
"Pai..kau tahu Siapa Dia...?"ucap Raja Iblis pada sang adik yang berada di sebelah kirinya. Yang juga berada di atas burung gagak hitam besar.
" Aku juga tidak tahu kak...bukankah kita baru saja datang kemari ..maksudku aku yang baru datang je alam Nirwana..."ucap sang adik.
"Benar juga ucaoanmu Pai...." ucap Raja Iblis .
Raja Iblis kembali menatap gadis cantik yang sedang duduk dengan tenang di atas burung Zuzaku di dalam nyala api burung besar itu.
Karena penasaran dan ingin segera merebut kekuasaan Wilaya Alam Nirwana, Akhirnya Raja Iblis menggerakkan burung tunggangannya kedepan lebih mendekati mereka.
Tapi semakin dekat dia mendekati Siyue , Dia semakin merasakan gemuruh di dada nya semakin kuat.
"Aah...ada apa dengan jantungku...kenapa semakin aku melihat wanita itu, jantungku semakin berdebar tak menentu. Apakah aku sedang sakit jantung...ucap Raja Iblis tak mengerti. Dia menekan sebentar dadanya. Bagaimana dia tahu kalau dia sebenarnya sedang jatuh Cinta. Tentu saja Dia tak tahu itu, karena sikap dinginnya membuat dia rak tertarik pada wanita .
"Ternyata kau sudah kembali kesini , kealam Nirwana ini...Dewa Wiqya...apakah sekarang kekuatanmu sudah kembali...?" ucapnya mengejek.
"Kembali atau tidak, kau bisa Melihatnya nanti..." ucap Dewa Wiqya Dingin.
"Lalu kenapa Nirwana mengeluarkan seorang Dewi untuk menghadapi kami. Apakah para Satria Di Nirwana sudah tidak ada lagi...? atau takut pada kami..? pengecut.... " ucapnya lagi dengan nada Sinis . kini wajahnya kembali menatap pada Siyue dengan Penuh kekaguman.
"Jangan merendahkan orang lain , Jika kau tak tahu siapa Dia..." ucap Dewa Saora datar.
"Ha ha ha...seorang dewa saja tidak mampu mengalahkan aku, apalagi seorang Wanita..." ucapnya sambil tertawa.
"Bukankah kau memenangkan pertarungan itu karena kecurangan . Kau curang dengan cara meracuniku ...itu bukan tindakan seorang Pria ....." ucap Siyue dingin .
" Ha ha ha..benarkah...Tapi tunggu...selama ini aku belum pernah melihatmu hadis cantik ..lalu siapa kamu..." ucap Raja Iblis sambil menatap Siyue tajam.
"Tidak perlu kau tahu siapa Dia. Sekarang apa maumu datang Ke Alam Nirwana.." ucap Dewa Wiqya yang sejak tadi sudah ingin memukul Pria itu. Dia sudah merasa geram Pada Raja Iblis yang sejak tadi selalu menatap pada Siyue dengan tatapan memuja. Dan bernafsu..
"Ha ha ha...kau masih bertanya untuk apa aku datang kemari...? Tentu saja keinginanku yang tak berubah . dan Kau wanita cantik.. tidak pantas kau menjadi seorang kesatria. Lebih pantas kau menjadi teman tidur di ranjangku....lebih baik kau ikut denganku, kau akan kujadikan Istri dari Raja Iblis ini. Dan kau akan menjadi Istri yang akan selalu menemaniku..." ucapnya sambil tertawa mesum . (Dasar Raja egois...Dia tidak sadar kalau Dia menyukai Siyue...,bukannya bersikap baik, eeeh malah dia menghina Siyue . lalu Bagaimana seorang gadis mau padanya... dasar Raja aroganπ).
"Tutup mulutmu... Kau fikir siapa kau, hingga berani meminta muridku menjadi istrimu dan berkata kurang ajar seperti itu... Dan lagi kau tidak pantas,menjadi Suaminya..!" teriak Dewa Saora marah. Dia sangat marah mendengar ucapan Raja Iblis. Sedang Dewa Wiqya sendiri terlihat wajahnya merah padam menahan amarah.
"Ha ha ha.... Kenapa... ?apakah Dia seorang Dewi...atau seorang Ratu...? Tidak kan...sebab aku tidak pernah melihat Dia Di Alam Nirwana ini... Sejak dulu sampai sekarang, aku hanya melihat para Dewi yang manja dan rapuh itu. Apalagi aku mencium bau manusia di badan gadis ini . Nach... apakah ucapanku Salah...?" ucapnya Sambil tertawa.
"Apakah kau sudah selesai dengan omongan kotormu itu...? Kalau begitu segera lawan aku.. !" seru Dewa Wiqya dengan marah. Dewa Wiqya segera menghantam Raja Iblis dengan kuat . Dan Akhirnya pertarungampun terjadi.
"Ha ha ha...sialan.. Ternyata Jiwamu dan kekuatanmu telah menyatu.. Brengsek...siapa yang telah membebaskan dirimu dari tawananku ha..!" seru Raja Iblis marah.
"Itu tak perlu kau tahu , Sekarang trimalah seranganku ini...!" seru Dewa Widya sambil tetap menyerang Raja Iblis.
Karena tentara Raja iblis banyak Akhirnya Siyue menyuruh semua hewan Kontraknya keluar untuk membantu pasukan Nirwana. Tidak terkecuali Si kembar Twins Naga.
"Kalian boleh membantu mereka , tapi kalian harus selalu di dekat Ibu atau paman Zuzaku...kalian dengar...!" seri Siyue pada Haucan dan Hauyu..." nasehat sang bunda Ratu.
"Baik ibu...!" seru Mereka berdua.
Pertarungan pun berjalan dengan Seru. Siyue yang melihat Adik Raja Iblis ingin menyerang Dewa Wiqya secara keroyokan, akhirnya Dia menghalangi orang dan harus berhadapan dengan pangeran dari alam Iblis itu
. pertarunganpun terjadi dengan Sengit. Siyue menggunakan pedang Tianfang untuk mengahadapi salah satu adik dari Raja Iblis. Sedang yang lain berhadapan dengan Dewa Saora. Pertarungan itu sangat sengit. Sedang para Kesatria Alam Nirwana. Termasuk Dewa Keadilan Wichan bertempur juga melawan prajurit dari kerajaan Iblis yang datang dengan pasukan penuh. Mereka oara dewa di bantu oleh hewan kontrak Siyue juga kedua hewan Kontrak Dewa Wiqya dan Dewa Saora.
Dan kebetulan sekali Lawan dari Siyue adalah Adik pertama dari Raja Iblis, pangeran iblis tersebut juga memiliki kekuatan yang hampir sama dengan sang Kakak. hingga membuat pertarungan pun berjalan cukup lama dan sengit . Mereka saling menyerang dengan kekuatan mereka .
__ADS_1
Hingga Saat Adik dari Raja Iblis yaitu pangeran Kedua menyerang dengan kekuatan inti Bumi, yang merupakan kekuatan andalan Kerajaam Iblis. Siyue Segera menggunakan ilmu pedang Dua nyawa dan di padu dengan ilmu kekuatan inti dari Darah Phoenix . Yang membuay tiba- tiba Tubuh Siyue bersinar dengan cahaya kekuningan . Dan tak lama terlihat di belakang tubuh Siyue timbul sayang emas mengembang dengan cahaya terang. Dan dari tubuh Siyue terlihat cahaya Api Ciyan atau Api Nirwana mulai terlihat keluar menyelubungi tubuhnya. Dan tak lama menyatu di telapak tangan Siyue. Semua itu membuat siapapun Yang melihat akan terpanah kaget dan terpesona melihat kejadian langka di depan mereka . Ketiga Dewa Utama dan beberapa Dewa Senior yang berada di sana dan melihat kejadian itu , terpanah kaget dengan wajah tak percaya.
"Kakak...gadis itu...;" seru Dewa kehidupan .
, " Gadis nakal...ternyata dia sudah sampai sejauh ini kekuatannya...ternyata di tubuh kecil itu tersimpan kekuatan yang cukup besar.. " ucap Dewa Brahmadya dengan wajah kagum dan bangga .
"Kak...keputusan kakak untuk mengangkat Dia menjadi Seorang Dewi dan meberi kekuasaan sebagai Dewi keadilan sangatlah tepat. Kekuatannya lebih besar dari Dewa Keadilan Wuchan .Bukannya aku merendahkan Wuchan tapi kenyataannya ada di deoan mata kita..." ucap Dewa Agung.
Sedangkan semua Dewa dan Dewi menatap kearah Siyue dengan tatapan tak percaya. Begitu juga denga kedua orang Tuan Dewa Saora dan Dewa Wiqya. Mereka sampai terngaga tak berkedip menatap kearah Siyue.
Sedangkan Siyue Sendiri di dalam arena pertempuran mulai memusatkan kekuatannya di telapak tangannya. , Dan Saat pangeran Iblis menyerang dengan kekuatan penuh. Terlihat segumpal angin dan Asap hitam yang tentu saja sangat beracun di hantamkan kearah Siyue, Dengan kekuatan yang telah dia atur. Siyue menghantamkan Api Ciyan kearah gumpakan itu. Dan saat uap hitam dan udara itu bertemu dengan kekuatan api Ciyan. Terlihat Api Ciyan membungkus uap hitam itu hingga masuk kedalam gumpalan Api Ciyan . Setekah itu dengan cepat Siyue melontarkan gumpalan api dan uap hitam menjauh dari pertempuran. Sedangkan tangan Kiri Siyue melempar pedang di tangannya kearah Pangeran Kedua kerajaan iblis . bersamaan dengan kedakan kedua kekuatan itu Di udara. Terlihat perut Pangeran kedua kerajaan Iblis tertembus pedang. serta terlihat Pangeran Kedua kerajaan Iblis muntah darah hitam.
Dan tak lama terlihat Pangeran kedua segera jatuh ke tanah dari udara .
Sedangkan Siyue sendiri bukannya berhenti , Dia segera mengudara dan tiba- tiba berputar dengan cepat . dan dari tubuhnya keluar bulu - buku kecil seperti jarum mengarah kearah para prajurit yang sedang bertarung. Dan anehnya bulu- bulu itu seperti mengetahui siapa musuh dan Siapa Prajurit Nirwana. Dan Setiap prajurit musuh yang terkena bulu kecil itu segera jatuh entah pingsan atau mati. Setelah Itu Siyue kembali ke ujud dia semula. Zuzaku dan Feng Qui yang sudah tahu apa yang akan terjadi segera berubah menjadi burung kembali dan terbang mendekati Siyue . Siyue pun segera duduk di atas tubuh Zuzaku. Dan Feng Qui terbang di samping Zuzaku untuk melindungi Siyue yang telah duduk lotus. Dan semua hewan kontraknya segera mendekat , dan menjadi pelindung Siyue.
Raja Iblis yang sedang bertarung dengan Dewa Wiqya mendengar suara teriakan para prajuridnya segera menghentikan serangannya . Dia segera melihat semua o prajuritnya terkaoar di tanah dan terlihat tak bergerak lagi . Dia juga melihat sang adik kedua ,yang jatuh ketah dalam keadaan terluka parah. Entah mati atau masih hidup. Sedangkankan Adik ketiganya sudah tetlihat mati di tangan Dewa Saora.
Dia segera terbang kearah tubuh sang adik. Setelah di lihat ternyata sang adik masih hidup. Sedang para prajuridnya mati semua. Melihat itu Dia menggeram marah . Dia segera melesat pergi dengan membawa sang adik yang terluka parah. Karena hari sudah menjelang malam . Dengan sekejap Dia telah hilang.
"AKU AKAN MEMBALAS KEKALAHAN INI ...!!" terdengar gema suara Raja Iblis yang sudah tak nampak lagi . . Suara iti menggema tanpa Raja Iblis terlihat di sana . Semua Dewa bagai terhipnotis dengan kejadian itu. Jangankan Dewa yang tidak ikut bertarung. Para kesatria dan para Prajurit kerajaan Alam Nirwana terbengong bagai tak percaya melihat kejadian itu. Mereka bagai melihat pertunjukan hebat . Saat mereka mulai sadar. Merekapun segera berseru.
"HIDUP RATU SIYUE....HIDUP RATU SIYUE....!!seruan itu bergema terus menerus hingga menyadarkan para Dewa - dan Dewi yang sejak tadi terbengong. Melihat kejadian itu, ketiga Dewa utama hanya bisa genleng kepala.
"Kak...kenapa kekuatan gadis itu sampai seperti itu... Dia kulihat hanya beberapa tingkat di bawa Dewa Wiqya yang sudah bertahun, tahun mempelajari kekuanannya...?" tanya Dewa Agung yang sudah sejak tadi mengagumi kekuatan Siyue.
"Aku yakin semua ini ada campur tangan dari Dewa Maha Kuasa hidup dan mati..." ucap Dewa Brahmadya .
"Kau Tidak apa- apa Baby...?" ucap Dewa Wiqya sambil mengusap wajah sang kekasih dengan ujung lengan bajunya. Serta mengusap kepala dan membelai rambut Siyue dengan penuh kasih sayang. Melihat tingkah Dewa Wiqya sudah biasa untuk Dewa Saora.
"Kau tidak apa- apa Yue'er..." tanya Dewa Saora juga.
"Aku sudah sehat kembali Honey , Guru..." ucap Siyue kembut.
"Syukurlah..."ucap Dewa Saora. Mereka segera berjalan masuk kedalam Istana kembali.
Terdengar seruan kegembiraan para Prajurit saat mereka menyadari kalau mereka mendapat kemenangan . walaupun pada saat terakhir Siyuelah yang menyelesaikan pekerjaan mereka. Saat mereka melihat Dewa Wiqya, Siyue dab Dewa Saora berjalan akan masuk kedalam gerbang Kembali, terlihat mereka serempak memberi hormat Pada mereka bertiga . begitu juga para perwira dan jendral muda.
"Hidup Dewa Wiqya.. Hidup Dewa Saora.. Hidup Ratu Siyue....!" seru mereka bersamaan. Mereka memberi jalan pada mereka bertiga. Setelah itu mereka segera mengikuti ketiganya masuk kedalam istana.
Siyue yang tak suka dengan sambutan yang berlebihan, terlihat agak kesal , namun tak bisa menolak saat mereka mulai mengeluh - eluhkan namanya. Ketika sampai di halaman Istana Dewa Agung. Terlihat para Dewa dan Dewi menyambut kedatang mereka bertiga dan para kesatria yang baru bertempur .
"Kalian memang sangat hebat. Terutama kalian bertiga . Pertarungan kalian membuat kami bangga. Terutama kau anak nakal.... Ternyata kau telah menyembunyika. kekuatan mu begitu rupa. Jika tidak ada Raja Iblis datang, kau masih berusaha menyembunyikan kekuatanmu dari kami hmm...." ucap Dewa Brahmadya dengan wajah kesal.
"Yang Mulia...bagaiaman mungkin hamba akan memamerkan kekuatan hamba jika tidak ada masalah seperti tadi. yang Mulia... apakah yang Mulia suka, jika hamba terlihat sombong dan congkak...?.mentang- mentang punya kekuatan...?" ucap Siyue sambil menatap Dewa Brahmadya dengan wajah polosnya. namun bukannya memuji , tiba- tiba Siyue menjerit pelan .
"Aauuu..." seru Siyue sambil mengusap keningnya yang terkena sentilan tangan dewa Brahmadya yang tiba- tiba sudah berada di depan Siyue. Semua orang menahan tawa mereka sejak tadi, ketika mendengar berdebatan Siyue dan Dewa Brahmadya.
Para Dewa Dan Dewi yang masih muda merasa iri pada Siyue yang terlihat akrab dengan ketiga Dewa Utama. jangankan sampai berani berdebat dengan mereka bertiga, mendengar mereka akan di panggil oleh salah satu dari mereka saja, mereka ketakutan untuk menghadap. Karena jika tidak ada kesalahan mereka tidak akan di panggil menghadap salah satu dari mereka. Sedangkan Siyue malah berani berdebat dengan mereka bertiga.
"Hilangkan wajah polosmu itu... Kami tak akan percaya lagi dengan wajah bayimu itu... Aku tahu kalau di dalam otak kecilmu itu , banyak sekali ide jahilmu yang bisa membuat orang kesal..." ucap Dewa Brahmadya pura- pura kesal. Sedangkan di dalam hatinya kebalikan dari wajah luarnya. Dia bangga dan kagum pada Siyue .
"Yang Mulia...mana.mungkin di dalam otak Siyue yang baik ini terdapat ide yang jahil...." ucap Siyie cemberut.
__ADS_1
"Benarkah...lalu apa yang ada di tanganmu itu....?" ucap dewa Bramahdya yang tahu apa yang ada di tangan Siyue. Karena dia bisa mencium harum ramuan pil penyembuh
Tingkat empat , pil warna hijau semburat putih itu walaupun tanpa melihat, Dewa Brahmadya bisa tahu , pil apa yang di bawa Siyue ketika mencium harum pil ramuan itu. .
"Yang Mulia jangan ber prasangka buruk dulu ...ini hanya pil penyembuh buat para Prajurit yang terluka. Mereka perlu lekas sembuh . Siyue takut Jika terlalu lama mereka tidak di obati secepatnya, mereka akan cacat atau kultivasi mereka akan terhambat..." ucap Siyue dengan lembut .
. "Tapi mereka sudah mendapatkan perawatan dengan baik ...." ucap Dewa Agung.
"Tapi yang Mulia...Hanya menggunakan pil Penyembuh tingkat tiga, sebagai prajurit Nirwana, mereka akan lama sembuh. Dan pasti yang Mulia sudah tahu, obat apa di tangan hamba..." jawab Siyue sambil mengeluarkan enam botol pil dari cincin ruangnya. Di dalam botol pil itu , setidaknya ada lima puluh pil ramuan penyembuh tingkat Empat. Jadi jika di berikan pada mereka untuk di minum , masih ada sisah yang bisa mereka simpan.
"Kau akan memberikan pil itu dengan cuma- cuma...?" tanya Dewa Agung kaget. Sebab Dia tahu harga pil ramuan penyembuh itu. Dan Dia yakin kalau di dalam botol yang cukup besar itu pasti ada banyak pil .
"Yaaa...kalau niat baik Siyue masih di pertanyaan, baiklah Siyue akan menjual pil ini..." ucap Siyue berpura kecewa. Walaupun dalam hati Dia memang berniat memberikan pil itu secara cuma - cuma.
Tuuk...
"Aaauuu....!" kembali Siyue berseru.
"Dasar anak nakal....setelah mengerjai Dewa Brahmadya, kini kau juga ingin mengerjaiku he...!" ucap dewa Agung yang tiba- tiba sudah berdiri di depan Siyue dengan wajah pura- pura kesal . Siyue hanya bisa nyengir sambil mengusap keningnya yang terkena sentilan dua Dewa Utama.
"Ya Dewa....kenapa kedua- duanya memiliki hoby menyentil keningku Sich... Lagian ceoat sekali mereka bergerak...." ucap Siyue kesal dalam hati.
"He he he....maaf yanh Mulia...bukankah Tadi yang Mulia menanyakan ketulusan hamba..?" ucap Siyue dengan wajah lucu. Melihat tingkah Siyue, semua dewa hanya bisa tersrnyum genas melihat tingkahnya. (Nggak di jaman sekarang maupun di jaman kuno, kalau sikap konyol seorang pria maupun wanita , jika yang melakukannya orangnya tampan atau cantik, pasti akan terlihat sangat menggemaskan . tapi kalau orangnya jelek...kalian fikir sendiri dech π) .
" Ya sudah, karena hari sudah menjelang malam, kalian segera pulang kembali Kekediaman kalian . Dan untuk Para prajurit segera bersihkan semua mayat, setelah meminum obat dari Ratu Siyur .
Karena hari ini ada masalah seperti ini. Pesta terakhir penutupan festival Bunga , akan di lakukan besok pagi , Setelah parade bunga . Sebab kasiha mereka yang baru saja menghadapi bertempur . aku akan memberi waktu pada mereka yang tadi sudah menghadapi musuh , untuk beristirahat. nach sekarang kalian boleh kembali kerumah kalian..." ucap Dewa Brahmadya.
"Trimakasih yang Mulia...." ucap mereka serempak.
Dewa Brahmadya segera pergi dari istana Dewa Agung setelah mengusap kepala Siyue. Di ikuti Dewa Kehidupan yang tersenyum lembut pada Siyue. Dan Para Dewa dan Dewi segera melangkah meninggalkan tempat itu setelah menyapa dan mengucapkan Terimakasih pada Siyue.
Sedangkan di tempat lain..teoatnya di kediaman Dewa Kenzho , terlihat Dewa Kenzho sedang berbicara dengan kedua pengawalnya. Mereka memceritakan masalah yang terjadi tadi di depan istana Dewa Agung .
"Untunglah saat itu Dewa Wiqya dan Ratu Siyue serta Dewa Saora ada di sana. Mereka bertiga yang menghadapi Raja dan Pangeran dari kerajaan Iblis. " ucap salah satu dari pengawal dewa Kenzho .
"Siapa Ratu Siyue...?Dia ikut menghadapi pasukan dari kerajaan Iblis...? apakah Dia mampuh...?!" seru Dewa Kenzho dengan wajah kaget. Lalu Kedua pengawalnya segera menceritakan kejadian tadi secara lengkap . Tentu saja Dewa Kenzho semakin kaget saat mendengar ceritanya . Terlihat kesedihan di wajahnya . Dia teringat masalah yang di lakukan putrinya .
"Andai putriku seperti gadis itu...kemampuan dia yang merupakan keturunan dari seorang manusia bisa , mampu mengalahkan putriku yang seorang Dewi. Wanita itu cantik wajahnya tetapi juga cantik hatinya. Pantas saja Dewa Widya tergila- gila pada gadis itu . Andai saja Putriku tidak berlaku buruk padanya , pasti Dia bisa menjadi teman baik gadis itu, dan bisa mencontoh sifat baiknya..." ucap Dewa Kenzho denga. Wajah berduka , sedih dan kecewa. Mereka terdiam sejenak. Namu kediaman mereka buyar saat
Tiba- tiba mereka mendengar jeritan dari arah kamar para pelayan. Mereka bertiga segera lari keluar ruangan. Dan ternyata mereka mengetahui kalau jeritan itu berasal dari kamar Dewi Langsy . Dengan cepat mereka berlari kesana . Sesampainya di sana, mereka melihat banyak pelayan Di depan kamar bari Dewa Langsy .
"Ada apa inj....?" tanya Dewa Kenzho . Dia segera menerobos kedalam ruang kamar Dewa Langsy.
"Aag....maaf ya....aku sambung besok lagi. Tapi nggak aku gantung sepenuhnya kok... cuma dikiiiit...dikit aja , beneran...β ππ.
Jangan lupa, like, vote dan komennya aku tunggu .
Kalau masih salah ketik atau typo maaf...
Maafkan author ya...πππ
Bersambung...
__ADS_1