
"Siapapun akan tahu jika melihat Senyuman dan wajahmu itu Beb..."ucap Dewa Wiqya sambil mengusap kepala Siyue dengan penuh kasih sayang. . Dan Siyue pun Hanya Bisa tertawa pelan sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
Melihat Interaksi sang Putra dengan gadis cantik itu membuat Dewa Yang Xi menjadi semakin yakin kalau gadis itulah yang di katakan Dewa Brahmadya. Namun melihat kelucuan Sikap Siyue. Dan rasa sopan semua gadis yang datang bersama mereka. Sedangkan mereka itu Adalah seorang Dewi, itu menunjukkan kalau gadis di depannya bukankah gadis biasa. Walaupun dia tahu kalau Ada keturunan manusia di dalam tubuh nya. Namun Dewa Yang Xi juga merasakan kekuatan yang sangat besar yang melebihi kekuatan seorang Dewi. Dan Ada keharuman di darah wanita ini . Siapa sebenarnya gadis ini.." Ucap hati Dewa Yang Xi.
Sedangkan Di dalam kamar , terlihat Dewa Shui sedang mendekap tubuh sang putra tanpa ingin melepaskannya.
"Sudah Ayah...kenapa ayah masih saja menangis...bukankah kita sudah berbaikan.." Ucap Ivy dengan Tenang. Walau bagaiamana pun juga Pria di dalam Dekapan nya ini Adalah Ayahnya yang membuat dia hadir di dunia ini .
"Aku takut kalau aku melepas pelukanku, Kau akan hilang..." Ucap sang Ayah.
"Ck ..Tidak mungkin Ayah...aku memang ada di hadapan Ayah..." ucap Poison Ivy dengan lembut .
"Tapi tunggu....kenapa aku tidak terkena Racun mu...? seperti dulu...?" Ucap Dewa Shui yang baru menyadari kalau tidak terjadi apapun saat dia memeluk Ivy yang memiliki tubuh beracun. tidak seoerti dulu. Dia sampai terbaring di atas ranjang beberapa hari. hanya Karena menyentuh Ivy .
"Karena aku telah memberi serbuk pada tubuhku agar racunku tidak terpengarih para kalian yang menyentuhku . Serbuk itu ciptaanku dan Siyue agar tidak masalah jika menyentuhku. Sekarang minumlah biji ini... Ini Namanya Biji tanaman Ivy..dengan Ayah meminum biji ini Ayah akan terhindar dari segala racun..." Ucap Ivy sambil menyerahkan biji kecil ke pada sang Ayah dan langsung memasykkan biji itu ke dalam Mulut nya dan menelannya. .
" Maksudmu Kau bisa berubah menjadi Pohon , nak...?" Ucap sang Ayah .
" Benar Ayah...aku juga bisa berubah menjadi Pohon Ivy. Dan aku Adalah Raja dari segala Racun . Dan yang bisa menawarkan racunku hanya aku dan Siyue. Kau tahu. Gadis master Ku itu Adalah gadis super Jenius. Kekuatan nya Lebih dari para Dewi di Nirvana ini. Dan Dia juga seorang Dokter atau tabib. Juga Raja dari segala racun..." Ucap Poison Ivy dengan bangga .
"Maksud Kakak dia juga bisa membuat racun...?" tanya Linlay dengan wajah kaget.
"Jika soal Racun, Dia hampir sebanding denganku ...." Ucap Ivy.
"Ya Dewa...gadis itu Umur nya masih Muda...bagaiaman nanti jika dia sudah semakin Dewasa..." Ucap Dewi Linlay.
"Dia madih berumur 20 tahunan , Dia masih sangat muda...Karena itu aku sangat bangga padanya..." Ucap Ivy dengan wajah bangga.
"Apaa...20 tahun kak...? Dia sangat Muda sekali...." ucap Dewi Linlay.
mereka terdiam beberapa saat. dan tak lama terdengar suara sang Ayah.
"Apakah Kau tidak ingin kembali ke rumah ini nak..?" Tanya Dewa Shui pada Ivy .
"Maaf Ayah...aku tidak dapat jauh dari Siyue..." Ucap Ivy.
"Tapi Dia calon Istri Dewa Wiqya kak..." ucap Dewi Linlay mengingatkan .
"Kasih sayang kami melebihi kasih sayang seorang kekasih atau suami. kami mahluk kontrak Dia bagai kan ikatan tubuh. Ikatan Kami bagaikan ikatan satu Tubuh Siyue. Seperti tangan , Kaki, seperti mata , telinga serta anggota tubuh lainnya. . Jadi kami tidak dapat di pisahkan darinya..." ucap Poison Ivy menjelaskan .
"Kau mahluk kontrak Gadis itu...?" Ucap Dewa Shui dengan wajah kaget.
"Benar Ayah...aku yang menginginkan Dia menjadi masterku. Dan ternyata pilihanku tidak salah. Kami bahagia dan kami semakin kuat setelah menjadi mahluk kontraknya..." Ucap Ivy .
"Memangnya Ada berapa mahluk kontrak yang di miliki Siyue...?" Tanya Linlay.
"Lebih dari sepuluh..." Jawab Ivy bangga .
"Apaa...lebih dari sepuluh ...? Kau tidak berbohong kan kak...?" tanya Linlay tak percaya.
"untuk apa aku membual....Dia memang memiliki lebih dari sepuluh..." ucap Ivy.
"Lalu di mana mereka tinggal. Sebab yang banyak aku tahu ,manusia mampuh memiliki mahluk kontrak paling banyak dua , Sedangkan Dewa Sendiri paling banyak Lima, nach kenapa Siyue bisa sampai lebih dari sepuluh..?" Tanya Dewi Tumbuhan dengan wajah heran.
"Sebenarnya yang enam mahluk penjaga gadis darah Phoenix...dan kebetulan dia juga Ratu Phoenix. Sedangkan yang lain, barulah . mahluk kobtrak Siyue, termasuk aku ..." Ucap Ivy.
"Jadi dia gadis darah Phoenix ...? Karena itukah dia menjadi Ratu kerajaan Phoenix..?" Ucap Dewi Tumbuhan.
"Benar...Karena dia juga keturunan Raja kerajaan Phoenix...." ucap Ivy menjelaskan .
"Apaa...dia Ratu Kerajaan Phoenix.... ?" Tanya Dewa Shui dengan wajah kaget .
"Benar Ayah... Karena itu, kita jangan lama - lama membiarkan Dia di luar. Apa lagi di luar juga Ada Paman Yang Xi, Dewa Saora dan juga Dewa Wiqya. Bagaiaman nanti kalau Paman Yang Xi marah ..." Ucap Poison Ivy.
"Benar katamu nak...kalau begitu ajak mereka masuk . dan kau Lay'er...karena hari sudah menjelang malam , siapkan makanan untuk kita. Kita akan makan malam disini . aku akan makan bersama kalian..." Ucap Dewa Shui dengan wajah gembira .
"Apa Ayah...ayah mau makan...?" Ucap Dewi Linlay tak percaya.
" Iya aku akan makan bersama kalian...." Ucap Dewa Shui.
"Lo..memangnya kenapa dengan Ayah Lay'er....?" tanya Poison Ivy .
"Dia..." Ucapan Dewi Linlay terpotong kalimat Dewa Shui .
"Aku tidak apa- apa ...ceparlah pergi Lay'er..." Ucap Dewa Shui. Dewi Linlay pun segera pergi. dan Ivy pun tahu apa yang terjadi. Dia bisa menebak kalau Sang Ayah jarang makan dengan benar.
Karena Dewi bulan sudah keluar, tak berapa lama terlihat mereka masuk kembali kedalam rumah. Melihat Ivy duduk di sebelah sang Ayah, Siyue tersenyum Senang. Mereka berbincang sebentar sebelum mereka makan bersama. Dan ivy hanya bisa dekat dengan sang Ayah. Karena permintaan Dewa Shui yang tak ingin berpisah dengan Ivy .
__ADS_1
Dan saat pulang Ivy tidak mau di tinggal. Dia tetap tidak ingin berpisah dengan Siyue .
Mereka segera kembali ke Istana Dewa Saora. Tak lupa Siyue memberikan pil Ramuan Yuangyang dan beberapa Vitamin yang dia buat pada Dewa Shui. Entah pil itu berpengaruh dan bermanfaat untuk kesehatan Dewa Shui atau tidak, yang penting Niat tulus Siyue pada Dewa Shui.
Dan seperti biasa sang Bunda akan menangisi kepergian kembali Putra mereka.
Untuk membuat Istri Dewa Shui tenang , Akhirnya Siyue berjanji kalau ada waktu akan datang kembali . Dan Dewa Yang Xi ikut juga bersama mereka. Karena Dia ingin mendengar kan penjelasan anak dan keponajannya itu . Ketika sampai di istana Dewa Saora. Siyue segera meminta ijin untuk kembali ke rumah tinggal sementaranya Di istana Dewa Saora. Sebab mereka akan menuju istana Dewa Wiqya.
"Maaf Yang Mulia Dewa Yang Xi...ijin kan hamba untuk pamit undur diri..." Ucap Siyue lembut.
"Baby...Kau tidak ikut ke istana Ku....?" Ucap Dewa Wiqya kecewa dan sedih sebelum sang Ayah berbicara.
"Maaf Yang Mulia...hamba harus kembali ke istana Dewa Saora...tidak baik jika hamba harus ke rumah yang Mulia..." Ucap Siyue kembali .
"Lo...Siyue tinggal di istana Dewa Saora...?" Tanya Dewa Yang Xi kaget .
"Sebagai muritku Tentu saja Dia harus tinggal di rumahku Paman..." Ucap Dewa Saora.
"Jadi Siyue murid mu...?" Tanya Dewa Yang Xi tak percaya.
"Benar Ayah...saat Di Dunia, Siyue merupakan murid dari Saora...." Ucap Dewa Wiqya.
"Dia tinggal di istana kecil di sebelah istanaku Paman... Bukan tinggal satu atap denganku.." Kata Dewa Saora menjelaskan.
"Oo..begitu... Aku fikir kalian tinggal di istana yang sama..." Ucap Dewa Yang Xi.
Sebab jika ini terdengar oleh sang Adik, bisa- bisa gadis yang sangat cantik dan terlihat penuh dengan kekuatan itu akan di jadi kan istri Saora..." Batin Dewa Yang Xi.
"Pergilah nak..." Ucap Dewa Yang Xi lembut .
"Tapi Ayah..." Dewa Wiqya mencoba membantah. Mana bisa dia berpisah dengan sang Kekasih batin Dewa Wiqya. sedanfkan Siyue segera berjalan ke arah istana Dewa Saora.
"Kau ini... Sekarang hari telah malam. Apa Kau mau di Nikah kan sekarang juga..." Ucap Dewa Yang Xi dengan kesal. Dia melihat Siyue yang telah pergi dengan cepat masuk ke gerbang istana Dewa Saora.
"Tentu saja aku mau ...Itu lebih bagus lagi Ayah .....aku makah sangat menginginkan pernikahan itu.." Ucap Dewa Wiqya yang membuat Dewa Yang Xi kaget. Bagaiaman mungkin, Putra ke duanya ini menjadi orang yang tak tahu Malu... bukankah dulu dia paling takut dan marah jika mendengar kata Nikah. Tapi kenapa sekarang Malah ingin segera di nikah kan.. batin Dewa Saora .
"Sebebarnya Wiqya memang ingin segera menikah Paman...hanya Saja sang gadis masih enggan..." Ucap Dewa Saora.
"Kenapa...?" Tanya Dewa Yang Xi heran . Mana mungkin Ada gadis yang berani menolak Putra ke duanya ini. Selain wajah nya yang tampan. Dia juga merupakan Dewa terkuat di Nirwana ini.
Akhirmya mereka berjalan ke istana Dewa Wiqya. Di istana Dewa Wiqya penjagaannya lebih ketat. Bagaiaman tidak, Dewa Wiqya Adalah panglima tertinggi di barisan tentara Nirwana. Dan Dia merupakan jendral tertinggi di atas Saora.
Mereka memasuki istana Dewa Wiqya dan duduk di ruang tamu. Setelah menyuruh para pelayan menyiapkan makanan ringan dan minuman, Dewa Wiqya segera berjalan keruang tamu dan bergabung dengan Dewa Saora dan Dewa Yang Xi sang Ayah yang terlihat sedang bercakap dengan serius. . dan Dia tahu pasti , yang mereka bahas sekarang pasti masalah Dia dan Sang Kekasih.
Tadi saat mereka telah sampai di istana Dewa Wiqya, Mereka segera duduk di ruang tamu, baru saja pantat Dewa Saora menyentuh Kursi, Dewa Yang Xi telah menayakan Beberapa pertanyaan. Dan ujung - ujungnya tentang Siyue .
"Sebenarnya apa yang terjadi Sao... Siapa Siyue sebenarnya..." Tanya Dewa Yang Xi. Yang sudah tidak tahan lagi ingin mendengar kan masalah sang Putra.
Dan akhirnya Dewa Saora menceritakan semua yang terjadi pada Dewa Yang Xi. Mulai Dari Dewa Wiqya yang telah di Perdaya Hingga jiwanya terpecah . dan separuh Jiwanya yang di pecah oleh Raja iblis , di masukkan oleh Dewa Agung kedalam tubuh Ratu Kerajaan Darga yang saat itu sedang hamil. Dan lahir sebagai Raja Chu Tian Ji . Juga kelahiran Siyue yang memang menjadi jodoh dan penolong Dewa Wiqya.
Juga kisah cinta Raja Darga dan Siyue . serta penyelamatan dan pengorbanan Siyue Demi kembali nya Dewa Wiqya ke Alam Nirvana.
"Lalu kenapa dia menolak Putriku...bukankah mereka saling Mencintai sebelum separuh . jiwa Wiqya persatu....?" Tanya Dewa Yang Xi . kebetulan Dewa Wiqya masuk ke dalam ruangan dan duduk di dekat sang Ayah.
"Semua bisa Paman tanyakan sendiri para dia...dia tahu kenapa Siyue menolak dia...?" Ucap Dewa Saora. Dewa Yang Xi menatap Dewa Wiqya yang Ada di sampingnya.
"Ada apa Ayah...?" Tanya Dewa Wiqya saat melihat sang Ayah sedang menatap padanya.
"Katakan dengan jujur....kenapa Siyue menolak untuk menikah...?" Ucap Dewa Yang Xi. Dewa Wiqya menatap Pada Dewa Saora seakan minta dukungan. Tapi Bukan nya membantu, Dewa Saora malah memaling kan wajahnya tidak ingin menatap Dewa Wiqya . Dewa Wiqya pun mendengus kesal.
"Dia ingin menikah saat kami kembali kekerajaan Phoenix Ayah...." Ucap Dewa Wiqya.
"Bukankah kalian sudah lama berhubungan, dan Siyuepun sudah menjadi Ratu kerajaan Phoenix , Lalu kenapa kalian tidak segera menikah...?" Ucap Dewa Yang Xi. Mendengar pertanyaan tersebut, Dewa Wiqya tak dapat berbicara. Dia diam sambil menggaruk kepalanya . melihat itu Dewa Yang Xi tak sabar.
"Saora jawab pertanyaan Paman..." Ucap Dewa Yang Xi.
Dan Akhirnya Dewa Saora mengatakan semua masalah nya. Saat mendengar ucapan Dewa Saora. Dewa Yang Xi terlihat kesal.
Dia memukul pelan kepaka Dewa Wiqya.
"Aauuu...Ayah...!" seru Dewa Wiqya sambil mengusap kepalanya yang terkena pukulan sang Ayah .
"Dasar anak Bodoh...Kau membuat ku malu..kau membuat menantuku marah...jika dia Putriku...tak akan kubiarkan dia menjadi istrimu...besok aku akan membawa dia pergi ke istana Ayah... aku akan menunjukkan pada semua Dewa yang pernah mengejekku Karena dirimu...." Ucapnya kesal.
"Tidak bisa ayah...Kau tidak bisa membawa Yue'er seenaknya...dia itu calon istriku..." Ucap Dewa Wiqya.
Tentu saja sang Ayah kaget dengan Sikap Putra Dingin nya yang dulu dingin nya melebihi Kutub utara. Dan sekarang bagai anak lelaki yang mainannya akan di ambil orang.
__ADS_1
"Tapi dia menantuku...jika Kau tidak menginginkan dia, aku bisa mencari kan Dia Pria yang lebih tampan dan kuat darimu..." Ucap Dewa Yang Xi dengan wajah kesal.
"Ayah...di Nirwana ini mana Ada Dewa yang kekuatan, dan ketampanannya melebihi diriku , tidak Ada Ayah.. Kau tahu itu kan " ucap Dewa Wiqya mengejek. Dan ucapan Dewa Wiqya memang Di akui Dewa Yang Xi. "Cih..dasar sombong... Pokoknya besok Dia akan aku bawa pulang..." Ucap Dewa Yang Xi semakin kesal Karena dia Kalah berdebat dengan Dewa Wiqya.
"Kalau begitu aku ikut... Karena di mana Ada Yue'er.. di situlah aku berada .." Ucapnya dengan bangga.
"Dasar anak bau...Kau tidak pulang jika Calon Istrimu tidak Aku bawa...!" Ucap Dewa Yang Xi marah. dan Dewa Wiqya hanya bisa tertawa kegirangan Karena Dia tahu sang Ayah telah Kalah berdebat.
"Sebenarnya aku akan menbawa Dia saat selesai acara Festival bunga untuk meminta Restu kalian...." Ucap Dewa Wiqya sambil tersenyum Senang. .
"Kau terlalu banyak alasan anak bau ... Kau mengatakan itu setelah Kau ketahuan, Andai hari ini aku tidak bertemu dengan mu. Pasti Kau akan diam sampai Kau menikah dengan dia tanpa persetujuan kami ..." Ucap Dewa Yang Xi dengan marah.
"Mana mungkin Ayah... Aku pasti minta Restu darimu. Aku belum pulang kesana Karena aku masih berusaha merayu Dia dan meminta maaf Padanya...Dia terlalu sulit memaafkan diriku Ayah..." Ucap Dewa Wiqya mengadu.
"Itu pants untukmu...Andai dia Putriku aku tidak akan pernah memaafkan dirimu , Orang yang telah memghina Putriku...!" Ucap Dewa Yang Xi.
"Ayah...salah kan saja mereka yang suka mengejarku, Hingga aku kesal dan berprasangka buruk pada yang Namanya wanita..." ucap Dewa Wiqya tak mau di salah kan.
" Dasar anak bau... Kau fikir semua wanita itu sama... Dan perlu Kau ingat, Kau juga masih memiliki saudara wanita, dan ibu yang juga seorang wanita , seharusnya Kau tidak menghina wanita..." Ucap Dewa Yang Xi.
"Iya Ayah...aku memang bersalah..." Ucap Dewa Wiqya menyadari kesalahannya.srbab Karena mulutnyalah dia hampir kehilangan gadis yang ternyata sangat dia cintai .
" Bagus kalau Kau sudah menyadari itu. Dan besok aku akan membawa Siyue ke istana kita. Aku akan menunjukkan pada mereka yang telah menghinaku, kalau aku juga bisa memiliki menantu yang cantik...." Ucap Dewa Yang Xi dengan gembira. Dewa Wiqya hanya bisa pasrah. Sebab dia juga ingin membawa Siyue ketempat kedua orang tuanya.
"Apakah Ayah akan bermalam di sini...?" Tanya Dewa Wiqya.
"Tentu saja...aku akan bermalam di sini. Karena aku takut Kau akan kembali tidak membawa menantuku ke istanaku..." Ucapnya dengan wajah kesal.
"Iya, iya...aku akan ke istana Ayah besok..." Ucap Dewa Wiqya .
"Tapi tunggu dulu Sao...apa benar Putra Dewa Shui Adalah mahluk kontrak Muridmu...?" Tanya Dewa Yang XI.
"Benar Paman...bukan hanya Putra Paman Shui saja yang menjadi mahluk kontraknya, ketiga Adik Dewi Teratai juga menjadi pengawal Dia..." Ucap Dewa Saora.
"Apaa....tiga saudara Dewi Teratai...mana mungkin Sao...?" Ucap Dewa Yang Xi tak percaya.
"Dia memiliki hewan dan Tumbuhan kontrak lebih dari sepuluh Ayah... "Ucap Dewa Wiqya Menyela percakapan mereka berdua.
"Apaa...lebih dari sepuluh...? Jangan mengada - Ada Ya'er...mana Ada manusia memiliki mahluk kontrak lebih dari satu...apalagi lebih dari sepuluh..." Ucap Dewa Yang Xi.
"Itu Kenyataan nya Ayah...Kau ingat dengan Burung Zuzaku si Raja segala burung...?" Tanya Wiqya
"Tentu saja ...bukankah itu burung milik Dewa Agung...." Ucap Dewa Yang Xi me jawab pertanyaan sang Putra.
"Sekarang tidak lagi...dia mahluk kontrak Siyue...." Ucap Dewa Wiqya dengan wajah bangga.
"Apaa....mana mungkin....burung itu tidak mungkin bisa tunduk pada seorang manusia..." Ucap Dewa Yang Xi heran.
"Tapi Kenyataan nya seperti itu...para Dewa yang menghadiri turnamen Adu kekuatan, pasti akan memyaksikan kehadirannya... Ayah saja yang tidak mau datang, Hingga melewatkan pertunjukan menantu Ayah yang membongkar kedok calon menantu kesayangan Bunda..." Ucap Dewa Wiqya sengaja memprofokasi .
"Apa maksudmu...?" Tanya Dewa Yang Xi penasaran. Dewa Wiqya menatap Pada Dewa Saora. Dia malas menyebut atau mengingat wanita yang ingin membunuh Kekasih nya. Memang dulu sang Ibu juga Ayahnya sangat bangga pada Dewi Nadya. Mereka sempat mengajukan Dewi Nadya untuk menjadi istri nya. Tapi dengan tegas Dewa Wiqya menolak gadis itu. Dia tidak suka dengan sifat sombong dan arogannya. Apa lagi tidak Ada perasaan cinta di dalam hatinya untuk Dewi Nadya .
"Ternyata Dia selain menimba ilmu di pendidikan keprajuritan Nirwana, ternyata Dia juga ber guru pada bangsa iblid, tangan kananan Raja iblis yang bernama Pangsao,..." Ucap Dewa Saora yang membuat Dewa Yang Xi terkejut.
"Apaa...Kau tidak lagi Bercanda kan...?" Ucap Dewa Yang Xi tak percaya.
"Makanya kalau Ada pertandingan atau festival datang Yah..... jadinya ayah tahu kejadian di Nirvana ini..." Ejek Dewa Wiqya.
"Dasar anak bau...Andai ayah tahu Kau akan datang, pasti Ayah akan datang bersama saudara- saudaramu... Kau juga tidak pernah datang...dan aku yakin sekarang ini Kau datang, Karena Ada Siyue..." Ejek balik Dewa Yang Xi. Mereka memang sering bertengkar . namun semua itu Karena ulah Dewa Wiqya. Tapi Dewa Saora juga tahu, kalau kasih sayang Dewa Yang Xi pada Dewa Wiqya sangat besar. Terbukti saat dia kehilangan Dewa Wiqya. Dia terus mencari keberadaan Dewa Wiqya berhati- hari . dan akhirnya dia pasrah saat Dewa Agung dan Dewa Brahmadya mengatakan kalau yang bisa menyelanatkan Dewa Wiqya hanyalah gadis dari Bumi yang merupakan jodohnya. Mendengar itu barulah Dewa Yang Xi berhenti mencari Dewa Wiqya.
"Lalu bagaimana keadaan dia sekarang... Apakah dia mati atau di hukum...?" Tanya Dewa Yang Xi.
"Dia masih terluka. Tangan nya terpaksa hilang Karena dia menyerang Siyue dengan. Tinju gledeknya...Dengan terpaksa Siyue memotong tangan nya. ." ucap Dewa Saora . terlihat helaan nafas Dewa Yang Xi . tak lama dia berkatam .
"Lalu bagaimana dengan Dewa Yu..." Ucap Dewa Yang Xi lagi.
"Dia kaget dan Syok melihat semua itu. Dan akhirmya dia membawa Nadya pulang..." Ucap Dewa Yang Xi .
"Ya sudah Yah...lebih baik Ayah istirahat saja, bukankah besok pagi Ayah akan membawa Yue'er ke istana kita... Kalau Ayah ingin menikah kan aku, boleh juga Yah... Aku sangat berharap... Siapa tahu jika Ayah yang membujuk Yue'er mau segera menikah denganku...." Ucap Dewa Wiqya sambil tersenyum dengan penuh arti .
"Tidak...setelah aku mendengar ceritamu, lebih baik Kau merasakan hukuman dari Siyue...biar mulut baumu itu tidak sembarangan lagi berucap..." Ucap Dewa Yang Xi sambil berdiri dan berjalan kekamar yang sering dia gunakan saat Dia berada di rumah sang Putra. Dewa Wiqya hanya bisa menggaruk kepalanya yang nggak gatal. Sedangkam Dewa Saora hanya tertawa sambil bangun dari duduknya serta pergi keluar istana Dewa Wiqya untuk Kembali ke Istana muliknya .
Udahan dulu ya...aku lanjut besok. jika masih Ada kesalahan maaf kan author 🙏🙏
Jangan lupa like, vote , dan komennya aku tunggu.
Bersambung .
__ADS_1