghantam tubuh Siyue dengan kuat .pada hantaman sampai yang kelima, Siyue masih kuat. namun Pada hantaman keenam Siyue roboh tapi dia masih mampuh berdiri kembali terlihat tubuhnya hitam kelam, karena hangus . dan pada petir yang ketuju dia kembali jatuh. Dan terkapar di tanah Dan tak mampuh bangun . Untunglah baju yang dia buat ternyata kuat menahan tamparan petir . walaupun tubuhnya terluka dan hitam gosong, Dia masih bernafas. Setelah sambaran petir ketuju, baju yang Siyue pakai memang tercabik. tapi masih mampuh menutup tubuh siyue. Setelah sambaran ketuju, Awan hitam perlahan segera pergi dari tempat itu. Dan haripun cerah kembali. Guru Yang Si dan Ye Xie segera berlari ke arah Siyue. Mereka melihat keadaan Siyue Yang terluka bakar cukup parah. . tapi ternyata Siyue telah menutup daerah sekitarnya dengan array . membuat siapapun tidak akan bisa masuk kedalam array itu. Untunglah Guru Yang Si ahli dalam Array.


"Anak ini.... kenapa semua kekuatan dia bisa kuasai .... Terbuat dari apa otak kecilnya itu. Raja Chu Tian Ji adalah genius yang pernah aku temui. Namun aku mendapatkan seorang wanita yang kepintarannya melampaui Raja. Untunglah dia lebih muda dari Raja. Entah jadi apa gadis ini kelak jika dia sudah seumuran denganku . Anak bengal....apakah ini putrimu yang sesungguhnya.... Dan dialah gadis Phoenix yang sebenarnya. apakah Kaisar tua sudah tahu itu....dan ada apa dia sampai terbuang di alam bawah . ..?siapa yang melakukannya....? Dan untuk apa...? Apakah ini ada hubungannya dengan gadis Lin Yun....? Kalau Siyue gadis Phoenix yang Asli lalu Lin Yun....?" ucap Guru Yang Si bermonolok sendiri dalam hatinya. Dia bertekat akan menyelidiki masalah ini .


***###****


Siyue terbangun saat dia merasakan cahaya matahari mengenai wajahnya. Dia perlahan membuka matanya. Silau matahari membuat dia mengerjapkan matanya.


"Yueyue...kau membuat kami khawatir..." ucap suara lagi. Dan kini Siyue bisa melihat ketiga mahluk kontraknya berada di dekatnya.


"Aah...kalian...di mana aku...?" tanya Siyue.


"Kau berada di rumah tinggal Guru Yang Si..." ucap Feng Qui.


"Kenapa denganku...?" tanya Siyue lagi.


"Kau lupa... kau pingsan setelah menerima tuju tamparan petir kesengsaraan ..." kata Tiger.


"Aah iya aku ingat...Ck...ternyata aku masih tidak mampu menerima tamparan petir kesengsaraan , Aku belum kuat menahannya. Bagaimana kalau aku sedang sendiri...? Dasar tubuh lemah..." ucap Siyue.


"Jangan terlalu keras pada diri sendiri .." kata Feng Qui .


"Iya aku tahu...lalu , Apakah guru yang membawaku kemari...?" kata Siyue lagi.


"Hey...mana mungkin guru kuat mengangkat dirimu...kau sekarang gemuk Yueyue..." goda Xiao Tu.


"Mana mungkin...tubuhku masih ideal bagi seorang gadis ..." jawab Siyue.


"Ideal...? aoa itu ideal...?" tanya Xiao Tu tak mengerti .


"ups....kelepasan..." batin Siyue.


"Maksudku masih sesuai dengan tubuh gadis cantik.." jawab Siyue narsis , para sahabatnya hanya tersenyum melihat kenarsisan Siyue .


"Lalu siapa yang mengangkatku...?" tanya Siyue lagi.


"Di hari pertama guru dan pengawalmu tidak berani menyentuhmu. Pengawalmu hanya bisa menunggui tubuhmu di padang yang luas itu. Kami hanya bisa melihatmu dari ruang Teratai tanpa bisa keluar karena kekuatanmu melemah. Dan pada hari kedua aku baru bisa keluar. Tanpa setahu pengawalmu aku meminumkan pil Yuanyang dan air suci kepadamu . dan menyiram tubuhmu dengan air suci. Baru siang harinya saat luka di tubuhmu mulai mengeropeng guru dan pengawalmu berani membawamu pergi...".kata Xiao Tu menjelaskan .


"Tunggu....siapa yang membuka array...?" tanya Siyue.


"Guru Yang Si...." jawab Xiao Tu .


" Dan berapa hari aku berada di sini...?" tanya Siyue.


"Dua hari... Kemarin kau baru di bawa kemari dan sekarang siuman..." kata Xiao Tu.


" Lebih lama dari pertama kali kau menerima petir kesengsaraan Yue'er..." kata Tiger.

__ADS_1


"Yang pertama aku hanya menerima tamparan petir sebanyak lima kali, tapi sejarang tuju kali.. sebenarnya tadi aku masih mampir bertahan. tapi petir keenam dan ketuju lebih keras...." kata Siyue.


"Kau dari lima ke tuju Yu...kau mengalami dua kali terobosan dan kini kau sudah berada di level tuju..." kata Xiao Tu tak percaya.


"Benarka...? Lalu Ye Xie dan guru , mereka di mana...?" tanya Siyue .


"Guru ada di ruang guru , sepertinya ada persoalan yang perlu mereka bahas...." kata Xiao Tu .


"Lalu Ye Xie ...? " tanya Siyue lagi.


"Dia keluar, mungkin mencari makan. Yang aku tahu sejak kemaren dia menungguimu hingga lupa makan..." kata Feng Qui .


"Kalau begitu kalian tunggu di sini . aku akan mandi dan berendam sebentar dengan air Suci. Jika guru atau Ye Xie datang . beritahu aku..." kata Siyue.


"Baik Yue'er pergilah...." kata mereka bertiga. Siyue segera masuk kedalam ruang Teratai. Di sana dia bertemu dengan Baizi yang langsung menangis melihat keadaan Siyue.


"Siyue...kau tidak apa-apa kan...?" ucap Singa remaja itu dengan derai air mata.


"Hey ...aku tidak apa-apa Bai...kenapa kau menangis..." ucap Siyue sambil mengusap kepala Baizi .


"Aku melihatmu terluka, tapi kami tidak bisa menolongmu... "Kata Singa putih itu sambil masih menangis. Dia takut memegang Siyue. Karena keropeng di tubuhnya masih banyak.


"Ya sudah berhenti menangis aku sudah lebih baik, nach sekaeang Aku pergi berendam dulu ya...takut keburu guru atau Ye Xie datang..." kata Siyue. Baizi hanya bisa menganggukkan kepalanya.


Siyue segera masuk ke istananya dan berendam di bak mandi tanpa membuka bajunya. Setelah terkena air suci keropeng di tubuh Siyue segera berguguran dan tubuh Siyue berubah menhadi merah bekas koropeng . Melihat seluruh tubuhnya , Siyue tetap berada di dalam bak mandi . dan secara perlahan warna merah pada tubuh Siyue berubah menjadi normal kembali seperti tidak pernah terjadi Kerusakan pada tubuhnya . Malahan kini kulit Siyue semakin mengkilat halus dan putih indah. Wajah dan tubuhnya semakin memukau . Setelah dia rasa tubuhnya telah kembali. Siyue segera keluar dari bak mandi dan berjalan ke ruang ganti. Dia segera memakai kembali baju baru dan bersih, Setelah selesai berhias Siyue segera keluar bersama Baizi yang telah berubah kecil . Sesampainya di kamar tempat dia tadi berada , Siyue melihat kalau guru dan Ye Xie belum kembali. Namun baru saja dia duduk, Ye Xie masuk kedalam kamar .


Saat melihat Siyue. Ye Xie tercengang. Dia mengusap wajahnya.


"Ada apa Ye Xie...?" tanya Siyue.


"Putri...kau sudah bangun...? tubuh dan wajah anda...?" kata Ye Xie tak percaya.


"Aku sudah siuman sejak tadi. Saat kau baru keluar. Dan aku sudah berganti pakaian karena pakaianku.. kau tahu sendiri kan...?" kata Siyue dengan tenang.


"Iya , hamba tahu...tapi luka anda" ucapannya dengan wajah tak percaya .


"Aku memiliki air suci dan pil ramuan yang mempercepat penyembuhanku suatu saat kau akan tahu..." kata Siyue.


Ye Xie hanya bisa menatap Siyue dengan pandangan tak prcaya .


"kalau begitu ayo kita pergi menemui guru lalu kembali kekamar ..." ajak Siyue.


"Baik Putri....." ucap Ye Xie .


Akhirnya Siyue melangkah keluar dari rumah kediaman guru Yang Si. Namun sebelum kaki Mereka melangkah keluar rumah, mereka melihat guru Yang Si datang bersama guru Wang. Ketika guru Yang Si melihat Siyue berdiri di sebelah Ye Xie. Terlihat keterkejutan di wajah tuanya.


"Siyue...kau sudah sadar ...? Dan malah sudah sehat .." seru guru dengan wajah kaget.


"Iya guru.. Siyue sudah sehat..." kata Siyue sambil tersenyum.


"Kak...kau bilang Siyue terluka parah...tapi ini...?" kata Guru Wang dengan wajah heran.


"Aku juga heran Wang...tadi pagi Siyue terlihat masih tidak sadar dan terluka parah..." kata Guru Yang Si.


"Guru...jangan kaget seperti itu...apakah guru lupa dengan air suci milik Siyue. Tadi setelah sadar , Siyue langsung membasuh seluruh tubuh Siyue dengan air Suci..." kata Siyue dengan wajah polosnya.


"Jadi kau sembuh secepat ini karena air Suci...?" kata Guru Wang.


" Benar guru..." jawab Siyue .


"Oo...syukurlah...aku takut lukamu semakin parah . kalau begitu ayo duduk ...jangan kemana-mana dulu. Kau baru sembuh." kata guru Yang Si sambil membawa Siyue masuk kembali kedalam Rumahnya. Mereka berbincang sebentar dan akhirnya guru Yang Si mengijinkan Siyue kembali ke kamar inapnya. Saat melihat Siyue pergi. Guru Wang berkata.


"Apa benar petir kesengsaraan itu terjadi pada Siyue Kak..?" ucapnya tak percaya. "Itu benar Wang.. Kejadian itu ada di depanku Dia mengalami tuju kali mendapatkan sambaran petir. Saat sambaran petir yang ke lima kali , Dia masih kuat, keenam dan ketuju dia akhirnya tumbang..." ucap Guru Yang Si.


"Apa tuju...dia mampuh mengalami tuju hantaman petir kesengsaraan...? , itu berarti dia sekarang berada di alam puncak level 7 ..?" tanya guru Wang tak percaya.


"Benar...dan aku melihat kalau dia berada di level tuju akhir, sebentar lagi sepertinya dia sudah berada di level Roh dasar..." kata Guru Yang Si dengan bangga .


"Dasar gadis jenius...untung saja kau bisa menemukan dia lebih dahulu kak..kalau tidak, kita akan kehilangan permata yang sangat berharga kak....." kata Guru Wang dengan gembira.


"Benar katamu Wang...Dia menang sangat berharga.. " kata sang Kakak dengan senyum bahagia.


"Bagaimana jika kau tahu Siapa Dia yang sebenarnya Wang....apa yang akan kau lakukan padanya... Tapi aku akan melihat kejadian itu sebentar lagi. Ha ha ha ..." kata hati guru Yang Di dengan gembira. Sedangkan Siyue sendiri segera mengajak Ye Xie untuk makan di kantin. Dan kebetulan mereka bertemu dengan guru Munsa. Akhirnya mereka mengajak juga guru muda itu pergi ke rumah makan Sekte.


Saat ketiga pria itu masuk kedalam ruangan restoran sekte ,. Semua murid terdiam menatap kedatangan mereka. Wajah Siyue yang semakin terlihat tampan, membuat para Siswi menatap dan berusaha mencari perhatian pria muda dan taman itu , yang sedang berjalan dengan sang guru. Namun Siyue terlihat tenang dan kalem membuat orang semakin gemas padanya . Karena ada sang guru, maka tingkah para siswa tidak menyusahkan Siyue dan Ye Xie. Hingga membuat mereka tenang menikmati makan Siang mereka. Setelah makan mereka bertiga berjalan kearah kamar tinggal mereka bertiga. Para murid heran melihat Siyue yang bisa bergaul dengan guru mereka. Namun mereka heran, sebab mereka tidak pernah melihat Siyue berada di kekas belajar mereka. Banyak dari murid yang bertanya. Siyue itu berada di kelas apa, karena mereka tidak melihat keberadaannya Siyue di kekas manapun . Dan beberapa haro inipun mereka tidak bertemu dengan pria tampan itu.


Sedangkan orang yang di buat gosip sedang melangkah dengan tenang menuju kamar tinggalnya. Yang sederet dengan kedua pria yang bersamanya.


Udahan dulu ya...Siyue masih pingin istirahat Dulu.. . jangan lupa like, vote dan komennya author tunggu.


Oh ya selamat Natal dan tahun Baru untuk para pembaca yang beragama Nasrani...🙏🎅🎅


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2