DOKTER JENIUS

DOKTER JENIUS
PERTARUNGAN MELAWAN PRAJURIT IBLIS.


__ADS_3

Mereka melawan prajurit ketahuan Iblis bagai tak mengenal lelah .


Terutama Siyue dan Dewa Wiqya. dalam satu tebasan saja mereka telah membunuh beberapa orang. dan akhirnya tidak sampai Dua jam, para prajurit iblis bisa di tumpas. dan tugas yang di serahkan pada Tiger, bisa di kerjakan dengan cepat . Dia bisa menangkap salah satu pemimpin prajurit dari kerajaan iblis . Setelah itu dengan cepat Tiger memasukkan pil kejujuran kedalam mulut pemimpin prajurit itu . Namun Tiger masih dempat menotok urat mulut pria itu . hingga mulutnya masih terbuka lebar dan tangan dalam keadaan terikat.


Sedangkan Siyue sendiri segera melakukan pembersihan tempat itu . sedang Dewa Wigya dan Zuzaku menghanguskan dan menghilangkan tubuh para prajurit kerajaan Iblis hingga tidak meninggalkan jejak perkelahian sama sekali . Setelah selesai mereka segera berkumpul kembali. Sedangkan Kakek Si yang sudah di masukkan kedalam ruang teratai bersama Kakek Kaisar tidak tahu apa yang terjadi.


"Kak... Kau mendapatkan Satu... Siapa Dia...?" tanya Siyue .


"Entah aku belum menanyakannya, sepertinya dia bukan Prajurit biasa. Kekuatannya sangat tinggi..." ucap Tiger yang sudaj berubah dalam bentuk manusia semenjak peoerangan tadi . Saat melihat prajurit itu mulutnya terbuka lebar, Siyue tertawa.


"Kau pintar tapi jahat kak... bagaimana kalau mulut yang terbuka ini di masukin hewan..." goda Siyue.


"Maaf...aku takut dia masih mau bunuh diri, jadi aku membuat dia seperti itu agar dia tidak bisa melakukannya...." ucap Tiger sambil mengusap hidung nya. Tiger akan melakukan gerakan itu jika Dia merasa malu.


"Mana mungkin itu terjadi kak...siapapun yang meminum pil milikku, mulutnya buka lagi menurut pada si pemilik, mulut dan otaknya sebagian sudah aku kuasai..." ucap Siyue sambil tertawa licik. Tak lama Siyue membuka totokan yang Tiger buat. Terlibat pria itu me gerak- gerakkan mulutnya yang mungkin agak kaku.


"Hai apa kabar...?" sapa Siyue.


Terlibat orang itu diam . sepertinya dia tidak mau berbicara . namu tiba- tiba bibir dia menjawab .


" Baik...." ucap Pria itu dengan wajah kaget dan bingung.


" Siapa namamu dan dari mana asalmu...?" tanya Siyue lagi.


"Aku Dojo...aku prajurit kerajaan iblis. Dan aku kepala pasukan..." ucapnya dengan tegas , namun wajahnya terlihat kaget dan marah.


"Aah...ternyata mulut dan hatimu tidak sama ya...?" ucap Siyue pelan. Terlibat pria itu marah dan Dia ingin berusaha menggigit lidahnya. Tapi dia tidak bisa.


"Ck...kau ingin bunuh diri...? Aah kasihan...kau tidak akan bisa melakukannya...tapi baiklah akan aku lepaskan dan kau bisa bunuh diri , tapi dengan satu syarat, kau katakan apa tujuan kalian turun ke alam Bawah... Dan apakah semua itu atas perintah Raja Iblis...?" ucap Siyue dengan wajah tenang.


Dengan marah pria itu memelototkan matanya pada wanita cantik di depannya. Entah mengapa hati dan mulut serta pikirannya tidak sama. Dia maunya bunuh diri , tapi semua yang akan dia lakukan, mulutnya seakan tak mau berpihak padanya. Seakan mulutnya berkehendak sendiri.


"Baik akan kukatakan siapa aku sebenarnya.." Ucap Pria itu dengan Kesal . Namun wajahnya seolah berusaha sekuat tenaga menghentikan mulutnya yang ingin bicara.


"Baiklah akan ku katakan, dan dengarkan kami ke Alam bawah untuk menghadiri pertemuan dengan kelompok kami. Untuk menyelesaikan perintah atau tugas dari raja kami..." ucapnya pelan.


" Tugas...kalian mendapat tugas...? tugas Apa...?" tanya Siyue sambil mendekati pria yang terikat tangannya dan sedang di pegang Tiger.


" Terlihat mata Pria itu menatap Siyue dengan marah , namun sebuah tamparan mengenai wajahnya.


"Jaga matamu dari istriku... atau akan ku keluarkan mata itu dari tempatnya ..." ucap Dewa Wiqya marah yang berada di samping Siyue. Terlihat mulut pria itu mengeluarkan darah segar...


" Kami mendapat tugas mendirikan kekuatan Di Alam Bawah . dan Kami sedang merintis itu untuk menguasai seluruh Alam manusia. Dan untuk mendirikan kekuatan yang terdiri dari kaum manusia ..." ucap Pria itu.


Seperti pertama , setiap dia selesai berbicara. Dia terlibat ketakutan. dan sangat marah.


"Tapi kenapa kami tidak menemukan kalian di Alam Tengah dan alam Atas..." tanya Siyue dengan wajah heran.


" kami memulainya dari alam Bawah ter lebih duhulu . Agar tidak terlalu mencurigakan . Dan di ketahui oleh para Dewa. karena tujuan kami untuk menyerang Nirwana . ..." ucap pria itu dengan wajah ketakutan .


" Menyerang Nirwana..? Apa bisa...bukankah mereka manusia...?" ucap Siyue dengan wajah kaget dan heran .


" Apa yang tidak bisa untuk seorang Raja Iblis..." ucap Pria itu lagi dengan nada bangga .


"Oo..begitu. Lalu di mana tempat pertemuan kalian ..." ucap Siyue lagi .


" terlihat pria itu berusaha untuk menahan mulutnya agar tidak bisa berkata. Malah kalau bisa ingin bunuh diri . namun semua usahanya Sia-sia.hingga terlihat wajahnya yang memerah . Melihat itu, Siyue tertawa.


"Bukankah aku sudah bilang padamu kalau kau tidak akan bisa melakukan apa yang kau inginkan , Sia- sia perbuatanmu itu .sebab Selama kau dalam kendaliku. Mulutmu sendiri tidak bisa menuruti perintahmu..Kalau tidak percaya lakukanlah..." ucap Siyue dengan wajah tenang . Dan benar Saja, semua usaha pria itu Sia- sia. Dan mulutnya kembali terbuka.


"Di kedalaman hutan Sunyi . ucapnya lagi .


"Hutan Sunyi...? Jadi kalian bermarkas di sana...?" tanya Siyue tak percaya. "


"Tidak...kami bemum punya markas.. Kami hamya berkumpul dan membicarakan masalah yang ada ..." ucap Pria itu lagi.


Aah...bagus sekali semoga aku bisa cepat menemukan tempat itu . Nach karena semua informasi itu sudah kami dapatkan sekarang kau bisa melanjutkan keinginan mu untuk bunuh diri.." ucap Siyue dingin .


"Yue'er...apakah tidak kita bunuh saja dia orang itu...Dia sangat berbahaya lo....?" tanya Wai Zi yang tidak mengetahui Obat Siyue.


"Tidak usah... Sebentar lagi dia akan bunuh diri. Karena pengaruh pil yang aku berikan akan berakhir.." ucap Siyue dengan tenang. Benar saja. Setelah Siyue berhenti bicara. Tiba- tiba terdengar teriakan nya.


"Keparat... Dasar Wanita ******, kau berani memanfaatkan diriku ha..!" teriaknya marah. Namun sebuah tamparan kembali mendarat di pipinya.


" Jaga Mulutmu itu...jangan sampai tanganku menyiksamu...." ucap Dewa Widya dingin.

__ADS_1


"Kau ingin membunuhku...? bunuh...bunuh aku...! ayo bunuh aku kalau kau berani...!" Terianya marah dan menantang.


"Sudahlah Honey jangan terpancing... biarkan dia mengucapkan semua kata- kata yang dia mau . Sebentar lagi dia juga akan mati..." ucap Siyue dengan tenang sambil menggandeng lengan sang Suami melangkah pergi meninggalkan pria itu yang penuh dengan kemarahan dan makian . . .


"Cih...kalian hanya bisa memanfaatkan aku saja...pengecut. !" teriaknya marah.


" Siapa yang memanfaatkan dirimu tuan..." kalian saja yang bodoh... Melawan kami yang hanya beberapa orang saja tidak mampu , Ck ck ck apakah kalian ini sebenarnya sekumpulam wanita lemah he..." olok Siyue.


"Kaauuuu.....!" Teriaknya marah sekali . Dan tiba- tiba Dia kerajang dan tak lama terkulai mati .


"Dia mati..." ucap Wai Zi heran


" Bukankah Yue'er tadi sudah mengatakannya padamu.." ucap Chan Sin yang berada di dekatnya.


"Yue'er...dari mana kau tahu kalau dia akan bunuh diri..." tanya Wai Zi penasaran.


" Menebak saja....aku tak.menyangka kalau tebakanku benar .." jawab Siyue.


Walaupun sebenarnya Dia tadi mendengar fikiran dari pria itu yang menginginkan mengakhiri hidupnya, karena jika dia kembali Ke kerajaan Iblis , pasti Dia akan di bunuh juga okeh Raja Iblis. Apalagi Jika Raja tahu kalau dia telah membongkar semua rencana Raja Iblis.


"Ya sudah Ayo kita segera berangkat menuju Alam Bawah..." ucap Siyue. Lalu mereka segera masuk kedalam hutan


. Tak lama terlihat Wai Zi membawa mereka masuk kedalam sebuah goa


." Yue'er..ini tempatnya...kau bisa membuka tabir ini dengan kekuatanmu, kalau aku hanya bisa untuk diriku sendiri..." ucap Wai Zi.


"Di sini...?" tanya Siyue sambil menunjuk tempat seperti pintu .


" Benar... Buka dulu lalu kita akan masuk. Tapi tempatnya terlalu sempit, kita tidak bisa menggunakan bersamaan..." ucap Wai Zi lagi.


" Kalau gitu kalian masuk saja ke ruang Teratai lalu aku akan membawa kalian " ucap Siyue.


"Ide bagus Yue'er..." ucap Luo Yi.


"Ruang Teratai...?" tanya Wai Zi. .


"Iya... Kalau begitu ayo kalian masuk ..." ajak Siyue . mereka segera di bawa Siyue masuk kedalam ruang Teratai. Dan tak lama Siyue kembali lagi.


" kita Pergi Han..." ucap Siyue.


"Biar aku yang melakukannya Beb..." ucapnya lembut. Tak lama terlihat Dinding Goa yang berbentuk pintu terbuka. Dan keduanya segera masuk. Setelah itu itu Dewa Wiqya mengeluarkan kekuatannya kembali . Tak lama cahaya menyinari ruangan itu dan saat sinar Redup mereka telah berada di dalam hutan . dan di depan mereka ada sebuah jalan.


"Di Mana kita sekarang Sayang...?" tanya Dewa Widya lembut.


"Sepertinya kita telah berada di perbatasan hutan Suyi dech..." kata Siyue.


"Lebih baik kau keluarkan mereka lebih dahulu.. biarkan mereka menikmati suasana dingin ini...." ucap Dewa Wiqya.


Siyue pun segera mengeluarkan seluruh orang yang ada di ruang Teratai kecuali Kakek Si dan Kakek Kaisar. Dan kebetulan juga kedua Kakek tidak ingin keluar dari Ruang Teratai. Mereka malah betah di ruangan itu. Saat mereka telah berada di luar ruang Teratai. Mereka heran.


"Di mana ini...?" tanya Chan Sin.


" Di perbatasan Hutan Sunyi dan hutan Kegelapan.. Ayo kita lanjutkan perjalanannya ..." ucap Wai Zi menjawab pertanyaannya Chan Sin..


Merekapaun setuju dan melanjutkan perjalanan mereka . dan tak berapa lama mereka telah sampai di pertigaan yang arahnya menuju hutan Sunyi dan Hutan Kegelapan .


"Benar sekali ...bukankah ini jalan menuju hutan kegelapan kan...?!" seru chan Sin gembira.


"Dan ini menuju hutan Sunyi..." ucap Ning Si.


"Benar....saat kita dulu ingin ke alam Tengah, kita melangkah ke arah hutan kegelapan . Dan di sanalah kita bertemu dengan Poisin Ivy dan Xiao Hua ..." ucap Chan Sin lagi .


"Waah...kalian madih mengingat semua itu...?" ucap Siyue .


"Tentu saja Yue'er...." ucap Chan Sin lagi.


"Ya sudah...sekarang kita akan mencari tempat pertemuan mereka para penjahat kaki tangan prajurut kegelapan dulu...kalau bisa kita hancurkan mereka..." ucap Siyue .


"Baik ayo kita cari mereka ..." ucap Feng Xun.


"Tunggu...!Apakah Lencana Prajurid Iblis sudah kalian Rampas..?Mereka segera masuk kedalam hutan Sunyi.


"Sudah Dong...dan tugas itu di minta Kakaku Rong Hao.m." ucap Feng Qui . "Kak Rong Hao...apakah lencana Pasukan iblis sudah kalian dapatkan semua. " tanya Siyue .


"Tentu saja Yu'er...kami telah mengumpulkannya. Maksudku aku di bantu oleh Dewi May dan Dewi Guanli...ucap Rong Hao merasa malu .

__ADS_1


. "Ya Sudah , kakak simpan dulu.. sewaktu - waktu bisa kita pakai..." ucap Soyue


"Baik Yue'er..." ucap Rong Hao. Mereka melanjutkan perjalanan mereka masuk kedalam hutan Sunyi. Sedangkan Feng Qui telah melesat lebih dahulu mencari keberadaan para mengikuti Pasukan iblis yang berkumpul di hutan itu. Mereka berjalan semakin masuk kedalam hutan. Namun mereka tak begitu kaget karena mereka pernah melewati tempat itu.


Tak lama terlihat Feng Qui datang dan langsung berubah wujud sebagai manusia dan berdiri di depan Siyue.


"Bagaimana...apakah kau menemukan mereka...?" tanya Siyue.


"Mereka sudah tidak terlalu jauh dari tempat ini. Mereka mulai memasang Tenda di sana. Yang aku dengar mereka akan memulai pertemuannya nanti malam..." ucap Feng Qui.


"Apakah sudah banyak pengikutnya...?" tanya Siyue.


'Lumayan...tiga kali lipat yang kita hadapi kemarin..." ucap Feng Qui .


"Apakah Manusianya banyak juga...?" lanjut Siyue.


"Pasti mereka berasak dari penjahat yang ada di Alam Bawah Beb..." sela Dewa Wiqya .


" Benar Kata Dewa Widya...mereka yang ku lihat kebamyakan terdiri dari para Penjahat... mungkin mereka sengaja merekrut para penjahat agar tak ribet dan mudah di bujuk.." ucap Feng Qui .


" Kalau begitu tidak akan jadi beban kalau kita memusnakan mereka. Tapi lebih baik kita lihat saja Dulu... Takutnya ada di antara merela yang masuk ke kelompok itu karena paksaan atau ancaman..." ucap Siyue dingin .


"Ya sudah kita lihat saja nanti. Ayo kita pergi mengunjungi mereka...." Merekapun kembali melangkahkan kaki mereka menuju tempat para kelompok iblis dengan petunjuk dari Feng Qui .. Dan akhirnya, mereka sampai di tempat di mana terlihat sepertinya banyak orang yang berada di sana. Mereka itu memakai baju hitam - hitam dengan ikat kepala hitam juga. . Siyue segera mengajak kelompoknya untuk bersembunyi terlebih dahulu. Siyue dan Dewa Wiqya segera melihat keadaan di tempat itu.


Ternyata Mereka belum kumpul semua Beb... Kita lihat sebentar lagi, setelah mereka kumpul kita habisi mereka..." ucap Dewa Wiqya. Mereka menunggu di kegelapan malam. Sedangkan para sahabat sudah Siyue masukkan kedalam ruang teratai setelah melihat keadaan sekitar. Takutnya mereka akan ketahuan . Terlihat satu parsatub para peserta iru mulai datang. Mereka datang berkelimpok. Ternyata yang datang melebihi apa yang di katakan Feng Qui .


"Waah ternyata pengikut mereka cukup banyak.." ucap Siyue pelan. Tak berapa kama terlihat mereka mulai berkumpul.


Saat itulah seorang pria paruh baya yang masih terlihat kekar sdang memberi sambutan berkata dengan tantang.


" Kenapa peserta atau para prajurit kerajaan iblis belum datang sampai sekarang... Apakah mereka lupa pertemuan ini...!" ucapnya dengan wajah kesal.


"Benar ketua...atau mereka mendapat halangan..." ucap Salah satu orang yang ada di depan dia.


"Mana mungkin ..mereka adalah orang- orang kuat dari kerajaan Iblis..." ucap orang Pertama.


"Lalu apa yang harus kita lakukan Tetua... apakah kita akan menunggu mereka sampai mereka datang.?" ucap Bawahannya.


"Kita tunggu sebentar lagi. Kalau memang mereka tidak datang juga, maka kita akan melaksanakan pertemuan ini tanpa mereka..." ucap orang pertama.


Mereka kembali menunggu kedatangan peserta dari kerajaan Iblis. Terang saja mereka tidak datang. Karena mereka telah di habisi Oleh kelompok Siyue.


Setelah menunggu sekitar 30 menitan, ternyata yang di tunggu tidak dayang juga . Akhirnya mereka memutuskan untuk memulai acara tanpa utusan dari kerajaan Iblis.


"Apakah mereka sudah datang semua...?" tanya Sang Ketua.


" Sepertinya sudah tetua. Kita mulai saja pertemuan ini sekarang ..." ucap anak buahnya. Dan akhirnya mereka segera berkumpul dan pertemuan di mulai . Dan Pria itu memulai acaranya . Terlihat Pria yang sejak tadi berbicara memulai pembicaraan di pertemuan itu . Namun pada saat itu tiba- tiba dua bayangan putih datang melayang di atas mereka. terlihat bayangan itu seperti sepasang manusia . namun wajahnya di tutup oleh topeng emas.


" Siapa kalian....? Berani sekali kalian berkumpul di tempat ini...!" terdengar suara menggelegar dari salah satu orang yang kini berdiri melayanh di atas mereka. Bayangan itu melayang di udara. dengan gagah dan berwibawa . mereka bagai sepasang Malaikat . walaupun wajah mereka tertutup topeng .


"Siapa kalian.. !" teriak pemimpin pertemuan itu. Dewa Wiqya dan juga Siyue yang memakai topeng emas itu menatap mereka dengan dingin.


"Harusnya aku yang mengatakan itu pada kalian, siapa kalian ini sebenarnya... berani sekali kaluan mengusik tempatku..." ucap Dewa Widya dengan nada marah.


" Jangan mengada- ada...kami sudah lama menempati tempat ini sebagai tempat kami berkumpul ... dan itu tidak ada masalah..." ucap Pria itu dengan nada kesal dan marah .


"Cukup...! Jangan banyak omong lagi... Aku minta Kalian pergi dari tempat ini, atau kalian akan akan tahu akibatnya..!."Seru Dewa Wiqya dingin.


"Ha ha ha.. Siapa kalian ini... Berani sekali menggertak kami.. Apa kau tidak tahu siapa kami...!" seru pria itu sambil tertawa, seolah ucapan Dewa Wiqya adalah sebuah lelucon buat dia .


" Masa bodoh aaku tak perduli siapa kalian . yang aku minta kalian pergi dari sini .." ucap Dewa Wiqya lagi .


"Ha ha ha...tidak semuda itu nak...lalu apa yang akan kau lakukan kalau aku tidak mau...?" Ucap Pria itu sombong .


"Karena kalian membangkang, sekarang trimalah kematian kalian..." seru Dewa Widya.


Dia lalu melayang turun. dan bersamaan dengan dua bayangan di udara turun, maka Terlihat tiga bayangan lain melesat dengan cepat menyusuk bayangan pertana. mereka datang bersama beberapa orang dengan wajah bertopeng juga. Mereka mengamuk dengan cepat. Terutama dua bayangan yang memakai topeng emas dan melayang diatas mereka .


Terlihat keduanya mengajar mereka dengan menggunakan Pedang . Mereka bagai sepasang pedang kembar yang sedang melayang dengan cepat mencari mangsa. pertandingan cukup lama, Namun mereka yang jumlahnya sedikit , bisa mengalahkan mereka yang berjumpa puluhan orang. pertarungan semakin lama dari pihak orajutit iblis semakin banyak yang menjadi korban keganasan kelompok Siyue. mereka melakukan itu bagai tak mengenal lelah. Kekuatan mereka bagai selalu mendapat kekuatan baru . hingga banyak korban berjatuhan dari kelompok pasukan iblis . hingga Sore hari pertempuran itu baru berakhir. dan kemenangan ada di tangan kelompok Siyue. tidak satu orangpun yang mereka biarkan hidup.


maaf sekian dulu ya....aku lanjut besok .


maaf jika banyak typo.


jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu.

__ADS_1


Bersambung .


__ADS_2