DOKTER JENIUS

DOKTER JENIUS
DEWA WIQYA


__ADS_3

"Mengerti guru...Tapi guru..ada satu pertanyaan yang ingin murid tanyakan pada guru....." Ucap Siyue yang duduk persis fi depan sang guru .


"Apa itu...." Kata guru Saojin lembut.


"Kenapa Mahkota di kepala Siyue tiba-tiba bisa kembali di kepala Siyue tanpa Siyue memakainya..." Tanya Siyue lagi.


"Karena benda itu sebuah Benda keramat atau sebuah artevak yang tidak srmua orang memiliki nya. Benda itu memiliki Roh atau jiwa. Jika dia sudah memilih sang pemilik Dengan sendirinya tak akan bisa di miliki orang lain..." jawab guru Saojin dengan lembut .


"Lalu Gimana Siyue akan menyimpannya guru..mana mungkin Siyue sekaku memakai Mahkota ini...." Tanya Siyue dengan wajah lucu .


"Kau bisa menaruhnya di dalam ruang Terataimu Dan jika Kau membutuhkan, Kau hanya cukup memanggilnya di dalam Fikiranmu ..."jawab Saujin.


"Kok biasa seperti mahluk kontrak dan mahluk penjaga Siyue guru..."tanya Siyue.


"Karena Sebagian kekuatan Ratu Phoenix Ada dalam Mahkota itu. Karena itulah Mahkota Phoenix bisa mengenal pemiliknya..." Jawab Saojin.


"Oo.. Begitu.. Lalu guru...apakah semua yang kita temui tadi Murid guru...?" Tanya Siyue.


"Bukan...guru hanya memiliki Satu murid yaitu Kau...tidak Ada murid lain..." Jawab Saujin.


"Lalu kenapa mereka memanggil anda guru ...?" Tanya Siyue lagi.


"Kau harus tahu...kerajaanmu ini memiliki perguruan yaitu Sekte Phoenix . dan mereka itu merupakan murid inti sekte..." Jawab Saojin.


"Dan Siyue bisa menebak kalau guru merupakan pimpinan tertinggi Sekte..." Ucap Siyue.


"Benar...dan guru Adalah Penasehat agung kerajaan ini . Dan yang bisa memerintahmu cuma guru tidak ada yang lain. walaupun Dia Kakek Kaisarmu .. Mereka tidak bisa memerintah dirimu , Ingat itu Ratu..." Ucap guru Saujin lembut.


"Murid mengerti guru..."jawab Siyue .


"Dan sekarang dengar kan perkataan guru. Kau sekarang mendapat tugas dari guru..." ucap Saojin dengan wajah serius .


"Apa itu guru...?" tanya Siyue .


"Setelah Kau kembali ke Kerajaan Darga. Kau harus pergi ke kerajaan bawah. Kau harus pergi kekerajaan Iblis. Bebaskan separuh jiwa kekasihmu yaitu Raja Chu Tian Ji. Karena separuh jiwanya dan kekuatannya telah di ambil oleh Raja Iblis...." Kata -kata guru Saojin membuat Siyue terlonjak dari tempat duduknya


"Separuh jiwa dan kekuatan Raja...?Maksud guru Kekuatan Raja bukan cuma yang Dia miliki sekarang guru...?" Tanya Siyue dengan wajah kaget . bagaiaman tidak kaget. Raja yang sudah memiliki kekuatan yang tidak bisa terlihat itu, masih memiliki kekuatan lagi.


"Iya...kekuatan dan separuh jiwanya terbelenggu di dalam istana raja iblis..." Jawab Saojin .


"Kok bisa seperti itu guru...? kalau begitu Raja sama dong dengan Siyue...?" Tanya Siyue.


"Tidak sama Yue'er... Memang sama sroaruh jiwa kalian di pisahkan, tapi masalahnya beda...Akan kuberitahu rahasia ini Padamu. Dan Kau tidak boleh berubah sikapmu pada Raja. Karena aku tahu dia teramat mencintaimu..." Kata Saojin.


Mendengar ucapan Saujin , Siyue terdiam . namun tak lama dia berkata.


"Baik guru...Murid Janji tak akan berubah padanya..." Jawab Siyue .


"Dia sebenarnya seorang Dewa, Dia Dewa perang Wiqya , Dewa yang tak terkalahkan . Namun Karena penghianatan dari seseorang . Dia bisa di kalahkan oleh Raja Iblis. Karena dia tidak bisa Di bunuh, maka Raja Iblis mencaribkelemahan Dewa Wiqya, Dan Dia tahu, Dewa Wiqya tidak dapat di bunuh selamanya dengan cara apapun, Dia hanya bisa di lemahkan . Akhirnya dengan cara licik Raja iblis memecah jiwa Dewa Wiqya Menjadi dua. Karena dengan Cara itu dia bisa terbunuh sebagian jiwa yang Ada di tubuh nya . Dan srbagian lagi dia tawan di Kerajaannya . Dengan Cara seperti separuh jiwa Dewa Wiqya yang dia tawan, tidak bisa membunuhnya. Karena kekuatannya berkuran dan dalam keadaan lemah .


Dan kau tahu.. jiwa yang telah terbunuh masuk kedalam tubuh Ratu Li Muying ibu dari Raja Chu Tian Ji . dan terlahirlah Dia sebagai Chu Tuan Ji.." Ucap guru Saojin menjelaskan .


Mendengar semua itu, Siyue tercengang. Tak lama diapun berkata.


"Apakah setelah menjadi Putra Raja Darga, ingatan Dewa Wiqya yang Menjadi Chu Tian Ji masih Ada guru..." Tanya Siyue .


" Tidak....ingatan itu masih terkunci. Dia akan teringat Siapa dia sebenarnya , Jika di saat dia bertemu dengan separuh jiwanya kembali ..." Jawab Saojin .


"Kalau begitu, Ada kemungkinan dia tidak akan mengingatku. Karena yang sekarang bersamaku Adalah jiwa Alam bawa sadar dia..." Kata Siyue sambil tersenyum .


"Ada kemungkinan seperti itu Siyue...tapi aku yakin Dewa Wiqya akan jatuh cinta juga Padamu ..."jawab guru Saojin.


"Kemungkinan itu lima puluh persen guru...


Dia bisa mengingatku, tapi Dia juga bisa tidak mengingatku sama sekali...kalau begitu aku harus bersiap untuk pergi dari kehidupan dia guru..." Ucap Siyue sambil tersenyum kecut.


Mendengar ucapan Siyue. terlihat Ada kecemasan di mata guru Saojin .


"Apakah setelah Kau mendengar semuanya Kau lebih memilih dia yang sekarang, dan tidak mau membebaskan Dewa Wiqya...?" Tanya guru Saojin.


"Tidak guru...walaupun Murid nanti nya harus berpisah dengan Raja . tapi Murid akan tetap berusaha membebaskan Dewa Wiqya apapun itu..apalagi ini untuk kepentingan kehidupan .... Siyue tahu mungkin Siyue akan terluka, tapi lebih penting kehidupan darioada kepentingan pribadi guru... " Jawab Siyue.


"Bagus nak...sebab memang hanya dirimu yang bisa menyelamatkan dan membebaskan Dewa Wiqya...dan Perlu Kau ingat...Kau Adalah jodoh yang di buat Dewa agung untuk Wiqya.. Karena itulah hanya Kau yang bisa menolong Dia..."ucap guru Saojin.


"Jodoh atau pun bukan , Siyue akan tetap membebaskan Dewa Wigya guru...dan jika mereka berdua telah bersatu Siyue tidak masalah Dia ingat Siyue ataupun tidak . Asalka kedamaian kembali terlahir...." Jawab Siyue. Mendengar ucapan Soyue. guru Saihin terlihat tersenyum lembut.


"Kau Memang gadis bijaksana Yue'er..." ucap Saojin haru .


"Kalau boleh Siyue menebak guru.., yang mengunci ingatan Raja apakah itu guru sendiri...?" Tanya Siyue .

__ADS_1


"Ck..Kau terlalu cerdas Siyue..." Jawab guru Saojin.


"Kalau boleh tahu ,guru Saojin Dewa apa..." Todong Siyue langsung.


"Hey....kenapa Kau langsung bertanya seperti itu...? Dari mana Kau bisa menyangka kalau guru Adalah seorang Dewa..." Tanya guru Saujin dengan wajah kaget .


"Tidak Ada yang bisa menceritakan semua ini dan mengunci ingatan seorang Dewa Kalau dia Bukan seorang Dewa pula..." Jawab Siyue.


"Dasar anak nakal...aku tidak bisa menyembuyikan apapun dari mata dan otak jeniusmu Siyue.. Ya...aku memang seorang Dewa...aku sahabat karibnya Dia...aku Dewa kekuatan...Dewa Soura..." ucap guru Saojin. Mendengar itu, Siyue tertawa.


"Ternyata aku murid dari seorang Dewa..." Ucapnya lucu. Mendengar ucapan Siyue , guru Saijin memukulkan lembaran kertas yang ada di tangannya ke kepala Siyue.


"Dasar anak nakal . ..apa Kau tak sadar kalau Kau itu Ratu Kerajaan Phoenix dan otomatis Kau itu setara dengan seorang Dewi. Malah kedudukanmu lebih tinggi dari Dewi biasa. Kedudukanmu hampir sama dengan Dewi kehidupan..." Ucap Saojin .


"Guru aku memang muridmu, tapi jangan Kau Samakan aku dengan Dewi kehidupan. Bukankah Dewi kehidupan Adalah Dewi yang paling agung di muka bumi ini...?" Ucap Siyue terkeke.


"Sifatmu Inilah yang membuat orang ataupun mahluk hidup Menjadi sangat sayang Padamu. Ya sudah sekarang tugasmu Adalah menyekamatkan Dewa Wiqya dan di sana Kau juga bisa menyelamatkan orang tuan dari Raja bucinmu itu..." Ucap Guru Saojin sambil tersenyum.


"Guru tahu panggilan ku pada Dia..?" Kata Siyue kaget.


"Kau fikir aku tidak tahu semua panggilanmu padanya...?" Ucap guru Saojin sambil kembali memukul kepala Siyue.


Siyue Hanya bisa mengusap kepalanya sambil tersenyum lucu.


"Guru... apakah aku harus meninggalkan Raja...?" Tanya Siyue .


"Apa Kau bisa....?" Balik tanya guru Saojin .


"Kalau Siyue pasti bisa guru...tapi kalau Raja...?" Ucap Siyue dengan nada ragu .


"Nach... Itu Kau tahu sendiri...bawa saja Dia...bisa-bisa dia membunuhku..." Kelakar sang guru . Siyue tersenyum mendengar ucapan dari gurunya.


"Dan Kau Di sana juga akan menemukan Ibu dan Ayah dari Raja. Yaitu Kaisar Chu Nang Bo dan Ratu Lin Muying . Mereka berada di sana di dalam penjara kerajaan Iblis . Mereka melajykan itu agar Putra Kaisar Darga bisa mereka jebak.." Ucap Saojin lagi .


"Lo apakah Raja kegelapan tahu kalau Raja Chu Tian Ji Adalah Dewa Wiqya..?" Tanya Siyue heran.


"Tidak...dia melajyjan itu karena membantu pengikutnya yang ingin merampas kerajaan Darga...." Ucap guru Saojin.


"Apakah itu Pangeran kedua guru...?" Tanya Siyue lagi.


"Dia sebenarnya hanya alat belaka , orang yang sebebarnya ingin merampas Kerajaan Darga Adalah penasehat sekaligus guru Pangeran kedua yaitu Luweng...Dialah sebebarnya yang Menjadi otak pemberontakan di Kerajaan Darga..." Ucap guru Saojin yang membuat Siyue kaget. Namun tak lama dia tersenyum.


"Kau ini...tak salah aku Menjadi kan Kau sebagai muridku, selain seorang Ratu yang cerdas, ternyata otakmu memang benar- benar Jenius...tebakanmu selalu benar...Dulu beratus tahun Yang Lalu , Ratu Phoenix Adalah Ratu yang juga Jenius. Tapi dia tidak memiliki kejeniusan sepertimu. Segala bidang Kau kuasai. Mulai dari pengobatan, soal Perang, keahlian sebagai wanita, ahli Racun dan semuanya Kau bisa.." ucap guru Saojin.


"Guru jangan terlalu memuji, Kau akan membuatku Sombong dan tinggi hati..." Kata Siyue.


"Benarkah...apa Kau bisa...?" Kata guru Saojin sambil tertawa . Siyue hanya bisa cemberut saat sang guru mengolok dirinya.


"Nach itu tugasmu sekarang. Yaitu menyelamatkam Dewa Wiqya dan orang Tua Raja...." Ucap guru Saojin lagi.


"Guru...setelah aku bisa menyelamatkan dan membebaskan Dewa Wiqya, apa yang harus aku lakukan ...." Kata Siyue .


"Bawa keluar dulu dia dan kedua orang tua Raja dari istana Iblis. Setelah itu. Lemparkan benda ini ke udara . saat itu aku akan membantumu menyatukan Raja dengan Dewa Wiqya..." Ucap guru Saojin sambil memberikan sebuah batu berwarna merah . Siyue menerima Benda itu dan memberikan pada Kelinci darah yang berada di pundaknya.


"Ternyata para pengawalmu banyak juga Yue'er..." Kata guru Saojin sambil melihat ular yang melingkar kembali di tangan Siyue. Juga bandul giok yang dia tahu kalau itu Poison Ivy. Serta Tiger dan Feng Qui yang tidur tenang di pundak Siyue. Mereka tadi pergi dari Siyue setelah Selesai pelantikan Siyue sebagai Ratu.


"Kau memiliki berapa penjaga..." tanya guru Saojin .


"Ada sebelas hewan penjaga Guru, selain kuda yang Ada di dalam ruang Terataiku..." Kata Siyue.


"Kapan- kapan aku ingin melihat ruang terataimu Yue'er.." . kata guru Saojin.


" Baik guru..." Jawab Siyue.


"Baiklah kalau tidak Ada lagi yang harus Siyue lakukan, Siyue mohon Diri guru..." Ucap Siyue.


"Tunggu sebentar..berikan tangan kananmu..." Pinta sang guru.


Siyue mengulurkan tangan kanannya. Dan guru saujin memegang telunjuk tangan kanan Siyue.


"Bertahan sebentar aku akan memperkuat pengobatan jari emasmu..." Ucap guru Saujin.


"Guru juga tahu itu..?" Tanya Siyue.


TAK...


Sebuah sentilan mendarat mulus di kening Siyue.


"Aauuu....!" seru Siyue sambil mengusap keningnya .

__ADS_1


"Apa Kau masih bertanya...? Bukankah aku sudah bilang Padamu kalau aku tahu semua tentangmu..." Ucap guru saujin.


"He he he...maaf guru...' Ucap Siyue. Tak lama terlihat Siyue mengeryitkan sedikit keningnya saat Aliran panas masuk ke dalam tubuhnya melalui jari telunjuk kanannya. Setelah Beberapa saat kemudian, Guru Saujin menarik tangan nya. Lalu Dia berdiri dari Kursi duduknya.


"Ayo kita kembali ke Ruang pertemuan. Sepertinya Kakek dan Nenekmu ingin bertemu denganmu...." Ucap guru Saojin.


"Baik guru..." Jawab Siyue. Merekapun segera keluar dari bangunan menara itu. Dan mulai berlompatan di atas atap istana.


"Coba berlatih dengan kekuatan meringankan tubuhmu...!" Seru guru Saojin.


"Baik guru..." Jawab Siyue.


Dan Siyue merayakan badannya sangat ringan hingga dia merasa seperti terbang di udara. Dan saat mereka sampai di tempat para sahabat dan keluarga. Siyue langsung turun di sebelah Raja. Membuat orang kaget sekaligus kagum . terlihat sekali kalau kekuatan Siyue semakin tinggi .


"Kenapa lama...?" Ucapnya dengan wajah cemberut dan kesal.


" Maaf...guru memberi tugas pada Siyue.." Jawab Siyue sambil mengusap tangan yang memeluk pinggangnya.


"Tugas Apa...dan jangan pernah Kau meninggalkan diriku lagi, aku tidak akan membiarkan itu..." Ucapnya dengan tegas .


"Tidak...Kau boleh ikut Kok..." Jawab Siyue .


Mendengar ucapan Siyue, wajah tampan itu sedikit berubah .


Di tempat yang tidak terlalu jauh dari Siyue dan Raja , terlihat guru Saujin berbicara sebentar dengan Para guru dan Sima Yuan yang berdiri di sebelah Putri Tang Yin.


"Tugas Apa itu...?" Tanya Raja kembali.


"Nanti akan aku katakan...." Jawab Siyue. Siyue melihat sang sahabat Ning Si masih terlihat bersama kedua orang tuanya . Melihat itu, Siyue sangat bahagia . Tak lama terlihat Guru Saojin menghampiri mereka berdua .


"Yang Mulia...aku telah mengembalikan Siyue kepadamu lagi. Jadi sekarang aku pamit, Nanti kita pasti akan bertemu kembali... " ucap guru Saojin .


"Trimakasih guru...." jawab Raja. Terlihat guru Saujin melangkah meninggalkan mereka. Tak lama Pangeran Tang Kim Mengumumkan Kalau acara itu telah berakhir. Dan akan di teruskan Nanti Malam dalam acara makan malam . Sedang kan Sore harinya akan Ada acara arak- arakan Ratu menemui Rakya Kerajaan Phoenix . Mereka di persilahkan untuk pergi ke penginapan yang telah di persiapkan untuk mereka semua . Namun Ratu dan Raja Chu Tian Ji serta Ayah dan keluarga Sima di undangan pergi ke istana Kaisar Tang Song sebelum menuju Istana milik Ratu Phoenix. Setelah berpamitan Pada kakek Kaisar dan para sahabat serta saudara dari Kakek Si. Siyue melangkah bersama Raja dan Sang Ayah mengikuti sang ibu pergi ke istana sang Kakek. Sampai di sana ternyata para saudara dari sang Ibu sudah berkumpul . Saat melihat kedatangan Siyue bersama calon Suami dan kedua orang tuanya,mereka segera Menyapa.


"Salam hornat yang Mulia Ratu.. Semoga kebahagian selalu bersama yang Mulia..." Ucap mereka sambil memberi hormat .


"Aku minta kalian jangan seperti ini. Aku juga anggota keluarga seperti kalian semua, jadi bersikaplah biasa saja..." ucap Siyue.


"Tapi yang Mulia...." Ucap salah Satu kakak dari sang ibu.


"Nak...itu sudah peraturan kerajaan, Kau harus siap untuk menerima perlakuan seperti itu dari rakyatmu..." Kata sang Ibu. Terlihat wajah Siyue yang tak setuju. Tapi akhirnya dia berkata .


"Baiklah kalau itu memang harus Siyue terima. Tapi dengan satu syarat, jika dalam keadaan berkumpul bersama seperti sekarang ini , Siyue tidak ingin mendapatkan perbedaan sikap dari kalian. Siyue mau sukap itu kalian tunjukan pada saat kita di muka umum dan di istana, maksud Siyue di istana pertemuan, selain itu Siyue tidak mau. Atau kalian memang sengaja mengucilkan Siyue..." Ucap Siyue sambil menatap mereka semua.


"Tidak, tidak yang Mulia....!" Seru mereka bersamaan.


"Baiklah kalau memang itu permintaan Ratu Kita. Ayah tahu maksud dan keinginan dari Cucu cantik Kakek ini . Dia tidak ingin kita menjaga jarak darinya. Dia juga ingin merasakan kasih sayang kalian padanya. Bukan Hanya sebagai Ratu Kalian, tapi juga sebagai saudara , Kakak, adik , keponakan, dan Cucu . Karena itu, pada saat kita berkumpul bersama seperti ini , Kita akan menganggap Dia sebagai Siyue pribadi. Yaitu Siyue sebagai Adik, kakak , Keponakan dan Cucu tercantikku.... Trimakasih Nak.... aku bangga memiliki Cucu seperti dirimu. Semoga Kau selalu merasakan kebahagiaan di dalam hidupmu. "Ucap Kakek Song dengan wajah haru.


"Sama - sama Kek...Siyue bahagia karena sekarang Siyue bisa berkumpul bersama kalian semua...Kek.. Boleh Siyue memeluk Kakek dan Nenek..." Ucap Siyue sambil menatap mereka berdua yang kini sedang duduk di Kursi kebesaran sebagai kepala keluarga. Mendengar ucapan Siyue, Semua orang saling tatap . Sebab tidak pernah Ada yang berani mendekati Kaisar maupun Permaisuri , apalagi ingin memeluk mereka .


"Apakah permintaanku salah Ya...kalau Begitu maaf.." ucap Siyue pelan . terlihat wakahnya yang kecewa . Sebenarnya Siyue tahu masalah itu . Karena itulah kedekatan keluarga kerajaan sangatlah kurang. Dan sekarang Siyue akan merubahnya. Untung saja Dia sekarang Merupakan orang yang paling tinggi kedudukannya. Kedudukan Sang Kakek pun sekarang lebih rendah darinya. Sebab kekuasaan tertinggi Ada di tangan Ratu Phoenix.


"Aah...tidak Nak...kemarikah, sini Peluk Nenekmu ini..." Ucap permaisuri Gu Hua Li. Dengan Senang Hati, Siyue segera berjakan kearah sang Nenek. Dan Dia memeluk dengan lembut.


"Trimakasih Nek..." Ucap Siyue dengan penuh sayang . Merasakan Dekapan seorang Cucu. terlihat air mata mengalir Di pipi sang Nenek.


"Trimakasih juga Nak... Kau ternyata bukan saja seorang Ratu yang baik , tapi Kau juga seorang Cucu yang bijaksana..." Ucap Sang Nenek .


"Boleh Cucu ini memanggil Nenek Dengan Sebutan Nenek Hua..." kata Siyue sambil melepas pelukannya.


"Tentu saja sayang...." Jawab sang Nenek dengan gembira .


"Apakah Kau tidak ingin memeluk Kakek Tua ini juga Cucu Ku..." Ucap Kaisar Tang Song.


"Tentu Saja Kek..." Ucap Siyue sambil berganti memeluk Kaisar. Merasakan Dekapan sang Cucu, Kaisar terharu . Diapun berucap.


"Gadis bijaksana...Kau sengaja melakukan ini kan sayang...Kau ingin semua keluarga saling menyayangi dan Mencintai... Kau memang Ratu yang terbaik yang kami miliki..." Ucap Kaisar Song dengan lembut .


"Trimakasih Kakek mau menerima Siyue sebagai Cucu Kakek...." Jawab Siyue. Terlihat Kaisar Tang Sonh mengusap lembut punggung Siyue .


Setelah memeluk sang Kakek, Siyue mulai Menyapa semua anggota kerajaan dengan ramah. Semua tingkah kakunya membuat Pria tampan di sudut ruangan yaitu sang guru Saojin tersenyum.


"Dasar gadis Nakal. Di manapun Kau berada, Kau selalu membuat Orang bahagia. Kau memang pantas menjadi Istri si Dingin Dewa Wiqya. Aku ingin tahu, apakah pesona Siyue bisa Kau tolak Pria sombong....apalagi separuh jiwamu tergila- gila padanya...." Ucap guru Saojin atau Dewa Saora dalam hati.


Setelah beramah ta ma dan mebfenal anggota Kerajaan yang akan Dia pimpin, Siyue dan Raja serta Ayah dan Ibu juga sekuruh keluarga Sima , Kembali ke tempat penginapan yang sudah di siapkan untuk mereka. Siyue dan Raja tinggal di Istana Phoenix milik Ratu Phoenix. Sedangkan sang Ayah tinggal di kediaman milik sang Ibu.


Cukup dulu ya....aku lanjut besok lagi.


Jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2